• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV: Hasil Pembahasan dan Penelitian

B. Deskripsi Pratindakan

Peneliti melakukan pengamatan terhadap tingkat kecerdasan kinestetik anak melalui gerak dan lagu sebagai langkah awal sebelum diadakan Penelitian Tindakan Kelas. Hasil yang diperoleh pada kemampuan awal sebelum tindakan, pada akhirnya akan dibandingkan dengan hasil setelah tindakan. Perbandingan bertujuan untuk menunjukkan adanya peningkatan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Observasi pratindakan dilakukan pada tanggal 23 Januari

2017 dengan tema alat transportasi, sub tema alat transportasi di udara. Pada tahap ini peneliti mengamati tingkat kecerdasan kinestetik anak di RA AN-NIDA Kec. Percut Sei Tuan. Kegiatan pembelajaran yang berlangsung pada saat penelitian adalah sebagai berikut:

a. Kegiatan Awal

Kegiatan awal dimulai dengan masing-masing anak diarahkan guru untuk mengumpulkan buku tabungannya bagi yang menabung, setelah itu anak-anak

membaca iqro‟ dan buku bahasa Indonesia dengan gurunya. Kemudian baris -berbaris di dalam kelas sambil bernyanyi. Selanjutnya guru mengarahkan anak untuk duduk tertib dan rapi di mejanya masing-masing. Lalu guru memimpin doa didepan kelas dengan diikuti seluruh anak yang membacakan beberapa surah seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan doa belajar.

b. Kegiatan Inti

Setelah usai berdoa, guru mengajak anak untuk mendengarkan pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru.Anak-anakdiajaktanyajawab tentang alat transportasi, apa-apa saja alat transportasi di udara yang biasa kita gunakan untuk bepergian jauh. Setelah itu anak diajak untuk bernyanyi sambil meniru gerakan pesawat terbang.

Setelah guru melakukan diskusi dan Tanya jawab, kemudian guru mengajak anak untuk mengambil majalah yang ada di dalam tas mereka beserta alat tulis dan krayonnya. Sebelumnya guru menjelaskan kepada anak-anak kegiatan yang dilakukan untuk selanjutnya. Kemudian guru dan anak bersama-sama membuka majalah dengan menghitung lembaran yang telah dibukanya.

Maka setelah tampak lembaran yang akan ditugaskan pada anak. Guru langsung

mengajaknya untuk menebalkan kata “pesawat” yang ada dimajalah dan

mewarnai gambar pesawat tersebut dengan warna kesukaannya menggunakan krayon miliknya. Setelah kegiatan inti selesai anak-anak beristirahat dan diajak untuk mencuci tangan dengan bersih, lalu duduk di karpet membentuk lingkaran, membaca doa makan, kemudian membuka bekal yang telah dibawa dari rumahnya.

c. Kegiatan Akhir

Kegiatan akhir diisi dengan menyanyikan lagu anak, membaca doa sehari-hari dan berdiskusi kembali tentang apa yang telah dipelajari disehari-hari tersebut. Kemudianguru mengajak anak untuk menjawab pertanyaan berdasarkan apa yang telah dipelajari, dan siapa yang bisa menjawab, maka boleh pulang dan salam pada gurunya.

2. Hasil Observasi Kecerdasan Kinestetik Anak Pratindakan

Hasil observasi kecerdasan anak pratindakan di RA AN-NIDA yang dilakukan pada tanggal 27 Januari 2017 dengan menggunakan instrumen lembar observasi checklist disajikan dalam tabel dibawah ini:

