BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Penelitian
Analisis butir soal bertujuan untuk mengetahui bagaimana validitas isi, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, dan efektivitas pengecoh soal. Analisis dilakukan pada soal UAS genap pilihan ganda Tahun Pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD. Penelitian dilakukan pada 28 SD yang terdiri dari 24 SD Negeri dan 4 SD Swasta di Kecamatan Depok, Sleman.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui dua metode, yaitu dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi dalam penelitian ini berupa instrumen soal, lembar jawaban siswa, dan kunci jawaban UAS semester tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD. Sedangkan wawancara digunakan sebagai metode untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara bertanya secara langsung untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Informasi yang didapatkan oleh peneliti yaitu berkaitan dengan analisis butir soal di Kecamatan Depok, Sleman. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa check list. Check list tersebut di dalamnya berisi nama-nama SD yang diteliti, baik SD Negeri maupun SD Swasta di Kecamatan Depok, Sleman. Selain itu, di dalamnya juga terdapat kolom dokumen berupa soal, jawaban
siswa, dan kunci jawaban UAS tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD.
B. Hasil Penelitian
Pada bagian ini akan dipaparkan hasil dari analisis butir soal UAS genap pilihan ganda Tahun Pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD di Kecamatan Depok. Berikut merupakan hasil dari analisis butir soal:
1. Validitas Isi
Validitas isi bertujuan untuk menunjukkan sejauhmana soal-soal dalam tes mencakup keseluruhan kawasan isi yang hendak diukur oleh tes itu (Azwar (1996: 175). Untuk pengujian validitas isi dapat dibantu dengan menggunakan kisi-kisi instrumen, atau matrik pengembangan instrumen. Dalam kisi-kisi terdapat variabel yang diteliti, Indikator sebagai tolok ukur dan nomor butir pertanyaan atau pernyataan yang telah dijabarkan dari Indikator (Sugiyono: 2014: 182). Kusaeri (2014: 54) menyatakan bahwa validitas dapat dicapai apabila selama pengkonstruksian atau pengembangan instrumen penilaian disesuaikan dengan kisi-kisi. Artinya, perlu adanya keselarasan antara item yang ada pada instrumen penilaian dengan kisi-kisi. Tabel dalam pengujian validitas isi terdapat pada halaman berikut ini (halaman 61):
Tabel 4.1 Tabel Validitas Isi
No. Soal Indikator Keputusan Pembahasan
1
(Terdapat teks bacaan untuk soal nomor 1-5) Mengapa orang tua siswa menyambut gembira adanya kelompok belajar? Orang tua siswa menyambut gembira adanya kelompok belajar karena... 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor satu sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 2
Apa yang menandai mereka disiplin waktu pada saat belajar kelompok? 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor dua sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 3
Siapa yang senang melihat kenaikan prestasi siswanya? 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor tiga sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 4 Kapan biasanya mereka belajar bersama? Mereka belajar bersama tiap...
7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor empat sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 5 Bagaimana perasaan Ana, Rina, Doni, dan Edo dengan adanya kelompok belajar? 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor lima sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 6
Setiap tanggal 2 Mei diadakan upacara di sekolah-sekolah dan di Dinas Pendidikan untuk memperingati Hardiknas. Melalui upacara, kita kembali diingatkan tentang perjuangan Ki Hajar Dewantara untuk mengajarkan
pendidikan. Kita juga harus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Isi paragraf di atas adalah... 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor enam sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7.
No. Soal Indikator Keputusan Pembahasan
7
Zaman ini disebut zaman teknologi. Apa pun yang kita pakai atau kita makan ada kaitannya dengan teknologi. Pakaian yang kita kenakan, semua hasil olahan pabrik, mulai dari mesin pintal, tenun, dan mesin jahit. Sebelum itu, kapas ditanam dengan menerapkan teknologi pertanian.
Judul yang sesuai untuk bacaan di atas adalah... 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks. Valid
Butir soal nomor tujuh sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 8
Adik bersepatu hitam. Awalan ber- pada kata bersepatu mempunyai arti... 8.1.5 Memper- hatikan ejaan dan tanda baca yang sesuai. Valid
Butir soal nomor delapan sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8. 9
Hari lomba adu bakat itu pun tiba. Aku mendapat giliran setelah Sofi. Ketika tiba giliranku, keringat dingin mulai membasahi seluruh tubuhku. Aku benar- benar merasa gugup saat berada di atas panggung.
