• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

H. Teknik Analisis Data

I. Definisi Konsepsional dan Operasional

a. Definisi Konsepsional

Definisi konsepsional merupakan definisi dan istilah yang digunakan untuk menggambarkan secara abstrak: kejadian, keadaan, kelompok atau individu yang

commit to user

menjadi pusat perhatian ilmu social. Melalui konsep, peneliti diharapkan akan dapat menyederhanakan pemikirannya dengan menggunakan satu istilah untuk beberapa kejadian (events) yang berkaitan satu dengan lainnya (Singarimbun, 1989: 33).

Definisi konsep dalam penelitian ini adalah:

1. Audience Research

Penelitian khalayak lebih dari untuk mengetahui apakah tayangan ini ada yang melihat atau tidak. Dalam penelitian khalayak, berbagai metode dan teknik digunakan untuk mengetahui tentang penonton. Ini mencakup informasi yang luas mengenai khalayak. Ditujukan untuk siapa sebuah program, apakah khalayak melihat atau tidak dan apakah tayangan sudah tepat pada sasaran (Myton, 1999:15).

2. Tayangan UNS Menyapa

UNS Menyapa adalah berbentuk talk show yang berisi informasi mengenai apa saja yang telah dilakukan UNS dan apa saja yang dimiliki UNS terutama program-program studi yang dimiliki UNS. Tujuan lain tayangan UNS Menyapa untuk membangun corporate image, promosi UNS serta membangun kebanggaan bagi corps UNS sendiri. Program acara ini disiarkan di stasiun televisi lokal TA TV (Saftitri, 2009: ).

3. TA TV

Terang Abadi (TA) TV adalah stasiun televisi lokal pertama dan satu-satunya yang ada di Kota Solo. Berlokasi di Jl. Brigjend Katamso 173 Mojosongo,

Solo. Jangkauan wilayah antara lain solo, sebagian wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sebagai agen informasi, TA TV memiliki idealisme untuk memberikan berbagai dampak bagi perkembangan dan kemajuan masyarakat Jawa Tengah dan DIY secara khusus dan Indonesia secara umum (http://www.tatv.co.id/profil-tatv.html)

4. Mahasiswa

Orang yang belajar diperguruan tinggi.

b.Definisi Operasional

Definisi operasional adalah semacam petunjuk pelaksanaan bagaimana caranya mengukur suatu variable. Dengan kata lain, definisi operasional adalah semaca petujunjuk pelaksanaan bagaimana caranya mengukur suatu variabel (Singarimbun,1989:46).

- Penerimaan khalayak terhadap tayangan UNS Menyapa di TA TV diukur dengan :

1. Sejauh mana tingkat pengetahuan responden terhadap tayangan UNS Menyapa di TA TV, jawaban diukur melalui pilihan, mengetahui dan tidak mengetahui.

2. Responden pernah menyaksikan tayangan UNS Menyapa di TA TV, jawaban diukur melalui pilihan, pernah dan tidak pernah.

3. Gambaran khalayak mengenai tayangan UNS meskipun belum pernah menyaksikan tayangan tersebut. Jawaban bersifat terbuka. Pertanyaan ini

commit to user

dapat memberi gambaran pada peneliti apakah tayangan dengan nama “UNS Menyapa” sudah sesuia dengan tujuan yang akan diusung UNS dalam memberikan informasi dan pencitraan positif bagi khalayak.

Melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat diketahui berapa prosentase khalayak penonton tayangan UNS Menyapa di TA TV sebagai tayangan yang meyajikan informasi mengenai UNS.

- Perhatian responden terhadap tayangan UNS Menyapa di TA TV sebelum dan sesudah menjadi mahasiswa UNS.

1. Responden pernah menyaksikan tayangan UNS Menyapa di TA TV sebelum dan sesudah menjadi mahasiswa UNS..

2. Responden belum pernah menyaksikan tayangan UNS Menyapa sebelum dan sesudah menjadi mahasiswa UNS.. Untuk menegaskan penilaian responden secara terbuka ditanyakan alasan yang berkaitan dengan pandangan terhadap kondisi tersebut.

3. Frekuensi responden menyaksikan UNS Menyapa di TA TV sebelum dan setelah masuk UNS. Jawaban diukur dengan skala tinggi, sedang dan rendah.

- Tinggi, bila responden menyaksikan tayangan UNS Menyapa di TA TV antara 3-4 kali sebulan

- Sedang, bila responden menyaksikan tayangan UNS Menyapa di TA TV antara 1-2 kali sebulan

- Rendah, bila responden tidak pernah menyaksikan tayangan UNS Menyapa sebulan

4. Intensitas responden menyaksikan UNS Menyapa di TA TV sebelum dan setelah masuk UNS. Jawaban diukur dengan skala tinggi, sedang dan rendah.

