• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGELOLA KELAS BESAR DAN KELAS KECIL

C. Desain Kelas

Manajemen adalah proses perencanaan, mengorganisasikan memimpin dan mengendalikan usaha anggota-anggota serta pendayagunaan seluruh sumber daya organisasi dalam rangka mencapai tujuan yang telah di tetapkan. Dalam pemahaman peneliti ada ungkapan “mengajar adalah belajar’ atau “dengan belajar anda akan mengajar, dengan mengajar anda akan belajar.

Dua hasil penelitian ini di tanamkan menjadi keyakinan para guru di nusa tenggara Barat bahwa pembelajaran dan pengajaran merupakan kepribadian seorang guru untuk menuju guru yang profesional.

Ada asumsi bahwa manejemen kelas yang baik merupakan hasil dari usaha sadar atas peranan guru untuk menintegrasikan manajemen Kelas secara interaksi (belajar-mengajar) dengan perencanaan interaksi pengajaran. Perpaduan ini seringkali menghasilkan persoalan dalam masalah disiplin. Interaksi belajar-mengajar dan manajemen hakekatnya tidak terpisah, tetapi lebih merupakan dua komponen utama t yang harus dibangun Fungsi ini merupakan ciri usaha yang tidak berhubungan dengan pengajaran dan juga kepada murid.

Usaha ini merupakan kewajiban urusan menejer, kepela sekolah, pengawasan, dewan sekolah, dan pengawas seperti halnya guru-guru kelas. Manajemen dalam pengertian ini bukan hanya dalam bisnis tapi juga memberikan dukungan pelayanan dalam kegiatan organisasi sekolah. Fungsi mengajar merupakan pokok untuk mencapai tujuan utama keseluruhan operasional sekolah.

Usaha mengajar berhubungan dengan pengajaran dan juga berhubungan dengan murid secara langsung. Mengajar ialah bekerja bersama murid menuju tercapainya tujuan pengajaran.

Fungsi ini mencakup usaha yang berhubungan dengan murid, tetapi tidak berhubungan dengan pengajaran. Pelayanan khusus kepada murid untuk memberikan pelayanan konseling, psikologi, dokter, dan alat-alat lainnya seperti halnya guru kelas yang merupakan bidang fungsi sekolah.

Walaupun di Indonesia sepanjang pengetahuan penulis belum ada penelitian tentang besar kelas yang ideal, namun telah diketahui dalam peraturan bahwa agar pelaksanaan belajar mengajar dapat efektif, sebuah kelas terdiri dari antara 30 sampai 40 orang siswa. Dengan jumlah ini nampaknya dapat menimbulkan suasana kelas yang diinginkan.

Kelas yang terlalu kecil, misalnya terdiri dari 10-15 orang siswa, biasanya sepi Guru-guru di SD Inpres yang tidak memdapat masukan atau terdaftar, umunya mengeluh karena kelasnya sepi, mati. Sebaliknya sekolah yang “laris” kelebihanya siswa. Satu kelas dapat diisi lebih dari 50 orang siswa. Kelas yang terdiri dari 50 orang siswa atau lebih tentu dapat menimbulkan kesulitan bagi guru untuk mengelolanya.

Keuntungan dan Kerugian Kelas, Dilihat dari Banyak Sedikitnya Siswa

1. Kelas Yang Besar.

Keuntungan:

- Mudah tercipta kelas yang hidup.

- Siswa belajar dari banyak ragam kawan sehingga mendapatkan banyak pengalaman.

Kerugian:

- Pengelolaannya Sukar

- Banyak ragam kawan, menimbulkan kesulitan jika tidak ada kecocokan

2. Kelas yang Kecil Keuntungan:

- Mudah pengelolaannya.

- Sedikit kawan, sedikit ragam, sedikit terdapat ketidakcocokan.

Kerugian:

- Sukar diciptakan kelas yang hidup

- Siswa tidak mendapat kesempatan untuk belajar dari banyak ragam kawan.

Dengan yang lainnya jika menginginkan tercapainya kelas yang harmonis.

Tata Tertib Sekolah

1. Hadir disekolah 20 menit sebelum pelajaran di mulai pulang setelah pelajaran selesai.

2. Menanda tangani daftar hadir setiap hari

3. Secara teratur mentaati dan mengawasi kehadiran bawahannya setiap hari

4. Mendelegasikan tugasnya kepada guru yang ditunjuk apabila ia tidak berada ditempat

5. Mempunyai catatan lengkap dan teratur tentang disiplin bawahannya

6. Tampil secara Wajar dan dapat menjadi panutan bagi bawahan dan lingkungan

7. Melaksanakan Supervisi kelas secara teratur dan terprogram 8. Melaksanakan kegiatan mengajar

9. Memberi penghargaan/hukuman dengan konsekwensi sesuai dengan peraturan yang berlaku

10. Melaksanakan pengawasan dalam rangka mewujudkan aparatur yang bersih dan berwibawa

11. Kepala sekolah hanya di benarkan memimpin sekolah 12. Memimpin/mengikuti upacara bendera setiap hari Senin,

hari besar nasional/agama dan acara lain di sekolah 13. Melaksanakan 5K +10K

14. Berpakaian rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku 15. Melaporkan kepada atasan, untuk semua tugas dibebankan 16. Memeriksa program catur Wulan/program semester,

persiapan mengajar dan batasan pembelajaran.

Disiplin GURU

1. Hadir disekolah 15 menit sebelum pelajaran di mulai pulang setelah pelajaran selesai.

2. Menanda tangani daftar hadir

3. Mengatur siswa yang akan masuk kelas dengan berbaris secara teratur

4. Hadir dan meninggalkan kelas tepat pada waktunya 5. Melaksanakan semua tugasnya secara tertib dan teratur 6. Membuat Program Semester

7. Membuat persiapan mengajar sebelum mengajar

8. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin, hari besar nasional/agama dan acara lain di selenggarakan di sekolah.

9. Memeriksa setiap pekerjaan atau latihan siswa serta mengembalikan kepada siswa

10. Menyelesaikan administrasi kelas secara baik dan teratur 11. Tidak meninggalkan sekolah tanpa seijin tertulis dari

penjabat yang berwenang

12. Melaksanakan ulangan minimal 5 kali dalam satu semester dan ulangan umum setiap akhir semester

13. Tidak merokok selama berada di lingkungan sekolah 14. Tidak makan, mengendong anak saat berada di dalam kelas

atau di luar kelas bila sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar

15. Mengisi buku batasan pelajaran setiap selesai mengajar.

16. Mengisi buku agenda guru

17. Berpakaian olah raga selama memberi pelajaran praktek pendidikan Jasmani dan kesehatan

18. Mempersiapkan dan memeriksa alat yang akan dipergunakan dalam pelajaran/ praktek pendidikan jasmani dan kesehatan serta mengembalikan pada tempat semula

19. Mengawasi siswa selama jam istirahat

20. Mengikuti Senam yang dilaksanakan bersama siswa sesuai yang dilaksanakan di sekolah

21. Mengikuti do’a/Tri sandya bersama siswa sesuai yang dilaksanakan di sekolah

22. Berpakaian rapi dan pantas sesuai dengan ketentuan yang berlaku

23. Mencatat kehadiran siswa setiap hari 24. Melaksanakan 5K +10K

25. Memeriksa kebersihan siswa secara berkala

26. Membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar dan memberikan program pengayaan yang mempunyai kecakapan lebih

27. Mengatur pemindahan tempat duduk siswa secara berkala.

TATA TERTIB SISWA