• Tidak ada hasil yang ditemukan

DATA CURAH HUJAN DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2008

Jangkauan = datum terbesar – datum terkecil

Menentukan banyak interval kelas à k = 1 + 3,3 log n

Panjang kelas

Tepi bawah kelas = batas bawah kelas – 0,5

Tepi atas kelas = batas atas kelas + 0,5

Panjang interval kelas = tepi atas kelas – tepi bawah kelas

Nilai tengah kelas = ½ x (batas atas kelas + batas bawah kelas) Pengertian Mean, Median, dan Modus

Mean dapat diartikan sebagai nilai rata-rata suatu kelompok data. Median adalah nilai tengah data setelah diurutkan. Sedangkan modus merupakan nilai yang sering muncul dalam suatu kelompok data.

Penerapan Mean, Median, dan Modus

Mean, median, dan modus sangat diperlukan dalam menganalisis suatu hasil atau pengumpulan data.Setelah data diperoleh/dikumpulkan, langkah selanjutnya adalah data diolah dengan metode statistik.Misalkan pada kasus nilai ulangan matematika. Penerapan mean (rata-rata) dapat ditunjukkan saat menentukan berapa banyak siswa yang mendapatkan nilai di atas rata-rata nilai kelas.

Median digunakan apabila guru ingin membagi kelas menjadi dua kelompok berdasarkan urutan nilai.

Modus dapat digunakan oleh guru untuk mengetahui berapa banyak siswa yang memperoleh nilai tertentu atau menentukan frekuensi terbanyak dari suatu data.

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai rumus terkait mean, median, dan modus.

Rumus Mean, Median dan Modus

Pada bagian di bawah ini akan dijelaskan beberapa rumus yaitu yang berkaitan dengan mean, median, dan modus.

Rumus Mean

Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan bahwa mean merupakan nilai rata-rata suatu data. Nilai rata-rata merupakan hasil bagi antara jumlah nilai keseluruhan dengan banyaknya data yang diolah. Secara matematis, mean (nilai rata-rata) dapat dituliskan sebagai

Rumus di atas merupakan rumus menentukan mean (nilai rata-rata) pada data tunggal. Selanjutnya akan dijelaskan rumus mean data kelompok.

Rumus Mean Data Kelompok

Sedikit berbeda dengan rumus mean (nilai rata-rata) pada data tunggal, rumus mean untuk data kelompok dirumuskan sebagai berikut.

Rumus Median

Cara menentukan median pada data tunggal cukup mudah.

Kita dapat mengurutkannya dari data terkecil ke data terbesar. Jika banyak data ganjil tentu kita langsung bisa menentukan nilai tengahnya.

Bagaimana jika banyaknya data genap?

Pada data tunggal untuk menentukan median yaitu:

Misalkan banyaknya data n, jika n ganjil maka median ditentukan dengan Med = xn/2

Jika banyaknya data genap, maka

Akan dijelaskan mengenai median data kelompok.

Rumus Median Data Kelompok

Median data kelompok dapat ditentukan jika kita telah mengetahui kelas mediannya. Carilah kelas data yang memuat data nilai tengah. Median data kelompok dapat ditentukan dengan

Med = tb + ((n/2) – Fkum)/fi) k Keterangan:

Med : median

tb : tepi bawah kelas median

n : banyaknya data

Fkum : frekuensi kumulatif sebelum kelas median

fi : frekuensi kelas median

K : panjang kelas

Selanjutnya akan dibahas mengenai modus atau data yang sering muncul.

Rumus Modus

Untuk menentukan modus, biasanya pada data tunggal dibuat tabel frekuensi data tunggal agar memudahkan dalam menentukan frekuensi tiap data, lalu temukan data dengan frekuensi terbesar.

Rumus Modus Data Kelompok

Pada data berkelompok, modus dapat ditentukan dengan

Mo = tb + (d1 / (d1 + d2)) k Keterangan:

Mo : modus data kelompok

tb : tepi bawah kelas modus

d1 : frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas sebelumnya

d2 : frekuenso kelas modus dikurangn frekuensi kelas sesudahnya

k : panjang kelas

Contoh Soal Mean, Median, dan Modus

Perhatikan data berikut untuk mengerjakan soal nomor 1 – 3.

