BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Deskripsi Data Hasil Pengamatan Pembelajaran IPS
1. Pelaksanaan Pembelajaran IPS Sekolah Alam Indonesia Ciganjur Tingkat SMP
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP diketahui bahwa kegiatan pembelajaran yang dilakukan di sekolah ini adalah dengan menggunakan konsep Fun Learning dan Experintal Learning. Fun learning yaitu pembelajaran yang menyenangkan, maksudnya adalah dimana siswa belajar di alam terbuka tanpa adanya tekanan, siswa merasa gembira, dan jauh dari rasa bosan. SedangkanExperintal Learning yaitu: sedikit belajar lebih banyak melakukan pengamatan dan belajar melalui pengalaman, maksudnya adalah Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP ini, sering mengadakan outing dalam artian melakukan aplikasi ke alam dan berkunjung ke lokasi-lokasi sesuai dengan pelajaran yang pernah dilakukan, contohnya: mengukur pasang surut air laut, dan menghitung keliling bumi.78
Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP ini, suasana yang terjadi ketika pelaksanaan pembelajaran dirasa menyenangkan oleh siswa saling menghargai teman dalam belajar sangat terlihat, karena ruangan kelas didisain berbentuk panggung, alasnyapun terbuat dari kayu dan tidak terdapat kursi serta meja. Siswa belajar dengan cara duduk dilantai siswa
78
juga tidak memakai seragam yang biasa dikenakan seperti di sekolah-sekolah formal.79
Dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP berbeda dengan sekolah SMP umum lainya, perbedaannya di Sekolah Alam ini lebih banyak menggunakanekperiental learning, dimana anak belajar melalui pengalaman (anak mengalami dan melakukan langsung). Artinya, belajar bukan hanya lewat buku, tapi siswa juga membuktikan langsung kelapangan. Begitu juga, Sekolah Alam mempunyai kurikulum sendiri dalam pelaksanaan pembelajarannya, kurikulum yang dibuat berdasarkan atas tiga output dalam pelaksanaan. Ketigaoutput tersebut adalah:
a. Logika ilmiah: menggunakan metode Spider web, alam dan bisnis sebagai media belajar, guru mencontohkan berpikir holistik dalam memahami alam semesta.
b. Kepemimpinan: menggunakan metode outbound sebagai media belajar, guru melakukan aktivitas outbound secara praktis bersama siswa, pembiasaan amanah pada siswa atas tugas-tugas kepemimpinan.
c. Akhlak mulia: menggunakan metode tauladan yaitu: guru mencontohkan akhlak secara nyata kepada siswa.80
Isi kurikulum digunakan dalam pembelajaran bertujuan, untuk siswa dapat membangun akhlaknya dan bisa menjadi pemimpin. Sehingga melahirkan khalifah-khalifah di muka bumi yang dapat membawa kebaikan-kebaikan, mempunyai keilmuan yang tinggi, sehingga akan meghasilkan generasi yang cinta lingkungan dan bersahabat.
Dalam pelaksanaan pembelajaran juga terdapat beberapa kegiatan penunjang seperti: outbound, yang bertujuan berusaha membentuk sikap kepemimpinan, kepercayaan diri dan kerjasama tim, selain itu di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur juga diajarkan memupuk jiwa kewirausaan bagi siswanya, diadakan seperti market day, yaitu kegiatan dimana siswa terlibat secara langsung dalam proses perencanaan, produksi, promosi, serta penjualan produk yang mereka buat. Outing merupakan kegiatan
79
Observasi lingkuanga Sekolah Alam Indonesia Rawa Kopi.