Kalimat utama paragraf di atas adalah kalimat...
7.1.1Mene- mukan kalimat utama pada tiap paragraf melalui membaca intensif. Valid
Butir soal nomor sembilan sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 10 (Terdapat paragraf untuk menjawab soal nomor 10 dan 11) Ringkasan paragraf di atas adalah... 7.1.5 Meringkas teks dengan kalimat runtut. Valid
Butir soal nomor sepuuh sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7.
11 Tema paragraf di atas adalah...
8.1.2 Menen- tukan tema karangan.
Valid
Butir soal nomor sebelas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8.
No. Soal Indikator Keputusan Pembahasan
12
Di Yogyakarta masih ada alat transportasi tradisional yang bernama dokar. Dokar adalah nama kendaraan yang ditarik oleh kuda. Perjalanan naik dokar lebih menarik dan menyenangkan karena pelan-pelan dan tidak ada ribut. Dengan naik dokar, kita bisa menikmati suasana perjalanan. Ide pokok paragraf tersebut adalah... Tidak sesuai dengan Indikator yang ada Tidak Valid
Butir soal nomor dua belas tidak sesuai dengan Indikator yang ada.
13
Pameran Potensi Daerah di Sleman lebih difokuskan untuk memperkenalkan berbagai produk ekonomi daerah terutama Usaha Kecil Menengah (UKM). Arti kata produk adalah... 7.1.6 Mengi- dentifikasi kata-kata sukar Valid
Butir soal nomor tiga belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7.
14
(Terdapat teks untuk menjawab soal nomor 14-16)
Kegiatan apa yang akan dilakukan oleh SD Nyaman? 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks Valid
Butir soal nomor empat belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 15 Kepada siapakah pengumuman tersebut ditujukan? 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks Valid
Butir soal nomor lima belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7. 16 Apa maksud pengumuman tersebut dibuat? 7.1.3 Menjawab pertanyaan yang berhubung an dengan teks Valid
Butir soal nomor enam belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7.
No. Soal Indikator Keputusan Pembahasan
17
Diumumkan...semua siswa SD Harapan. Bahwa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sanggar Seni “Gempita” SD Harapan mengadakan lomba melukis untuk siswa. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat pengumuman di atas adalah... 7.1.3 Menjawab Pertanyaa n yang berhubung an dengan teks Valid
Butir soal nomor tujuh belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 7.
18
Pergi ke pasar membeli mentimun
Mentimun muda rasanya segar
Dari pada duduk melamun
Lebih baik kita belajar Isi pantun di atas adalah... 6.1.5 Menjawab pertanyaan tentang isi pantun Valid
Butir soal nomor delapan belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 6. 19
Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Mencari ilmu sungguh- sungguh
Jangan sampai ketinggalan
Kalimat sampiran pantun di atas adalah...
6.1.5 Menjawab Pertanya- an tentang isi pantun
Valid
Butir soal nomor sembilan belas sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 6. 20
Terang bulan terang bercahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jikalau hendak hidup bahagia
Beramal ibadat sebelum mati
Pantun di atas termasuk pantun... 5.2.4 Menjelas- kan isi pantun dengan cara menjawab pertanyaan Valid
Butir soal nomor dua puluh sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 5.
21
Tinggi rendahnya suara saat membaca pantun disebut... 6.1.5 Menjawab pertanyaan tentang isi pantun Valid
Butir soal nomor dua puluh satu sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 6.
No. Soal Indikator Keputusan Pembahasan
22
Setiap hari Sabtu sore, anggota pramuka SD Unggul mengadakan latihan pramuka. Latihan dimulai pukul tiga dan selesai pukul lima. Latihan itu dilakukan sore hari karena pagi hari berlangsung kegiatan belajar. Meskipun begitu, mereka tetap semangat mengikuti laihan pramuka. Topik paragraf di atas adalah...
8.1.2 Menen- tukan tema karangan.
Valid
Butir soal nomor dua puluh dua sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8. 23
Penggunaan tanda baca koma (,) yang tepat terdapat pada kalimat...
8.1.5 Memper- hatikan ejaan dan tanda baca yang sesuai. Valid
Butir soal nomor dua puluh sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8.
