• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Deskripsi Obyek Penelitian

PT. Swadaya Graha merupakan perusahaan jasa yang didirikan oleh PT. Semen Gresik (Persero), Tbk. Pada tanggal 11 Nopember 1985 sesuai dengan Akte Pendirian yaitu Akte Notaris Suryati Subandi, S.H. Nomor 20 Tahun 1985 yang telah diubah terakhir dengan Akta Notaris Ny. Nurlaily Adam, S.H. No. 24 tanggal 12 Oktober 2006 untuk menunjang program pemerintah dalam pembangunan nasional khususnya dalam bidang Developer dan Property, Jasa Kontruksi Sipil, Mekanikal, Elektrikal, Workshop dan Manufaktur, Persewaan Alat-alat berat, Jasa Meintenance atau Pemeliharaan berbagai Pabrik Industri, Engineering dan Konsultan. Pada awal berdiri PT. Swadaya Graha hanya bergerak dalam bidang Developer dan Kontraktor Sipil.

Dalam rangka menyesuaikan dengan dinamika dunia usaha khususnya disektor Konstruksi dan sesuai dengan tuntutan pasar agar dapat merespon dengan cepat perubahan-perubahan tersebut, maka PT. Swadaya Graha juga melakukan perubahan dalam anggaran dasar dan aktivitas bisnisnya untuk tujuan-tujuan dengan kronologi dari tahun ke tahun sebagai berikut :

1. Pada bulan Agustus 1988, bidang usahanya ditambah dengan jasa persewaan alat-alat berat dan kontruksi, setelah sebagian peralatan kontruksi milik PT. Semen Gresik (Persero) diserahkan pengelolaannya kepada PT. Swadaya Graha.

2. Pada bulan Maret 1991, bidang usahanya ditambah lagi dengan fabrikasi baja yaitu usaha fabrikasi peralatan dan komponen industri.

3. Dan pada pertengahan tahun 1992, perusahaan ini mengembangkan usaha baru di bidang kontraktor mekanikal khususnya dalam pemasangan mesin-mesin pabrik atau instrument.

4. Kemudian pada tahun 1995, perusahaan ini mengambil alih usaha dibidang Fabrikasi Peralatan Conveyor dari PT. Varia Usaha (Semen Gresik Group), yang mana produk-produknya sudah banyak dipakai di sektor industri, pertambangan dan pembangkit tenaga listrik.

Sampai dengan saat ini PT. Swadaya Graha telah tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan jada dibidang konstruksi dan fabrikasi. Disamping itu juga telah memiliki kemampuan yang dapat diandalkan dalam melaksanakan proyek terutama pembangunan pabrik. PT. Swadaya Graha telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari perusahaan-perusahaan asing dengan diberikannya order-order pekerjaan dari mereka kepada PT. Swadaya Graha sehingga PT. Swadaya Graha telah mengekspor produk-produknya pada banyak bagian dunia seperti Electrostatic Presipitator, Fan

Casing, Filter For Project Bechtel Australia, Fabric Filter For Project Teis Australia, Fabrication dan Assembly C-Frame Module For Port Of

Washington Project, Supply Gas Distribution Screen Myanmar, Gypsum

dan Wet Ash Conveyor For Maizuru Project, Japan dan lain-lain. Usaha ini telah didukung tidak hanya oleh 3 Divisi Produksi yang terintegrasi sebagai fungsi-fungsi dalam mengakomodasi aktivitas-aktivitas perusahaan sebagai bisnis intinya yaitu Divisi Kontraktor Sipil, Divisi Fabrikasi Baja, Divisi Kontraktor Mekanikal dan Elektrikal dan Divisi Alat-alat Berat.

Akan tetapi juga oleh sumber daya manusia yang professional dan berkompeten sesuai bidangnya masing-masing serta manajemen yang efektif. Keempat divisi ini telah menghasilkan kemampuan yang baik dalam melaksanakan proyek-proyek yang rumit dan membawa perusahaan ini menjadi The Plant Builder Spesialist sesuai dengan visi PT. Swadaya Graha untuk menjadi pembangun pabrik terkemuka di dunia yang menjadi andalan pelanggan.

