• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS

E. Data dan Cara Pengumpulannya

Keberhasilan suatu penelitian didukung oleh sumber data. Sumber data dalam penelitian adalah subjek dari mana data diperoleh.

1. Sumber data

Data yang diperoleh berasal dari:

a. Siswa, yaitu peningkatan keterampilan siswa kelas III MI Rade n Rahmat Surabaya.

b. Guru, yaitu peningkatan keberhasilan penerapan metode drill dalam keterampilan membaca Al-Qur’an surah Al-Alaq materi bacaan qolqolah.

2. Teknik Pengumpulan Data a. Observasi

Observasi merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian tindakan kelas. Dengan observasi, peneliti akan mudah untuk mengetahui gambaran proses pembelajaran yang dilakukan di kelas. Selain itu, dengan observasi maka peneliti akan mudah merencanakan kegiatan secara sistematis pada tindakan atau kegiatan berikutnya yang diinginkan oleh peneliti.32

Observasi ini digunakan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas guru dan siswa dalam penerapan metode drill. Adapun instrumen yang digunakan oleh peneliti yaitu lembar pengamatan observasi pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dengan skala 1-4. Berikut ini keterangan kriteria penskoran pada lembar observasi aktivitas guru :

Tabel 3.1

Kriteria Lembar Observasi Aktivitas Guru

Kriteria Skor

Jika aktivitas guru sangat rendah dan belum sesuai dengan kegiatan pembelajaran.

1 Jika aktivitas guru rendah tetapi ada beberapa kegiatan

pembelajaran yang sesuai.

2 Jika aktivitas guru tinggi dan sesuai dengan kegiatan

pembelajaran.

3 Jika aktivitas guru sangat tinggi melaksanakan dengan

runtut sesuai dengan kegiatan pembelajaran.

4

Keterangan kriteria penskoran pada lembar observasi siswa adalah sebagai berikut :

Tabel 3.2

Kriteria Lembar Observasi Aktivitas Siswa

Kriteria Skor

Jika aktivitas siswa sangat rendah dan belum sesuai dengan kegiatan pembelajaran.

1 Jika aktivitas siswa rendah tetapi ada beberapa

kegiatan pembelajaran yang sesuai.

2 Jika aktivitas siswa tinggi dan sesuai dengan kegiatan

pembelajaran.

3 Jika aktivitas siswa sangat tinggi melaksanakan dengan

runtut sesuai dengan kegiatan pembelajaran.

4

b. Wawancara

Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data dengan cara mengumpulkan informasi dengan menggunakan bahasa lisan baik dilakukan secara tatap muka (face to face) atau melalui media tertentu misalnya telepon.33

Wawancara dilakukan kepada guru yang mengajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Dari proses wawancara peneliti mendapatkan hasil tentang karakteristik siswa kelas III , KKM pada mata pelajaran yang diteliti, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh

guru saat melakukan proses pembelajaran pada mata pelajaran dan materi yang diteliti. Adapun lembar wawancara guru sebagai berikut:

Tabel 3.3 Wawancara Guru

NO Pertanyaan

1 Bagaimana karakteristik siswa di kelas III MI Raden Rahmat Surabaya?

2 Apa saja kendala dalam mengajar Al-Qur’an Hadist di kelas III MI Raden Rahmat Surabaya?

3 Apa model pembelajaran yang bapak gunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadist di MI Raden Rahmat Surabaya?

4. Bagaimana kemampuan siswa kelas III MI Raden Rahmat Surabaya dalam keterampilan membaca Al-Qur’an? 5. Bagaimana Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui

keterampilan siswa dalam membaca Al-Qur’an?

c. Penilaian Unjuk Kerja

Dalam penelitian mata pelajaran Al-Qur’an Hadist materi bacaan qolqolah kelas III MI Raden Rahmat Surabaya difokuskan pada keterampilan melafalkan atau membaca siswa. Penilaian fokus pada kemampuan keterampilan siswa sesuai dengan KI 4 (keterampilan). Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik non tes. Sehingga peneliti menggunakan penilaian unjuk kerja. Unjuk kerja merupakan suatu penilaia n yang dilakukan dalam mengamati kegiatan siswa dengan melakukan suatu hal. Beberapa aspek yang akan dinilai antara lain: kefasihan dalam membaca Al-Qur’an, ketepatan tajwid, ketepatan makhraj, dan kelancaran dalam

membaca Al-Qur’an. Adapun lembar penilaian unjuk kerja sebagai berikut:

Tabel 3.4

Tabel unjuk Kerja Siswa

N o.