80
untuk memperdalam pelajaran yang disampaikan di sekolah dengan mengunjungi tempat-tempat yang sesuai dengan materi pembelajaran.81
Selain itu waktu yang digunakan dalam pembelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) ini hanya 1 jam pelajaran saja setiap minggunya, karena di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP ini materi yang diberikan kepada siswa hanya sedikit. Karena menurut guru bidang studi IPS (Ilmu Pengatahuan Sosial) dalam pelaksanaan pembelajarannya, yaitu: 70% kegiatan pembelajaran di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP menggunakan outdor activity dan 30% lainnya adalah indoor activity. Artinya, 70% kegiatan belajar mengajar dilakukan di luar ruangan atau di alam terbuka dan 30% dilakukan di dalam ruangan, Karena disebabkan Sekolah Alam Indonesia menekankan pengalaman dalam belajar.82
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap guru-guru IPS di Sekolah Alam, siswa semua mengharapkan dengan mempelajari materi IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), siswa menjadi pemimpin, dapat mempunyai sudut pandang dan wawasan dalam bidang ekonomi, terutama dalam jual beli. Selain itu siswa juga diharapkan memahami suatu wilayah dan keadaan wilayah terutama di Indonesia, sehingga siswa mengenali keadaan wilayah sendiri untuk mengetahui apa yang harus diperbuat siswa, siswa agar tidak membuat wilayah Indonesia lebih parah lagi. Siswa menjadi lebih tahu bagaimana terjadinya sejarah di negerinya, siswa juga harus mengetahui bagaimana keadaan ekonomi, geografi, dan sejarah dari sudut pandang islam, tidak hanya dari sudut pandang barat saja.83
2. Proses Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh oleh peneliti melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi maka dapat dideskripsikan bahwa proses perencanaan, proses pelaksanaan dan
81
Hasil wawancara dengan Abdul Rachman S. TP Kepala Sekolah SAI Tingkat SMP.
82
Hasil wawancara dengn guru IPS Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP.
83
evaluasi pada setiap guru pembelajaran IPS tingkat SMP di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur Jakarata Selatan adalah sebagai berikut:
a. Guru Geografi (Ibu Endah Mawarti)
1) Perencanaan Pembelajaran IPS pada Mata Pelajaran Geografi
Pada Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP, sebelum guru geografi mengajar kelas VII dan VIII ada dua persiapan yang dibuat secara administrasi dan moral. Secara administrasi, guru geografi sebelum mengajar terlebih dahulu membuat dan mempersiapkanlesson plan (silabus), weekly plan sheet (RPP), dan alat peraga yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Sedangkan secara moral, guru mempersiapkan kondisi kelas, mempersiapkan bahan materi dari internet yang menunjang pembelajaran, dan pemberian reward. Secara administratif dipersiapkan oleh guru pada rapat kerja guru awal tahun pembelajaran baru, sedangkan secara moral dipersiapkan tergantung apa materinya, kalau materinya menggunakan metode menonton film maka guru, mempersiapkannya 1 minggu sebelumnya dan kalau ada diskusi maka guru mempersiapkan 2 hari sebelumnya.
Dalam mengkondisikan kesiapan kelas, yang pertama kali guru lakukan memeriksa kebersihan kelas, yang kedua menyiapkan sarana prasarana yang akan digunakan seperti: menyiapkan spidol, menyiapkan infokus untuk menonton film tentang permukaan bumi, peta, dan papan tulis. Selanjutnya guru juga menanyakan bagaimana kondisi siswa ketika akan proses pembelajaran akan dimulai apakah siswa merasa jenuh atau tidak.
Selanjutnya guru memberikan reward kepada siswa. Biasanya hadiah yang diberikan berbentuk nilai kepada siswa dalam diskusi dan aktifitas sehair-hari. Selain itu juga guru memberikan pujian dan semangat kepada siswa seperti kata: bagus, pasti kamu bisa, pintar dan hebat. Hal itu dilakukan guru untuk memotivasi saat diskusi.
Namun semua kegiatan dalam tahap perencanaan telah dilakukan oleh guru geografi Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP dengan baik, mengingat semua perencanaan tersebut telah dibuat dan disusun oleh guru geografi setiap awal tahun pembelajaran baru atau awal semester. Dan semua perencanaan tersebut, dilakukan oleh guru agar proses pelaksanaan pembelajaran geografi berjalan baik dan lancar, sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai.84
2) Pelaksanaan Pembelajaran IPS pada Mata Pelajaran Geografi
Dalam proses pelaksanaan pembelajaran IPS dalam mata pelajaran geografi kelas VII dan VIII di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP, membagi 3 kegiatan yang dilakukan oleh guru yaitu:
a) Kegiatan Pendahuluan (Awal)
Kegiatan pendahuluan yang dilakukan berkisar antara 5-10 menit. Dengan waktu yang relatif singkat tersebut, harapan guru adalah menciptakan kondisi awal pembelajaran, sehingga dalam kegiatan inti pembelajaran geografi peserta didik sudah siap untuk mengikuti pelajaran dengan seksama.
