• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Pelaksanaan Penelitian…………………………… ... …………5 1

BAB IV HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN

C. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian…………………………… ... …………5 1

1. Pendekatan pada studio tato

Pada penelitian ini diawali dengan mendatangi beberapa studio tato

yang ada di Yogyakarta dengan asumsi akan mendapatkan raport yang

baik dengan tattoo artis tersebut. Beberapa studio yang peneliti datangi

kebanyakan tidak ingin nama studionya dimasukkan pada penelitian ini

sehingga peneliti menuliskan inisal berserta lokasi studio, yaitu :

a. CPS ( di bawah jembatan layang Janti )

b. DT ( Condong Catur )

c. PK ( Gejayan )

d. JJT ( Jalan Kusbini )

e. AG ( Ringroad Utara )

2. Pengambilan data Pre-Test

a. Kelompok Eksperimen

No. Nama/ Inisial Tanggal

1. BAY 5-02-2015 2. DA 8-02-2015 3. NN 13-02-2015 4. VLP 15-02-2015 5. SWD 17-02-2015 6. GIO 22-02-2015 7. CV 4-03-2015 8. TM 9-03-2015 9. VRC 11-03-2015 10. AD 16-03-2015 11. JER 21-03-2015 12. MM 2-04-2015 b. Kelompok Kontrol

No. Inisial/ Nama Tanggal

1. RS 25-04-2015

2. VL 25-04-2015

3. AN 25-04-2015

4. EL 25-04-2015

6. WI 25-04-2015 7. ACE 25-04-2015 8. LC 25-04-2015 9. OC 25-04-2015 10. GV 25-04-2015 11. ML 25-04-2015 12. RA 25-04-2015 3. Treatment

Treatment yang dilakukan pada setiap subjek adalah dengan

memberi tambahan tato pada bagian tubuh yang dilakukan oleh tato artis.

Treatment memerlukan waktu ± 2-4 jam penyelesaian tato yang

diinginkan oleh subjek. Keadaan lokasi treatment hanya ada tato artis dan

subjek yang berada didalam ruangan tersebut.

Tata pelaksanaan kerja tato

a. Tahap persiapan tato artis

- Memastikan tubuh dalam keadaan sehat dan bugar. Bila sedang

dalam keadaan kurang sehat sebaiknya pelaksanaan ditunda dan

dijadwalkan ulang untuk mengurangi resiko penularan penyakit

kepada subjek dan kontaminasi tempat kerja. Bila sedang

menderita batuk/pilek diharapkan menggunakan masker sekali

pakai.

- Menggunakan pakaian yang bersih, rapi dan kering. Apabila

yang dapat dicuci dengan catatan harus diganti untuk setiap subjek.

Melepaskan apron saat meninggalkan ruangan kerja misalnya akan

istirahat atau ke toilet ditengah proses tato.

- Memastikan area kerja bersih dan rapi

- Menyiapkan semua alat/bahan yang dibutuhkan dekat dalam

jangkauan. Dan juga memastikan semua alat yang bersifat dipakai

berulang dalam keadaan steril.

- Melapisi tempat tidur/duduk subjek, botol-botol, mesin, clip cord,

power supply dan tombol pengatur tegangannya, lampu kerja,

kotak tissue, meja kerja dan benda-benda lainnya yanag seringkali

dipegang dengan plastik yang langsung dibuang setelah proses

pembuatan tato pada seorang subjek selesai, proses ini wajib

dilakukan untuk setiap subjek.

- Menyiiapkan tempat tinta pada rak pegangan tempat tinta kira-kira

sejumlah yang diperlukan.

- Menyiapkan gelas plastik berisi air

- Membuka barang/alat-alat yang telah steril dan alat-alat yang

bersifat sekali pakai tetap dalam kemasan di hadapan subjek.

Kemudian menyiapkan tempat sampah berkantung kuning untuk

alat-alat yang bersifat sekali pakai, termasuk wadah benda tajam

padat, serta siapkan wadah untuk alat-alat kotor yang bersifat

- Menyiapkan stik sekali pakai (biasanya stik ice cream) untuk

mengoleskan vaselin. Sisa vaselin yang sudah diambil harus

langsung dibuang. Bila perlu mengambil vaselin baru, gunakan stik

baru, bukan yang telah dioleskan ke kulit subjek.

- Melakukan prosedur cuci tangan yang dianjurkan, baru kemudian

pakai sarung tangan.

b. Tahap Persiapan Subjek

- Memastikan subjek dalam keadaan sehat, bugar dan sudah makan

( menghindari subjek lemas/pingsan saat menahan nyeri dengan

kadar gula yang rendah karena belum makan)

- Menanyakan obat-obatan medis atau zat-zat yang dikonsumsi

subjek secara rutin atau sebelum datang ke studio. Menghindari

proses tato pada subjek dalam pengaruh alcohol dan narkoba

karena dapat menyebabkan pendarahan yang banyak.

- Melakukan prosedur tato hanya pada kulit yang sehat, bukan pada

area yang ada luka, keloid, bekas atau baru terbakar, dll.

