Deskripsi Daerah Penelitian Letak dan Keadaan Geografis
Penelitian dilakukan dikota Medan, yaitu di Kecamatan Medan Belawan. Kecamatan Medan Belawan terletak antara 030- 480 LU dan 980- 420BT, dan berada pada ketinggian 3 m diatas permukaan laut. Kecamatan Medan Belawan berbatasan langsung dengan selat malaka di sebelah utara, Kecamatan Medan Labuhan di sebelah selatan, Kabupaten Deli Serdang di sebelah barat dan di sebelah timur. Kecamatan Medan Belawan mempunyai luas sekitar 21,82 km2. Jarak kantor kecamatan ke kantor walikota Medan yaitu 23 km.
Untuk luas wilayah masing- masing kelurahan dapat dilihat pada Tabel 3 berikut ini :
Tabel 3. Luas Wilayah dirinci per Kelurahan di Kecamatan Medan Belawan Tahun 2009 Kelurahan Luas (Km2) Persentase terhadap Luas Kecamatan (%) (1) (2) (3)
Belawan Pulau Sicanang 15,1 69,2
Belawan Bahagia 0,54 2,74 Belawan Bahari 1,03 4,72 Belawan II 1,75 8,02 Bagan Deli 2,3 10,54 Belawan I 1,1 5,04 Jumlah 21,82 100
Sumber : Kecamatan Medan Belawan dalam Angka 2010, 2011.
Dapat dilihat pada Tabel 3 bahwa lebih dari setengah luas wilayah Kecamatan Medan Belawan adalah Kelurahan Belawan Pulau Sicanang yang
mencapai 69,2%, diikuti oleh Bagan Deli, Belawan II, Belawan I, Belawan Bahari dan yang terakhir yaitu Kelurahan Belawan Bahagia.
Untuk lebih jelasnya peta Kecamatan Medan Belawan dapat dilihat pada Gambar 3 berikut:
Gambar 3. Peta Kecamatan Medan Belawan
Dari Gambar 3 tersebut diatas dapat dilihat dengan jelas bahwa terdapat empat kelurahan yang berbatasan langsung dengan selat malaka yaitu Belawan Pulau Sicanang, Belawan Bahagia, Belawan I dan Bagan Deli. Dan untuk diketahui berdasarkan profil Kota Medan bahwa Kecamatan Medan Belawan merupakan Kecamatan terluas ke -2 setelah Kecamatan Medan Labuhan.
Keadaan Penduduk a. Kepadatan Penduduk
Luas wilayah di setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Medan Belawan ternyata tidak berbanding lurus dengan banyaknya jumlah penduduk. Hal tersebut dapat dilihat pada Tabel 4 yang mengindikasikan bahwa meskipun luas wilayah kelurahan Belawan Pulau Sicanang memenuhi lebih dari setengah wilayah Kecamatan Medan Belawan, jumlah penduduknya tidak lebih besar dari kelurahan lainnya, begitu juga sebaliknya.
Tabel 4. Jumlah Penduduk, Luas Kelurahan, Kepadatan Penduduk per Km Dirinci Berdasarkan Kelurahan di Kecamatan Medan Belawan
Sumber : Kecamatan Medan Belawan dalam Angka 2010, 2011.
Dari Tabel 4 diatas didapat bahwa Kelurahan Belawan Bahagia memiliki kepadatan penduduk yang terbesar diantara kelurahan lainnya, sementara itu Kelurahan Belawan Pulau Sicanang merupakan kelurahan yang memiliki kepadatan penduduk yang terkecil.
Kelurahan Jumlah Penduduk (Jiwa) Luas Wilayah (Km2) Kepadatan Penduduk per Km2 (1) (2) (3) (4) Belawan Pulau Sicanang 13.935 15,1 923 Belawan Bahagia 13.040 0,54 24.148 Belawan Bahari 10.663 1,03 10.352 Belawan II 23.751 1,75 13.572 Bagan Deli 13.863 2,3 6.027 Belawan I 21.448 1,1 19.498 Jumah 96.700 21,82 4.432
b. Penduduk Menurut Kelompok Umur
Penduduk di Kecamatan Medan Belawan berjumlah 96.700 jiwa dengan variasi umur yang berbeda- beda. Dimana umur juga dapat kita jadikan sebagai suatu patokan produktivitas seorang individu. Dan berdasarkan golongan umur penduduk Kecamatan Medan Belawan dapat dilihat pada Tabel 5 berikut:
Tabel 5. Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur di Kecamatan Medan Belawan Tahun 2009
Kelompok Umur (tahun) Jumlah (jiwa) Jumlah (%)
0-4 8.111 8,38% 5-14 17.564 18,16% 15-44 52.062 53,84% 45-64 15.120 15,64% ≥65 3.843 3,97% Jumlah 96.700 100%
Sumber : Kecamatan Medan Belawan dalam Angka 2010, 2011.
