HASI L PENELI TI AN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Data
Pada pembahasaan berikut ini akan disajikan deskripsi data yang telah diperoleh dalam penelitian. Deskripsi data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai karakteristik distribusi skor dan subyek penelitian untuk masing-masing subyek yang diteliti. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 72 siswa dari kelas XI program keahlian Jasa Boga.
Data pada penelitian ini diperoleh dari instrumen berupa angket yang diberikan kepada siswa kelas XI program keahlian Jasa Boga SMK N 1 Sewon Bantul dan dokumentasi berupa pengumpulan data dan foto gambar. Bab ini akan memaparkan data yang telah terkumpul dari masing-masing aspek tersebut. Deskripsi data masing-masing aspek meliputi: harga rerata (M), simpangan baku (SD), median (Me), modus (Mo) dan distribusi frekuensi serta tampilan grafiknya. 1. Pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga.
Data pada pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga di SMK N 1 Sewon Bantul dalam penelitian ini diperoleh melalui angket yang bersifat tertutup dengan jumlah butir soal sebanyak 12 butir pernyataan kemudian perhitungannya dipersempit pada sub indikator pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek pengetahuan, kecakapan, keterampilan, kebiasaan, sikap. Masing-masing butir mempunyai rentang skor 1 sampai 4. Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data pendapat siswa tentang pengalaman belajar yang tercantum pada lampiran I V.
M7
Hasil pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi memiliki skor terendah 36 dan skor tertinggi 48. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 42,19; nilai tengah (Median) sebesar 42,50; Modus(Mode) sebesar 40a; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 3,152; dengan jumlah skor total sebesar 3038. Untuk menghitung panjang interval kelas digunakan rumus K= (1 + 3,3 log n), dimana n jumlah responden. Dari perhitungan diketahui bahwa nilai n = 72, sehingga diperoleh panjang interval kelas K= (1 + 3,3 log 72) = 7,12 dan dibulatkan menjadi 7 kelas interval. Rentang data sebesar 48 - 36 = 12 + 1 = 13. Panjang interval kelas masing-masing kelompok 13 : 7= 1,85 dibulatkan menjadi 2. Adapun distribusi frekuensi pendapat siswa tentang pengalaman belajar yang tercantum pada lampiran I V.
Tabel 13. Distribusi frekuensi pendapat siswa tentang pengalaman belajar melakukan wirausaha.
No I nterval Kelas Frekuensi Frekuensi
Relatif ( % ) Frekuensi Komulatif ( % ) 1 36-37 5 7 7 2 38-39 12 16,6 23,6 3 40-41 14 19,4 43 4 42-43 13 18 61 5 44-45 15 20,9 81,9 6 46-47 12 16,7 98,6 7 48-49 1 1,4 100 Jumlah 72 100
Selanjutnya dari deskripsi data di atas, dapat digambarkan dalam grafik histogram sebagai berikut:
N8
Gambar 2. Diagram pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga.
Berdasarkan data diatas dapat dibuat distribusi kecenderungan Pendapat siswa tentang pengalaman belajar yang terlebih dahulu dengan menghitung harga Mean ideal (M) dan Standar Deviasi ideal (SDi). Pendapat siswa tentang pengalaman belajar diukur dengan 12 pernyataan dengan skala 1 sampai 4. Dari 12 butir pernyataan yang ada, diperoleh skor tertinggi ideal ( 12x4) = 48 dan skor terendah ideal (12x1) = 12. Dari data tersebut diperoleh hasil Mean ideal (M) = ½ x (12 + 48) = 30 dan Standar Deviasi ideal (SDi) 1/ 6 x (48-12) = 5,9 = 6 (dibulatkan). Perhitungan identifikasi kecenderungan skor pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga yang didasarkan atas skor ideal dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
Tabel 14 .Kecenderungan skor pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga.
No Kelas interval Jumlah Prsentase % Kategori
1 > 39 62 86,1 Sangat tinggi 2 30-38 10 13,9 Tinggi 3 21-29 0 0 Rendah 4 < 21 0 0 Sangat rendah Jumlah 72 100 5 12 14 13 15 12 1 0,00 2,00 4,00 6,00 8,00 10,00 12,00 14,00 16,00 36-37 38-39 40-41 42-43 44-45 46-47 48-49 F re k u e n si Interval
O9
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga pada kategori sangat tinggi sebanyak 62 siswa (86,1% ), kategori tinggi sebanyak 10 siswa (13,9% ), kategori rendah dan sangat rendah sebanyak 0 siswa (0% ). Dapat disimpulkan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga di SMK N 1 Sewon Bantul pada kategori sangat tinggi.
a. Pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dari aspek pengetahuan.