Nilai Frekuensi

10 – 20 2

21 – 31 8

32 – 42 15

43 – 53 7

54 – 64 10

65 – 75 3

Berdasarkan data tersebut, tentukan 1. Mean dari data tersebut.

2. Median dari data tersebut.

3. Modus data tersebut Pembahasan

Keterangan tambahan yang diperlukan dengan menghitung informasi yang diperlukan

Nilai Frekuensi Fkum xi fi x xi

10 – 20 2 2 15 30

21 – 31 8 10 26 208

32 – 42 * 15 25 37 555

43 – 53 7 32 48 336

54 – 64 10 42 59 590

65 – 75 3 45 70 210

*) merupakan kelas median dan kelas modus Mean

Median

Med = tb + (((n/2) – Fkum)/fi) k Med = 31,5 + (((45/2) – 10)/15) 11 Med = 31,5 + 9, 17

Med = 40,67 Modus

Mo = tb + (d1 / (d1 + d2)) k Mo = 31,5 + (7/(7 + 8)) 11 Mo = 31,5 + 5,13

Mo = 36,63

Mari kita simpulkan materi di atas.

Kesimpulan

Mean merupakan nilai rata-rata suatu data. Mean data kelompok dapat dihitung dengan

Median merupakan nila tengah dari data yang diurutkan. Median dapat ditentukan dengan Med = tb + (((n/2) – Fkum)/fi) k

Modus merupakan suatu nilai yang sering muncul. Modus suatu data dapat ditentukan dengan Mo = tb + (d1 / (d1 + d2)) k

Pengertian Kombinasi

Dikutip dari Cue Math, kombinasi adalah pilihan yang dibuat dengan mengambil sebagian atau seluruh objek terlepas dari aturannya. Cara pemilihan objek dalam koleksi tersebut tidak

mempermasalahkan urutannya.

Contoh dari kombinasi misal dari 4 bersaudara yaitu Amar (A), Budi (B), Caca (C) dan Dodi (Dodi), diundang 2 perwakilan untuk menghadiri rapat keluarga. Maka, ada berapa pilihan perwakilan yang bisa memenuhi undangan tersebut? Lalu, bagaimana jika yang diundang 3 orang dari 4 bersaudara?

Dapat dikatakan, objek eksperimen dari kasus di atas yaitu = {A,B,C,D} yang diundang perwakilan 2 orang. Dalam kombinasi, jika {A,B} dan {B,A} muncul maka artinya sama saja {A,B} = {B,A}.

Jadi, jika Amir dan Budi terpilih hadir, tentu sama saja artinya jika Budi dan Amir terpilih karena urutan bukan masalah. Hal yang sama berlaku jika yang diundang 3 orang. Jika kombinasi yang muncul {C,A,D} dan {A,C,D}, maka keduanya sama.

Penerapan kombinasi dalam soal peluang biasanya untuk menentukan pemilihan tim atau kelompok, baju, mata pelajaran, makanan. Sedangkan permutasi biasanya pada soal untuk menyusun orang, nomor telepon, nomor rumah, angka, dan warna.

Dalam sebuah lomba, kombinasi digunakan untuk mengambil 3 pemenang secara acak. Sementara itu, permutasi menentukan pemenang dengan urutan juara 1,2, dan 3.

Rumus Kombinasi

Lambang notasi kombinasi adalah C. Jumlah anggota himpunan disebut dengan (n) dan jumlah

objek yang harus dipilih disebut (r). Dengan begitu, rumus kombinasi adalah

Rumus kombinasi matematika. Foto: Cue Math Contoh Soal Kombinasi

Contoh Soal 1

Terdapat himpunan huruf A,B,C,D. Akan dihitung susunan dengan dua huruf tanpa berurutan. Ada berapa banyak susunan dua huruf tersebut?

Dari contoh di atas, kamu bisa menggabungkan dengan manual menjadi AB,

, AD, BC, BD, CD. Namun jika menggunakan rumus, artinya dengan n = 4 dan r=2 maka

Contoh Soal 2

Di suatu ujian, setiap siswa harus menjawab 4 dari 7 soal yang ada. Jika seorang siswa secara acak memilih soal untuk dikerjakan, berapa banyak cara atau pilihan soal yang bisa dikerjakan siswa itu?

Dengan n = 7 dan r = 4 maka,

Dokumen terkait