PT. Swadaya Graha adalah Badan Usaha Swasta yang bergerak dalam bidang jasa kontruksi dan merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. Dalam rangka mempermudah akses untuk para pelanggan, maka PT. Swadaya Graha memiliki lokasi yang berdekatan antara kantor pusat dan bengkel-bengkelnya disamping proyek-proyeknya yang hampir menyebar di pulau Jawa dan di luar pulau Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan lain-lain. Adapun lokasi kantor pusat PT. Swadaya Graha terletak di Jl. R.A. Kartini No. 25 Gresik 6122 Jawa Timur, Indonesia sedangkan bengkelnya terletak di Jl. R.A Kartini Gresik (200 meter sebelah barat kantor pusat) (Fabrikasi Baja). Jl. Harun

Tohir No. 1 Gresik (depan jalan masuk pelabuhan PT. Semen Gresik (Persero), Tbk) (Alat Berat dan Kontruksi). Pabrik PT. Semen Gresik (Persero), Tbk Desa Sumber Arum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

4.1.2. Struktur Organisasi Perusahaan

Sebagai tanggung jawab manajemen dalam menyediakan sumber daya khususnya sumber daya manusia, maka manajemen membentuk struktur organisasi yang diisi oleh personil yang kompeten dalam bidangnya masing-masing untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Struktur organisasi PT. Swadaya Graha mencerminkan adanya suatu

sistem kerjasama yang sistematis dan saling mendukung dalam pencapaian tujuan termasuk sebagai sarana mempercepat pelayanan kepada pelanggan. Dengan adanya struktur organisasi yang disusun sedemikian rupa maka perusahaan dapat menyelenggarakan pekerjaan dengan baik dan berorientasi untuk berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar.

Oleh karena perusahaan menerapkan sistem manajemen yang efektir, maka bentuk struktur organisasi dari PT. Swadaya Graha menerapkan organisasi piramid tumpul, jenjang jabatan tidak banyak, sehingga sedikit birokrasi dan setiap permasalahan yang ada dapat diputuskan secara tepat dan cepat. Adapun stuktur organisasi sesuai SK Direksi Nomor 016/KPTS/DIR/02.2007 Tanggal 01 Februari 2007 dapat dilihat pada Gambar 4.1.

Gambar 4.1 : Struktur Organisasi PT. Swadaya Graha DIREKTUR UTAMA DIREKTUR KEUANGAN AKUNTANSI & KEUANGAN AKUNTANSI KEUANGAN PAJAK & ASURANSI PIUTANG & PENAGIHAN PENGENDALIAN BIAYA PENGEMBANGAN SISTEM & SUMBER DAYA MANUSIA SDM UMUM PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN SISTEM KOMPUTERISASI HUKUM & PERIJINAN PENGADAAN PENGADAAN BARANG PENGADAAN JASA PERENCANAAN PENGADAAN & PERGUDANGAN PENGAWASAN INTERNAL AUDIT OPERASIONAL AUDIT SISTEM MANAJEMEN PEMASARAN REVIEW KONTRAK PERENCANAAN & ANALISIS PASAR PROPOSAL MARKETING EXECUTIVE KONTRAKTOR SIPIL RANCANG BANGUN WOOD WORKING SHOP

PROJECT PLAN & CONTOL AND SAFETY PROYEK KONTRAKTOR MEKANIKAL & ELEKTRIKAL RANCANG BANGUN

PROJECT PLAN & CONTOL AND SAFETY PROYEK ALAT-ALAT BERAT PERENCANAAN & OPS ALAT BERAT

GRESIK

OPS & PEMELIHARAAN

ALAT BERAT TUBAN

PROJECT PLAN & CONTOL AND SAFETY FABRIKASI BAJA KOORDINATOR PABRIK PRODUCTION MANAGEMENT MANUFACTURIN G ENGINERING QUALITY ASSURANCE QUALITY CONTROL PRODUCTION/ PROJECT PLAN &

CONTROL AND SAFETY PROJECT MANAGEMENT ENGINERING MANAGEMENT DEWAN DIREKSI 58

58

Berikut uraian secara garis besar wewenang dan tanggung jawab yang ada di PT. Swadaya Graha yang disadur dari sistem dan prosedur SD/I-06 :

Pedoman Organisasi Perusahaan.