Untuk butir pernyataan pendapat siswa tentang pengalaman belajar dilihat dari aspek pengetahuan berjumlah 3 butir dengan rentang skor 1 sampai 4. Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data pendapat siswa tentang pengalaman belajar dillihat dari aspek pengetahuan yang tercantum pada lampiran I V.
Hasil pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi dilihat dari aspek pengetahuan memiliki skor terendah 7 dan skor tertinggi 12. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 10,44; nilai tengah (Median) sebesar 11,00; Modus (Mode) sebesar 11,00; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 1,149; dengan jumlah skor total sebesar 752. Untuk perhitungan kecenderungan skor butir pernyataan yang dipilih dari siswa dapat dilihat pada lampiran I V.
60
Tabel 15. Hasil kecenderungan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga pada aspek pengetahuan.
No Kelas interval Jumlah Persentase % Kategori
1 > 9,8 56 77,7 Sangat tinggi
2 7,5-9,7 15 20,9 Tinggi
3 5,2-7,4 1 1,4 Rendah
4 < 5,2 0 0 Sangat rendah
Jumlah 72 100
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek pengetahuan pada kategori sangat tinggi sebanyak 56 siswa (77,7% ), kategori tinggi sebanyak 15 siswa (20,9% ), kategori rendah sebanyak 1 siswa (1,4) dan sangat rendah sebanyak 0 siswa (0% ). Dapat disimpulkan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek pengetahuan di SMK N 1 Sewon Bantul pada kategori sangat tinggi.
b. Pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dari aspek kecakapan.
Untuk butir pernyataan pendapat siswa tentang pengalaman belajar dilihat dari aspek kecakapan berjumlah 2 butir dengan rentang skor 1 sampai 4. Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data pendapat siswa tentang pengalaman belajar dillihat dari aspek kecakapan yang tercantum pada lampiran I V.
61
Hasil pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi dilihat dari aspek kecakapan memiliki skor terendah 5 dan skor tertinggi 8. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 7,02; nilai tengah (Median) sebesar 7,00; Modus (Mode) sebesar 8,00; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 0,918; dengan jumlah skor total sebesar 506. Untuk perhitungan kecenderungan skor butir pernyataan yang dipilih dari siswa dapat dilihat pada lampiran I V.
Tabel 16. Hasil kecenderungan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga pada aspek kecakapan.
No Kelas interval Jumlah Persentase % Kategori
1 > 6,5 49 68 Sangat tinggi
2 5-6,4 23 32 Tinggi
3 3,5-4,9 0 0 Rendah
4 < 3,5 0 0 Sangat rendah
Jumlah 72 100
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek kecakapan pada kategori sangat tinggi sebanyak 49 siswa (68% ), kategori tinggi sebanyak 23 siswa (32% ), kategori rendah dan sangat rendah sebanyak 0 siswa (0% ). Dapat disimpulkan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek pengetahuan di SMK N 1 Sewon Bantul pada kategori sangat tinggi.
c. Pendapat siswa tentang Pengalaman belajar pada unit produksi boga dari aspek keterampilan.
Untuk butir pernyataan pendapat siswa tentang pengalaman belajar dilihat dari aspek keterampilan berjumlah 2 butir dengan rentang skor 1 sampai 4.
62
Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data pendapat siswa tentang pengalaman belajar dillihat dari aspek kecakapan yang tercantum pada lampiran I V.
Hasil pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi dilihat dari aspek keterampilan memiliki skor terendah 3 dan skor tertinggi 8. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 6,87; nilai tengah (Median) sebesar 7,00; Modus (Mode) sebesar 7,00; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 0,977; dengan jumlah skor total sebesar 495. Untuk perhitungan kecenderungan skor butir pernyataan yang dipilih dari siswa dapat dilihat pada lampiran I V.
Tabel 17. Hasil kecenderungan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga pada aspek keterampilan.
No Kelas interval Jumlah Persentase % Kategori
1 > 6,5 48 66,6 Sangat tinggi
2 5-6,4 23 32 Tinggi
3 3,5-4,9 0 0 Rendah
4 < 3,5 1 1,4 Sangat rendah
Jumlah 72 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek keterampilan pada kategori sangat tinggi sebanyak 48 siswa (66,6% ), kategori tinggi sebanyak 23 siswa (32% ), kategori rendah sebanyak 0 siswa (0% ) dan sangat rendah sebanyak 1 siswa (1,4% ). Dapat disimpulkan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek keterampilan di SMK N 1 Sewon Bantul pada kategori sangat tinggi.
63
d. Pendapat siswa tentang Pengalaman belajar pada unit produksi boga dari aspek kebiasaan.
