BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Deskripsi Hasil Penelitian
Tindakan siklus I dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan (2x70 menit). Adapun tahap-tahap yang dilakukan dalam tindakan siklus I adalah sebgai berikut :
a. Perencanaan tindakan siklus I
Data yang diperoleh pada tahap sebelum melakukan penelitian dijadikan sebagai acuan dalam melaksakan tindakan pada siklus I, dengan tujuan agar diperoleh suatu peningkatan keaktifan belajar siswa. Pada tahap perencanaan peneliti bersama guru mendiskusikan tentang cara pelaksanaan PAKEM dan menyusun rencana tindakan yang dilaksanakan.
Langkah-langkah yang digunakan pada proses pembelajaran dengan menggunakan PAKEM yaitu:
a. Guru menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. b. Guru menyajikan informasi/materi pembelajaran. c. Guru menyiapkanpertanyaan yang menantang.
d. Guru mengornisasikan siswa saat diskusi kelompok. e. Guru menyediakan alat bantu belajar secara sederhana. f. Guru membimbing kelompok diskusi.
g. Guru memberikan penghargaan/reward.
Langkah-langkah yang dilakukan peneliti dalam tahap perencanaan ini adalah sebagai berikut:
1) Menentukan waktu pelaksanaan tindakan
2) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang menggunakan pendekatan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan).
3) Menyiapkan media pembelajaran dan alat-alat yang akan di gunakan dalam kegiatan pembelajaran.
4) Menyiapkan lembar kerja siswa (LKS).
5) Menyiapkan dan menyusun instrumen penilaian meliputi: a) Lembar observasi aktivitas siswa dan guru.
b) Lembar skala keaktifan siswa.
b. Pelaksanaan Tindakan Siklus I
Pelaksanaan tindakan penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya. Kegiatan tersebut dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan). Tahap pelaksanaan tindakan siklus I dilakukan 2 kali pertemuan.
a. Pertemuan I
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin, 06 April 2015 pada pukul 10.00-11.20 atau 70 menit. Pertemuan pertama membahas materi koperasi yang terdiri dari tiga indikator yaitu: a) mengenal pengertian koperasi; b) menjelaskan tujuan, manfaat, dan asas koperasi; c) menjelaskan makna simbol-simbol lambang koperasi. Kegiatan pembelajaran siklus I sebagai berikut :
1) Kegiatan Awal
a. Guru mengecek kesiapan belajar siswa.
b. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan yang mengarah ke materi koperasi, “Apa yang kalian rasakan ketika menabung?” Semua siswa menjawab dengan serempak “senang”. Kemudian guru memberi pertanyaan yang kedua “Apakah kalian pernah membeli buku di koperasi sekolah?” Semua siswa menjawab “tidak pernah karena di sekolah tidak memiliki koperasi”
c. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang dicapai hari ini.
2) Kegiatan Inti
a. Menyampaikan informasi. Pada tahap ini guru menjelaskan materi tentang pengertian koperasi, tujuan koperasi, manfaat koperasi, dan makna koperasi.
b. Memberikan pertanyaan yang menantang. Guru memberikan pertanyaan yang menantang agar bisa menarik perhatian siswa dan siswa juga dapat berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Guru menunjukkan lambang gambar koperasi kepada siswa dan bertanya siapa yang tahu tentang gambar tersebut. Apabila ada yang tahu menganjungkan jari untuk menjawab.
Gambar 2. Guru menunjukkan gambar lambang koperasi kepada siswa c. Menyediakan alat bantu belajar sederhana. Pada tahap ini guru
menyediakan media pembelajaran atau alat bantu sebagai perantara dalam proses belajar mengajar. Alat bantu yang digunakan adalah gambar dan puzzle tentang lambang koperasi Indonesia dan simbol-simbol koperasi Indonesia. Puzzle tersebut disusun oleh siswa menjadi sebuah simbol koperasi yang utuh, dan siswa menuliskan apa makna dari simbol tersebut.
Gambar 3. Guru menyiapkan media/alat bantu berupa puzlle tentang lambang koperasi yang digunakan dalam proses pembelajaran. d. Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Guru
mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar artinya guru membagi siswa dalam 8 kelompok kecil yang beranggotakan 2-3 orang untuk mengerjakan LKS yang dibagikan tentang makna dari simbol-simbol koperasi tersebut. Setiap kelompok menuliskan nama dan makna dari simbol-simbol tersebut pada LKS.