24
Nanda (siram) tanaman di kebun. Kata di dalam kurung yang tepat adalah... 8.1.5 Memper- Hatikan ejaan dan tanda baca yang sesuai. Valid
Butir soal nomor dua puluh empat sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8. 25
Reni tetap berangkat ke sekolah...hujan deras. Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah...
8.1.5 Memper- hatikan ejaan dan tanda baca yang sesuai. Valid
Butir soal nomor dua puluh lima sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8. 26 (1) Setiap liburan ia gunakan untuk memancing. (2) Kadang-kadang ia pergi ke tempat pemancingan bersama teman-temannya. (3) Gusta gemar memancing. (4) Ia biasa memancing di sungai dekat rumahnya.
Urutan kalimat yang tepat agar menjadi paragraf yang padu adalah... 8.1.4 Mengem- bangkan karangan menjadi karangan yang padu. Valid
Butir soal nomor dua puluh enam sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 8.
No. Soal Indikator Keputusan Pembahasan
28
Diberitahukan kepada siswa kelas IV SD Maju yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka. Penggalan pengumuman di atas merupakan bagian... 5.1.4 Menulis- kan isi pengumu man ke dalam beberapa kalimat. Valid
Butir soal nomor dua puluh delapan sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 5. 29 Jalan-jalan ke Pasar Minggu
Jalan hingga ke Pasar Raya
... ...
Kalimat yang tepat untuk melengkapi isi pantun di atas adalah...
6.1.5 Siswa menjawab pertanyaan tentang isi pantun Valid
Butir soal nomor dua puluh sembilan sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 6. 30
Kalau kamu pergi ke pasar
Jangan lupa membeli cabai
Kalau kamu rajin belajar
Cita-cita pasti tercapai Tema pantun di atas adalah... 6.1.5 Siswa Menjawab pertanyaan tentang isi pantun Valid
Butir soal nomor tiga puluh sesuai dengam Indikator yang terdapat pada Kompetensi Dasar 6.
Tabel 4.1 memaparkan hasil pengujian validitas isi dengan cara mencocokkan antara butir soal dengan Indikator. Pada butir soal nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 14, 15, dan 16 memiliki kesesuaian dengan Indikator 7.1.3 yaitu menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan teks sehinga butir-butir soal tersebut dinyatakan valid berpedoman dari pendapat Purwanto (2009: 120) yang menyatakan bahwa butir-butir THB dinyatakan valid (logically valid) apabila setelah mencermati isi butir- butir yang ditulis telah menunjukkan kesesuaian dengan kisi-kisi. Butir soal nomor 8, 23, 24, dan 25 memiliki kesesuaian dengan Indikator 8.1.5 yaitu memperhatikan ejaan dan tanda baca yang sesuai, dengan demikian butir-butir soal tersebut dinyatakan valid. Butir soal nomor 9 memiliki kesesuaian dengan Indikator 7.1.1 yaitu menemukan kalimat utama pada
tiap paragraf melalui membaca intensif dan butir soal tersebut dinyakatan valid. Butir soal nomor 10 memiliki kesesuaian dengan Indikator 7.1.5 yaitu meringkas teks dengan kalimat runtut dan butir soal tersebut dinyatakan valid. Butir soal nomor 11 dan 22 memiliki kesesuaian dengan Indikator 8.1.2 yaitu menentukan tema karangan dengan demikian butir-butir soal tersebut dinyatakan valid.
