• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV METODE PENELITIAN

5.1 Hasil Penelitian

5.1.3. Analisis Persepsi Responden Terhadap Variabel 69

Berdasarkan keterangan pada tabel 5.3 diatas, maka dapat diketahui tentang masa kerja responden pegawai kantor Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Majene yang diambil sebagai responden menunjukkan bahwa mayoritas responden masa kerjana 1 - 10 tahun sedangkan sisanya adalah responden yang memiliki masa kerja 11 - 20 tahun. Persentase responden berdasarkan masa kerja juga dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Gambar 5.3. Persentase responden berdasarkan masa kerja

Sumber: Olah Data SPSS Versi 22

Tabel 5.4. Hasil skor kuesioner Kompetensi Item

Frekuensi

JML

Persentase (%)

JML STS TS R S SS STS TS R S SS (%)

Item 1 0 0 6 60 27 93 0 0 6,5 64,5 29,0 100 Item 2 0 0 2 55 35 93 0 0 2,2 59,1 38,7 100 Item 3 0 0 12 58 23 93 0 0 12,9 62,4 24,7 100 Item 4 0 0 7 55 31 93 0 0 7,5 59,1 33,3 100 Item 5 0 0 4 54 35 93 0 0 4,3 58,1 37,6 100

Sumber : Data Kuesioner

Dari tabel 5.4 di atas terlihat bahwa pada item 1, 64,5%

respondenmenyatakan setuju dengan pernyataan bahwa pengetahuan tentang konsep pekerjaan sangat penting untuk meningkatkan kinerja pegawai, 29,0%

Sangat Setuju dan 6,5% untuk jawaban Ragu. Pada item 2, 59,1% responden menyatakan setuju dengan pernyataanbahwa keterampilan yang anda miliki sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan, 38,7% Sangat Setuju dan 2,2% menjawab Ragu.

Pada item 3, 62,4% responden menyatakan Setuju dengan pernyataan bahwa dengan dorongan sosial anda merasa dihargai, dihormati dan diperhatikan sehingga mempengaruhi semangat kerja anda, 24,7% Sangat Setuju dan 12,9% Tidak Setuju. Pada item 4, 59,1%responden menyatakan setuju degan pernyataan bahwa Pegawai yang berkompeten akan selalu menampakkan sikap yang baik dalam bekerja. Pada item 5, 58,1% setuju denganpernyataan Anda memiliki pengalaman kerja yang berkaitan dengan beban kerja anda saat ini,37,6% Sangat setuju dan 4,3% menjawab Ragu.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 93 responden melalui penyebaran kuesioner, kecenderungan jawaban responden terhadap jawaban variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.5. Statistik Deskriptif Kompetensi

Variabel N Minimum Maksimum Mean Std. Deviation

Kompetensi 93 17 25 21,30 2,264

Sumber : Olah Data SPSS versi 22

Dari tabel diatas diperoleh kompetensi dengan jumlah sampel 93, nilai minimum 17, nilai maksimum 25, dengan nilai rata-rata 21,30. Artinya indikator atau pernyataan mengenai kompetensi menuju kearah maximum.

Maka dapat disimpulkan indikator atau pernyataan mengenai kompetensi dapat dinilai baik. Analisis deskripsi jawaban responden tentang variabel Kompetensi didasarkan pada jawaban responden atas pernyataan-pernyataan seperti yang terdapat dalam kuesioner yang disebarkan pada responden.

2. Iklim Organisasi

Data variabel iklim organisasi diperoleh dari hasil angket yang telah disebar, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.6. Hasil skor kuesioner Iklim Organisasi Item Frekuensi

JML Persentase (%) JML

(%)

STS TS R S SS STS TS R S SS

Item 1 0 0 4 49 40 93 0 0 4,3 52,7 43,0 100 Item 2 0 0 2 59 32 93 0 0 2,2 63,4 34,4 100 Item 3 0 0 6 53 34 93 0 0 6,5 57,0 36,6 100 Item 4 0 0 8 49 36 93 0 0 8,6 52,7 38,7 100 Item 5 0 0 5 50 38 93 0 0 5,4 53,8 40,9 100

Sumber : Data Kuesioner

Dari tabel 5.6 di atas terlihat bahwa pada item 1, 52,7% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa para pegawai telah memiliki rasa tanggung jawab terhadap beban kerja yang diberikan, 43,0% Sangat Setuju dan 4,3% untuk jawaban Ragu. Pada item 2, 63,4% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa hubungan antar pegawai terjalin dengan baik sehingga mampu meningkatkan kinerja, 34,4% Sangat Setuju dan 2,2% menjawab Ragu.