Gambar 4. Guru mengorganisasikan siswa dalam bentuk kelompok kecil yang terdiri dari 2-3 orang dan siswa mengerjakan LKS.
e. Membimbing kelompok belajar dan bekerja. Pada tahap ini guru membimbing kelompok belajar agar proses diskusi kelompok dapat berjalan dengan lancar dan bisa melibatkan semua siswa aktif dalam bekerja kelompok. Setelah itu setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas secara bergantian. Dari kelompok yang presentasi memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk bertanya ataupun memberikan saran.
Gambar 5. Guru membimbing siswa dalam kerja kelompok dan siswa mempresentasikan hasil diskusi tersebut
f. Memberi umpan balik. Guru memberikan umpan balik kepada siswa dengan beberapa pertanyaan secara lisan dalam bentuk kuis yang berupa: 1) Berikan contoh yang melambangkan sikap kemasyarakatan dan persatuan yang kokoh dalam kehidupan bermasyarakat!; 2) Berikan contoh yang melambangkan sikap adil dalam kehidupan sehari-hari!; 3) Berikan contoh yang melambangkan persahabatan dan persatuan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari!. Kemudian siswa
menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan kemampuan sendiri.
g. Memberikan Penghargaan. Guru memberikan penghargaan kepada siswa dengan cara memberikan appluase kepada kelompok yang selesai presentasi maupun siswa yang selesai menanggapi pertanyaan dari guru dan teman.
3) Kegiatan Akhir
1. Evaluasi. Guru memberikan evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa berupa soal-soal pilihan ganda. Kemudian guru juga memberikan refleksi yaitu guru membimbing siswa untuk merangkum pokok-pokok materi berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan. Siswa bersama guru menyimpulkan dari kegiatan yang telah dilakukan karena siswa masih kesulitan membuat kesimpulan sendiri.
Pada kegiatan akhir ini guru memberi soal evaluasi kepada siswa. Setelah siswa mengumpulkan soal evaluasi yang diberikan oleh guru, kemudian guru memberikan motivasi kepada siswa supaya lebih semangat pada pembelajaran berikutnya siswa akan lebih aktif.
Gambar 6. Siswa mengerjakan evaluasi yang di bagikan guru
b. Pertemuan 2
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Senin, 27 April 2015 pada pukul 10.00-11.20 atau 70 menit. Pertemuan kedua membahas materi koperasi yang terdiri dari tiga indikator yaitu: a) Menyebutkan macam-macam koperasi; b) Menyebutkan contoh bentuk kegiatan koperasi; c) Menjelaskan pentingnya usaha bersama dalam koperasi. Kegiatan pembelajaran siklus I sebagai berikut:
1) Kegiatan Awal
a. Guru mengecek kesiapan belajar siswa.
b. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan yang mengarah ke materi koperasi, “Apa yang kalian rasakan ketika menabung?” Semua siswa menjawab dengan serempak “senang”. Kemudian guru memberi pertanyaan yang kedua “Apakah kalian pernah membeli buku di koperasi sekolah?” Semua siswa menjawab “tidak pernah karena di sekolah tidak memiliki koperasi”
c. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang dicapai hari ini.
2) Kegiatan Inti
a. Mesnyampaikan informasi. Guru menjelaskan tentang macam-macam koperasi, contoh koperasi dan pentingnya usaha koperasi.
b. Memberikan pertanyaan yang menantang. Guru memberikan pertanyaan yang menantang agar bisa menarik perhatian siswa dan siswa juga dapat berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Guru menunjukkan beberapa gambar tentang macam-macam koperasi dan guru bertanya pada siswa apa nama gambar tersebut, sehingga siswa menganjungkan jari untuk menjawab pertanyaan yang diberikan guru. c. Menyediakan alat bantu belajar sederhana. Guru menyediakan media
pembelajaran atau alat bantu sebagai perantara dalam proses belajar mengajar. Alat bantu yang digunakan pada pertemuan kedua adalah LCD. Dengan menggunakan LCD guru menampilkan tentang macam-macam gambar koperasi dan contoh bentuk kegiatan yang dilakukan dalam koperasi tersebut.