Butir soal nomor 12 tidak memiliki kesesuaian dengan Indikator manapun yang tidak terdapat pada KD manapun, sehingga soal tersebut dianggap tidak valid. Butir soal nomor 13 memiliki kesesuaian dengan Indikator 7.1.6 yaitu mengidentifikasi kata-kata sukar dan butir soal tersebut dinyatakan valid. Butir soal nomor 18, 19, 21, 29, dan 30 memiliki kesesuaian dengan Indikator 6.1.5 yaitu menjawab pertanyaan tentang isi pantun, dengan demikian butir-butir soal tersebut dinyatakan valid. Butir soal nomor 20 memiliki kesesuaian dengan Indikator 5.2.4 yaitu menjelaskan isi pantun dengan cara menjawab pertanyaan dan butir soal tersebut dinyatakan valid. Butir soal nomor 26 memiliki kesesuaian dengan Indikator 8.1.4 yaitu mengembangkan kerangan menjadi karangan yang padu dan butir soal tersebut dinyatakan valid. Kemudian butir soal nomor 27 dan 28 memiliki kesesuaian dengan Indikator 5.1.4 yaitu menuliskan isi pengumuman ke dalam beberapa kalimat sehingga butir-butir soal tersebut juga dinyatakan valid. Jadi, validitas isi pada butir soal pada UAS genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD di Kecamatan Depok memiliki 29 butir soal yang valid karena memiliki kesesuaian dengan kisi-kisi yang berisi
SK, KD, dan Indikator serta 1 butir soal yang tidak valid karena soal tidak sesuai dengan SK, KD, dan Indikator. Dari hasil tersebut didapatkan persentase sebagai berikut:
Tabel 4.2 Hasil Persentase Validitas isi
Kategori Butir Soal Jumlah Persentase
Valid 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30. 29 96,7% Tidak Valid 12 1 3,3% Total 30 100%
Tabel di atas memaparkan hasil persentase validitas isi yang terdiri dari dua kategori yaitu kategori valid dan tidak valid. Butir soal yang valid berjumlah 29 butir yaitu butir soal nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, dan 30 yang memiliki hasil persentase sebesar 96,7%. Butir soal yang tidak valid hanya terdiri dari satu soal yakni soal nomor 12 dengan hasil persentase sebesar 3,3%. Untuk lebih jelasnya lagi, dapat dilihat pada pie
chart berikut ini:
Gambar 4.1 Pie Chart Validitas Isi
Validitas Isi
Valid (96,7%) Tidak Valid (3,3%)
Warna biru yang mendominasi pada gambar 4.1 menyimbolkan kategori valid pada analisis validitas isi butir soal. Kategori tersebut memiliki persentase 96,7%. Warna merah pada pie chart menyimbolkan kategori tidak valid pada analisis validitas isi butir soal yang memiliki persentase sebesar 3,3%. Dengan demikian, soal UAS pilihan ganda Bahasa Indonesia kelas IV sebagian besar memiliki validitas isi yang valid dengan perolehan hasil persentase sebesar 96,7%.
2. Reliabilitas
Dalam suatu pengukuran pada sistem evaluasi tidak hanya validitas saja yang berkaitan erat, namun reliabilitas juga memiliki hubungan yang sangat baik. Reliabilitas memiliki tujuan untuk mengetahui apakah suatu tes teliti dan dapat dipercaya sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Basuki dan Hariyanto (2014: 119) membagi kategori koefisien reliabilitas menjadi lima kelompok, yaitu amat rendah, rendah, cukup, tinggi, dan amat tinggi. Rincian dari kategori tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.3 Kategori Koefisien Reliabilitas
Korelasi Reliabilitas Kategori 0,00 ≤ r ≤ 0,19 Amat rendah 0,20 ≤ r ≤ 0,39 Rendah 0,40 ≤ r ≤ 0,69 Cukup 0,70 ≤ r ≤ 0,89 Tinggi 0,90 ≤ r ≤ 1,00 Amat tinggi
Sumber: Basuki dan Hariyanto (2014: 119)
Tabel 4.3 menjelaskan bahwa apabila r pada suatu soal menunjukkan koefisien di antara 0,00 ≤ r ≤ 0,19 maka soal memiliki
reliabilitas yang amat rendah. Apabila r pada suatu soal menunjukkan koefisien di antara 0,20 ≤ r ≤ 0,39 maka soal memiliki reliabilitas yang rendah. Apabila r pada suatu soal menunjukkan koefisien di antara 0,40 ≤ r ≤ 0,69 maka soal memiliki reliabilitas yang cukup. Apabila r pada suatu soal menunjukkan koefisien di antara 0,70 ≤ r ≤ 0,89 maka soal memiliki reliabilitas yang tinggi. Apabila r pada suatu soal menunjukkan koefisien di antara 0,90 ≤ r ≤ 1,00 maka soal memiliki reliabilitas yang amat tinggi.