Setelah siswa berada dikelas, kemudian siswa duduk lesehan dilantai membuat lingkaran dengan rapih namun sebelum siswa mulai belajar terlebih dahulu guru mengucapkan salam dan dilanjutkan menyapa siswa, lalu guru menjelaskan apa yang akan dilakukan siswa pada proses pembelajaran berlangsung.
Sebelum guru menjelaskan materi yang diajarkan guru memberikan review berupa sedikit pertanyaan lisan tentang materi kemarin yang sudah diberikan (pre-tes). Hal ini dilakukan oleh guru untuk menguji atau mengecek kembali ingatan siswa terhadap materi
84
Hasil wawancara dengan guru Geografi ibu Endah Mawartin mengajara kelas VII dan VIII.
yang telah dipelajarinya, dan selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran diawal pembelajaran tentang materi yang akan disampaikan sehingga siswa termotivasi belajar dengan lebih semangat lagi.85
b) Kegiatan Inti Pembelajaran
Kegiatan inti pembelajaran ini, merupakan inti dari proses pembelajaran, maka tahap ini guru geografi menyajikan materi pembelajaran, sebelum menyajikan atau menyampaikan materi pelajaran terlebih dahulu guru geografi menuliskan judul yang akan dijelaskan. Dalam menyampaikan materi pembelajaran memberikan materi yang akan disampaikan secara garis besar. Lalu guru menggunakan metode diskusi, dan praktek langsung seperti; berdiskusi tentang penyebaran penduduk, membuat peta, navigasi darat, navigasi laut, dan outing yaitu melihat nyata kehidupan langsung tidak hanya melihat buku melainkan melakukan pengamatan lingkungan.
Ketika guru menjelaskan materi, kemudian guru juga memberikan kesempatan bertanyaan kepada siswa untuk bertanya pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Agar siswa fress. Ketika guru menjelaskan ada saja kendala yang harus dihadapi oleh guru, yaitu: kesulitan perbedaan minat siswa yang beragam pada mata pelajaran, sehingga susah mengarahkan siswa terhadap mata pelajaran geografi dan kurangnya memahami pelajaran sehingga seringkali guru menangani siswa tersebut dengan pendekatan secara personal, memberikan tugas baca kepada siswa yang kurang dalam memahami pelajaran, serta mengadakan game, tebakan, kuis, dan memberikan reward berupa nilai kepada siswa untuk membangkitkan siswa dalam belajar geografi.
85
Hasil wawancara dengan guru Geografi ibu Endah Mawartin mengajara kelas VII dan VIII.
Setelah guru menjelaskan materi pelajaran, siswa aktif sekali menanyakan meteri yang siswa kurang mengerti atau bahkan belum dipahaminya, sehingga sering sekali terjadi tanya jawab yang aktif antara guru dan siswa.86
c) Kegiatan Penutup/Tindak Lanjut
Kegiatan penutup/tindak lanjut ini, setelah guru selesai menyampaikan materi geografi, guru mereview ‘mengulang’ sedikit
pelajaran materi yang telah dijelaskan kepada siswa, lalu guru geografi memberikan pertanyaan atau pekerjaan rumah kepada siswa diakhir pembelajaran. Kalau sudah dirasa memahami maka tidak diberikan tugas karena guru melihat dari performen siswa kalau siswa aktif dikelas maka tidak diberi tugas, dan kalau siswa belum bisa menyerap pelajaran maka diberi tugas. karena di Sekolah Alam ini diminimalkan pemberian tugas. Akhirnya sebelum kegiatan diakhiri, guru pun tidak lupa untuk memberitahukan kepada siswa tentang materi/pokok pembahasan yang akan diajarkan pada pertemuan berikutnya.87
3) Penilaian Pembelajaran IPS pada Mata Pelajaran Geografi
Evaluasi selalu dilakukan dalam proses pembelajaran, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP, evaluasi/penilaian yang digunakan oleh guru pada mata pelajaran geografi yaitu: diskusi, Tanya jawab, bentuk tulisan, dan dalam bentuk praktek langsung seperti outing, dan proyek.
Evaluasi yang sering digunakan yaitu: dalam bentuk penilaian keseharian dan berbentuk proyek/karya ilmiah yang
86
Hasil Observasi di kelas VII dan VIII Sekolah Alam Indonesia Ciganjur Tingkat SMP saat guru geografi mengajar.
