D. Stake out Elevation cut and fill tanah 1. Tujuan Kegiatan
2. Dasar Teori
Stake out adalah menu pengukuran yang digunakan untuk menentukan
lokasi koordinat titik di suatu lapangan. Prinsipnya adalah terbalik dengan konsep pengambilan data lapangan. Kalau pengambilan data lapangan kita mengukur koordinat titik dari lapangan sedangkan stake out adalah mengembalikan koordinat ke lapangan dari desain gambar kerja.
Pekerjaan tanah galian dan timbunan (cut and fill) metode perencanaan konstruksi jalan raya dengan memotong bukit (cut) dan menimbun lembah (fill). Kedua macam Perencanaan pekerjaan tersebut kita buat untuk mendapatkan apa yang disebut dengan jalan dasar,namun dalam perencanaan jalan raya, diusahakan untuk meminimalkan metode ini karena rentan merusak lingkungan. Salah satu caranya dengan mengkoordinasikan antara alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal denhan baik.
3. Alat dan Bahan
a. Alat yang digunakan pada kegiatan ini antara lain : - Hard case box sebagai tempat alat ukur
- Total Station Gowin TKS-202 sebagai alat untuk mengukur - Meteran sebagai alat untuk mengukur tinggi total station - Statif / tripod sebagai alat untuk menopang total station - Parang sebagai alat menebas semak belukar
- Palu sebagai alat untuk memukul patok dan paku
- Prisma / Reflector sebagai alat untuk memantulkan gelombang elektromagnetik yang di pancarkan alat total station
- Stick Prisma sebagai alat untuk menopang prisma
b. Bahan – bahan yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain : - Kertas Kerja dan gambar Kerja sebagai panduan bekerja - Pita Survei sebagai tanda dan keterangan
- solatif Kertas digunakan untuk marking elevasi
- Spidol untuk menulis keterangan pada pita survei di patok
- Patok kayu / besi begel sebagai penanda titik koordinat yang telah di ukur atau di stake out
4. Prosedur Kerja
Gambar 4. Gambar Prosedur Kerja Stake Out Elevasi Cut and Fill Tanah a. Persiapan alat dan bahan
Pada tahap ini alat dan bahan di persiapkan terlebih terlebih dahulu, alat di letakkan didekat lokasi agar memudahkan dalam pekerjaan stake out di lapangan dan tidak memakan banyak waktu hanya untuk mempersiapkan alat dan bahan.
b. Menentukan BM (Bench Mark) dan Azimut
BM dan Azimut harus di tentukan, bila tidak mempunyai BM dan Azimut proses kerja stake out tidak dapat di lakukan karena tidak memiliki titik koordinat acuan.
c. Sentering dan setting alat
Sentring alat di atas BM (Bench Mark) dan setting alat total station. BM sebagai base station dan azimut sebagai backsight.
PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN
START
STAKE OUT
PEMATOKAN
PEMBERIAN KETERANGAN DAN
MARKING ELEVASI END
MENENTUKAN BM DAN
AZIMUT
SENTRING DAN SETTING ALAT
1) Berdirikan statif diatas BM (Bench Mark) dan tekan satu kaki statif agar kuat dan dua kaki lainnya tidak di injak agar dapat bergerak bebas saat melakukan sentring.
2) Pasang total station dan lakukan sentring. 3) Ukur tinggi alat.
4) Hidupkan total station, tekan tombol menu pilih layout dan pilih nama file atau job yang akan digunakan lalu enter.
5) Setelah masuk di file yang sudah ada masukkan base station (BM) bila sudah ada nilai koordinatnya di alat maka dapat di input dari alat total station, namun bila tidak ada dapat di ketik manual lalu masukkan tinggi alat.
6) Lakukan backsight ke arah titik Azimut yang dan nilai koordinatnya dapat dimasukkan dari alat total station maupun di ketik manual. 7) Setelah selesai alat total station dapat digunakan untuk bekerja. 8) Untuk melakukan stake out tekan layout pilih NEZ (Northing,
Easting, Elevation) lalu ketik manual sesuai dengan kertas kerja, namun bila data sudah ada di alat total station tidak perlu di ketik manual cukup dimasukkan saja.
