• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian

C. Definisi Operasional Variabel

Menurut Sugiyono (2007: 2), variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari

sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya.

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari variabel dependen dan variabel independen.

1. Variabel Dependen (Terikat)

Menurut Sugiyono (2007: 4), variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat karena adanya variabel bebas. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Kinerja Keuangan Perbankan. Kinerja Keuangan perbankan adalah suatu gambaran sampai mana tingkat keberhasilan yang dicapai oleh bank dalam kegiatan operasionalnya. Dalam penelitian ini, kinerja keuangan perbankan diukur menggunakan Return On Asset (ROA). ROA merupakan rasio yang mampu menggambarkan kemampuan efisiensi bank dalam menghasilkan laba/ keuntungan dengan memanfaatkan aset yang dimiliki. Semakin besar nilai ROA, maka akan semakin baik pula kinerja keuangan banknya, karena return atau laba yang didapat perusahaan semakin besar. ROA meruapakan rasio antara laba sebelum pajak terhadap total aset. ROA dapat dihitung dengan rumus :

ROA = � � � � � � 2. Variabel Independen (bebas)

Menurut Puguh Suharso (2009: 37), variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi perubahan dalam variabel terikat dan mempunyai hubungan yang positif dan negatif. Variabel

independen dalam penelitian ini adalah Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Ukuran Perusahaan.

a. Dewan Komisaris Independen (X1)

Dewan Komisaris Independen adalah anggota dewan komisaris yang merupakan pihak netral dan tidak mempunyai hubungan bisnis ataupun hubungan lainnya dengan direksi ataupun dewan komisaris lainnya, dimana hubungan tersebut dapat mempengaruhi kinerja dewan komisaris independen untuk bertindak secara tidak independen. Dewan Komisaris Independen dilihat dari besarnya proporsi Dewan Komisaris Independen. Proporsi Dewan Komisaris Independen diukur dengan menggunakan indikator jumlah anggota komisaris independen yang berasal dari luar bank terhadap seluruh anggota dewan komisaris.

b. Dewan Direksi (X2)

Dewan Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan memiliki tanggung jawab yang besar terhadap kepengurusan bank. Dewan Direksi diukur dengan jumlah anggota yang ada dalam perusahaan. Menurut Peraturan Bank Indonesia No 8/4/2006 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance, jumlah anggota dewan direksi minimal 3 orang.

c. Komite Audit (X3)

Komite Audit adalah suatu komite yang dibentuk oleh dewan komisaris dan memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap laporan keuangan, audit eksternal dan mengamati sistem pengendalian internal. Variabel komite audit diukur dengan melihat jumlah anggota komite audit yang terdapat di perbankan tersebut.

d. Kepemilikan Manajerial (X4)

Kepemilikan Manajerial merupakan suatu kondisi di mana pihak manajemen perusahaan memiliki rangkap jabatan yaitu jabatannya sebagai manajemen perusahaan dan juga pemegang saham dan berperan aktif dalam pengambilan keputusan yang dilaksanakan. Variabel Kepemilikan Manajerial dihitung dengan rumus sebagai berikut:

MNJR = J , ,

J e. Kepemilikan Institusional (X5)

Kepemilikan Institusional merupakan proporsi kepemilikan saham institusi lain dalam suatu perusahaan baik institusi pemerintah, intstitusi swasta, domestik maupun asing. Variabel ini diukur dari jumlah persentase saham yang dimiliki institusional pada akhir tahun. Kepemilikan institusional dihitung dengan rumus sebagai berikut:

INST = J J f. Ukuran Perusahaan (X6)

Ukuran perusahaan adalah ukuran besar kecilnya perusahaan yang dilihat dari total aset maupun penjualannya. Semakin besar total aset yang dimiliki maka menunjukkan bahwa semakin besar ukuran perusahaan.

Dalam penelitian ini, ukuran perusahaan diukur dengan menggunakan total asset yang dimiliki oleh perusahaan. Total Asset dijadikan sebagai indikator ukuran perusahaan karena sifatnya yang jangka panjang. Ukuran perusahaan dihitung dengan rumus sebagai berikut :

SIZE = Log Total Asset D. Populasi

Populasi adalah wilayah generasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas atau karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2007: 80). Menurut Supranto (2008: 22) populasi adalah sekumpulan dari seluruh elemen sejenis tetapi dapat dibedakan satu sama lain karena karakteristiknya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2014 yang berjumlah 42 bank.