Gambar 7. Media pembelajaran berupa gambar-gambar tentang macam-macam koperasi
d. Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Guru mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar artinya guru membagi siswa dalam 4 kelompok yang beranggotakan 5 orang. Setiap kelompok megerjakan LKS tentang macam-macam koperasi serta contoh kegiatannya. Siswa menempelkan gambar yang termasuk dalam kegiatan koperasi pada kertas karton yang disediakan guru dan menuliskan aktivitas apa yang dilakukan pada gambar tersebut.
e. Membimbing kelompok belajar dan bekerja. Guru membimbing kelompok belajar agar proses diskusikelompok dapat berjalan dengan lancar dan bisa melibatkan semua siswa aktif dalam bekerja kelompok. Setiap kelompok mempresentasikan/melaporkan hasil diskusi di depan kelas. Setelah kelompok tersebut selesai presentasi, kelompok lain memberikan saran dan pertanyaan apabila jawaban yang disampaikan belum sesuai dengan pemahaman mereka.
f. Memberi umpan balik. Guru memberikan kepada siswa dengan beberapa pertanyaan secara lisan dalam bentuk kuis yang berupa: 1) Berikan salah contoh koperasi konsumsi; 2) Berikan salah contoh koperasi pertanian!.
g. Memberikan Penghargaan. Guru memberikan penghargaan kepada siswa dengan cara memberikan appluase kepada siswa yang selesai menanggapi pertanyaan dari guru maupun teman dan kelompok yang selesai presentasi.
3) Kegiatan Akhir
1. Evaluasi. Guru memberikan evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa berupa soal-soal pilihan ganda. Tetapi sebelum memberikan evaluasi kepada siswa guru bersama siswa terlebih dahulu membuat kesimpulan. Setelah menyimpulkan siswa mengerjakan soal evaluasi tersebut. Kemudian guru memberikan refleksi.
c. Pengamatan Siklus I
Kegiatan pengamatan selama proses pembelajaran tindakan siklus I dengan menerapkan pendekatan PAKEM langsung dilakukan oleh satu pengamat, yaitu teman sejawat. Adapun hasil pelaksanaan pengamatan pada siklus I adalah sebagai berikut:
1. Hasil observasi guru dalam menerapkan pendekatan PAKEM dan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran.
a. Aktivitas guru dalam penerapan pendekatan PAKEM
Aktivitas guru dalam pelaksanaan pemebalajaran dengan menggunakan PAKEM pada siklus I dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 7. Hasil Lembar Observasi Guru dalam Penerapan PAKEM
No Aspek yang di amati Realisasi tiap pertemuan
I II
1 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran √ √
2 Guru memberikan motivasi √ √
3 Guru menjelaskan materi pembelajaran √ √
4 Guru menyampaikan informasi dengan berbagai metode. Misalnya, ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan bermain peran.
√ √
5 Guru mengajukan pertanyaan yang menantang untuk menarik perhatian siswa.
√ √
6 Guru menjelaskan cara membentuk kelompok. √ √
7 Guru membatasi waktu diskusi dalam kelompok √ √
8 Guru menggunakan gambar saat mengajar √ √
9 Guru membimbing kelompok belajar √ √
10 Guru membimbing siswa untuk mempresentasikan hasil diskusi
√ √
11 Guru menugaskan setiap kelompok diskusi untuk mencari informasi tentang topik yang dipelajari.
√ √
12 Guru memberikan kuis √ √
13 Guru memberkan soal latihan/evaluasi √ √
14 Guru merefleksi pekerjaan siswa. √ √
15 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari.
√ √
Berdasarkan hasil observasi guru pada pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan PAKEMyang dilakukan oleh guru pada tindakan siklus I menunjukkan bahwa secara umum dapat berjalan dengan baik. Namun pada tahapan pembelajaran terdapat beberapa aspek yang belum dimunculkan oleh guru dalam pembelajaran seperti pada saat diskusi kelompok guru belum menentukan waktu yang digunakan siswa untuk diskusi sehingga siswa tidak dapat menyelesaikan LKS, dan pemberian pujian/reward belum menyenangkan, karena guru hanya memberikan applause/tepuk tangan saja.