Berikut ini merupakan hasil reliabilitas butir soal pilihan ganda UAS Bahasa Indonesia Kelas IV dengan bantuan program Item and Test
Analysis (ITEMAN) :
Tabel 4.4 Reliability Statistics
Alpha N of Items
0,777 30
Tabel 4.4 menunjukkan bahwa butir soal pada UAS tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD yang terdiri dari 30 butir soal dapat dikatakan reliabel dengan kategori tinggi, karena memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,777. Menurut Basuki dan Hariyanto (2014: 119) Apabila reliabilitas pada suatu soal menunjukkan koefisien di antara 0,70 ≤ r ≤ 0,89 maka korelasi soal memiliki reliabilitas yang tinggi. Hasil ini mengandung arti bahwa tes ini tersusun oleh butir-butir soal yang mampu menunjukkan keajegan hasil atas pengukuran yang dilakukan.
3. Tingkat Kesukaran
Analisis tingkat kesukaran digunakan untuk mengukur seberapa besar derajat kesukaran suatu soal (Arifin, 2009: 266). Kriteria untuk menentukan rentang tingkat kesukaran sedang sangat tergantung jumlah kategori yang diinginkan. Purwanto (2009: 101) mengelompokkan tingkat kesukaran dalam lima kategori yaitu sangat sukar, sukar, sedang, mudah, dan sangat mudah. Butir soal dapat dikatakan sedang apabila indeks tingkat kesukaran berada di antara 0,40 - 0,59. Secara lebih detailnya pengelompokan rentang tingkat kesukaran dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.5 Kategori Tingkat Kesukaran
Rentang Tingkat Kesukaran Kategori 0,00 - 0,19 Sangat Sukar 0,20 - 0,39 Sukar 0,40 - 0,59 Sedang 0,60 - 0,79 Mudah 0,80 - 1,00 Sangat Mudah Sumber: Purwanto (2009: 101)
Berdasarkan tabel 4.5, dapat dijelaskan bahwa tingkat kesukaran terdiri dari lima kategori yaitu sangat sukar, sukar, sedang, mudah, dan sangat mudah. Tingkat kesukaran dalam kategori sangat sukar memiliki indeks kesukaran antara 0,00-0,19, tingkat kesukaran dalam kategori sukar memiliki indeks kesukaran antara 0,20-0,39, sedangkan tingkat kesukaran dalam kategori sedang memiliki indeks kesukaran antara 0,40- 0,59, tingkat kesukaran dalam kategori mudah memiliki indeks kesukaran antara 0,60-0,79, sedangkan tingkat kesukaran dalam kategori sangat mudah memiliki indeks kesukaran antara 0,80-1,00. Berikut merupakan contoh hasil penghitungan tingkat kesukaran pada butir soal
nomor 11 dengan berpedoman pada rumus yang dikemukakan oleh Arikunto (2012: 223):
B pada rumus di atas memiliki keterangan sebagai jawaban yang benar, dan JS merupakan keterangan jumlah siswa yang mengikuti tes. Jadi, tingkat kesukaran pada nomor 11 memiliki indeks sebesar 0,444 dengan kategori sedang. Berikut hasil tingkat kesukaran pada nomor 11 jika dilihat dari Output ITEMAN:
Gambar 4.2 Output ITEMAN Tingkat Kesukaran Nomor 11
Bagian yang dilingkari pada gambar 4.2 merupakan indeks kesukaran pada butir soal nomor 11. Pada gambar di atas menunjukkan Prop.
Correct sebesar 0,444 yang merupakan tingkat kesukaran dengan
Contoh berikutnya adalah penghitungan tingkat kesukaran pada butir soal nomor 14, yaitu sebagai berikut:
Jadi, tingkat kesukaran pada nomor 14 memiliki indeks sebesar 0,85 dengan kategori sangat mudah. Berikut hasil tingkat kesukaran pada nomor 14 jika dilihat dari Output ITEMAN:
Gambar 4.3 Output ITEMAN tingkat kesukaran nomor 14
Bagian yang dilingkari pada gambar 4.3 merupakan indeks kesukaran pada butir soal nomor 14. Pada gambar di atas menunjukkan Prop.
Correct sebesar 0,850 yang merupakan tingkat kesukaran dengan
kategori sedang.
