METODE PENELITIAN
3.7 Data dan Metode Pengumpulan Data
3.6.1 Sumber Data
Sumber data penelitian pengembangan ini berasal dari subjek penelitian yaitu siswa kelas XI-IPA SMA N 2 Pati khususnya kelas XI-IPA 2 dan kelas XI-IPA 3, guru mata pelajaran kimia yang berperan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah. Serta Kepala Sekolah dan staf Tata Usaha yang memperbolehkan dan membantu berlangsungnya penelitian ini.
3.6.2 Metode Pengumpulan Data
3.6.2.1.Metode Wawancara
Wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data awal sebagai dasar pengembangan yang akan dilakukan. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data dari narasumber atau responden langsung agar informasi yang didapat akurat. Metode ini masuk dalam tahap penelitian awal sebagai pendahuluan identifikasi potensi dan masalah yang ada secara mendalam pada narasumber yaitu kepada guru sebagai narasumber utama.
43
3.6.2.2.Metode Tes (Pre-test dan Post test)
Metode test adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa nilai yang dibutuhkan untuk mengukur sikap literasi sains dan peningkatan hasil belajar yang dihasilkan karena menggunakan media interaktif be fun chemist. Hasil test berupa nilai, menggunakan tes soal evaluasi berupa pilihan ganda yang telah diuji coba dan valid. Analisis hasil test digunakan untuk mengetahui keefektifan media, serta pengaruh media pada hasil belajar dan literasi sains.
3.6.2.3.Metode Angket
Metode angket merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan secara tertulis kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2013:199). Angket ini digunakan untuk mengumpulkan data dari pengguna media. Angket berisi pertanyaan tentang keterlaksanaan dan keefektifan media terhadap proses pembelajaran. Hasil angket dibutuhkan untuk mendapatkan tanggapan dari pengguna yang akan dianalisis untuk mendapatkan reliabilitas dari pengembangan media interaktif be fun chemist.
3.6.2.4.Metode Observasi
Metode observasi merupakan salah satu metode menganalisis dan mangadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung (Sugiyono, 2013). Metode ini digunakan untuk mengukur ketrampilan literasi sains yang dimiliki siswa setelah melakukan pembelajaran menggunakan media
interaktif be fun chemist. Hasilnya dapat digunakan pada analisis keefektifan media tersebut.
3.6.2.5.Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai kegiatan proses pembelajaran berbantu media pembelajaran interaktif. Data yang didapatkan berupa foto-foto dokumentasi selama penelitian. Data, metode pengumpulan dan instrumen yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini ditunjukkan pada tabel 3.1.
Tabel 3.1 Bentuk Data, metode pengumpulan data, dan instrumen yang digunakan.
Data Metode Pengumpulan Data
Instrumen
Identifikasi potensi dan masalah
Wawancara guru dan siswa
Lembar wawancara Validasi Media be
fun chemist
Validasi produk oleh ahli dan guru kimia SMA N 2 Pati
Lembar validasi oleh ahli
Penggunaan media pembelajaran uji skala kecil dan skala besar
Penilaian tes dan observasi ketrampilan literasi sains
Lembar observasi sikap literasi sains dan soal evaluasi
Penilaian
keefektifan produk
Angket tanggapan siswa, guru dan para ahli
Lembar angket penggunaan media pembelajaran interaktif.
3.8 Instrumen Penelitian
Berdasarkan fokus penelitian, maka dibutuhkan data yang menjadi syarat validitas dan reliabilitas dari produk yang dihasilkan. Instrumen yang digunakan berupa: (1) Lembar wawancara analisis kebutuhan, (2) Lembar uji validasi produk oleh para ahli, (3) Lembar angket respon pengguna media, (4) Perangkat pembelajaran, (5) Soal tes materi kelarutan dan hasil kali kelarutan,
45
(6) Lembar pengamatan sikap afektif, psikomotorik, dan (7) Lembar observasi sikap literasi sains.
Lembar wawancara analisis kebutuhan merupakan dokumen analisis ketersediaan dan kebutuhan yang ditujukan pada guru dan siswa. Lembar wawancara ini berisi tentang keadaaan, sarana prasarana yang dimiliki oleh sekolah. Selain lembar wawancara, dokumen yang dibutuhkan untuk analisis kebutuhan yaitu dokumen berupa perangkat pembelajaran berupa RPP, bahan ajar, silabus kurikulum 2013, soal-soal latihan yang pernah diberikan dan beberapa catatan siswa pada materi Ksp yang sebelumnya telah ada. Wawancara juga dilakukan secara langsung untuk mengetahui keinginan siswa saat menggunakan media, mencari tahu minat siswa untuk belajar melalui media pembelajaran interaktif.
Lembar uji validasi oleh para ahli sebagai syarat media untuk dapat digunakan pada tahapan penelitian lebih lanjut. Validasi ini dilakukan oleh para ahli yaitu dosen. Desain media harus dilakukan validasi untuk mendapatkan saran perbaikan pada produk media yang dikembangkan.
Lembar angket respon pengguna media, digunakan saat melakukan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar. Lembar angket ini bertujuan untuk menganalisis apakah media yang dikembangkan telah sesuai dengan user yaitu siswa. Angket respon juga dapat digunakan untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran pada materi KSP menggunakan media pembelajaran interaktif be fun chemist. Lembar angket respon media ini juga untuk menguji keefektifan media pada siswa.
Penelitian pengembangan produk dalam penelitian ini tidak hanya mengembangkan media saja namun juga melakukan pengembangan terhadap perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran sebagai intrumen penelitian membutuhkan validasi konstruk oleh para ahli. Perangkat pembelajaran digunakan untuk menuntun siswa saat belajar di kelas ataupun pembelajaran mandiri.
Soal tes dibutuhkan untuk mengukur hasil belajar dan kemampuan kognitif. Soal tes diberikan kepada siswa saat uji coba skala besar sebelum pembelajaran dan setelah pembelajaran dilakukan. Dari penelitian yang dilakukan dihasilkan data berupa nilai pre-test dan nilai post-test. Dari data tersebut dapat dihitung kenaikan hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran. Setelah siswa mendapatkan nilai hasil test diakhir pembelajaran, nilai siswa harus mencapai ketuntasan minimal yang sudah ditentukan yaitu ≥70.
Selanjutnya, lembar pengamatan sikap afektif dan psikomotorik dilakukan pengamatan saat proses belajar mengajar berlangsung menggunakan media pembelajaran interaktif be fun chemist yang dikembangkan. Sikap siswa diamati dari keaktifan siswa dalam belajar di sekolah. Lembar observasi literasi sains untuk mengetahui kemampuan literasi sains yang dimiliki siswa. Lembar observasi ini untuk mengukur kemampuan literasi sains yang dimiliki masing-masing siswa, diamati oleh guru sebagai observer dan salah satu observer mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan saran dari angket dan lembar validasi sebagai syarat yang melandasi adanya revisi produk hingga menjadi produk yang sempurna.
47