b. Aktivitas siswa dalam penerapan PAKEM
Aktivitas siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar berdasarkan atas lembar observasi siswa pada siklus I dapat dilihat pda tabel berikut ini: Tabel 8. Hasil Lembar Observasi keaktifan Belajar Siswa
No Aspek yang di amati Realisasi tiap pertemuan
I II
1 Siswa memperhatikan ketika guru menerangkan materi pembelajaran di depan kelas
√ √
2 Siswa mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru.
√ √
3 Siswa tidak berbicara dengan teman sebangku saat guru menerangkan materi.
√ √
4 Siswa termotivasi untuk memahami materi pembelajaran. √ √
5 Siswa bertanya jika tidak mengerti tentang materi pembelajaran. √ √
6 Siswa membuat ringkasan materi tentang materi pembelajaran. √ √
7 Siswa mengunjungi perpustakaan jika ada tugas yang terkait dengan materi pembelajaran
-
-8 Siswa membaca buku paket yang terkait dengan materi pembelajaran.
√ √
9 Siswa mengerjakan soal pilihan ganda tentang materi pembelajaran.
√ √
10 Siswa menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya dalam diskusi kelompok.
√ √
11 Siswa berani mengemukakan pendapat dalam diskusi kelompok. √ √
12 Siswa mendengar teman yang berpendapat pada saat berdiskusi kelompok.
√ √
13 Siswa berdiskusi bersama teman ketika belajar kelompok. √ √ 14 Siswa menyampaikan kembali apa yang didapatkan dari proses
pembelajaran.
√ √
Berdasarkan hasil observasi keaktifan belajar siswa pada prosespembelajarandengan menggunakan pendekatan PAKEM pada tindakan siklus I telah menunjukkan bahwa secara umum siswa telah mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik. Namun kegiatan belajar mengajar pada pertemun ke-1 dan pertemuan ke-2 masih ada beberapa aspek yang dilakukan oleh siswa seperti masih ada siswa yang belum serius dalam mengikuti kegiatan belajar dan siswa juga belum mengunjungi perpustakaan untuk mencari informasi yang terkait dengan materi pembelajaran.
2. Hasil skala keaktifan belajar siswa
Hasil skala terhadap keaktifan belajar siswa pada siklus I menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar belum mencapai kriteria yang ditentukan oleh peneliti. Oleh karena itu pada pertemuan ke-1 dan ke-2 keaktifan belajar siswa dapat dilihat pada skala agar megetahui berapa persen siswa aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel 5 berikut ini:
Tabel 9. Hasil skala keaktifan belajar siswa siklus I No Nama siswa Presentasi
siklus I (%) 1 FA 60 2 AS 72 3 AY 72 4 AS 68 5 CH 69 6 EK 70 7 GN 67 8 JS 70 9 LF 67 10 MI 68 11 MF 72 12 MN 64 13 NA 69 14 NT 63 15 NM 68 16 PT 72 17 TY 70 18 TA 71 19 ZS 69 20 SA 74 Jumlah rata-rata 1375
Presentase keaktifan belajar siswa.
68,75%
Berdasarkan tabel 9, diatas dapat dilihat bahwa keaktifan belajar siswa baru mencapai 68,75 %. Namun hasil yang harus dicapai peneliti adalah ≥75%. Dari data diatas dapat disimpulkan setelah melakukan tindakan siklus I terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa pada proses pembelajaran. Presentase skala keaktifan belajar siswa sebelum tindakan sebesar 59,75% sedangkan pada siklus I skala keaktifan belajar siswa meningkat menjadi 68,75%. Namun masih dibawah kriteria, sehingga peneliti melanjutkan ke tindakan siklus II.
d. Tahap Refleksi siklus I
Refleksi dilakukan dengan mengkaji hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan skala keaktifan siswa serta permasalahan yang dihadapi selama tindakan berlangsung pada siklus pertama, diperoleh data bahwa siswa sudah mulai terlihat aktif dalam mengikuti pembelajaran ini walaupun belum semua siswa aktif. Ada beberapa kelemahan yang dihadapi siklus I ini antara lain:
a) Waktu diskusi panjang tidak sesuai dengan jadwal sehingga waktu presentasi, tanya jawab masih kurang dan tidak dapat menyelesaikan LKS.
b) Pemberian reward belum menyenangkan karena reward yang diberikan guru berupa pemberian applause saja.
c) Sebagian siswa belum berpartisipasi saat bekerja kelompok karena guru kurang memperhatikan untuk memberisemangat seperti yel-yel ataupun ice breaking.
d) Media yang digunakan kurang menyenangkan karena guru hanya menggunakan satu media pembelajaran berupa puzlle.