- Tinggi, bila responden menjawab mengikuti dengan penuh perhatian tanpa aktivitas lain

- Sedang, bila responden menjawab memperhatikan acaranya tapi kadang-kadang melakukan aktivitas lain

- Rendah, bila responden menjawab jarang memperhatikan program tersebut dengan seksama karena sambil melakukan kegiatan lain.

5. Motivasi responden menyaksikan tayangan UNS Menyapa di TA TV sebelum dan setelah masuk UNS. Hal ini diukur dengan memberikan pertanyaan dengan kategori jawaban seperti:

- Ingin mendapatkan informasi mengenai UNS

- Untuk menunjang nilai-nilai pribadi

- Takut dianggap kuper

- Perasaan bangga menjadi bagian dari UNS

commit to user

Pertanyaan-pertanyaan ini untuk mengetahui seberapa besar perhatian khalayak terhadap tayangan UNS Menyapa di TA TV sebelum dan sesudah menjadi UNS Menyapa di TA TV. Perhatian sangat menentukan persepsi mereka terhadap tayangan UNS Menyapa. Sedangkan motivasi merupakan faktor fungsional yang mempengaruhi persepsi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut juga berguna untuk mengetahui apakah tayangan UNS Menyapa adalah media untuk memperoleh informasi mengenai UNS sebelum dan sesudah menjadi mahasiswa UNS Solo.

- Persepsi mahasiswa UNS Solo terhadap tayangan UNS Menyapa di TA TV:

5. Pendapat responden mengenai setting tayangan UNS Menyapa di TA TV. Penilaian diukur dengan menggunakan skala sangat bagus, bagus, tidak bagus, sangat tidak bagus. Untuk menegaskan penilaian responden secara terbuka ditanyakan alasan yang berkaitan dengan pandangan terhadap kondisi tersebut. Setting merupakan bagian penting dalam kemasan sebuah tayangan karena mempengaruhi pandangan penonton dan dapat menecerminkan image sebuah tayangan. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui apakah setting acara sudah mencerminkan image yang bagus pada khalayak.

6. Ketertarikan responden mengenai setting tayangan UNS Menyapa. Penilaian diukur dengan menggunakan skala tertarik, tidak tertarik. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui apakah khalayak cukup tertarik dengan setting yang saat ini sudah ada. Apabila khalayak sudah tertarik

pada setting acara, maka setting tersebut diharapkan dapat dipertahankan. Tetapi apabila responden tidak tertarik pada setting tayangan UNS, pertanyaan ini dapat dipakai sebagai bahan masukan pada humas UNS.

7. Pendapat responden terhadap citra UNS dalam tayangan UNS Menyapa di TA TV.Hal ini diukur dengan memberikan pertanyaan dengan kategori jawaban seperti:

- Universitas kelas dunia - Universitas kelas atas - Uuniversitas kelas biasa - Universitas kelas rendah

Selain bertujuan untuk memberi informasi yang lengkap pada khalayak, tayangan UNS Menyapa juga bertujuan untuk membangun citra UNS. Saat ini UNS Solo tengah membangun citra sebagai universitas kelas dunia. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui apakah tayangan UNS Menyapa di TA TV sejalan dengan citra yang saat ini akan dibentuk UNS Solo yaitu sebagai universitas berkelas dunia.

8. Pendapat responden terhadap performance pembawa acara dalam program UNS Menyapa. Penilaian diukur dalam hal:

a. Peran : sangat aktif, aktif, cukup aktif, pasif, sangat pasif.

b. Penampilan: gaya busana pembawa acara match dengan konsep acara, gaya busana pembawa acara tidak match dengan konsep

commit to user

acara,make up pembawa acara match dengan konsep acara, make up pembawa acara tidak match dengan konsep acara.

c. Kualitas membawakan acara: sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah, sangat rendah.

Dari ketiga hal mengenai performance pembawa acara (peran, penampilan, dan kualitas dalam membawakan acara), manakah yang paling membuat responden paling mengingatnya: peran, penampilan, kualitas dalam membawakan acara. Performance pembawa acara adalah hal yang penting untuk ditanyakan pada responden karena posisinya adalah sebagai komunikator. Komunikator adalah penerus utama dalam proses komunikasi yang memegang peranan penting karena dapat dikatakan bahwa mereka adalah yang bertindak sebagai pemarakarsa pesan. Komunikator merupakan kunci sukses dalam proses komunikasi. Apabila dalam menyampaikan pesan performance komunikator kurang bagus, maka kurang bagus pula proses komunikasi tersebut.