9) Masukan titik koordinat NEZ (Northing, Easting, Elevation) tekan enter dan masukan tinggi reflektor misal 1.50 m.
10) Tekan angle setelah itu cari posisi titik koordinat hingga 0 0’ 0”. Arahkan reflector / prisma ke posisi koordinat 0 0’ 0” lalu tekan Dist. Bila jaraknya dH -5.76 m maka prisma harus mundur sejauh 5.75 m hingga nilai dH (distance horizontal) 0 m. maka disitulah titik koordinat yang di cari dan beri patok.
11) Lakukan cek elevasi pada patok tersebut, beri keterangan dan elevasi cut/fill pada patok menggunakan pita survei.
d. Stake out
Stake out adalah proses pengembalian titik koordinat kelapangan dengan desain yang sudah ada.
e. Pematokan
Pematokan di lakukan bila sudah menemukan titik koordinat yang di cari dan dH (distance horizontal) harus 0 (nol).
f. Pemberian keterangan dan marking elevation
Pemberian keterangan dan elevasi cut/fill di tulis pada pita survei lalu diikat ke patok.
5. Hasil yang Dicapai
Hasil dari kegiatan ini adalah barupa patok ukur yang telah di cek posisi
koordinatnya dan diberi penanda berupa pita survei serta keterangan berupa elevasi tanah cut atau fill.
Tabel 4. Data Koordinat Cut and Fill Grading Central Park
Number Northing Easting Elevation finish Raw Desc
1 9948143,005 519500,388 42,3 EB 02/06 2 9948142,812 519489,038 42,3 EB02 3 9948141,829 519485,729 42,3 EB02 4 9948139,36 519483,946 42,3 EB02 5 9948135,704 519482,75 42,3 EB02 6 9948136,006 519500,507 42,3 EB02/06 7 9948135,503 519482,684 42,8 EB02
Lanjutan : 8 9948135,806 519500,511 42,8 EB02/06 9 9948112,572 519475,182 42,8 EB02 10 9948113,01 519500,899 42,8 EB02/06 11 9948143,21 519512,386 42,7 EB06/08 12 9948136,211 519512,505 42,7 EB06/08 13 9948136,011 519512,509 43,2 EB06/08 14 9948113,214 519512,897 43,2 EB06/08 15 9948143,414 519524,385 42,7 EB08/10 16 9948136,415 519524,504 42,7 EB08/10 17 9948143,414 519524,385 42,7 EB08/10 18 9948113,418 519524,895 43,2 EB08/10 19 9948143,618 519536,383 43,8 EB10/12 20 9948136,619 519536,596 43,8 EB10/12 21 9948136,419 519536,505 43,8 EB10/12 22 9948113,622 519536,893 43,8 EB10/12 23 9948143,822 519548,381 43,3 EB12/16 24 9948136,823 519548,5 43,3 EB12/16 25 9948136,623 519548,504 43,8 EB12/16 6. Pembahasan
Saat melakukan backsight di kampus harus menggunakan reflector
yang di dirikan diatas bench mark menggunakan statif dan ads namun saat praktek kerja lapangan pada PT. Timur Adyacitra perumahan Alaya tidak menggunakan reflector tetapi hanya dengan mengarahkan ke patok bench mark ke kepala paku dan bila tidak terlihat cukup dengan mengarahkan alat
total station ke sebuah tali yang didirikan tegak lurus dari kepala paku di patok ke atas.
Kontrol koordinat yang sudah dimasukan ke alat total station, lakukan stake out untuk kontrol ke arah bench mark yang lain. Bila posisi koordinatnya 0 0’ 0’ maka sudah dinyatakan benar. Cara ini cukup mudah ketimbang menggunakan reflector karena backsight hanya untuk mecari sudut ke arah utara.