1. Tindakan Siklus II
Pembelajaran siklus II dilakukan untuk memperbaiki keaktifan belajar siswa pada siklus I karena pada siklus I presentase yang harus dicapai siswa dalam mengikuti proses pembelajaran belum mencapai 75%, sehingga pada siklus II perlu dilakukan perbaikan. Tindakan siklus II
dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan (2x70 menit). Adapun tahap-tahap yang dilakukan dalam tindakan siklus II adalah sebagai berikut:
a. Perencanaan Tindakan Siklus II
Berdasarkan refleksi siklus I peneliti dapat melanjutkan ke siklus II agar memperbaiki waktu diskusi kelompok yang belum efektif dan keseriusan siswa dalam kerja diskusi kelompok serta pemberian reward tidak menyenangkan. Tahap perencanaan merupakan tahap awal untuk menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan guna memecahkan masalah yang akan dihadapi. Langkah-langkah yang dilakukan peneliti dalam tahap perencanaan ini adalah sebagai berikut:
1) Menentukan waktu pelaksanaan tindakan secara jelas
2) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang menggunakan pendekatan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan), dan pembuatan reward berupa potongan bintang.
3) Menyiapkan media pembelajaran berupa LCD dan gambar-gambar yang digunakan dalam kegiatan belajar.
4) Menyiapakan lembarkerja siswa (LKS).
5) Guru menyiapkan yel-yel agar membangkitkan semangat siswa. 6) Menyiapkan dan menyusun instrumen penilaian meliputi :
a) Lembar observasi aktivitas siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
b. Pelakanaan Tindakan Siklus 2
Pelaksanaan tindakan penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya. Kegiatan tersebut dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan). Tahap pelaksanaan tindakan siklus II dilakukan 2 kali pertemuan.
a. Pertemuan I
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari senin, 11 Mei 2015 pada pukul 10.00-11.20 atau 70 menit. Pertemuan pertama membahas materi permasalahan sosial yang terdiri dari tiga indikator yaitu: a) Menjelasan tentang masalah sosial; b) Mengidentifikasi macam-macam masalah sosial; c) Menjelaskan cara-cara menyelesaikan masalah sosial di daerahnya. Kegiatan pembelajaran siklus II sebagai berikut:
1) Kegiatan Awal
a. Guru mengecek kesiapan belajar siswa.
b. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan yang mengarah ke materi koperasi, “Apakah kalian pernah menonton TV ataupun membaca Koran tentang berita kebakaran, kepadatan penduduk, tindakan kejahatan, dan pencemaran lingkungan?’’ kami akan merasa takut ketika menonton berita kebakaran, tindakan kejahatan, dan lain-lain. Kemudian guru memberi pertanyaan yang kedua “Apa yang kalian rasakan ketika menonton atau membaca koran tentang kebakaran, kepadatan penduduk,
tindakan kejahatan, dan pencemaran lingkungan?” Semua siswa menjawab dengan serempak “kami akan merasa takut.
c. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari ini.
2) Kegiatan Inti
a. Menyampaikan informasi. Guru menjelaskan pengertian masalah sosial, macam-macam masalah sosial, dan cara mengatasi masalah sosial.
b. Memberikan pertanyaan yang menantang. Guru memberikan pertanyaan yang menantang agar bisa menarik perhatian siswa dan siswa juga dapat berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Guru menunjukkan gambar masalah sosial yang sering terjadi dan guru bertanya kepada siswa “apa nama gambar yang ditunjukan di LCD”.
c. Menyediakan alat bantu belajar sederhana. Guru akan menyediakan media pembelajaran atau alat bantu sebagai perantara dalam proses belajar mengajar. Alat bantu yang digunakan pada pertemuan kedua adalah LCD. Dengan menggunakan LCD guru akan menampilkan tentang macam-macam masalah sosial dan contoh masalah sosial yang terjadi di Indonesia.
