• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN METODE PENELITIAN

M. Teknik Analisis Data

2. Deskripsi Data

Data yang dideskripsikan adalah data kemampuan pemecahan masalah dan kepercayaan diri siswa. Data kemampuan pemecahan masalah didapatkan dari nilai pre-test dan nilai post-test yang berupa soal essay sedangkan data sikap kepercayaan diri siswa didapatkan dari pre-test dan post-test berupa angket kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Model deskripsi data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yaitu deskripsi awal yang merupakan deskripsi untuk menyelidiki rata-rata hitung, ragam/varians, keberlakuan asumsi yaitu uji normalitas dan uji homogenitas varians, dan deskripsi tahap akhir yang merupakan deskripsi untuk menguji hipotesis.

a. Deskripsi Tahap Awal 1) Rata-rata Hitung (Mean)

Untuk menghitung rata-rata rumus yang digunakan adalah

Keterangan: = rata-rata

= banyaknya siswa = nilai siswa ke- 2) Ragam/Varians

Keterangan: = varians

= nilai siswa ke- = banyaknya siswa = rata-rata hitung 3) Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui data dari masing- masing kelas dengan pendekatan Problem Posing atau pendekatan Scientific berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas dilakukan menggunakan uji Kolmogorof-Smirnov dengan taraf signifikansi alpha sama dengan terhadap hasil pre- test dan nilai awal angket. Perhitungan uji normalitas ini dilakukan dengan bantuan software SPSS.

Hipotesis:

Data berasal dari populasi berdestribusi normal. Data berasal dari populasi berdistribusi tidak normal.

Dalam hal ini akan diterima jika signifikasi lebih dari 0,05 sehingga data berasal dari populasi yang berdistribusi normal. akan ditolak jika signifikansi kurang dari 0,05 sehingga data berasal dari populasi yang berdistribusi tidak normal.

4) Uji Homogenitas Varians

Uji homogenitas varians ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol mempunyai varians yang sama atau tidak.

Jika kedua kelompok mempunyai varian yang sama maka kelompok tersebut dikatakan homogen. Uji homogenitas dilakukan terhadap nilai pre-test dan nilai awal angket. Perhitungan uji homogenitas varians ini dilakukan dengan bantuan software SPSS. Hipotesis yang digunakan

Data kelompok E dan K mempunyai varians yang homogen. Data kelompok E dan K tidak mempunyai varians yang homogen Taraf signifikansi yang digunakan adalah alpha sama dengan . Kriteria keputusannya yaitu akan diterima jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 yang menyebabkan data berasal dari populasi yang mempunyai varians yang homogen. akan ditolak jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 yang menyebabkan data berasal dari populasi yang tidak mempunyai varians yang homogen.

b. Deskripsi Tahap Akhir 1) Uji Hipotesis Pertama

Uji hipotesis pertama untuk menjawab rumusan masalah yang pertama yaitu apakah pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing di kelas X SMA N 1 Kasihan pada pokok bahasan geometri bidang efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Hipotesis yang digunakan adalah:

(Pendekatan pembelajaran Problem Posing efektif terhadap pemecahan masalah).

(Pendekatan pembelajaran Problem Posing tidak efektif terhadap pemecahan masalah).

Keterangan:

: kelas dengan pendekatan Problem Posing

Perhitungan untuk menguji hipotesis pertama ini menggunakan bantuan one-sample test pada Software SPSS.

Kriteria keputusan diterima apabila siginifikansi hasil one- sample test yang diperoleh untuk kelas eksperimen dengan pendekatan Problem Posing kurang dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Keputusan akan ditolak apabila signifikansi hasil one-sample tets yang diperoleh untuk kelas eksperimen dengan pendekatan Problem Posing lebih dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing tidak efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.

2) Uji Hipotesis Kedua

Uji hipotesis kedua untuk menjawab rumusan masalah kedua yaitu apakah pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing di kelas X SMA N 1 Kasihan pada pokok bahasan geometri bidang efektif terhadap kepercayaan diri siswa. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

(Pendekatan pembelajaran Problem Posing efektif terhadap kepercayaan diri siswa)

(Pendekatan pembelajaran Problem Posing tidak efektif terhadap kepercayaan diri siswa)

Perhitungan untuk menguji hipotesis pertama ini menggunakan bantuan one-sample test pada Software SPSS.

Kriteria keputusan diterima apabila siginifikansi hasil one- sample test yang diperoleh untuk kelas eksperimen dengan pendekatan Problem Posing kurang dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing efektif terhadap kepercayaan diri siswa. Keputusan akan ditolak apabila signifikansi hasil one- sample tets yang diperoleh untuk kelas eksperimen dengan pendekatan Problem Posing lebih dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing tidak efektif terhadap kepercayaan diri siswa.

3) Uji Hipotesis Ketiga

Uji hipotesis ketiga untuk menjawab rumusan masalah ketiga yaitu apakah pembelajaran dengan pendekatan Scientific di kelas X SMA N 1 Kasihan pada pokok bahasan geometri bidang efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Hipotesis yang digunakan adalah:

(Pendekatan pembelajaran Scientific efektif terhadap pemecahan masalah siswa)

(Pendekatan pembelajaran Scientific tidak efektif terhadap pemecahan masalah siswa)

Keterangan:

Perhitungan untuk menguji hipotesis ketiga ini menggunakan bantuan one-sample test pada Software SPSS.

