BAB III. METODE PENELITIAN
E. Deskripsi Penerapan Pembelajaran Matematika
Penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti dalam penerapan permainan Pohon Uang untuk meningkatkan hasil belajar dan menumbuhkan sikap positif siswa, serta motivasi belajar siswa pada pembelajaran matematika di SMP Yos Sudarso Cigugur, Kuningan dilakukan di kelas VII semester 1 dengan topik Aritmetika Sosial. Sehingga berdasarkan metode pembelajaran dengan permainan, peneliti mencoba menyusun model pembelajaran dalam kegiatan belajar siswa untuk meningkatkan hasil belajar dan menumbuhkan sikap positif siswa, serta motivasi belajar siswa.
Tabel 3.2
Kegiatan Pembelajaran 1
Metode Pembelajaran dengan Permainan Kegiatan Pembelajaran
1. Siswa me-review pemahamannya dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui eksposisi guru.
• Eksposisi/penjelasan diberikan guru untuk me-review pengetahuan siswa terhadap pecahan dan perhitungannya (sebagai prasyarat pembelajaran).
2. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya dari eksposisi yang dilberikan.
• Siswa menyimak penjelasan dari guru dan berpartipasi dalam pembelajaran. Guru dan siswa dapat melakukan diskusi.
3. Tiap-tiap siswa berusaha untuk membangun dan mengembangkan pemikirannya
• Siswa diberikan LKS/latihan-latihan soal mengenai pecahan untuk menentukan nilai
berdasarkan review yang dilakukan. persentase dari suatu bilangan. Siswa mengerjakan latihan.
3. Guru mengontrol bagian tertentu dari pembelajaran misalnya materi.
• Guru menyediakan LKS/latihan sebagai bagian dari pembelajaran. Guru memperhatikan, mengamati, dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan yang diminta
4. Guru memotivasi semua siswa untuk menarik makna pembelajaran sehingga dapat
dimanfaatkan oleh seluruh siswa di kelas
• Dalam setiap akhir kegiatan, guru selalu mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan.
• Guru meminta siswa mengerjakan latihan soal dan memberi PR yang dikerjakan secara inividual.
Tabel 3.3
Kegiatan Pembelajaran 2
Metode Pembelajaran dengan Permainan Kegiatan Pembelajaran
1. Siswa mencoba membangun pemahamannya dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui permainan
• Guru mengenalkan permainan Pohon Uang kepada siswa dan siswa berusaha memahami aturan permainannya.
• Kelas dibagi ke dalam kelompok-kelompok, kertas-kertas uang dan tabel isian dibagikan ke setiap kelompok.
2. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya dari permainan yang dilakukan.
• Siswa memainkan permainan Pohon Uang. Yaitu dengan menggunakan kertas uang-uangan yang telah disediakan. Aturan permainan kemudian dikeluarkan.
• Aturan tahap pertama, tiap kelompok dapat saling menukarkan uangnya tanpa ada aturan apapun. Jika sepakat, tiap kelompok dapat saling menukarkan uangnya.
• Setelah 10 menit, tiap kelompok menghitung keuntunganya berdasarkan catatan
ditentukan 3. Tiap-tiap siswa berusaha bekerjasama untuk
membangun dan mengembangkan
pemikirannya berdasarkan permainan yang dilakukan.Dengan menyusun strategi melalui pemikiran matematisnya untuk mencapai kemenangan.
• Permainan tahap I selesai, aturan tahap II diberlakukan. ” Jika terdapat mata uang kembar, maka nilai mata uang akan ditambahkan sebesar 75% dari jumlah nilai mata uang kembar. NF = NA+ (NA*75%)”. Tiap kelompok dapat saling menukarkan uangnya
• Setelah 15 menit, tiap kelompok menghitung keuntungannya berdasarkan catatan
perhitungannya dalam tabel isian. Pemenang ditentukan. Diskusi makna permainan dilakukan.
4. Guru mengontrol bagian tertentu dari pembelajaran misalnya materi.
• Guru menyediakan sarana permainan sebagai bagian dari pembelajaran. Guru memperhatikan, mengamati, dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan yang diminta. Guru berperan sebagai bank dalam permainan.
5. Siswa menggeneralisasi pemahamannya dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui permainan
• Guru menyediakan LKS kepada setiap kelompok yang telah dibentuk sebelumnya. Dengan menggunakan soal cerita, siswa mengerjakan LKS.
6. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya
• Siswa mengisi titik-titik dan tabel yang disediakan untuk menentukan harga beli, jual, untung, rugi melalui cerita Adi, Sule, Bu Fitri, dan Mang Ucup.
• Siswa diminta menjelaskan makna untung, rugi dari soal cerita yang diberikan. Melakukan perhitungan persentase untung rugi, harga sebagian, dan harga keseluruhan
• Diskusi kelas dilakukan untuk membahas LKS bersama-sama, guru berperan sebagai moderator.
makna pembelajaran sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh siswa di kelas
mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan.
• Guru meminta siswa mengerjakan latihan soal dan memberi PR yang dikerjakan secara individual.
Tabel 3.4
Kegiatan Pembelajaran 3
Metode Pembelajaran dengan Permainan Kegiatan Pembelajaran
1. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya dari permainan yang dilakukan.
• Siswa memainkan permainan Pohon Uang. Yaitu dengan menggunakan kertas uang-uangan yang telah disediakan. Aturan permainan kemudian dikeluarkan. Dengan anggota kelompok sama seperti pertemuan sebelumnya
2. . Tiap-tiap siswa berusaha bekerjasama untuk membangun dan mengembangkan
pemikirannya berdasarkan permainan yang dilakukan.Dengan menyusun strategi melalui pemikiran matematisnya untuk mencapai kemenangan.