Nama Siswa

Aspek-aspek yang dinilai

S k o r Kefasihan dalam Membaca Ketepa tan Tajwid Ketepat an makhraj Kelancar an dalam Membaca 1 2 3 4 5 KKM = 70 Jumlah

Presentase Ketuntasan Belajar

Berikut ini keterangan rubrik penilaian pada unjuk kerja siswa

Tabel 3.5

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja

No Aspek yang dinilai Skor

1 Siswa dapat membaca Al-Qur’an pada bacaan qolqolah dengan fasih

 Membacakan Al-Qur’an dengan memperjelas huruf dan harokatnya serta perlahan-lahan

4  Membacakan Al-Qur’an dengan memperjelas

huruf dan harokatnya

3  Membacakan Al-Qur’an dengan memperjelas

harokatnya

2  Tidak dapat membacakan Al-Qur’an dengan

memperjelas huruf dan harokatnya serta perlahan-lahan

No Aspek yang dinilai Skor 2 Siswa dapat membacakan Al-Qur’an dengan tepat

sesuai tajwidnya

 Membaca Al-Qur’an sesuai hukum bacaan tajwid, memperjelas bacaan dan menjelaskan kaidah-kaidah tajwid

4

 Membaca Al-Qur’an sesuai hukum bacaan tajwid, memperjelas bacaan tanpa mengetahui kaidah-kaidah tajwid

3

 Membaca Al-Qur’an sesuai tajwid tanpa memperjelas bacaan dan mengetahui kaidah-kaidah tajwid

2

 Tidak dapat membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid.

1 3 Siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan tepat

sesuai makhrojnya

 Membaca Al-qur’an sesuai makhroj dan sifatnya, memperhalus pelafalan dan menertibkan bacaannya

4

 Membaca Al-qur’an sesuai makhroj dan sifatnya, memperhalus pelafalan tanpa menertibkan bacaannya

3

 Membaca Al-qur’an sesuai makhroj dan sifatnya, tanpa memperhalus pelafalan dan menertibkan bacaannya

2

 Tidak dapat membaca Al-qur’an sesuai makhroj dan sifatnya, memperhalus pelafalan dan menertibkan bacaannya

1

3 Siswa dapat membacakan surah al-Qur’an dengan lancar

 Membacakan surah al-Qur’an dengan lancar, cepat, tepat, dan benar

4  Membacakan surah al-Qur’an dengan

lancar, cepat, dan tepat

3  Membacakan surah al-Qur’an dengan

lancar dan cepat

2  Tidak dapat membacakan surah al-Qur’an

dengan lancar, cepat, tepat, dan benar

d. Dokumentasi

Dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk megumpulkan data-data, foto- foto, dan dokumen-dokumen lain yang mampu menunjang penelitian kita, seperti daftar nama siswa kelas III MI Raden Rahmat Surabaya, dan lain-lain.

F. Analisis Data

Analisis data merupakan cara yang akan digunakan dalam pengelolaan data. Dengan analisis data maka memudahkan kita untuk menarik kesimpulan hasil penelitian yang kita lakukan.34 Analisis data pada PTK adalah analisis terhadap hasil pembelajaran yang telah d ilakukan. Pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif yaitu analisis yang menggunakan model matematika atau perhitungan. Perhitungan analisis dilakukan dengan menggunakan statistik sederhana sebagai berikut:

1. Analisis data aktivitas guru dan siswa

Untuk mengetahui jumlah nilai akhir aktivitas guru dan siswa, menggunakan rumus:

Nilai = ...Rumus I

Tabel 3.6

Kriteria tingkat keberhasilan guru dan siswa

34 Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian: Sk ripsi, Tesis, Disertasi & Karya Ilmiah, (Jaka rta: Kencana, 2017), 160

Kriteria Skor Sangat baik 86-100 Baik 71-85 Cukup 56-70 Kurang 41-55 Sangat Kuran <40

Kriteria tingkat keberhasilan guru dan siswa dianggap tuntas apabila sudah mencapai kriteria baik dengan skor ≥80%. Dengan tuntasnya keberhasilan guru dan siswa maka proses pembelajaran dianggap meningkat.

2. Analisis data penilaian non tes jenis unjuk kerja

Nilai rata-rata kelas didapatkan dari penjumlahan nilai siswa dibagi jumlah siswa kelas III MI Raden Rahmat Surabaya dengan rumus:

Nilai rata-rata siswa =

...Rumus II

Untuk menghitung persentase ketuntasan belajar secara klasikal menggunakan rumus :

...Rumus III

Keterangan :

P : Angka Persentase

: Jumlah frekuensi skor yang tuntas n : jumlah seluruh siswa

Dengan ini, maka peneliti menggunakan patokan untuk mengkategorikan baik tidaknya persentase hasil pembelajaran :

Tabel 3.7

Kriteria Unjuk Kerja Siswa

Kriteria Skor Sangat baik 86-100% Baik 71-85% Cukup 56-70% Kurang 41-55% Sangat Kuran <40% G. Indikator Kinerja

Indikator merupakan acuan tingkat keberhasilan dari kegiatan penelitian tindakan kelas (PTK) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK ini yang akan dilihat indikator kinerjanya adalah siswa. Selain itu, guru juga juga berpengaruh terhadap kinerja siswa karena guru merupakan fasilitator bagi siswanya, adapun indikator yang akan digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Setelah penelitian, diharapkan keterampilan membaca al-Qur’an hukum bacaan qolqolah mata pelajaran al-Qur’an hadist kelas III MI Raden Rahmat Surabaya meningkat sesuai dengan KKM 70 berdasarkan petunjuk proses pembelajaran berlangsung menggunakan metode drill. 2. Meningkatnya persentase kriteria ketuntasan belajar> 70%

3. Meningkatnya skor aktivitas guru dan siswa pada saat pembelajaran mencapai minimal 80.

Dokumen terkait