Tabel 5 diatas dapat dilihat bahwa jumlah penduduk dengan usia produktif mencapai 69,48 %. Hal ini berarti jumlah angkatan kerja di Kecamatan Medan Belawan cukup banyak, sehingga dapat dikatakan bahwa Kecamatan Medan Belawan Memiliki Potensi SDM dari segi kuantitas. Sedangkan penduduk dengan usia lanjut menduduki tingkat terendah yang hanya mencapai 3,97 %. c. Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan
Mata pencaharian penduduk Kecamatan Medan Belawan bermacam jenisnya yaitu pegawai negeri, pegawai swasta, TNI/POLRI, nelayan, pedagang, pensiunan dan lain sebagainya.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai mata pencarian penduduk Kecamatan Medan Belawan dapat dilihat pada Tabel 6 berikut :
Tabel 6. Komposisi Mata Pencaharian Penduduk Berdasarkan Kelurahan di Kecamatan Medan Belawan
Sumber: Kecamatan Medan Belawan dalam angka 2010, 2011.
Tabel 6 diatas menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan penduduk yang terbesar adalah sebagai pegawai swasta yaitu sebesar 7176 orang (28,2%), dan diikuti oleh nelayan dengan jumlah sebanyak 5238 orang (20,5%), pedagang sebanyak 3540 orang (13,9%), pegawai negeri sebanyak 1117 orang (4,4%), pensiunan sebanyak 455 orang (1,9%) dan polri/ TNI sebanyak 453 (1,8%), sementara sebanyak 7449 orang bermata pencaharian selain diatas yang tidak disebutkan satu-persatu.
Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana sangat mempengaruhi perkembangan dan kemajuan masyarakat. Semakin baik sarana dan prasarana akan mempercepat laju pembangunan, terkhusus untuk sarana pendidikan yang secara tidak langsung memberi pengaruh yang besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di suatu daerah. Dan tidak kalah pentingnya adalah keberadaan pasar/ warung sebagai penyedia bahan pangan untuk rumah tangga itu sendiri. Untuk No Kelurahan Pegawai Nelayan Pedagang Pensiunan
Lain- lain Negeri Swasta Polri
1 Belawan Pulau Sicanang 85 1326 8 207 314 17 1152 2 Belawan Bahagia 158 841 82 769 536 52 1291 3 Belawan Bahari 126 965 13 965 246 21 1175 4 Belawan II 381 1751 45 231 1296 110 1451 5 Bagan Deli 112 1062 9 1689 325 27 875 6 Belawan I 255 1231 296 1377 823 228 1505 Jumlah 1117 7176 453 5238 3540 455 7449
sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Medan Belawan dapat dilihat pada Tabel di bawah ini :
Tabel 7. Sarana dan Prasarana Daerah Berdasarkan Kelurahan di Kecamatan Medan Belawan.
Sumber : BPS Kecamatan Medan Belawan dalam Angka 2010, 2011.
Dilihat dari Tabel 7 diatas dapat kita lihat bahwa sarana dan prasarana di Kecamatan Medan Belawan dianggap masih kurang memadai, hal ini dapat dilihat dari jumlah sekolah terkhusus untuk tingkat SMP yang belum merata keberadaannya dan masih adanya kelurahan yang belum memiliki sarana pendidikan untuk tingkat SMP, dan untuk sarana kesehatan juga masih kurang dimana masih ada kelurahan yang tidak memiliki puskesmas seperti Belawan II. Dan untuk sejumlah pasar dan pertokoan juga belum cukup ramai mendukung kegiatan perekonomian di wilayah ini, hal itu dapat dilihat hanya terdapatnya 2 pasar yaitu di Kelurahan Bahagia dan Kelurahan Belawan II.