87
Hasil observasi di kelas VIII dan VIII Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP saat guru geografi mengajar.
dilakukan pada akhir semester. Kalau evaluasi berbentuk keseharian yaitu: melalui keaktifan siswa, apakah didalam kelas memperhatikan dengan baik, pertanyaan dari guru dia bisa menjawab atau tidak, bagaimana performen siswa dalam mengerjakan tugas, bagaimana mengelola data dalam diskusi.
Evaluasi berbentuk proyek/karya ilmiah yaitu siswa memilih permasalahan sosial atau permasalahan lainnya kurang lebih satu bulan siswa mempersiapkannya. Contohnya siswa mengambil judul tata rancang kota, maka siswa mencoba meneliti merancang tata kota tersebut, mencoba mempresentasikan dihadapan guru-guru dan memberikan masukan, dan mencoba menganalisis kira-kira real atau tidak idenya dari siswa tersebut.
Evaluasi dalam bentuk semesteran dilaksanakan bila diperlukan, kalau nilai siswa belum cukup dari evaluasi keseharian dan proyek, baru evaluasi bentuk semesteran dilaksanakan.88
b. Guru Ekonomi (Bapak Ickwan Hermansyah)
1) Perencanaan Pembelajaran IPS pada Mata Pelajaran Ekonomi
Sebelum guru ekonomi mengajar kelas VIII, IX A dan IX B terlebih dahulu guru mempersiapkan lesson plan (silabus) dan weekly plan sheet (RPP). Semua itu dipersiapkan pada rapat kerja guru atau awal semester awal tahun pembelajaran baru.89
Penyusunan lesson plan dan weekly plan sheet dilakukan guru dengan tetap mengacu kepada sistem pendidikan nasional dan menggabungkan dengan kurikulum Sekolah Alam Indonesia, yang lebih kepada pengalaman siswa dalam belajar, atau praktek langsung kelapangan terkait dengan materi.
88
Hasil wawancara dengan guru geografi ibu Endah Mawartin mengajara kelas VII dan VIII.
89
Hasil wawancara dengan Ikhwan Hermansyah, guru ekonomi mengajar kelas VIII, IX A dan IX B.
Setelah guru mempersiapkan lesson plan danweekly plan sheet, guru mempersiapkan segala sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pembelajaran, seperti: mempersiapkan peta ekonomi, dan slide apabila diperlukan. Perencanaan pembelajaran yang dipersiapkan oleh guru agar proses pelaksanaan pembelajaran ekonomi berjalan dengan baik.
2) Pelaksanaan Pembelajaran IPS pada Mata Pelajaran Ekonomi
Dalam proses pelaksanaan pembelajaran guru Ekonomi, mengajar kelas VIII, IX A dan IX B membagai menjadi 3 tahapan pembelajaran yaitu:
a) Kegiatan Pendahuluan (Awal)
Pada kegiatan pendahuluan ini, tibanyanya guru dikelas, langsung mengkondisikan kelas berbentuk huruf U dengan posisi siswa duduk dilantai, dimana posisi guru berada di depan tengah-tengah murid, agar terciptakan suasana pembelajaran yang kondusif. Lalu guru mengucapkan salam kepada siswa dan dilanjutkan menanyakan kesiapan siswa, apakah sudah siap untuk belajar.90
Sebelum menjelaskan materi, terlebih dahulu guru menanyakan kembali kepada siswa, materi sebelumnya yang telah diberikan guru (pre-tes), hal ini dilakukan oleh guru untuk menguji atau mengecek kembali ingatan siswa, terhadap materi yang telah diajarkan. Untuk menghubungkan siswa dengan materi sebelumnya dengan materi yang akan guru ajarkan. Selanjutnya guru ekonomi menyampaikan tujuan pembelajaran bukan diawal pembelajaran, tapi diakhir pembelajaran karena siswa menjadi mengerti dan paham meteri yang diajarkan pada saat itu.91
b) Kegiatan Inti Pembelajaran
90
Hasil observasi guru ekonomi di kelas VIII, IX A dan IX B SAI saat guru mengajar.
91
Hasil wawancara dengan Ikhwan Hermawan, Guru Ekonomi mengajar kelas VIII, IX A dan IX B.