Tabel 1. Bank yang terdaftar di BEI Periode 2011-2014

No Kode

Saham Nama Perusahaan

No Kode

Saham Nama Perusahaan

2 AGRS PT Bank Agris Tbk

3 ARTO PT Bank Artos Indonesia Tbk 4 BABP PT Bank MNC International Tbk 5 BACA PT Bank Capital Indonesia Tbk 6 BBCA PT Bank Central Asia Tbk 7 BBHI PT Bank Harda International Tbk 8 BBKP PT Bank Bukopin Indonesia Tbk 9 BBMD PT Bank Mestika Dharma Tbk 10 BBNI Bank Negara Indonesia Tbk 11 BBNP Bank Nusantara Parahyangan Tbk 12 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 13 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 14 BBYB PT Bank Yudha Bhakti Tbk.

15 BCIC PT Bank JTrust Indonesia Tbk. 16 BDMN Bank Danamon Indonesia Tbk 17 BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk 18 BINA PT Bank Ina Perdana Tbk

19 BJBR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk 20 BJTM Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk

21 BKSW PT Bank QNB Indonesia Tbk 22 BMAS PT Bank Maspion Indonesia Tbk. 23 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 24 BNBA Bank Bumi Arta Tbk

25 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk

26 BNII PT Bank Maybank Indonesia Tbk 27 BNLI Bank Permata Tbk

28 BSIM Bank Sinarmas Tbk

29 BSWD Bank of India Indonesia Tbk

30 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 31 BVIC Bank Victoria International Tbk

32 DNAR PT Bank Dinar Indonesia Tbk. 33 INPC Bank Artha Graha International Tbk 34 MAYA PT Bank Mayapada International Tbk 35 MCOR Bank Windu Kentjana International Tbk 36 MEGA Bank Mega Tbk

37 NAGA Pt Bank Mitraniaga Tbk. 38 NISP Bank OCBC NISP Tbk.

No Kode

Saham Nama Perusahaan

39 NOBU PT Bank Nationalnobu Tbk. 40 PNBN Bank Pan Indonesia Tbk 41 PNBS PT Bank Panin Syariah Tbk.

42 SDRA PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk Sumber: www.idx.co.id

E. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2007: 81). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan atau karakteristik-karakteristik tertentu. Menurut Cholid dan Abu (2005: 116), sampling purposive adalah teknik berdasarkan pada ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu yang diperkirakan mempunyai sangkut paut erat dengan ciri-ciri atau sifat-sifat yang ada dalam populasi. Berikut ini kriteria yang digunakan untuk menentukan sampel pada penelitian ini adalah :

1. Bank yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia selam empat tahun berturut-turut (2011-2014).

2. Bank yang mempublikasikan laporan keuangan dan laporan keuangan tahunan (annual report) untuk periode 31 Desember 2011 sampai dengan tahun 2014 yang dinyatakan dalam rupiah.

3. Bank yang mengungkapkan data mengenai Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Ukuran Perusahaan.

Jumlah sampel yang memenuhi kriteria-kriteria di atas berjumlah 30 bank yaitu sebagai berikut :

Tabel 2. Sampel Penelitian No Kode

Saham Nama Perusahaan

1 AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) 2 BABP PT Bank MNC International Tbk

3 BACA PT Bank Capital Indonesia Tbk 4 BBCA PT Bank Central Asia Tbk 5 BBKP PT Bank Bukopin Indonesia Tbk 6 BBNI Bank Negara Indonesia Tbk 7 BBNP Bank Nusantara Parahyangan Tbk 8 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 9 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 10 BCIC PT Bank JTrust Indonesia Tbk. 11 BDMN Bank Danamon Indonesia Tbk 12 BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk

13 BJBR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk 14 BKSW PT Bank QNB Indonesia Tbk

15 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 16 BNBA Bank Bumi Arta Tbk

17 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk

18 BNII PT Bank Maybank Indonesia Tbk 19 BNLI Bank Permata Tbk

20 BSIM Bank Sinarmas Tbk

21 BSWD Bank of India Indonesia Tbk

22 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 23 BVIC Bank Victoria International Tbk

24 INPC Bank Artha Graha International Tbk 25 MAYA PT Bank Mayapada International Tbk 26 MCOR Bank Windu Kentjana International Tbk 27 MEGA Bank Mega Tbk

28 NISP Bank OCBC NISP Tbk. 29 PNBN Bank Pan Indonesia Tbk

30 SDRA PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk Sumber : www.idx.co.id