• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

3.3. Desain Penelitian

Desain penelitian adalah kerangka dalam melaksanakan suatu proyek riset, dimana di dalamnya terperinci prosedur-prosedur yang diperlukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk menstruktur dan memecahkan masalah-masalah dalam penelitian (Malhotra, 2009). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode conclusive design. Conclusive design merupakan penelitian yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis (Hermawan, 2006). Tujuan dari conclusive design adalah untuk menggambarkan suatu fenomena tertentu, menguji hipotesis tertentu, dan untuk menguji suatu hubungan (Malhotra, 2009). Metode ini digunakan untuk menguji hipotesis antara variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.

3.3.1. Jenis Penelitian

Gambar 3.4 Klasifikasi Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain konklusif karena penelitian ini menguji hipotesis dan menguji hubungan informasi yang dibutuhkan (Malhotra, 2009). Pada

42

penelitian ini menguji hubungan antar variabel yaitu pengaruh antara OCR terhadap kepercayaan dan pada keinginan pembelian pada pelanggan. Malhotra (2009) dalam bukunya mengklasifikasikan riset menjadi beberapa bagian. Gambar 3.1 merupakan bagan klasifikasi desain riset oleh Malhotra dan menggambarkan jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini.

Descriptive research menjelaskan bahwa penelitian ini berarti adalah penelitian yang tujuannya untuk mengetahui hubungan antara variabel penelitian sedangkan causal research digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat. Descriptive research ditandai dengan formulasi dari pertanyaan penelitian yang spesifik dan formulasi hipotesis sebelumnya. Selanjutnya penelitian ini dikatakan sebagai penelitian cross sectional karena tahapan perolehan data pada penelitian ini dilakukan dalam satu periode. Yang terakhir penelitian ini termasuk single cross-sectional karena hanya satu sampel responden pada diambil dari populasi sasaran, dan informasi diperoleh dari sampel hanya sekali (Malhotra, 2009).

3.3.2. Jenis dan Sumber Data

Berdasarkan Malhotra (2009), sumber data dalam melakukan riset secara umum terbagi menjadi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapat dengan melakukan penyebaran kuesioner atau dengan melakukan wawancara, sedangkan data sekunder adalah data yang didapat dari pihak ketiga seperti badan pusat statistik, buku, jurnal, maupun internet.

Data primer adalah data yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan penelitian yang sedang ditangani dalam menjawab permasalahan penelitian (Malhotra, 2009). Data pada penelitian ini didapatkan melalui penelitian lapangan atau survei terhadap responden dengan menggunakan kuisioner yang terstruktur. Data yang didapat berupa screening demografis dan data untuk analisis SEM.

Menurut Maholtra (2009), data sekunder adalah data yang dikumpulkan untuk tujuan lain dari masalah utama yang sedang dihadapi. Maholtra (2009) juga mengatakan bahwa analisis data sekunder yang tersedia merupakan langkah penting dalam proses definisi masalah utama. Data primer tidak dapat dikumpulkan hingga data sekunder yang tersedia telah dianalisis sepenuhnya. Data sekunder pada penelitian ini adalah teori-teori yang dikumpulkan dari berbagai sumber seperti

43

jurnal, penelitian sebelumnya, dan juga buku. Data tersebut digunakan untuk membangun kerangka hipotesis yang digunakan pada penelitian ini.

3.3.3. Populasi, Sampel dan Teknik Sampling

Populasi adalah sekelompok elemen yang lengkap, yang biasanya berupa orang, objek, transaksi, atau kejadian dimana peneliti tertarik untuk mempelajarinya atau menjadi objek penelitian (Kuncoro, 2003). Menurut Maholtra (2009) populasi adalah agregat dari semua elemen yang berbagi beberapa perangkat karakteristik yang sama dan terdiri dari universe untuk tujuan dari masalah riset pemasaran. Sedangkan menurut Sugiyono (2008), populasi adalah sebuah wilayah generalisasi yang terdiri dari subyek atau obyek yang mempunyai kualitas dan karaktersitik tertentu. Populasi dari penelitian ini adalah pengguna internet di Indonesia. Untuk kriteria responden yang digunakan pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3.2.

Tabel 3.3 Kriteria Responden Penelitian

Elemen Sampling unit Tempat Waktu

Pengguna Internet yang pernah berbelanja online Pengguna internet yang pernah berbelanja di Online marketplace Indonesia 2016

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono, 2012). Menurut Malhotra (2009) sampel melibatkan penyebutan satu per satu secara lengkap elemen dari sebuah populasi. Menurut Dachlan (2014) untuk keperluan deskripsi ukuran sampel kurang dari 100 dianggap kecil, 100 hingga 200 dikatakan medium, dan diatas 200 dikatakan besar. Menurut Byrne (2001), besar sampel yang disarankan untuk penelitian dengan analisis SEM adalah sebesar 100-200. Loehlin (1992) merekomendasikan jika model penelitian yang dibangun memiliki 2-4 variabel, maka sampel yang dibutuhkan antara 100-200. Malhotra (2009) mengatakan bahwa penelitian yang berbasis test marketing studies membutuhkan minimal 200 sampel. Menurut Kline (2011) jumlah minimal sampel untuk penelitian SEM adalah 200 atau 10 kali jumlah variabel indikator. Oleh sebab itu pada penelitian ini sampel yang diambil berjumlah 240 responden.

Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel nonprobability sampling, metode ini berdasarkan penilaian personal dari peneliti, dimana peneliti dapat memutusakan elemen-elemen apa saja yang dimasukkan ke dalam sampel.

44

Metode ini dapat mengestimasi dengan baik karakteristik populasi, tetapi hasil dari penelitian tidak dapat dievaluasi secara objektif (Malhotra, 2009). Teknik sampling pada penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 3.3 berikut

Gambar 3.5 Teknik Sampling

Convenience sampling adalah teknik sampling yang tidak berdasarkan banyak pertimbangan tetapi hanya karena alasan kemudahan saja (Malhotra, 2007). Sampel yang diambil pada penelitian ini diambil secara acak di internet tanpa pertimbangan apapun hanya karena alasan kemudahan saja. Penelitian ini menggunakan teknik convenience karena data yang sulit diambil dan responden diharuskan orang yang mengetahui tentang OCR dan pernah berbelanja di online marketplace.

3.3.4 Metode Pengumpulan Data 3.3.4.1 Kuesioner

Kuisisoner ini akan diisi sendiri oleh resonden (self administered questionnaire). Peneliti akan meminta kesediaan responden untuk mengisi kuisioner, dimana karakteristik responden harus sesuai dengan karakteristik populasi yang telah ditentukan. Pada penelitian ini akan ada dua jenis pertanyaan pada kuisioner. Jenis pertanyaan pertama adalah closed-ended questions, yaitu pertanyaan yang disertai alternatif pilihan atau jawaban kepada responden guna mengetahui karakteristik demografis responden. Yang kedua adalah dengan menggunakan scaled reponse questions, yaitu bentuk pertanyaan yang menggunakan skala untuk mengetahui atau mengukur sikap responden terhadap pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner.

45

Pada penelitian ini penulis menggunakan skala likert untuk mengolah respon kuisioner. Skala likert yang digunakan adalah sesuai dengan yang dilakukan pada penelitian sebelumnya yaitu 7 skala. Skala likert terdiri atas tujuh tingkatan yaitu sangat tidak setuju (STS) dengan poin satu (1), tidak setuju (TS) dengan poin dua (2), agak tidak setuju (ATS) dengan poin tiga (3), cukup setuju (CS) dengan poin empat (4), agak setuju (AS) dengan poin lima (5), setuju (S) dengan poin (6), dan terakhir sangat setuju (SS) dengan poin 7. Lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 3.3 di bawah ini.

Tabel 3.4 Skala Likert yang Digunakan

Skala likert Respon

1 Sangat tidak setuju

2 Tidak setuju

3 Agak tidak setuju

4 Cukup setuju

5 Agak setuju

6 Setuju

7 Sangat setuju

Kuesioner akan dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan jenis informasi dari setiap pertanyaan yang diajukan. Kuesioner akan diawali dengan cover, judul, tujuan dari penelitian, jaminan kerahasiaan tanggapan, dan petunjuk singkat tentang cara menyelesaikan kuesioner. Desain kuesioner ini akan dibagi menjadi dua bagian yaitu.

a. Data umum

Pada Bagian ini kuesioner memuat pertanyaan berkaitan dengan demografis seperti profil responden dan preferensi responden. Profil responden berisi nama, usia, gender, kota tempat tinggal, pekerjaan, dan pendapatan. Preferensi responden berisi tentang barang apa yang sering mereka beli di online marketplace.

b. Pertanyaan Inti

Bagian ini berkaitan dengan pertanyaan inti penelitian ini yang memuat penilaian responden terhadap pernyataan dalam kuesioner yang terbagi menjadi 4 sub bagian yaitu rating, review, kepercayaan, dan keinginan pembelian.

3.3.4.2 Penyebaran Kuesioner

Pada penelitian ini kuesioner akan disebar melalui media online dengan cara web-based self-completion. Peneliti akan mengirimkan URL kepada calon responden, kemudian responden dapat menyelesaikan kuesioner dengan waktu

46

mereka sendiri. Metode online ini akan mengakibatkan responden untuk menjawab lebih jujur (Kellner, 2004). Teknik penyebaran URL adalah dengan menitipkan URL pada sosial media, dan juga forum-forum di internet. Selain itu peneliti juga akan menitipkan kuesioner pada beberapa online marketplace yang bersedia. Penyebaran secara online ini membuat penelitian ini tidak terbatas oleh waktu dan lokasi, namun penelitian ini dibatasi hanya di Indonesia saja dan juga kepada populasi yang telah ditentukan sebelumnya.

3.4. Metode Analisis Data

Dokumen terkait