HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1) Deskripsi Data Hasil Observasi
Observasi dilaksanakan saat pembelajaran IPA berlangsung. Observasi sikap siswa dilaksanakan selama tigat kali pertemuan selama proses pembelajaran berlangsung. Observasi dilakukan oleh pengamat yang merupakan rekan sejawat peneliti. Observasi terdiri dari 8 poin yang berkaitan dengan sikap siswa pada saat proses pembelajaran. Skor untuk tiap poin adalah rentang 1-3, sehingga skor tertinggi yang diperoleh adalah 24 dan terendah adalah 8. Sikap siswa yang memiliki skor rentang 8-13,3 dikategorikan sebagai rendah, 13,4-18,7 dikategorikan sedang, dan 18,8-24 dikategorikan tinggi. Hasil observasi sikap siswa pada saat pembelajaran berlangsung akan dijabarkan sebagai berikut:
a) Pertemuan I
Hasil observasi sikap siswa pada pertemuan I yang dilakasnakan pada Jumat 03 Mei 2019, disajikan dalam bentuk sebagai berikut:
Tabel 4.1 Hasil Observasi I Sikap Siswa
Kategori Rentang Skor Frekuensi
Tinggi 18,8-24 0
Sedang 13,4-18,7 5
Rendah 8-13,3 26
Jumlah 31
Sumber: data primer 2019
Berdasarkan tabel 4.1, hasil pengamatan sikap siswa pada pertemuan pertama menunjukkan bahwa 26 siswa pada kategori
rendah, 5 siswa pada kategori sedang, dan kategori tinggi dinyatakan tidak ada.
Pada pertemuan ini, siswa masih kurang dalam memperhatika materi yang dibawakan dengan menggunakan multimedia pembelajaran. Hal ini dilihat dari sikap siswa didalam kelas, serta kurangnya respon siswa terhadap materi pelajaran. b) Pertemuan II
Hasil observasi sikap siswa pada pertemuan II yang dilakasnakan pada Rabu 15 Mei 2019, disajikan dalam bentuk sebagai berikut:
Tabel 4.2 Hasil Observasi II Sikap Siswa
Kategori Rentang Skor Frekuensi
Tinggi 18,8-24 4
Sedang 13,4-18,7 8
Rendah 8-13,3 19
Jumlah 31
Sumber data primer 2019
Berdasarkan tabel 4.2, hasil pengamatan sikap siswa pada pertemuan kedua menunjukkan bahwa 19 siswa pada kategori rendah, 8 siswa pada kategori sedang, dan kategori tinggi 4 siswa.
Sikap siswa pada pertemua kedua mengalami sedikit peningkatan dari pertemuan sebelumnya. hal ini dilihat dari keberanian siswa bertanya, keberanian siswa menjawab pertanyaan yang diberikan.
c) Pertemuan III
Hasil observasi sikap siswa pada ketiga yang dilakasnakan pada Jumat 17 Mei 2019, disajikan dalam bentuk sebagai berikut:
Tabel 4.3 Hasil Observasi III Sikap Siswa
Kategori Rentang Skor Frekuensi
Tinggi 18,8-24 7
Sedang 13,4-18,7 20
Rendah 8-13,3 4
Jumlah 31
Sumber data primer 2019
Berdasarkan tabel 4.3, hasil pengamatan sikap siswa pada pertemuan ketiga menunjukkan bahwa 4 siswa pada kategori rendah, 20 siswa pada kategori sedang, dan kategori tinggi 7 siswa. Hasil observasi sikap siswa pada pertemuan ketiga, sikap siswa cukup aktif dalam proses pembelajaran, dimana sebagian besar peserta didik bertanya mengenai materi pelajaran yang belum dipahami, serta siswa sangat antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan, sikap siswa terhadap materi pelajaran mengalami peningkatan dari pertemuan 1 dan 2. 2) Deskripsi Data Hasil Angket Motivasi Siswa
Hasil analisis data motivasi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran IPA sebelum (pretest) dan setelah menggunakan multimedia pembelajara (posttest) yang diisi oleh 31 siswa secara singkat dijabarkan sebagai berikut:
Tabel 4.4 Statistik Angket Motivasi Belajar Siswa Sebelum Perlakuan (Sebelum Perlakuan)
N Valid 31 Missing 0 Mean 39,55 Median 39,00 Mode 38 Std. Deviation 4,257 Minimum 30 Maximum 46
Sumber: data olah angket Sebelum perlakuan
Pada tabel 4.4 perhitungan dengan menggunakan spss 20 pada data sebelum perlakuan (pre-test) didapat jumlah sampel yang valid 31, skor rata-rata 39,55, nilai tengah = 39,00 mode = 38, standar deviasi = 4,257, nilai minimum 30 dan maximum 46.
Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Angket Motiasi Belajar Sebelum Perlakuan F % Valid Percent Cumulative Percent Rendah 1 3,2 3,2 3,2 Cukup Tinggi 29 93,5 93,5 96,8 Tinggi 1 3,2 3,2 100,0 Total 31 100,0 100,0
Sumber : Data olah angket Sebelum Perlakuan
Tabel angket motivasi belejar siswa kelas VII A SMPN 1 Bontonompo diatas diperoleh motivasi belajar siswa pada kategori sangat rendah 0 siswa atau 0,00%, kategori rendah 1 siswa atau 3,2%, rendah, cukup tinggi sebanyak 29 siswa atau 93,5%, tinggi sebanyak 1 siswa atau 3,2% dan pada kategori sangat tinggi sebanyak 0 siswa atau 0,00%.
Tabel 4.6 Statistik Angket Motivasi Belajar Siswa Setelah Perlakuan Sebelum Perlakuan
N Valid 31 Missing 0 Mean 60.03 Median 61.03 Mode 64 Std. Deviation 5,076 Minimum 41 Maximum 66
Sumber : data olah angket Setelah Perlakuan
Pada tabel 4.6 di atas perhitungan dengan menggunakan spss 20 pada data setelah perlakuan (posttest) didapat jumlah sampel yang valid adalah 31, skor rata-rata = 60.03 nilai tengah 61.03, mode = 64, standar deviasi = 5,076, minimum = 41 dan maximum = 66.
Tabel 4.7 Distribusi Frekuensi Angket Motivasi Belajar Setelah Perlakuan F Percent Valid Percent Cumulative Percent Cukup Tinggi 1 3,2 3,2 3,2 Tinggi 12 38,7 38,7 41,9 Sangat Tinggi 18 58,1 58,1 100,0 Total 31 100,0 100,0
Sumber : Data olah Angket Setelah Perlakuan
Tabel angket motivasi belejar siswa kelas VII A SMPN 1 Bontonompo diatas diperoleh motivasi belajar siswa pada kategori sangat rendah dan rendah 0 siswa atau 0,00%, rendah, cukup tinggi sebanyak 1 siswa atau 3,2%, tinggi sebanyak 12 siswa atau 38,7% dan pada kategori sangat tinggi sebanyak 18 siswa atau 58,1%.
Berdasarkan hasil diatas maka dapat diketahui terjadi peningkatan motivasi belajar siswa dan peningkatannya cukup signifikan. Adapun Skor terendah pada angket pretest yaitu 31, setelah dilakukan angket posttest meningkat menjadi 41. Sedangkan nilai tertinggi angket pretest yaitu 46, setelah dilakukan perlakuan meningkat menjadi 66. Nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada saat belum diberi perlakuan yaitu 39,55 setela dilakukan perlakuan diperoleh nilai rata-rata yaitu 60,03. Berikut tabel perbandingan frekuensi dan persentase motivasi belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bontonompo sebelum dan setelah diberi perlakuan.
Tabel 4.8 Perbandingan Frekuensi dan Persentase Angket Motivasi Belajar Siswa Sebelum dan Setelah Perlakuan Kategori Angket Pre Motivasi Angket Post Motivasi F P F P Sangat Tinggi (81-100%) 0 0 18 58,1 Tinggi (61-80%) 1 3,2 12 38,7 Cukup Tinggi (41-60%) 29 93,5 1 3,2 Rendah (21-40%) 1 3,2 0 0 Sangat Rendah (Dibawah 20%) 0 0 0 0
Sumber : Data olah Angket Setelah Perlakuan
Hasil data tabel 4.8 diatas dapat diketahui bahwa kelompok angket sebelum perlakuan terdapat 0 siswa pada kategori sangat tinggi dengan persentase 0,00%, 1 siswa pada kategori tinggi 3,2%,
29 siswa pada kategori cukup tinggi dengan persentase 93,5%, 1 pada kategori rendah atau 3,2% dan 0 pada kategori sangat rendah atau 0,00%. Sedangkan setelah diberi perlakuan terdapat 18 siswa pada kategori sangat tinggi dengan persentase 58,1%, 12 siswa pada kategori tinggi dengan persentase 38,7%, 1 siswa pada kategori cukup tinggi atau 3,2%, rendah dan sangat rendah dapat dilihat dengan persentase (0%) berada pada kategori tersebut.
Jadi dari tabel diatas dapat kita lihat bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar siswa sebelum dan setelah penggunaan multimedia pembelajaran, dan peningkatannya cukup signifikan.