BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
2. Deskripsi Data
Penelitian ini merupakan penelitian korelasi yang menggunakan dua variabel, kedua variabel tersebut yaitu variabel ekstrakurikuler kepramukaan sebagai variabel bebas dan variabel sikap kepemimpinan sebagai variabel terikat. Dalam penelitian ini peneliti melibatkan seluruh subyek dalam populasi di Gugus I Sedayu Kabupaten Bantul.
Untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekstrakurikuler kepramukaan terhadap sikap kepemimpinan siswa kelas V SD se Gugus I Sedayu, peneliti mengambil data dengan menggunakan angket atau kuesioner. Angket atau kuesioner untuk mengukur variabel ekstrakurikuler keparamukaan diberikan kepada siswa yang terdiri dari 33 butir pernyataan yang telah diuji validitasnya dengan rentang skor 1 sampai 4. Sedangkan untuk mengukur sikap kepemimpinan, peneliti menggunakan angket atau kuesioner yang terdiri dari 27 butir pernyataan yang valid dengan rentang skor 1 sampai 4. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini meliputi data tentang ekstrakurikuler kepramukaan dan data tentang sikap kepemimpinan.
a. Ekstrakurikuler Kepramukaan
Data yang diambil berdasarkan variabel x yaitu ekstrakurikuler kepramukaan dibagikan kepada seluruh siswa kelas V di SD se gugus 1 Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Instrumen yang digunakan dalam variabel ini berbentuk angket tertutup. Angket yang digunakan
untuk mengambil data terdiri dari 33 butir pernyataan yang valid baik kategori positif maupun negatif yang ditempatkan secara acak.
Masing-masing butir pernyataan memiliki peluang skor antara 1 sampai dengan 4, sehingga memungkinkan responden untuk mendapatkan skor minimum maupun skor maksimum. Skor maksimum yang dapat dicapai dalam variabel ekstrakurikuler kepramukaan yaitu 226 x 33 x 4= 29.832, sedangkan skor minimum yang dapat diperoleh dalam variabel ekstrakurikuler kepramukaan ini yaitu 226 x 33 x 1= 7458. Jumlah dari seluruh skor yang diperoleh dari 226 siswa pada penelitian ini yaitu 22.627. Untuk perhitungan persentase yang diperoleh ialah dengan cara membandingkan skor yang telah diperoleh dengan skor maksimum dikalikan dengan 100%.
Hasil persentase tersebut kemudian dibandingkan ke dalam kategori yang telah ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan hasil penghitungan persentase diperoleh hasil sebesar 75,84% masuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler kepramukaan kelas V di SD se Gugus I Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul TA.2013/2014 termasuk dalam kategori baik (75,84%).
Adapun hasil analisis dari tiap-tiap indikator yang terdapat dalam variabel ekstrakurikuler kepramukaan adalah sebagai berikut:
1) Indikator dapat menyampaikan pendapat dengan baik dalam suatu kegiatan pertemuan pasukan penggalang
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui indikator dapat menyampaikan pendapat dengan baik dalam suatu kegiatan pertemuan pasukan penggalang adalah mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 3 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 1, 18, dan 33. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 3 x 1= 678, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 3 x 4= 2712, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2150.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 79,28% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu dapat menyampaikan pendapat dengan baik dalam suatu kegiatan pertemuan pasukan penggalang termasuk dalam kategori baik (79,72%).
2) Indikator ikut dalam kegiatan perkemahan penggalang minimal 2 hari, sesuai dengan standar perkemahan
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator ikut dalam kegiatan perkemahan penggalang minimal 2 hari, sesuai dengan standar perkemahan adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 3 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 19, 9, 27. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 3 x 1= 678, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 3 x 4= 2712, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 1967.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 72,52% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu ikut dalam kegiatan perkemahan penggalang minimal 2 hari, sesuai dengan standar perkemahan termasuk dalam kategori baik (72,52%).