Untuk butir pernyataan pendapat siswa tentang pengalaman belajar dilihat dari aspek keterampilan berjumlah 2 butir dengan rentang skor 1 sampai 4. Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data pendapat siswa tentang pengalaman belajar dillihat dari aspek kebiasaan yang tercantum pada lampiran I V.
Hasil pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi dilihat dari aspek kebiasaan memiliki skor terendah 4 dan skor tertinggi 8. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 7,19; nilai tengah (Median) sebesar 7,00; Modus (Mode) sebesar 8,00; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 0,913; dengan jumlah skor total sebesar 518. Untuk perhitungan kecenderungan skor butir pernyataan yang dipilih dari siswa dapat dilihat pada lampiran I V.
Tabel 18. Hasil kecenderungan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga pada aspek kebiasaan.
No Kelas interval Jumlah Persentase % Kategori
1 > 6,5 55 76,4 Sangat tinggi
2 5-6,4 16 22,2 Tinggi
3 3,5-4,9 1 1,4 Rendah
4 < 3,5 0 0 Sangat rendah
Jumlah 72 100
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek kebiasaan pada kategori sangat tinggi sebanyak 55 siswa (76,4% ), kategori tinggi sebanyak 16 siswa (22,2% ), kategori rendah sebanyak 1 siswa (1,4% ) dan sangat rendah
64
sebanyak 0 siswa (0% ). Dapat disimpulkan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek kebiasaan di SMK N 1 Sewon Bantul pada kategori sangat tinggi.
e. Pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dari aspek sikap.
Untuk butir pernyataan pendapat siswa tentang pengalaman belajar dilihat dari aspek keterampilan berjumlah 3 butir dengan rentang skor 1 sampai 4. Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data pendapat siswa tentang pengalaman belajar dillihat dari aspek sikap yang tercantum pada lampiran I V.
Hasil pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi dilihat dari aspek sikap memiliki skor terendah 3 dan skor tertinggi 12. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 10,65; nilai tengah (Median) sebesar 11,00; Modus (Mode) sebesar 11,00; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 1,223; dengan jumlah skor total sebesar 767. Untuk perhitungan kecenderungan skor butir pernyataan yang dipilih dari siswa dapat dilihat pada lampiran I V.
Tabel 19. Hasil kecenderungan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga pada aspek sikap.
No Kelas interval Jumlah Persentase % Kategori
1 > 9,8 57 79,1 Sangat tinggi
2 7,5-9,7 14 19,5 Tinggi
3 5,2-7,4 1 1,4 Rendah
4 < 5,2 0 0 Sangat rendah
65
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek sikap pada kategori sangat tinggi sebanyak 57 siswa (79,1% ), kategori tinggi sebanyak 14 siswa (19,5% ), kategori rendah sebanyak 1 siswa (1,4% ) dan sangat rendah sebanyak 0 siswa (0% ). Dapat disimpulkan pendapat siswa tentang pengalaman belajar pada unit produksi boga dilihat dari aspek kebiasaan di SMK N 1 Sewon Bantul pada kategori sangat tinggi.
2. Faktor yang mempengaruhi motivasi berwirausaha siswa.
Data pada faktor yang mempengaruhi motivasi berwirausaha siswa kelas XI program keahlian jasa boga dalam penelitian ini diperoleh melalui angket yang bersifat tertutup dengan jumlah butir soal sebanyak 14 butir pernyataan kemudian perhitungannya dipersempit pada sub indikator faktor internal dan faktor eksternal. Masing-masing butir mempunyai rentang skor 1 sampai 4. Berdasarkan olah data dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS v.16, maka diperoleh data motivasi berwirausaha yang tercantum pada lampiran I V.
Hasil variabel Motivasi Berwirausaha memiliki skor terendah 12 dan skor tertinggi 48. Dari data tersebut diperoleh nilai rerata (Mean) sebesar 42,05; nilai tengah (Median) sebesar 43,00; Modus (Mode) sebesar 43; dan Standar Deviasi (SD) sebesar 3,504; dengan jumlah skor total sebesar 3028. Untuk menghitung panjang interval kelas digunakan rumus K= (1 + 3,3 log n), dimana n jumlah responden. Dari perhitungan diketahui bahwa nilai n = 72, sehingga diperoleh panjang interval kelas K= (1 + 3,3 log 72) = 7,12 dan dibulatkan menjadi 7 kelas interval. Rentang data sebesar 47 - 34 = 13 + 1 = 14. Panjang interval kelas
66
masing-masing kelompok 14 : 7 = 2. Adapun distribusi frekuensi faktor yang mempengaruhi motivasi berwirausaha sebagai berikut:
Tabel 20. Distribusi frekuensi faktor yang mempengaruhi motivasi berwirausaha.
No I nterval Kelas Frekuensi Frekuensi