1. Direktur Utama. Wewenang dan tanggung jawab adalah:

a. Berfungsi sebagai pimpinan tertinggi perusahaan yang diberi tugas oleh pemegang saham untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan kegiatan pengolahan perusahaan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

b. Menetapkan visi, misi dan tujuan perusahaan baik dalam jangka pendek meupun jangka panjang dan menetapkan organisasi serta peraturan-peraturan perusahaan sebagai landasan untuk pengolahan perusahaan, guna mencapai tujuan/sasaran perusahaan.

c. Bertanggung jawab atas hasil seluruh kegiatan pengolahan perusahaan kepada pemegang saham.

2. Direktur Keuangan. Berfungsi sebagai anggota direksi yang

mengarahkan, memonitor dan mengevaluasi kegiatan pengolahan perusahaan di Divisi Pengembangan Sistem & Sumber daya manusia dan Divisi Akuntansi & Keuangan. Secara teknis operasional bertanggung jawab kepada Direktur Utama atas pelaksanaan kegiatan-kegiatan dibidang tugasnya.

3. Kepala Divisi. Bertanggung jawab kepada Direktur yang berhubungan

mengendalikan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan Divisinya.

4. Kepala Bidang. Bertanggung jawab kepada Divisi masing-masing untuk

mengkoordinir, merencanakan dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas di bidangnya masing-masing.

5. Kepala Divisi Pengawasan Intern (PI). Bertanggung jawab kepada

Direktur Utama dalam merencanakan, melaksanakan, mengkoordinir, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pemeriksaan internal terhadap pengendalian manajemen seluruh kegiatan operasional perusahaan termasuk masalah keuangan diluar lingkup sistem manajemen perusahaan berbasis sistem manajemen mutu ISO 9001:2000.

6. Auditor Mutu Internal. Wewenang dan tanggung jawab adalah:

a. Memverifikasi keefektifan tindakan perbaikan yang diambil sebagai hasil audit.

b. Melindungi dan mengendalikan dokumen yang berkaitan dengan audit.

c. Memberikan masukan kepada perusahaan dalam rangka tindakan perbaikan sistem.

d. Mengambil data-data atau materi pendukung guna memperkuat hasil/temuan audit dengan tetap memperhatikan wewenang dari fungsi di Divisi lain.

e. Mengusulkan lepada perusahaan reward dan punhisment atas hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran/keberhasilan audit.

Dari struktur organisasi tersebut dapat diketahui bahwa PT. Swadaya Graha mempunyai 9 Divisi yang bertanggung jawab kepada Dewan Direksi masing-masing dalam menjalankan aktivitas bisnis perusahaa, dari 9 Divisi terdiri dari 4 Divisi Produksi sebagai pusat laba (profit center) yaitu Divisi Kontraktor Sipil (SL), Divisi Kontraktor Mekanikal dan Elektrikal (ME), Divisi Alat-alat Berat (AB) dan Divisi Fabrikasi Baja (FB) ; 2 Divisi sebagai pusat biaya (cost center) yaitu Divisi Akuntansi & Keuangan (AK), Divisi Pengembangan Sistem dan Sumber Daya Manusia (PS) dan 3 Divisi sebagai pengendali (internal control) yaitu Divisi Pemasaran (PE), Divisi Pengawasan Internal (PI) dan Divisi Pengadaan (PD).

