• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data dan Hasil Penelitian

1. Deskripsi Data KGS pada Buku A dan Buku B

Data ini didapatkan dengan menganalisis ketersediaan aspek KGS pada bagian-bagian buku teks di konsep optik menggunakan lembar observasi aspek KGS. Berikut hasil analisis buku teks fisika kelas X dari kedua buku teks yang dianalisis:

a. Deskripsi Data KGS pada Bagian Penjelasan Materi

Pada bagian penjelasan materi yang dianalisis adalah seluruh pernyataan berbentuk paragraf dan kumpulan pernyataan yang bukan paragraf. Paragraf terdiri dari beberapa pernyataan yang memiliki kalimat utama dan kalimat penjelas. Sedangkan yang dimaksud dengan bukan paragraf adalah satu pernyataan yang berdiri sendiri (hanya satu kalimat) atau kumpulan pernyataan yang tidak memiliki kalimat utama baik secara deduktif, induktif, maupun campuran.

Pada bagian ini, terdapat paragraf atau bukan paragraf yang tidak mengembangkan aspek Keterampilan Generik Sains apapun. Oleh sebab itu, khusus untuk bagian ini terdapat kolom None, yang menunjukan tidak munculnya aspek KGS di bagian yang dianalisis tersebut. Berdasarkan hasil analisis didapatkan data untuk bagian paragraf dan bukan paragraf sebagai berikut:

50

Tabel 4.1 Persentase Aspek KGS pada Bagian Penjelasan Materi

No. KGS Keberadaan Aspek KGS (%) Buku A Buku B Paragraf Bukan paragraf Paragraf Bukan Paragraf 1. Pengamatan langsung (PL) 0 0 0 0

2. Pengamatan tidak langsung (PTL)

0 0 0 0

3. Pemahaman tentang skala (PtS)

0 0 0 0

4. Bahasa simbolik (BS) 20,99 35,14 12,76 50 5. Kerangka logika taat azas

(KLTA)

3,09 7,14 0 0

6. Konsistensi logis (KL) 64,81 42,86 76,59 50

7. Inferensi logika (IL) 0 0 0 0

8. Pemodelan matematika (PM) 1,85 0 0 0

9. Hukum sebab akibat (HSA) 0,62 0 0 0

10. Abstraksi (Abs) 0 0 0 0

11. Tidak Ada Aspek KGS (None)

8,64 14,28 10,64 0

Jumlah 100 100 100 100

Pada bagian paragraf terdapat dua aspek yang dominan muncul di kedua buku yaitu, aspek konsistensi logis 64,81% di buku A dan 76,59% di buku B; aspek bahasa simbolis 20,99% di buku A dan 12,76% di buku B. Aspek lain yang muncul di buku A yaitu, konsistensi logis taat azas dan hukum sebab akibat dengan persentase kurang dari 5%. Di buku B tidak terdapat aspek KGS lain selain yang ditemukan selain dua aspek di atas. Terdapat beberapa paragraf di kedua buku tidak memunculkan aspek KGS, dengan persentase 8,64% untuk buku A dan 10,64% untuk buku B.

Pada bagian bukan paragraf, terdapat tiga aspek KGS yang muncul di buku A, dan hanya dua aspek di buku B. Di buku A aspek tertinggi ada pada konsistensi logis sebesar 42,86%, aspek selanjutnya yaitu bahasa simbolis sebesar

35,14%, dan kerangka logika taat azas 7,14%. Di buku B, kedua aspek yang muncul memiliki frekuensi kemunculan yang sama sehingga persentase keduanya masing-masing 50% untuk aspek konsistensi logis dan bahasa simbolis. Terdapat beberapa pernyataan bukan paragraf di buku A sebesar 14,28% yang tidak memunculkan aspek KGS apapun.