Kegiatan ini merupakan inti dari proses pembelajaran, dalam menyampaikan pembelajaran, guru memberikan gambaran materi kepada siswa agar dapat meresapi mata pelajaran yang akan diajarkan pada hari proses pembelajaran berlangsung, pada pembelajaran guru ekonomi menggunakan metode diskusi dan simulasi.
Ketika guru menjelaskan materi pelajaran kepada siswa, guru dan siswa saling melakukan tanya jawab mengenai materi yang diajarkan pada saat itu, dan pada saat guru menjelaskan materi ada saja kendalanya yang harus dihadapi oleh guru yaitu: kesulitan tingkat pemahaman, dan tingkat kedewasaan yang berbeda-beda. Sehingga tidak semua siswa dapat memahami materi yang diberikan guru saat mengajar oleh sebab itu guru, memberikan contoh-contoh soal yang masuk akal dan guru suka melakukan pendekatan secara individu dan pendekatan secara berkelompok dalam menghadapi siswa yang kurang paham.
Untuk memudahkan pemahaman siswa, guru ekonomi menggunakan yaitu: media peta, bahan-bahan dari internet untuk di diskusikan, bahan-bahan dari koran untuk menambah pemahaman pelajaran siswa, dan sering mengadakanouting yaitu: pergi ketempat yang berkaitan dengan materi yang sedang dipelajari. Tidak hanya mempelajarinya tetapi siswa melakukan penelitian benarkah apa yang ada dibuku pelajaran, dengan kejadian yang sebenarnya. Dan dalam pembelajaran ekonomi seandainya siswa sedang jenuh maka guru memberhentikan kegiatan pembelajaran sebentar, terus guru mengadakan game-game kacil, karena biasanya siswa akan semangat kembali ketika mengadakan game-game.
Setelah guru menjelaskan materi pelajaran atau saat proses pelaksanaan pembelajaran berlangsung, siswa aktif sekali menanyakan hal-hal atau materi yang kurang atau bahkan belum
dipahaminya, sehingga terjadi tanya jawab yang aktif antara guru dan siswa.92
c) Kegiatan Penutup/Tindak Lanjut
Setelah memberikan menyampaikan materi pelajaran ekonomi, maka pada kegiatan selanjutnya guru melakukan penilaian keberhasilan belajar siswa terhadap hasil belajarnya. Caranya yaitu: dengan menanyakan kembali tentang materi yang telah dijelaskan atau diajarkan kepada siwa (post-tes), biasanya pertanyaan yang diberikan dalam bentuk lisan sehingga siswa harus menjawabnya secara langsung tapi kegiatan ini tidak selalu dilakukan, karena apabila siswa sudah memahami materi maka tidak dilakukan. Sebelum kegiatan pembelajaran berakhir, guru pun memberikan tugas kalau siswa belum memahami materi yang sudah diajarkan. Sebelum kegiatan pembelajaran berakhir, guru pun tidak lupa memberitahukan kepada siswa tentang materi/pokok bahasan yang akan diajarkan pada pertemuan berikutnya.93
3) Penilaian Pembelajaran IPS pada Mata Pelajaran Ekonomi
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penliti terhadap guru ekonomi, mengajar kelas VIII, IX A dan IX B. Penilaian/evaluasi yang digunakan guru ekonomi Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP dalam bentuk evaluasi perbuatan atau praktek langsung, dan lisan tulisan.
Evaluasi dalam bentuk perbuatan/kelakuan sehari-hari merupakan evaluasi yang sering digunakan di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP, karena Sekolah Alam penilaiannya bukan melihat dari angka dan rengking. Akan tetapi melihat perbuatan keseharian, yaitu; bagaimana berinteraksi dengan teman, bagaimana
92
Hasil observasi di kelas VIII, IX A dan IX B SAI saat guru mengajar.
93
Hasil observasi di kelas VIII ,IX A dan IX B Sekolah Alam Indonesia tingkat SMP saat guru ekonomi mengajar.
menghormati orang lain, bagaimana berinteraksi dengan guru. Alat evaluasi dijadikan sebagai tolak ukur dari keberhasilan siswa dalam akhlak karimiah danleadership ‘kepemimpinan dirinya dan orang lain’.
Sedangkan evaluasi dalam bentuk lisan dan tulisan adalah sebagai alat evaluasi untuk menilai kognitifsiswa. Penilaiankognitif ini dilakukan pada saat selesai kegiatan pembelajaran.