4.1.3. Aktivitas Perusahaan

Sebagai perusahaan yang dinamis dalam merespon tuntutan pasar, maka PT. Swadaya Graha memiliki fungsi-fungsi sebagai pusat aktivitas dalam merencanakan, melaksanakan, mengarahkan dan mengendalikan bisnisnya dalam fungsi masing-masing baik sebagai fungsi structural maupun fungsional sebagai pusat aktivitas antara lain sebagai berikut:

1. Aktivitas Produksi

Fungsi-fungsi dalam perusahaan sebagai pusat aktivitas dalam merealisasikan produk-produknya, PT. Swadaya Graha memiliki 3 fungsi yang disebut sebagai divisi produksi sebagai berikut:

a. Divisi Fabrikasi Baja, divisi ini sampai saat ini telah berhasil membuat peralatan dan komponen pabrik atau inddustri untuk proyek-proyek besar. Tahap-tahap dalam proses pekerjaan di divisi ini dimulai perencanaan, produksi dan penyerahan. Perencanaan yang dibuat meliputi perencanaan teknis dan mutu. Perencanaan pengadaan, perencanaan tenaga kerja, perencanaan alat, perencanaan produksi dan perencanaan biaya.

b. Divisi Kontraktor Sipil, tahap-tahap proses realisasi produk dalam divisi ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan divisi sebelumnya, mengingat dalam proses realisasi produk di divisi ini, sumber daya sebagai pendukung prosesnya termasuk sumber daya manusia merupakan struktur fungsional sehingga perusahaan akan membentuk struktur fungsional baru dalam bentuk organisasi proyek untuk melaksanakan pekerjaan dari pelanggan dengan sumber daya manusia yang telah tersedia.

c. Divisi Kontraktor Mekanikal dan Elektrikal, divisi ini merupakan gabungan dari beberapa aktivitas dalam realisasi produk yaitu mekanikal dan elektrikal

d. Divisi Alat-alat Berat, sektor persewaan alat berat dan kontruksi, dalam sektor persewaan alat berat dan kontruksi, divisi ini juga bergerak dalam bidang jasa persewaan alat berat dan kontruksi dengan misi utama mendukung pekerjaan-pekerjaan divisi-divisi lainnya sehingga terjalin sinergi dalam memanfaatkan potensi secara

maksimal sehingga dapat menekan biaya dengan demikian dapat memberikan harga yang kompetitif kepada pelanggan. Semakin bertambahnya jumlah peralatan yang dimiliki divisi ini menjadikan divisi yang memiliki peralatan terlengkap di kawasan Indonesia Timur dengan berbagai peralatan.

2. Aktivitas Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia merupakan faktor sangat penting dalam organisasi, oleh sebab itu perusahaan sangat memperhatikan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan sumber daya manusia sebagai pihak yang menjadikan perusahaan sebagai institusi pencipta kekayaan (wealt creating

institution).

Kompetensi sumber daya manusia di PT. Swadaya Graha yang meliputi aspek-aspek pendidikan (education), pengalaman (experience), pelatihan (training) dan keterampilan (skill) dituntut untuk hanya sekedar terlatih secara teknis namun juga mampu menganalisis dan memecahkan permasalahan-permasalahan yang terkait dengan pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmu dan profesinya.

3. Aktivitas Wakil Manajemen (Management Representative)

Sebagai perusahaan yang mengadopsi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2000 sebagai basis dalam Sistem Manajemen Perusahaan untuk

management tools-nya, maka sesuai dengan standard internasional ini

(top management) harus menunjuk seorang anggota manajemen yang diluar tanggung jawab lain sebagai wakil manajemen.

4. Aktivitas Keuangan

Pusat aktivitas akuntansi dan keuangan berada di Divisi Akuntansi dan Keuangan. Dalam menjalankan aktivitas akuntansi dan keuangan, divisi akuntansi dan keuangan serta divisi-divisi terkait lainnya mengacu pada sistem prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

5. Audit Mutu internal

Sesuai dengan klausal 8.2.3 Audit Internal dalam Standart Internasional Sistem Manajemen mutu ISO 9001: 2000, maka Perusahaan menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan Audit Internal dalam Sistem dan Prosedur SD/XIII-01 : Audit Mutu Internal secara berkala yang bertujuan untuk memastikan efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2000.

4.2. Deskripsi Hasil Penelitian

Dokumen terkait