- Kulit subjek harus dibersihkan dengan green soap untuk

mengangkat kotoran maupun lemak yang ada dipermukaan kulit.

- Jika area kulit perlu dicukur terlebih dahulu bulunya maka gunakan

alat cukur sekali pakai dan buanglah setelah pemakaian ke wadah

pembuangan jarum kotor.

- Sebelum pelaksanaan, area kulit yang akan dikerjakan dan

disinfektan sebagai berikut : alcohol 70% atau 95%

dituang/semprotkan pada kapas/tissue lalu diusap pada kulit atau

disemprotkan langsung ke kulit dan kemudian diseka dengan tissue

bersih, Povidone-lodine (betadine) diaplikasikan dengan cara yang

sama seperti alcohol. Untuk area sekitar mata harus dibersihkan

dengan air hangat.

c. Tahap Pengerjaan

- Memeriksa ulang sarung tangan, memastikan tidak ada yang

berlubang. Melakukan tahap berulang-ulang dalam proses tato

sampai selesai karena ada kemungkinan sarung tangan berlubang

akibat gesekan lateks dengan vaselin

- Mengecek ulang kondisi jarum steril yang baru dibuka.

- Saat menambahkan tinta, menggunakan tisu untuk memegang

botol dan hindari ujung botol bersentuhan dengan tempat tinta.

- Pada saat akan akan mengganti warna,membersihkan tip dengan

cara mencelupkan tip kedalam gelas plastik berisi air,

menghidupkan mesin, mengangkat, menghidupkan mesin dengan

menaruh tisu diujung tip, melakukannya berulang-ulang sampai

bersih. Menghindari meniup tip karena dapat memindahkan

bakteri dari saluran pernafasan ke tip.

- Menyemprotkan sprayer pada tisu baru kemudian tisu tersbut yang

digunakan untuk menyeka luka tato agar bersih dari darah, cairan

- Diharapkan langsung buang sampah ke tempat sampah yang sudah

disediakan dan letakkan alat-alat yang bersifat dipakai ulang pada

wadah

d. Tahap Penyelesaian

- Membersihkan tato dari darah, tinta dan cairan tubuh lain

menggunakan cairan disinfektan atau sabun yang mengandung

disinfektan

- Menyemprotkan alcohol atau povidone-iodine (betadine) pada tisu

lalu seka luka tato tersbut.

- Melepas dan membuang sarung tangan, subjek menunggu selama

10-15 menit.

- Menggunakan sarung tangan baru dan oleskan salep antibiotik

tipis-tipis.

- Menutup luka tato tersebut dengan bahan penutup yang bersih dan

steril agar tidak terkontaminasi bakteri/kuman/ jamur dari

lingkungan/udara sekitar maupun dari pakaian yang dikenakan

subjek. Sebaiknya bahan penutup merupakan bahan yang bisa

menyerap cairan, dapat menjaga agar kulit tetap bernafas dan tidak

melekat pada luka. Bahan yang sering digunakan yaitu plastik

vling wrap sebenarnya bukan pilihan yang baik karena

menyebabkan kulit tidak bisa bernafas, area luka menjadi lebih

hangat dan lebih lembab sehingga kuman/bakteri/jamur

- Memberikan penjelasan mengenai perawatan tato baru subjek

- Dengan menggunakan sarung tangan untuk proteksi diri,

buka/lepaskan trip, grip, back tube dalam wadah tersendiri

- Membuang beda-benda kotor/ terkontaminasi (ink cap, plastik

cling wrap pembungkus perlatan, plastik pelapis bangku/ tenpat

tidur, tissue kotor, kapas, clipcord cover.

- Membawa benda-benda terkontaminasi yang dapat dipakai ulang

untuk dibersihkan melalui prosedur pembersihan alat listrik.

- Membersihkan area kerja ( permukaan bangku/ tempat tidur,

gagang lampu kerja, kabel foot switch dll) dengan menggunakan

cairan disinfektan. Biarkan kering angin sekitar 10 menit. Lalu jika

perlu lap kembali dengan lap kering yang bersih untuk sedikit

menghilangkan bau dan bercak.

4. Pengambilan data Post-Test

a. Kelompok Eksperimen

No. Nama/ Inisial Tanggal

1. BAY 18-02-2015 2. DA 22-02-2015 3. NN 27-02-2015 4. VLP 1-03-2015 5. SWD 3-03-2015 6. GIO 8-03-2015 7. CV 18-03-2015

8. TM 23-03-2015 9. VRC 25-03-2015 10. AD 30-03-2015 11. JER 4-04-2015 12. MM 16-04-2015 b. Kelompok Kontrol

No. Inisial/ Nama Tanggal

1. RS 9-05-2015 2. VL 9-05-2015 3. AN 9-05-2015 4. EL 9-05-2015 5. HL 9-05-2015 6. WI 9-05-2015 7. ACE 9-05-2015 8. LC 9-05-2015 9. OC 9-05-2015 10. GV 9-05-2015 11. ML 9-05-2015 12. RA 9-05-2015

Dokumen terkait