Secara keseluruhan di bagian penjelasan materi terdapat lima aspek KGS yang muncul di buku A, yaitu bahasa simbolis, kerangka logika taat azas, konsistensi logis, pemodelan matematik, dan hukum sebab-akibat; sedangkan di buku B teridentifikasi dua aspek KGS, yaitu bahasa simbolis, dan konsistensi logis. Di bagian penjelasan materi ini secara keseluruhan terdapat dua aspek yang dominan muncul di kedua buku, yaitu aspek konsistensi logis 63% di buku A dan 68% di buku B; aspek bahasa simbolis 22% di buku A dan 25% di buku B. Aspek KGS lainnya yang muncul di bagian ini memiliki persentase kurang dari 3%. Untuk pernyataan yang tidak memunculkan aspek KGS rata-rata di buku A sebesar 9% dan di buku B sebesar 7%.

b. Deskripsi Data KGS pada Bagian Gambar dan Tabel

Seluruh gambar dan tabel dianalisis sendiri dipisahkan dari penjelasan materi karena gambar dan tabel yang memiliki fungsi yang hampir sama. Pada materi optik banyak digunakan gambar dan tabel guna mempermudah penyampaian materi kepada siswa. Pada buku A terdapat lima tabel. Pada buku B hanya ada satu tabel yang terdapat dalam kegiatan siswa, sehingga tidak dianalisis dibagian ini.

Hasil analisis pada aspek KGS yang muncul di buku A ada dua, yaitu aspek konsistensi logis dan pemodelan matematis. Di buku A terdapat gambar dan tabel, aspek bahasa simbolis dengan persentase 7% didapatkan dari bagian tabel, dan aspek pemodelan matematis dengan persentase 93% di bagian gambar. Di buku B hanya terdapat satu aspek KGS yang muncul yaitu pemodelan matematis dengan persentase 100%, di buku B hanya terdapat gambar tidak ada bagian tabel yang dianalisis.

52

Untuk mempermudah penyajian data, berikut Gambar 4.1 menyajikan persentase kemunculan aspek KGS dalam kedua buku yang dianalisis.

Keterangan:

A. Pengamatan Langsung B. Pengamatan Tidak Langsung C. Pemahaman tentang Skala D. Bahasa Simbolis

E. Kerangka Logika Taat Azas

F. Konsistensi Logis G. Inferensi Logika H. Pemodelan Matematik I. Hubungan Sebab Akibat J. Abstraksi

Gambar 4.1 Persentase Aspek KGS pada Bagian Gambar dan Tabel

c. Deskripsi Data KGS pada Bagian Kegiatan Siswa

Pada bagian ini dianalisis secara deskriptif, semua komponen yang terdapat dalam kegiatan siswa di masing-masing buku sebagai satu kesatuan kegiatan, dimana pernyataan, pertanyaan, gambar dan tabel, dianalisis bersama. Terdapat perbedaan jumlah kegiatan siswa pada kedua buku. Buku A memiliki lima kegiatan siswa, sedangkan buku B hanya menyajikan satu kegiatan. Berdasarkan hasil analisis, berikut disajikan frekuensi kemunculan aspek KGS pada kegiatan di masing-masing buku.

Terdapat tiga keteampilan generik yang dimunculkan di buku A, yaitu pengamatan tidak langsung, inferensi logika, dan pemodelan matematik; dengan persentase yang berbeda satu dengan lainnya. Buku B hanya memunculkan satu kegiatan siswa yang berfokus dalam mengembangkan keterampilan generik pengamatan tidak langsung. Gambar 4.2 menunjukkan persentase kemunculan aspek KGS di bagian ini pada kedua buku yang dianalisis.

0% 20% 40% 60% 80% 100% A B C D E F G H I J 7% 93% 100%

Jenis-Jenis Keterampilan Generik Sains Bagian Gambar dan Tabel

Buku A Buku B

Keterangan:

A.Pengamatan Langsung B. Pengamatan Tidak Langsung C. Pemahaman tentang Skala D. Bahasa Simbolis

E. Kerangka Logika Taat Azas

F. Konsistensi Logis G. Inferensi Logika H. Pemodelan Matematik I. Hubungan Sebab Akibat J. Abstraksi

Gambar 4.2 Persentase Aspek KGS pada Bagian Kegiatan Siswa

d. Data KGS pada Bagian Contoh dan Latihan Soal

Bagian contoh soal dianalisis secara deskriptif di bagian pertanyaan, pernyataan, gambar, dan tabel; kesemua komponen yang ada dicontoh soal dianalisis bersama. Di bagian latihan soal (uji kompetensi) setiap soal dijawab terlebih dahulu, baru kemudian dianalisis ketersediaan keterampilan generik sainsnya.