3) Indikator mengetahui dan dapat menyebutkan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator Mengetahui dan dapat menyebutkan Kode Kehormatan Pramuka
Penggalang adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 4 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 4, 20, 8, 25. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 4 x 1= 904, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 4 x 4= 3616, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2784.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 76,99% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan mengetahui dan dapat menyebutkan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang termasuk dalam kategori baik (76,99%).
4) Indikator rajin dan giat mengikuti latihan Pramuka pasukan Penggalang
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator Rajin dan giat mengikuti latihan Pramuka pasukan penggalang adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 4 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 14, 23, 7,
16. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 4 x 1= 904, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 4 x 4= 3616, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2830.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 78,26% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu rajin dan giat mengikuti latihan Pramuka pasukan Penggalang termasuk dalam kategori baik (78,26%).
5) Indikator mengetahui tentang salam Pramuka, motto, arti Lambang Gerakan Pramuka
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator mengetahui tentang salam Pramuka, motto, arti Lambang Gerakan Pramuka adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 3 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 2, 15, 26. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh
adalah adalah 226 x 3 x 1= 678, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 3 x 4= 2712, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2087.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 76,95% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu mengetahui tentang salam Pramuka, motto, arti Lambang Gerakan Pramuka termasuk dalam kategori baik (76,95%).
6) Indikator dapat menjelaskan tentang lambang negara dan juga fungsi, sejarah, kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator Dapat menjelaskan tentang lambang negara dan juga fungsi, sejarah, kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 4 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 3, 17, 10, 32. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 4 x 1=
904, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 4 x 4= 3616, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2790.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 77,15% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu dapat menjelaskan tentang lambang negara dan juga fungsi, sejarah, kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih termasuk dalam kategori baik (77,15%).
7) Indikator dapat membuat dan menggunakan simpul hidup, simpul mati, simpul anyam, simpul tiang, membuat ikatan serta menyambung 2 tongkat
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator Dapat menjelaskan tentang lambang negara dan juga fungsi, sejarah, kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 4 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 6, 13, 11, 21. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga
skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 4 x 1= 904, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 4 x 4= 3616, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2642.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 73,06% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu dapat membuat dan menggunakan simpul hidup, simpul mati, simpul anyam, simpul tiang, membuat ikatan serta menyambung 2 tongkat termasuk dalam kategori baik (73,06%).
8) Indikator dapat melaksanakan kegiatan baris–berbaris
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator dapat melaksanakan kegiatan baris – berbaris adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 5 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 5, 12, 22, 29, 31. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 5 x 1= 1130, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 5 x 4=
4520, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 3334
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 73,76% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu dapat melaksanakan kegiatan baris–berbaris termasuk dalam kategori baik (73,76%).
9) Indikator dapat menjelaskan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sikap yang benar serta dapat menyanyikan 2 lagu wajib nasional dan 1 lagu daerah nusantara
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator dapat menjelaskan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sikap yang benar serta dapat menyanyikan 2 lagu wajib nasional dan 1 lagu daerah nusantara adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 3 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 24, 28, 30. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 3 x 1= 678, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 3 x 4= 2712, dengan
jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2043.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase yang didapat dari perhitungan sebesar 75,33% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator ekstrakurikuler kepramukaan yaitu dapat menjelaskan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sikap yang benar serta dapat menyanyikan 2 lagu wajib nasional dan 1 lagu daerah nusantara (75,33%).
b. Sikap Kepemimpinan
Data yang diambil berdasarkan variabel Y yaitu sikap kepemimpinan diujikan kepada seluruh siswa kelas V di SD se gugus 1 Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Instrumen yang digunakan dalam variabel ini berbentuk angket tertutup. Angket yang digunakan untuk mengambil data terdiri dari 27 butir pernyataan yang valid baik kategori positif maupun negatif yang ditempatkan secara acak.