Gambar 9. Gambar tentang masalah sosial di Indonesia
d. Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Guru mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar artinya guru membagi siswa dalam 4 kelompok yang beranggotakan 5 orang. Setiap kelompok megerjakan LKS tentang contoh-contoh masalah sosial yang sering terjadi Indonesia dan cara mengatasi masalah tersebut. Guru menampilkan gambar-gambar pada LCD yang berkaitan dengan masalah sosial agar siswa dapat menuliskan cara mengatasi masalah tersebut.
e. Membimbing kelompok belajar dan bekerja. Guru membimbing kelompok belajar agar proses diskusinya kelompok dapat berjalan dengan lancar dan bisa melibatkan semua siswa aktif dalam bekerja kelompok. Setelah diskusi siswa diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Gambar 11. Siswa mempresentasikan/melaporkan hasil diskusi kelompok di depan kelas
f. Memberi umpan balik. Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa secara lisan dalam bentuk kuis berupa: 1) Apa masalah sosial yang sering terjadi di lingkungan kita; 2) Apa sebab akibat terjadinya kepadatan penduduk!; 3) Bagaimana cara mengatasi permasalahan sosial seperti membuang sampah tidak pada tempatnya sehingga membuat pencemaran lingkungan!. Kemudian siswa menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut
semangatmengancungkan tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan guru.
Gambar 12. Siswa mengancungkan tangan untuk menjawab pertanyaan dari guru
g. Memberikan Penghargaan. Guru memberikan penghargaan kepada siswa berupa potongan bintang serta memberikan applause kepada kelompok yang selesai menanggapi pertanyaan dari guru maupun teman dan selesai presentasi. Siswa terlihat senang ketika mendapat bintang dari guru.
Gambar 13. Guru memberikan reward berupa potongan bintang
3) Kegiatan Akhir
1. Evaluasi. Guru memberikan evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa berupa soal-soal pilihan ganda. Tetapi sebelum mengerjakan evaluasi siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang apa yang sudah dipelajari dari awal hingga akhir pembelajaran. Selah itu siswa mengerjakan evaluasi dengan kemampuan sendiri dan guru memberikan refleksi.
Gambar 14. Siswa mengerjakan soal evaluasi
b. Pertemuan 2
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari jumat, 15 Mei 2015 pada pukul 08.00-9.20 atau 70 menit. Pertemuan kedua membahas materi permasalahan sosial yang terdiri dari tiga indikator yaitu : a) Menjelaskan kesenjangan sosial yang terjadi seperti kesenjangan sosial ekonomi dan kesenjangan sosial teknologi; b) Menyebutkan contoh kesenjangan sosial ekonomi; c) Menyebutkan contoh kesenjangan sosial teknologi. Kegiatan pembelajaran siklus II sebagai berikut:
1) Kegiatan Awal
a. Guru mengecek kesiapan belajar siswa.
b. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan yang mengarah ke materi koperasi, “Apakah kalian pernah menonton TV ataupun membaca Koran tentang berita kebakaran, kepadatan
penduduk, tindakan kejahatan, dan pencemaran lingkungan?’’ kami akan merasa takut ketika menonton berita kebakaran, tindakan kejahatan, dan lain-lain. Kemudian guru memberi pertanyaan yang kedua “Apa yang kalian rasakan ketika menonton atau membaca koran tentang kebakaran, kepadatan penduduk, tindakan kejahatan, dan pencemaran lingkungan?” Semua siswa menjawab dengan serempak “takut”.
c. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang dicapai hari ini.
2) Kegiatan Inti
a. Menyampaikan informasi. Pada tahap ini guru menyampaikan materi tentang kesenjangan sosial ekonomi dan kesenjangan sosial teknologi serta contohnya.
b. Memberikan pertanyaan yang menantang. Pada tahap ini guru memberikan pertanyaan yang menantang agar bisa menarik perhatian siswa dan siswa juga dapat berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Guru menunjukkan sebuah gambar dan guru bertanya “siapa yang tahu tentang gambar ini!. Bagi siswa yang menjawab harus menganjungkan tangan.
c. Menyediakan alat bantu belajar sederhana. Guru akan menyediakan media pembelajaran atau alat bantu sebagai perantara dalam proses belajar mengajar. Alat bantu yang digunakan pada pertemuan kedua