Untuk tingkat kesukaran pada butir soal lainnya dihitung dengan bantuan program ITEMAN, yaitu dengan hasil sebagai berikut (halaman 74):
Tabel 4.6 Hasil Tingkat Kesukaran
No. Butir Prop. Correct Kategori
1 0,790 Mudah 2 0,549 Sedang 3 0,655 Mudah 4 0,963 Sangat Mudah 5 0,975 Sangat Mudah 6 0,754 Mudah 7 0,920 Sangat Mudah 8 0,840 Sangat Mudah 9 0,683 Mudah 10 0,451 Sedang 11 0,444 Sedang 12 0,248 Sukar 13 0,273 Sukar 14 0,850 Sangat Mudah 15 0,934 Sangat Mudah 16 0,294 Sukar 17 0,761 Mudah 18 0,835 Sangat Mudah 19 0,774 Mudah 20 0,850 Sangat Mudah 21 0,551 Sedang 22 0,769 Mudah 23 0,845 Sangat Mudah 24 0,922 Sangat Mudah 25 0,939 Sangat Mudah 26 0,635 Mudah 27 0,668 Mudah 28 0,267 Sukar 29 0,841 Sangat Mudah 30 0,268 Sukar
Berdasarkan tabel 4.6 dapat dinyatakan bahwa pada butir soal nomor 1, 3, 6, 9, 17, 19, 22, 26, dan 27 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori mudah, kemudian butir soal nomor 2, 10, 11, dan 21 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori sedang, sedangkan butir soal nomor 4, 5, 7, 8, 14, 15, 18, 20, 23, 24, 25, dan 29 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori sangat mudah, dan pada butir soal nomor 12, 13, 16, 28, dan 30 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori sukar. Pada pengelompokan berdasarkan kategori milik Purwanto (2009: 101) ini
disimpulkan bahwa 12 butir soal UAS pilihan ganda Bahasa Indonesia kelas IV memiliki tingkat kesukaran dengan kategori sangat mudah, 9 butir soal memiliki tingkat kesukaran dengan kategori mudah, 4 butir memiliki tingkat kesukaran dengan kategori sedang, dan 5 butir soal memiliki tingkat kesukaran dengan kategori sukar. Hasil dari pengelompokan kategori tersebut dapat dilihat melalui persentase sebagai berikut:
Tabel 4.7 Hasil Persentase Tingkat Kesukaran
Kategori Butir Soal Jumlah Persentase Sukar 12, 13, 16, 28, 30. 5 16,7% Sedang 2, 10, 11, 21. 4 13,3% Mudah 1, 3, 6, 9, 17, 19, 22, 26, 27. 9 30% Sangat Mudah 4, 5, 7, 8, 14, 15, 18, 20, 23, 24, 25, 29. 12 40% Total 30 100%
Tabel di atas menjelaskan bahwa butir soal pada nomor 12, 13, 16, 28, dan 30 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori sukar dengan nilai persentase 16,7%, kemudian butir soal nomor 2, 10, 11, dan 21 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori sedang dengan nilai persentase 13,3%, sedangkan butir soal pada nomor 1, 3, 6, 9, 17, 19, 22, 26, dan 27 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori mudah dengan nilai persentase 30%, dan butir soal pada nomor 4, 5, 7, 8, 14, 15, 18, 20, 23, 24, 25, dan 29 memiliki tingkat kesukaran dalam kategori sangat mudah dengan nilai persentase 40%. Dari persentase tersebut dapat dilihat melalui pie chart yang terdapat pada halaman 76.
Gambar 4.4 Pie Chart Tingkat Kesukaran
Warna ungu pada pie chart merupakan simbol warna dari tingkat kesukaran dengan kategori sangat mudah. Kategori pada tingkat kesukaran ini merupakan kategori yang paling banyak dijumpai pada butir soal UAS genap pilihan ganda Bahasa Indonesia kelas IV karena memiliki persentase paling banyak yaitu 40%. Kemudian ketegori kedua yang mendominasi pada pie chart adalah kategori mudah yang disimbolkan dengan warna hijau yang berpersentase 30%. Kategori ketiga merupakan kategori sukar yang disimbolkan dengan warna biru yang memiliki nilai persentase 16,7%. Kategori terakhir adalah kategori sedang yang disimbolkan dengan warna merah. Kategori sedang memiliki persentase yang paling sedikit yaitu hanya 13,3%.
4. Daya Beda
Daya beda merupakan kemampuan butir soal dapat membedakan antara peserta didik yang telah menguasai materi yang ditanyakan dan peserta didik yang belum menguasai materi yang diujikan (Kusaeri &
Tingkat Kesukaran
Sukar (16,7%)
Sedang (13,3%)
Mudah (30%)