Masing-masing butir pernyataan memiliki peluang skor antara 1 sampai dengan 4, sehingga memungkinkan responden untuk mendapatkan skor minimum maupun skor maksimum. Skor maksimum yang dapat dicapai dalam variabel sikap kepemimpinan yaitu 226 x 27 x 4= 24408, sedangkan skor minimum yang dapat diperoleh dalam variabel sikap kepemimpinan ini yaitu 226 x 27 x 1= 6102. Jumlah dari seluruh skor yang diperoleh dari 226 siswa pada variabel sikap kepemimpinan ini yaitu 18827. Untuk perhitungan persentase yang diperoleh ialah dengan cara membandingkan skor yang telah diperoleh dengan skor maksimum dikalikan dengan 100%.
Hasil persentase tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kategori yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penghitungan persentase diperoleh hasil sebesar 77,13% yang masuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut sikap kepemimpinan siswa kelas
V SD se Gugus I kecamatan Sedayu termasuk dalam kategori baik (77,13%).
Analisis hasil penelitian dari tiap indikator sikap kepemimpinan dapat dinyatakan sebagai berikut:
1) Indikator Sikap Hormat
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator sikap hormat adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 5 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 2, 13, 17, 7, 21. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 5 x 1= 1130, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 5 x 4= 4520, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 3458.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase sebesar 76,50% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator sikap kepemimpinan yaitu sikap hormat termasuk dalam kategori baik (76,50%).
2) Indikator sikap tanggung jawab
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator sikap tanggung jawab adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 5 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 14, 24, 25, 6, 18. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 5 x 1= 1130, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 5 x 4= 4520, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 3525.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase sebesar 77,99% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator sikap kepemimpinan yaitu sikap tanggung jawab termasuk dalam kategori baik (77,99%).
3) Indikator saling menghargai
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator saling menghargai adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 4 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 5, 16, 9, 19. Setiap pernyataan memiliki rentang skor
antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 4 x 1= 904, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 4 x 4= 3616, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2752.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase sebesar 76,11% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut sikap kepemimpinan yaitu saling menghargai termasuk dalam kategori sangat baik (76,11%).
4) Indikator disiplin
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator disiplin adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 6 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 1, 15, 20, 10, 26, 27. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 6 x 1= 1356, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 6 x 4= 5424, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 4277.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase sebesar 78,85% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator sikap kepemimpinan yaitu disiplin dalam kategori sangat baik (78,85%).
5) Indikator dapat mengarahkan dan diarahkan
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator dapat dapat mengarahkan dan diarahkan adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 3 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 3, 8, 23. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 3 x 1= 678, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 3 x 4= 2712, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2043.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase sebesar 75,33% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator sikap kepemimpinan yaitu dapat mengarahkan dan diarahkan dalam kategori sangat baik (75,33%).
6) Indikator kejujuran
Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui Indikator kejujuran adalah dengan mengggunakan angket tertutup dengan jumlah pernyataan sebanyak 4 item yang sudah diuji validitasnya yaitu nomor 4, 12, 11, 22. Setiap pernyataan memiliki rentang skor antara 1 sampai 4, sehingga skor minimum yang dapat diperoleh adalah adalah 226 x 4 x 1= 904, dan skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 226 x 4 x 4= 3616, dengan jumlah keseluruhan skor yang diperoleh dari 226 responden adalah 2772.
Untuk mencari hasil persentase dapat diperoleh dengan cara membandingkan skor yang diperoleh dengan skor maksimum dikalikan 100%.
Hasil persentase sebesar 76,66% termasuk dalam kategori baik. Hasil dari perhitungan tersebut indikator sikap kepemimpinan yaitu dapat kejujuran dalam kategori baik (76,66%).
\
Gambar 3. Diagram Indikator Sikap kepemimpinan
Penjelasan dari data di atas dapat menunjukkan dan dapat ditarik kesimpulan, dapat disimpulkan ekstrakurikuler kepramukaan siswa kelas V SD se Gugus I Sedayu Bantul termasuk dalam kategori baik (75,84%). Hasil tersebut berbanding lurus dengan hasil dari sikap kepemimpinan siswa kelas V SD se Gugus I Sedayu Bantul yang juga termasuk dalam kategori baik (77,13%)
Gambar 4. Diagram Ekstrakurikuler kepramukaan dan Sikap kepemimpinan