• Permainan dimulai, aturan tahap III diberlakukan. ” Jika terdapat 2 atau lebih mata uang yang kembar maka jumlah nilai mata uang kembar akan ditambah 50% dari jumlah nilai mata uang lalu dikalikan dengan banyak uang kembar. NF =
NA+(NA*50%*i). Dimana i = banyak kembar, NA = nilai awal, NF = nilai akhir/final”. Tiap kelompok dapat saling menukarkan uangnya
• Setelah 15 menit, tiap kelompok menghitung keuntunganya berdasarkan catatan
perhitungannya dalam tabel isian. Diskusi makna permainan dilakukan.
3. Guru mengontrol bagian tertentu dari pembelajaran misalnya materi.
• Guru menyediakan sarana permainan sebagai bagian dari pembelajaran. Guru memperhatikan, mengamati, dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan yang diminta. Guru berperan sebagai bank dalam permainan.
4. Siswa menggeneralisasi pemahamannya dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui permainan
• Guru menyediakan LKS kepada setiap kelompok yang telah dibentuk sebelumnya. Dengan menggunakan soal cerita, siswa mengerjakan LKS.
5. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya
• Siswa mengisi titik-titik dan tabel yang disediakan untuk menentukan harga beli, jual, untung, rugi melalui cerita Jengkelin dan Pak David.
• Siswa diminta menjelaskan makna pajak (PPN),bunga, dan perhitungannya dari soal cerita yang diberikan.
• Diskusi kelas dilakukan untuk membahas LKS bersama-sama, guru berperan sebagai moderator.
6. Guru memotivasi semua siswa untuk mengkomunikasikan hasil generalisasinya sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh siswa di kelas
• Dalam setiap akhir kegiatan, guru selalu mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan.
• Guru meminta siswa mengerjakan latihan soal dan memberi PR yang dikerjakan secara inividual.
Tabel 3.5
Kegiatan Pembelajaran 4
Metode Pembelajaran dengan Permainan Kegiatan Pembelajaran
1. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya dari permainan yang dilakukan.
• Siswa memainkan permainan Pohon Uang. Yaitu dengan menggunakan kertas uang-uangan yang telah disediakan. Aturan permainan kemudian dikeluarkan. Dengan anggota kelompok sama seperti pertemuan sebelumnya
2. . Tiap-tiap siswa berusaha bekerjasama untuk membangun dan mengembangkan
pemikirannya berdasarkan permainan yang dilakukan.Dengan menyusun strategi melalui pemikiran matematisnya untuk mencapai kemenangan.
• Permainan dimulai, aturan tahap IV diberlakukan. ” Untuk mata uang
berpasangan 100 dan 1000, 200 dan 2000, 500 dan 5000, nilai mata uang akan
digandakan dua kali. Sedangkan untuk mata uang yang tidak berpasangan nilainya akan
berkurang sebesar 20% per mata uang”. Tiap kelompok dapat saling menukarkan
uangnyapat saling menukarkan uangnya
• Setelah 15 menit, tiap kelompok menghitung keuntunganya berdasarkan catatan
perhitungannya dalam tabel isian. Diskusi makna permainan dilakukan.
3. Guru mengontrol bagian tertentu dari pembelajaran misalnya materi.
• Guru menyediakan sarana permainan sebagai bagian dari pembelajaran. Guru memperhatikan, mengamati, dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan yang diminta. Guru berperan sebagai bank dalam permainan.
4. Siswa menggeneralisasi pemahamannya dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui permainan
• Guru menyediakan LKS kepada setiap kelompok yang telah dibentuk sebelumnya. Dengan menggunakan soal cerita, siswa mengerjakan LKS.
5. Sasarannya adalah mempelajari, memahami dan mengembangkan pemikirannya
• Siswa mengisi titik-titik dan tabel yang disediakan untuk menentukan harga beli, jual, untung, rugi melalui cerita Abri, Mr MI, dan restoran Enggal Payu.
• Siswa diminta memahami makna rabat dan pajak (PPh), beserta perhitungannya.
• Siswa diminta menentukan nilai presentase dari suatu berat (netto, brutto), dengan mengisi tabel yang sudah tersedia 6. Kelas diharapkan berfungsi sebagai
laboraturium pembelajaran
• Setelah selesai mengerjakan LKS yang diberikan, siswa melakukan diskusi kelas mengenai hasil pekerjaannya
7. Biasanya sejumlah generalisasi tertentu akan diperoleh dari siswa
• Masing-masing siswa dapat mengemukan pendapatnya
• Setiap kelompok berkemungkinan menemukan hasil-hasil yang berbeda sehingga siswa-siswa yang lain diminta untuk memberikan tanggapan dari apa yang
telah disampaikan siswa lain. 8. Guru mengontrol bagian tertentu dari
pembelajaran misalnya materi, kejadian, dan peran sebagai pemimpin kelas.
• Guru memperhatikan,mengamati, dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan pembelajaran. Guru juga berperan sebagai moderator dalam presentasi.
9. Guru memotivasi semua siswa untuk mengkomunikasikan hasil generalisasinya sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh siswa di kelas
• Dalam setiap akhir kegiatan, guru selalu mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan.
• Guru meminta siswa mengerjakan latihan soal dan memberi PR yang dikerjakan secara individual.