Pada item 3, 57,0% responden menyatakan Setuju dengan pernyataan bahwa dukungan sesama rekan kerja sangat mempengaruhi kinerja yang diberikan dari seorang pegawai, 36,6% Sangat Setuju dan 6,5% menjawab ragu. Pada item 4, 52,7% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa pegawai mampu menyelesaikan konflik yang terjadi dengan baik. Pada item 5, 53,8% setuju dengan pernyataan standar kerja yang ada pada kantor sudah sesuai dengan prosedur yang ada, 40,9% Sangat setuju dan 5,4%

menjawab Ragu.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 93 responden melalui penyebaran kuesioner, kecenderungan jawaban responden terhadap jawaban variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.7. Statistik Deskriptif Iklim Organisasi

Variabel N Minimum Maksimum Mean Std. Deviation

Iklim Organisasi 93 16 25 21,67 2,050

Sumber : Olah Data SPSS versi 22

Dari tabel diatas diperoleh iklim organisasi dengan jumlah sampel 93, nilai minimum 10, nilai maksimum 25, dengan nilai rata-rata 20,17. Artinya

indikator atau pernyataan mengenai iklim organisasi menuju kearah maximum. Maka dapat disimpulkan indikator atau pernyataan mengenai iklim organisasi dapat dinilai baik. Analisis deskripsi jawaban responden tentang variabel iklim organisasi didasarkan pada jawaban responden atas pernyataan-pernyataan seperti yang terdapat dalam kuesioner yang disebarkan pada responden.

3. Karakteristik Individu

Data variabel karakteristik individu diperoleh dari hasil angket yang telah disebar, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.8. Hasil skor kuesioner karakteristik individu Item Frekuensi

JML Persentase (%) JML

(%)

STS TS R S SS STS TS R S SS

Item 1 0 1 15 55 22 93 0 1,1 16,1 59,1 23,7 100 Item 2 0 0 15 64 14 93 0 0 16,1 68,8 15,1 100 Item 3 0 1 17 55 20 93 0 1,1 18,3 59,1 21,5 100 Item 4 0 1 24 52 16 93 0 1,1 25,8 55,9 17,2 100 Item 5 0 0 29 41 23 93 0 0 31,2 44,1 24,7 100

Sumber : Data Kuesioner

Dari tabel 5.8 di atas terlihat bahwa pada item 1, 59,1% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa dengan kemampuan intelektual yang pegawai miliki pegawai merasa mudah memahami pekerjaan, 23,7%

Sangat Setuju, 16,1% untuk jawaban Ragu dan 1,1% menjawab tidak setuju.

Pada item 2, 68,8% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa dalam pengambilan keputusan akan menjadi cerminan perilaku dari seorang pegawai dalam bekerja, 15,1% Sangat Setuju dan 16,1% menjawab Ragu.

Pada item 3, 59,1% responden menyatakan Setuju dengan pernyataan bahwa minat pegawai dalam pekerjaan meningkatkan pola pikir untuk

menyelesaikan pekerjaan, 21,5% Sangat Setuju dan 18,3% menjawab ragu.

Pada item 4, 55,9% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa pegawai selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Pada item 5, 44,1%

setuju dengan pernyataan pegawai selalu memiliki inisiatif dalam meningkatkan prestasi kerja24,7% Sangat setuju dan 31,2% menjawab Ragu.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 93 responden melalui penyebaran kuesioner, kecenderungan jawaban responden terhadap jawaban variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.9. Statistik Deskriptif Karakteristik Individu

Variabel N Minimum Maksimum Mean Std. Deviation Karakteristik

Individu

93 15 25 19,88 2,368

Sumber : Olah Data SPSS versi 22

Dari tabel diatas diperoleh karakteristik individu dengan jumlah sampel 93, nilai minimum 15, nilai maksimum 25, dengan nilai rata-rata 19,88. Artinya indikator atau pernyataan mengenai iklim organisasi menuju kearah maximum. Maka dapat disimpulkan indikator atau pernyataan mengenai iklim organisasi dapat dinilai baik. Analisis deskripsi jawaban responden tentang variabel iklim organisasi didasarkan pada jawaban responden atas pernyataan-pernyataan seperti yang terdapat dalam kuesioner yang disebarkan pada responden.

4. Prestasi Kerja

Data variabel prestasi kerja diperoleh dari hasil angket yang telah disebar, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.10. Hasil skor kuesioner prestasi kerja

Item Frekuensi

JML Persentase (%) JML

STS TS R S SS STS TS R S SS (%)

Item 1 0 0 5 50 38 93 0 0 5,4 53,8 40,9 100 Item 2 0 0 6 46 41 93 0 0 6,5 49,5 44,1 100 Item 3 0 0 16 51 26 93 0 0 17,2 54,8 28,0 100 Item 4 0 1 5 50 37 93 0 1,1 5,4 53,8 39,8 100 Item 5 0 0 2 53 38 93 0 0 2,2 57,0 40,9 100

Sumber : Data Kuesioner

Dari tabel 5.10 di atas terlihat bahwa pada item 1, 53,8% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa penilaian prestasi kerja sudah mengukur kualitas pekerjaan sebagaimana sudah ditetapkan dalam sasaran kerja pegawai, 40,9% Sangat Setuju dan 5,4% untuk jawaban Ragu. Pada item 2, 49,5% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa dengan prestasi kerja dapat memicu tingkat kesalahan dalam bekerja menjadi rendah , 44,1% Sangat Setuju dan 6,5% menjawab Ragu.