Pada bagian ini hanya terdapat dua aspek yang sama muncul di kedua buku. Aspek KGS tertinggi yang muncul di kedua buku adalah aspek pemodelan matematik dengan persentase 95,96% pada buku A, dan 80% pada buku B. Aspek KGS kedua yaitu, konsistensi logis sebanyak 4,04% di buku A, dan 20% di buku B. kedelapan aspek lainnya tidak teridentifikasi muncul di bagian ini. Gambar 4.3 menampilkan persentase kemunculan aspek KGS pada contoh dan latihan soal yang ada di kedua buku.

20% 20% 60% 100% 0% 20% 40% 60% 80% 100% 120% A B C D E F G H I J

Jenis-Jenis Keterampilan Generik Sains

Bagian Kegiatan Siswa

Buku A Buku B

54

Keterangan:

A.Pengamatan Langsung B. Pengamatan Tidak Langsung C. Pemahaman tentang Skala D. Bahasa Simbolis

E. Kerangka Logika Taat Azas

F. Konsistensi Logis G. Inferensi Logika H. Pemodelan Matematik I. Hubungan Sebab Akibat J. Abstraksi

Gambar 4.3 Persentase Aspek KGS pada Bagian Contoh dan Latihan Soal

e. Rekapitulasi Data KGS di Kedua Buku

Berdasarkan hasil analisis dari setiap bagian di tiap buku, dapat diketahui hasil keseluruhan aspek yang muncul di masing-masing buku.

Aspek KGS yang ditemukan pada kedua buku cenderung memiliki penyebaran yang sama banyak. Tiga aspek yang memiliki penyebaran tertinggi, yaitu pemodelan matematis, konsistensi logis, dan bahasa simbolik. Aspek pemodelan matematis memiliki persentase tertinggi di kedua buku, yaitu 48,2% di buku A dan 44,6% di buku B. Aspek kedua tertinggi, yaitu konsistensi logis 32,4% di buku A dan 39,2% di buku B. Aspek dengan persentase ketiga tertiggi, yaitu bahasa simbolis 12,4% di buku A dan 12,2% di buku B.

Selain ketiga aspek dengan persentase tertinggi di atas, ada beberapa aspek KGS lain yang juga muncul di kedua buku teks yang dianalisis namun persentasenya tidak lebih dari 5%. Di buku A yaitu aspek pengamatan tidak langsung, konsistensi logis taat azas, inferensi logika, dan hukum sebab akibat. Di buku B hanya terdapat satu aspek yaitu pengamatan tidak langsung. Aspek KGS

0% 20% 40% 60% 80% 100% A B C D E F G H I J 4% 96% 20% 80%

Jenis-Jenis Keterampilan Generik Sains Bagian Contoh dan Latihan Soal

Buku A Buku B

pengamatan langsung, pemahaman tentang skala, dan abstraksi tidak muncul satu pun di kedua buku yang dianalisis.

Hasil keseluruhan bagian yang dianalisis pada kedua buku tersebut adalah sebagai berikut:

Keterangan:

A.Pengamatan Langsung B. Pengamatan Tidak Langsung C. Pemahaman tentang Skala D. Bahasa Simbolis

E. Kerangka Logika Taat Azas

F. Konsistensi Logis G. Inferensi Logika H. Pemodelan Matematik I. Hubungan Sebab Akibat J. Abstraksi

K. None

Gambar 4.4 Rekapitulasi Aspek KGS di Kedua Buku

Dokumen terkait