9. Penilaian responden terhadap performance nara sumber dalam program UNS Menyapa. Penilaian diukur dalam hal:

a. Peran : sangat aktif, aktif, cukup aktif, pasif, sangat pasif.

b. Penampilan: gaya busana pembawa acara match dengan konsep acara, gaya busana pembawa acara tidak match dengan konsep acara,make up pembawa acara match dengan konsep acara, make up pembawa acara tidak match dengan konsep acara.

c. Kualitas menjawab pertanyaan: sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah, sangat rendah.

d. Dari ketiga hal mengenai performance nara sumber (peran, penampilan, dan kualitas dalam membawakan acara), manakah yang paling membuat responden paling mengingatnya: peran, penampilan, kualitas dalam membawakan acara. Performance nara sumber juga tak kalah penting dengan pembawa acara. Nara sumber juga berperan sebagai komunikator.

Komunikator adalah penerus utama dalam proses komunikasi yang memegang peranan penting karena dapat dikatakan bahwa mereka adalah yang bertindak sebagai pemarakarsa pesan. Komunikator merupakan kunci sukses dalam proses komunikasi. Apabila dalam menyampaikan pesan performance komunikator kurang bagus, maka kurang bagus pula proses komunikasi tersebut.

10. Pendapat responden terhadap informasi yang disampaikan dalam program UNS Menyapa di TA TV. Penilaian diukur dengan menggunakan skala sangat jelas, jelas, biasa, tidak jelas, sangat tidak jelas.

Salah satu tujuan adanya tayangan UNS Menyapa adalah memberi informasi yang jelas pada khalayak. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui apakah kejelasan dalam memberi informasi tersebut dapat ditangkap khalayak.

11. Pendapat responden terhadap informasi yang disampaikan dalam program UNS Menyapa di TA TV. Penilaian diukur dengan kategori jawaban

commit to user

lengkap dan terkini. Untuk menegaskan penilaian responden secara terbuka ditanyakan alasan yang berkaitan dengan pandangan responden terhadap kondisi tersebut.

Salah satu tujuan adanya tayangan UNS Menyapa adalah memberi informasi yang lengkap bagi khalayak. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui apakah tujuan utama tersebut dapat tercapai.

12. Penilaian responden mengenai hal terbaik yang pernah diingat untuk tayangan UNS Menyapa di TA TV dengan kateogori jawaban antara lain : konsep acara, teknis pelaksanaan acara, teknis pengambilan gambar, pembawa acara,nara sumber, tema setiap episode. Untuk menegaskan penilaian responden secara terbuka ditanyakan hal terbaik lainnya. Pada saat menonton tayangan, salah satu yang menjadi pusat perhatian khalayak adalah hal-hal yang disukai atau hal-hal terbaik. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui mengenai hal terbaik dalam tayangan UNS Menyapa sehingga dapat memberi masukan pada humas UNS Solo untuk mempertahankan hal terbaik tersebut.

13. Penilaian responden mengenai hal terburuk yang pernah diingat untuk tayangan UNS Menyapa di TA TV dengan kateogori jawaban antara lain : konsep acara, teknis pelaksanaan acara, teknis pengambilan gambar, pembawa acara, nara sumber, tema setiap episode. Untuk menegaskan penilaian responden secara terbuka ditanyakan hal terbaik. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui hal terburuk dalam tayangan UNS Solo

sehingga dapat memberi masukan pada humas UNS untuk memperbaiki hal terburuk tersebut.

14. Pendapat responden mengenai kualitas tayangan UNS Menyapa di TA TV, dimana merupakan akumulasi dari penilaian mahasiswa terhadap kualitas pengemasan tayangan UNS Menyapa. Jawaban dapat diukur dengan beberapa parameter antara lain: sangat menarik, cukup menarik, biasa saja, kurang menarik dan sangat tidak menarik. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui keseluruhan penilaian responden terhadap kualitas tayangan UNS Menyapa di TA TV.

15. Sumber responden mengetahui atau mendapat informasi mengenai UNS. Hal ini diukur dengan kategori jawaban yang meliputi internet, majalah, koran, teman dan jawaban terbuka. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui media apa yang digunakan responden untuk mencari informasi seputar UNS Solo selain melalui UNS Menyapa.

16. Media yang paling sering diakses oleh responden dalam mencari informasi seputar UNS Solo. Pertanyaan dibuat terbuka dengan merangking jawaban menurut responden.

17. Melalui pertanyaan ini dapat diketahui media apa yang paling sering digunakan responden sehingga media tersebut dapat lebih dioptimalkan dalam memberikan informasi pada khalayak.

commit to user BAB IV

Dokumen terkait