Siswa kelas 1 dan 2 pada akhir semester 2 melakukan proyek yaitu membuat penelitian karya ilmiah, selanjutnya mempresentasikan dihadapan guru-guru, dan guru akan menganalisis apakah penelitian tersebut idenya riel atau tidak.
Apabila nilai siswa sudah terpenuhi dari nilai keseharian, yaitu seperti bagaimana mereka beraktifitas dalam pembelajaran, proyeknya bagus dan dapat diterima. Maka siswa diringankan untuk tidak mengikuti akhir semester, tapi apabila nilai siswa kurang dari nial keseharian dan proyek, maka siswa mengikuti akhir semester.
c. Guru Ekonomi (Ibu Eti Suhesti)
1) Perencanaan Pembelajaran IPS pada Pelajaran Ekonomi
Dalam proses perencanaan, sebelum guru ekonomi mengajar kelas VII persiapan yang terlebih dahulu, yaitu mempersiapkan program yang jelas diantaranya lesson plan (silabus) dan weekly plan sheet (RPP). Semua itu dipersiapkan oleh guru pada saat rapat kerja guru awal semester atau ajaran baru.
Selanjutnya guru mempersiapkan kondisi kelas, dengan cara duduk membentuk lingkaran, dan posisi guru berada ditengah depan diantara siswa, dengan posisi tersebut agar siswa lebih fokus melihat yang diarahkan oleh guru ketika belajar dikelas. Biasanya guru juga memeriksa kebersihan kelas, karena dengan kelas yang bersih maka kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan dengan baik. Selain itu juga guru mempersiapkan semua media yang akan digunakan dalam pembelajaran, sesuai dengan materi seperti: pada saat materi
membutuhkan peta maka guru mempersiapkan peta, kalau materinya memerlukan bola dunia maka guru akan menggunakan bola dunia.
2) Pelaksanaan Pembelajaran IPS pada Pelajaran Ekonomi
Dalam proses pelaksanaan pembelajaran IPS dalam mata pelajaran ekonomi pada tahap kedua ini terutama di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur tingkat SMP membagi 3 kegiatan yang harus dilakukan oleh guru, yaitu:
a) Kegiatan Pendahuluan (Awal)
Kegiatan pendahuluan yang dilakukan berkisar antara 5-10 menit. Dengan waktu yang relatif singkat, guru ekonomi malakukan kegiatan kondisi awal, yaitu: diawali dengan kegiatan guru masuk kelas dengan mengucapkan salam. Dilanjutkan menanyakan kondisi siswa. apakah kondisinya sedang lelah atau tidak, maka kita sering sebentar mengingat kegiatan-kegiatan yang sudah lalu (pembiasaan kelas).
Selanjutnya kegiatan yang dilakukan pada tahap ini, guru mengungkapkan kembali secara sekilas tentang materi yang telah diajarkan sebelumnya, lalu menghubungkan dengan materi yang akan diajarkan.
Sebelum guru menjelaskan materi yang akan diajarkan, terlebih dahulu guru memberikan pertanyaan atau tanggapan tentang pelajaran yang lalu kepada siswa yang telah diberikan guru (pre-tes). Hal ini dilakukan guru untuk menguji atau mengecek kembali ingatan siswa tentang materi sebelumnya. Selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang materi yang akan disampaikan kepada siswa agar siswa lebih semangat lagi.
b) Kegiatan Inti Pembelajaran
Kegiatan ini merupakan inti dari proses pembelajaran, maka pada tahapan ini guru ekonomi pada awal pembelajaran dalam
penyampaian materi hanya secara garis besar, untuk memberikan gambaran kepada siswa materi yang dibahas pada pembelajaran.94
Dalam menyampaikan materi pelajaram ekonomi, pertama guru menyampaikan materi atau teorinya terlebih dahulu. Selanjutnya, guru memberikan contoh-contoh yang dapat dipahami siswa, terutama yang dapat dijumpai disekitar siswa. Ketika guru menjelaskan materi kepada siswa, sesekali guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Dalam kegiatan pembelajaran ada saja kendalanya yang harus dihadapi oleh guru ekonomi yaitu: kondisi siswa yang peralihan dari SD ke SMP, jadi