Pada item 3, 54,8% responden menyatakan Setuju dengan pernyataan bahwa salah satu dari prestasi kerja ketika pegawai mampu mengevaluasi hasil kerja sesuai dengan kebutuhan instansi, 28,0% Sangat Setuju dan 17,2%

menjawab ragu. Pada item 4, 53,8% responden menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa pegawai mampu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. Pada item 5, 57,0% setuju dengan pernyataan pegawai mampu bekerja melampaui target yang telah ditentukan, 40,9%

Sangat setuju dan 2,2% menjawab Ragu.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 93 responden melalui penyebaran kuesioner, kecenderungan jawaban responden

terhadap jawaban variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.11. Statistik Deskriptif prestasi kerja

Variabel N Minimum Maksimum Mean Std. Deviation

Prestasi kerja 93 15 25 21,55 2,234

Sumber : Olah Data SPSS versi 22

Dari tabel diatas diperoleh prestasi kerja dengan jumlah sampel 93, nilai minimum 15, nilai maksimum 25, dengan nilai rata-rata 21,55. Artinya indikator atau pernyataan mengenai prestasi kerja menuju kearah maximum.

Maka dapat disimpulkan indikator atau pernyataan mengenai iklim organisasi dapat dinilai baik. Analisis deskripsi jawaban responden tentang variabel iklim organisasi didasarkan pada jawaban responden atas pernyataan-pernyataan seperti yang terdapat dalam kuesioner yang disebarkan pada responden.

5.1.4. Validitas dan Reliabilitas 5.1.4.1. Validitas

Uji validitas menggunakan koefisien korelasi pearson product moment yang diperoleh melalui analisis data dengan menggunakan bantuan SPSS versi 22.

Dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel

a. Jika nilai r hitung > r tabel maka dapat ditarik kesimpulan bahwa item soalangket tersebut dinyatakan valid

b. jika nilai r hitung < r tabel maka dapat ditarik kesimpulan bahwa item soal angket tersebut dinyatakan tidak valid.

2. Membandingkan nilai sig.(2-tailed) dengan probabilitas 0,05

a. Jika nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 dan pearson correlation dinyatakan bernilaipositif, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa item soal angket tersebutvalid.

b. Jika nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 dan pearson correlation dinyatakan bernilai negatif, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa item soal angket tersebuttidak valid.

c. Jika nilai Sig. (2-tailed) > 0,05 dan pearson correlation dinyatakan bernilainegatif, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa item soal angket tersebuttidak valid.

Tabel 5.12 Hasil Uji Validitas No Variabel Item Pearson

Correlation

R Tabel

Taraf Sig.

Ket.

1. Kompetensi 1 2 3 4 5

0,786 0,735 0,823 0,831 0,814

0,203 0,203 0,203 0,203 0,203

0,000 0,000 0,000 0,000 0,000

Valid Valid Valid Valid Valid 2. Iklim

Organisasi

1 2 3 4 5

0,556 0,660 0,818 0,770 0,745

0,203 0,203 0,203 0,203 0,203

0,000 0,000 0,000 0,000 0,000

Valid Valid Valid Valid Valid 3. Karakteristik

Individu

1 2 3 4 5

0,618 0,809 0,792 0,698 0,664

0,203 0,203 0,203 0,203 0,203

0,000 0,000 0,000 0,000 0,000

Valid Valid Valid Valid Valid 4. Prestasi Kerja 1

2 3 4 5

0,642 0,689 0,799 0,794 0,770

0,203 0,203 0,203 0,203 0,203

0,000 0,000 0,000 0,000 0,000

Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Olah Data SPSS Versi 22

Dari hasil pengelolaan data melalui program Analisa data SPSS Versi 22 dapat dilihat nilai r hitung > r tabel dan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 dan pearson correlation bernilai positif dari masing-masing variable yang meliputi kompetensi, iklim organisasi, karakteristik individu dan prestasi kerja yang dapat diartikan masing-masing item pada setiap variabel valid.

5.1.4.2. Reliabilitas

Reliabilitas diukur dengan uji statistik cronbach’s alpha (α). Suatu variabeldikatakan reliabel jika memberikan nilai cronbach’ alpha> 0,60. Nilai alphamasing-masing variable dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 5.13. Hasil Uji Reliabilitas

No Variabel Jumlah

Item

Nilai Cronbach alpha

Ket.

1. Kompetensi 5 0,858 Realibel

2. Iklim Organisasi 5 0,756 Realibel

3. Karakteristik Individu 5 0,753 Realibel

4. Prestasi Kerja 5 0,791 Realibel

Sumber : Hasil Olah Data SPSS Versi 22

Hasil pengelolaan data melalui program Analisa data SPSS Versi 22 maka dapat dilihat nilai Alpha Cronbach masing-masing variable yang meliputi kompetensi, iklim organisasi, karakteristik individu dan prestasi kerja mempunyai nilai masing variable lebih besar dari 0,60 yang dapat diartikan masing-masing variabel yang ada dapat dikatakan memenuhi persyaratan atau variabel tersebut bisa dikatakan reliabel.

5.1.5. Uji Asumsi Klasik

Dokumen terkait