Karakteristik Sampel Penelitian
Sampel dalam penelitian ini adalah rumah tangga sasaran yang terdapat di Kecamatan Medan Belawan. Karakteristik rumah tangga sampel yang dimaksud adalah meliputi karakteristik sosial ekonomi yang terdiri dari tingkat pendidikan Ibu, jumlah tanggungan, dan pendapatan.
No Kelurahan TK SD SMP SMA /SMK
Rumah
Sakit Puskesmas BPU BKIA Pasar 1 Belawan Pulau Sicanang 3 9 2 1 1 1 0 1 0 2 Belawan Bahagia 1 7 3 1 1 1 1 1 1 3 Belawan Bahari 1 2 1 2 0 1 1 1 0 4 Belawan II 2 8 4 1 0 1 2 1 1 5 Bagan Deli 1 4 0 1 0 1 1 1 0 6 Belawan II 5 15 5 1 2 0 3 1 0 Jumlah 13 45 15 7 4 5 8 6 2
a. Tingkat Pendidikan Ibu
Tingkat pendidikan ibu rumah tangga yang menjadi sampel dapat dilihat pada Tabel 8 berikut :
Tabel 8. Tingkat Pendidikan Ibu Rumah Tangga Sampel di Kecamatan Medan Belawan.
No Tingkat Pendidikan Ibu
(tahun) Jumlah (jiwa) Jumlah (%)
1 0 1 1,66 2 1 1 1,66 3 2 6 10 4 3 5 8,33 5 4 6 10 6 5 5 8,33 7 6 8 13,33 8 7 5 8,33 9 8 7 11,66 10 9 8 13,33 11 10 3 5 12 11 1 1,66 13 12 4 6,66 Jumlah 60 100
Sumber : Diolah dari lampiran 3, 2011
Dari Tabel 8 diatas dapat dilihat bahwa sebanyak 53,31 % ibu yang menjadi sampel hanya berpendidikan SD bahkan 39,98 % tidak menamatkan sekolahnya di Sekolah Dasar. Dan hanya 36,69 % berpendidikan diatas SD. Hal ini mengindikasikan bahwa masih kurangnya kualitas sumberdaya manusia di daerah tersebut yang tentunya sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.
b. Jumlah Anggota Keluarga
Dalam membeli dan mengkonsumsi pangan jumlah tanggungan/ jumlah anggota keluarga sangat mempengaruhi kuantitas beli yang pada gilirannya akan berpengaruh juga terhadap banyaknya uang yang dikeluarkan untuk belanja pangan tersebut.
Adapun jumlah anggota keluarga pada daerah penelitian dapat dilihat pada Tabel 9 berikut:
Tabel 9. Jumlah Anggota Keluarga Sampel di Kecamatan Medan Belawan No Jumlah anggota keluarga
(jiwa) Jumlah (rumah tangga) Jumlah (%) 1 3 3 5 2 4 15 25 3 5 12 20 4 6 14 23,33 5 7 13 21,66 6 8 3 5 Jumlah 60 100
Sumber : Data diolah dari lampiran 3, 2011.
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah anggota rumah tangga terbanyak yaitu pada enam jiwa, dengan asumsi rumah tangga memiliki rata- rata empat orang anak (23,33%) dan hanya sebagian kecil saja yang anggota keluarga berjumlah tiga dan delapan.
c. Pendapatan Keluarga
Daya beli masyarakat dapat dilihat melalui pendapatannya, jika pendapatan yang diperoleh cukup tinggi, maka pada umumnya daya beli masyarakat juga tinggi. Pendapatan rumah tangga di Kecamatan Medan Belawan perbulannya cukup bervariasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 10 berikut ini :
Tabel 10. Pendapatan Keluarga Sampel di Kecamatan Medan Belawan No Pendapatan (Rp/bulan) Jumlah
(Rumah tangga) Jumlah (%)
1 < Rp.999.999 3 5
2 Rp 1.000.000 -Rp 1.999.999 47 78,33
3 ≤ Rp 2.000.000 10 16,66
Jumlah 60 100
Sumber : Data diolah dari lampiran 3, 2011.
Dari Tabel diatas dapat dilihat pendapatan Keluarga sampel di Kecamatan Medan Belawan mayoritas berada di kisaran Rp 1.000.000 - Rp 1.999.999
( mencapai 78,33 %) dan hanya sebagian kecil yang berpendapatan dibawah Rp 1.000.000.