Tabel 4.2 Rekapitulasi Data Kecerdasan Kinestetik Anak Pratindakan

No Aspek yang di Amati Persentasi

1 Kemampuan koordinasi mata, tangan dan kaki

44,44 %

2 Kemampuan keluwesan dan

kelenturan gerak anak

3 Anak dapat meniru gerakan sesuai dengan contoh yang diberikan

58,33 %

4 Anak dapat melakukan gerakan tanpa malu-malu dan percaya diri

44,44 %

5 Anak dapat melakukan keseluruhan gerak dan lagu dengan lancar

44,44 %

6 Tertib dalam melakukan setiap kegiatan

55,55 %

Rata-rata 48,60 %

Indikator Keberhasilan 75%

Berdasarkan data yang sudah diperoleh dari pratindakan dapat diketahui bahwa kecerdasan kinestetik anak melalui metode bermain gerak dan lagu di sekolah masih kurang optimal. Hal ini yang menjadi landasan peneliti untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini melalui metode bermain gerak dan lagu di RA AN-NIDA Kec. Percut Sei Tuan. Dari data pada table 4.1 yang berupa hasil observasi pratindakan kecerdasan kinestetik anak dapat diperjelas melalui grafik di bawah ini:

3. Hasil Pra-tindakan

Hasil observasi pratindakan dengan menggunakan instrumen checklist

pada tanggal 23 Januari 2017 menyebutkan bahwa kecerdasan kinestetik anak usia dini di RA AN-NIDA mendapatkan perolehan data yaitu kemampuan koordinasi mata, tangan dan kaki sebesar 44,44 % mulai berkembang, kemampuan keluwesan dan kelenturan gerak anak sebesar 44,44 % mulai berkembang, anak dapat meniru gerakan sesuai dengan contoh yang diberikan sebesar 58,33 % mulai berkembang, anak dapat melakukan gerakan tanpa malu-malu dan percaya dirisebesar 44,44 % mulai berkembang, lalu anak dapat melakukan keseluruhan gerak dan lagu dengan lancar sebesar 44,44 % mulai berkembang, dan tertib dalam melakukan setiap kegiatan sebesar 55,55 % mulai berkembang. Dari data tersebut rata-rata yang diperoleh adalah 48,60 % mulai berkembang. Hasil tersebut belum mencapai criteria yang ditentukan sebesar 75% berkembang sesuai harapan.

0 10 20 30 40 50 60 70 80

Pra-tindakan Target yang dicapai

Kemampuan koordinasi mata, tangan dan kaki

Kemampuan keluwesan dan kelenturan gerak anak

Anak dapat meniru gerakan sesuai dengan contoh yang diberikan

Anak dapat melakukan gerakan tanpa malu-malu dan percaya diri

Anak dapat melakukan keseluruhan gerak dan lagu dengan lancar

Tertib dalam melakukan setiap kegiatan

Berdasarkan perolehan data tersebut, peneliti bersama guru kelas menemukan beberapa permasalahan yang kemudian dijadikan oleh peneliti sebagai bahan refleksi untuk menentukan perencanaan dalam pembelajaran pada SiklusI. Beberapa permasalahan yang ditemukan adalah sebagai berikut:

a) Kemampuan koordinasi mata, tangan dan kaki pada anak masih belum optimal, terlihat pada saat anak melakukan gerakannya masih agak bingung bagaimana tangan yang kanan digerakkan dengan kaki yang kiri juga dihentakkan.

b) Kemampuan keluwesan dan kelenturan gerak anakjuga masih belum optimal, terlihat pada gerakan anak yang masih kaku seperti gerakan tangan dan kaki.

c) Anak meniru gerakan sesuai dengan contoh yang diberikan belum berjalan optimal, anak belum bisa secara baik untuk meniru gerakan, terlebih gerakan yang baru bagi anak.

d) Anak melakukan gerakan tanpa malu-malu dan percaya diri masih belum optimal, terlihat pada ekspresi dan gerakan anak yang masih ragu-ragu dan kurang percaya diri.

e) Anak melakukan keseluruhan gerak dan lagu juga masih jauh dari kata optimal, karena kurangnya latihan untuk melatih dan mengingat gerakan yang disertai dengan iringan lagu dengan bersama-sama dinyanyikan.

f) Tertib dalam melakukan setiap kegiatan belum optimal, karena masih banyak anak yang belum mau untuk mendengarkan perkataan gurunya agar tertib dalam barisan.

C. Hasil Penelitian

Dokumen terkait