KERANGKAoKONSEPoDAN0DEFINISIpOPERASIONAL
B. Definisi Operasional
1. Ibu yang Melahirkan secara Seksio Sesarea
Ibu yang melahirkan secara seksio sesarea pada penelitian ini adalah ibu yang melahirkan secara seksio sesarea di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
2. Riwayat Seksio Sesarea
Riwayat seksio sesarea pada penelitian ini adalah riwayat seksio sesarea sebelumnya pada ibu yang melahirkan secara seksio sesarea di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif riwayat seksio sesarea:
a. Ada Riwayat Seksio Sesarea: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea pernah melahirkan secara seksio sesarea sebelumnya.
b. Tidak Ada Riwayat Seksio Sesarea: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesaria tidak pernah melahirkan secara seksio sesarea sebelumnya.
3. Disproporsi Fetopelvik
Disproporsi fetopelvik pada penelitian ini adalah adanya disproporsi fetopelvik pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif disproporsi sefalopelvik:
a. Ada Disproporsi Sefalopelvik: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan melahirkan secara seksio sesarea mempunyai ketidak-sesuaian antara ukuran panggul ibu dengan ukuran kepala janin atau janinnya
b. Tidak Ada Disproporsi Sefalopelvik: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan melahirkan secara seksio sesarea tidak mempunyai ketidak-sesuaian antara ukuran panggul ibu dengan ukuran kepala janin atau janinnya
4. Ketuban Pecah Dini
Ketuban pecah dini pada penelitian ini adalah terjadi ketuban pecah dini pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif ketuban pecah dini:
a. Ada Ketuban Pecah Dini: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea menderita ketuban pecah dini
b. Tidak Ada Ketuban Pecah Dini: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea tidak menderita ketuban pecah dini
5. Partus Lama
Partus lama pada penelitian ini adalah terjadi partus lama pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif partus lama:
a. Ada Partus Lama: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea mengalami partus lama pada kala I/kala II dengan syarat vakum tidak terpenuhi.
b. Tidak Ada Partus Lama: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea tidak ada partus lama
6. Preeklamsia dan/atau Eklamsia
Preeklamsia dan/atau eklamsia pada penelitian ini adalah adanya preeklamsia dan/atau eklamsia pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif preeklamsia dan/atau eklamsia
a. Ada Preeklamsia dan/ atau Eklamsia: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea menderita preeklamsia dan/atau eklamsia.
b. Tidak Ada Preeklamsia dan/ atau Eklamsia: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea tidak menderita preeklamsia dan/atau eklamsia.
7. Plasenta Previa
Plasenta previa pada penelitian ini adalah adanya plasenta previa pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif indikasi plasenta previa:
a. Ada Plasenta Previa: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea menderita plasenta previa
b. Tidak ada Plasenta Previa: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat ibu yang melahirkan secara seksio sesarea tidak menderita plasenta previa
8. Kelainan Letak Janin
Kelainan letak janin pada penelitian ini adalah kelainan letak janin pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif indikasi kelainan letak:
a. Ada Kelainan Letak Janin: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin dari ibu yang melahirkan secara seksio sesarea mengalami kelainan letak; dimana posisi janin menunjukkan presentasi selain belakang kepala
b. Tidak Ada Kelainan Letak Janin: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin dari ibu yang melahirkan secara seksio sesarea tidak mengalami kelainan letak dimana posisi janin menunjukkan presentasi belakang kepala
9. Gawat Janin
Gawat janin pada penelitian ini adalah terjadinya gawat janin pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di
Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif gawat janin:
a. Ada Gawat Janin: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin dari ibu yang melahirkan secara seksio sesarea mengalami gawat janin b. Tidak Ada Gawat Janin: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin dari ibu yang melahirkan secara seksio sesarea tidak mengalami gawat janin
10. Janin Kembar
Janin kembar pada penelitian ini adalah janin kembar pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif janin kembar:
a. Ada Janin Kembar: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin yang akan dilahirkan oleh ibu yang melahirkan secara seksio sesarea adalah janin kembar
b. Tidak Ada Janin Kembar: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin yang akan dilahirkan oleh ibu yang melahirkan secara seksio sesarea bukan janin kembar
11. Janin Besar
Janin besar pada penelitian ini adalah pada janin berukuran besar pada ibu yang melahirkan secara seksio sesaria di beberapa rumah sakit di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2018, yang tercatat pada jurnal sumber data penelitian.
Kriteria objektif indikasi bayi besar:
a. Ada Janin Besar: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin yang akan dilahirkan oleh ibu yang melahirkan secara seksio sesarea adalah janin besar.
b. Tidak Ada Janin Besar: bila pada jurnal sumber data penelitian tercatat janin yang akan dilahirkan oleh ibu yang melahirkan secara seksio sesarea bukan janin besar