Kriteria keputusan diterima apabila siginifikansi hasil one- sample test yang diperoleh untuk kelas kontrol dengan pendekatan Scientific kurang dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Scientific efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Keputusan akan ditolak apabila signifikansi hasil one-sample tets yang diperoleh untuk kelas kontrol dengan pendekatan Scientific lebih dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Scientific tidak efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.

4) Uji Hipotesis Keempat

Uji hipotesis keempat untuk menjawab rumusan masalah keempat yaitu apakah pembelajaran dengan pendekatan Scientific di kelas X SMA N 1 Kasihan pada pokok bahasan geometri bidang efektif terhadap kepercayaan diri siswa. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

(Pendekatan pembelajaran Scientific efektif terhadap kepercayaan diri siswa)

(Pendekatan pembelajaran Scientific tidak efektif terhadap kepercayaan diri siswa)

Perhitungan untuk menguji hipotesis keempat ini menggunakan bantuan one-sample test pada Software SPSS.

Kriteria keputusan diterima apabila siginifikansi hasil one- sample test yang diperoleh untuk kelas kontrol dengan pendekatan Scientific kurang dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Scientific efektif terhadap kepercayaan diri siswa. Keputusan akan apabila signifikansi hasil one-sample tets yang diperoleh untuk kelas kontrol dengan pendekatan Scientific lebih dari 0,05 sehingga dikatakan pembelajaran dengan pendekatan Scientific tidak efektif terhadap kepercayaan diri siswa.

5) Uji Hipotesis Kelima

Sebelum dilakukan uji hipotesis dilakukan terlebih dahulu uji rata- rata hasil post-test siswa dari kedua kelas untuk mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata atau tidak diantara keduanya.

Hipotesis yang digunakan untuk uji rata-rata kemampuan pemecahan masalah adalah sebagai berikut:

(tidak ada perbedaan rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai post-test pada eksperimen kontrol).

(terdapat perbedaan rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen dan rata-rata nilai post-test pada kelas kontrol).

Taraf signifikansi yang digunakan alpha sama dengan . Kriteria keputusan diterima jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 sehingga menyebabkan tidak ada perbedaan rata-rata post-test kemampuan pemecahan masalah siswa. ditolak jika nilai

signifikansi kurang dari 0,05 sehingga menyebabkan adanya perbedaan rata-rata post-test kemampuan pemecahan masalah siswa.

Uji hipotesis kelima untuk menjawab rumusan masalah kelima yaitu manakah yang lebih efektif diantara pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing atau pembelajaran dengan pendekatan Scientific di kelas X SMA N 1 Kasihan pada pokok bahasan geometri bidang terhadap pemecahan masalah siswa. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

(pendekatan pembelajaran Problem Posing tidak lebih efektif daripada pendekatan pembelajaran Scientific terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa). (pendekatan pembelajaran Problem Posing lebih efektif

daripada pendekatan pembelajaran Scientific terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa).

Analisis yang digunakan adalah independent sample test pada Software SPSS.

Kriteria keputusan diterima jika nilai signifikansi kurang dari yang menyebabkan pendekatan pembelajaran Problem Posing tidak lebih efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Keputusan ditolak jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 sehingga pendekatan menggunakan Problem Posing lebih efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.

6) Uji Hipotesis Keenam

Sebelum dilakukan uji hipotesis dilakukan terlebih dahulu uji rata- rata hasil nilai akhir kepercayaan diri siswa dari kedua kelas untuk mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata atau tidak diantara keduanya.

Hipotesis yang digunakan untuk uji rata-rata nilai awal kepercayaan diri adalah sebagai berikut:

(tidak ada perbedaan rata-rata nilai akhir kepercayaan diri pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai akhirl kepercayaan diri pada kelas kontrol).

(terdapat perbedaan rata-rata nilai akhir kepercayaan diri pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai akhir kepercayaan diri pada kelas kontrol).

Taraf signifikansi yang digunakan alpha sama dengan . Kriteria keputusan diterima jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 menyebabkan tidak ada perbedaan rata-rata nilai akhir kepercayaan diri siswa. ditolak jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 menyebabkan adanya perbedaan rata-rata nilai akhir kepercayaan diri siswa.

Uji hipotesis keenam untuk menjawab rumusan masalah keenam yaitu manakah yang lebih efektif diantara pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing atau pembelajaran dengan pendekatan Scientific di kelas X SMA N 1 Kasihan pada pokok bahasan geometri

bidang terhadap kepercayaan diri siswa. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut:

(pendekatan pembelajaran Problem Posing tidak lebih efektif daripada pendekatan pembelajaran Scientific terhadap kepercayaan diri siswa)

(pendekatan pembelajaran Problem Posing lebih efektif daripada pendekatan pembelajaran Scientific terhadap kepercayaan diri siswa)

Analisis yang digunakan adalah independent sample test pada Software SPSS.

Kriteria keputusan diterima jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 yang menyebabkan pendekatan pembelajaran Problem Posing tidak lebih efektif terhadap kepercayaan diri siswa. Keputusan ditolak jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 yang menyebabkan pendekatan menggunkan Problem Posing lebih efektif terhadap kepercayaan diri siswa.

Dokumen terkait