• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Deskripsi Hasil Penelitian

13. Deskripsi Siswa 17

Berdasarkan hasil tes soal cerita siswa 17 mengerjakan soal nomor 1, 2, 6 dan menjawab salah pada soal nomor 1, 2, 6. Sebelum melakukan wawancara, berdasarkan hasil pekerjaan, peneliti menentukan kesalahan pertama yang dapat dilihat dari pekerjaan S17. a. Nomor 1

Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4.21 , kesalahan pertama yang dapat dilihat adalah siswa 17 salah menggunakan rumus. Berikut sebagai transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 17

P : Silahkan kamu baca lagi soal nomor 1. Jika ada kata yang tidak kamu ketahui, katakan !

S17 : Suatu kemasan teh kotak berbentuk seperti gambar (1) ! Jika jaring-jaring kemasan tersebut berbentuk seperti gambar (2) , berapakah luas permukaan kemasan teh kotak ini ?

P :Apakah ada kata-kata dari soal ini yang tidak kamu ketahui ?

S17 : Tidak ada mbak.

P : Katakan, apa yang diinginkan oleh soal! S17 :Diminta mencari luas permukaan bukan mbak? P : Coba kamu lihat lagi soalnya.

S17 : Oh ya diminta mencari luas permukaan balok atau volume balok mbak?

P : Coba dilihat baik-baik lagi.

S17 : (Membaca lagi) Ini diminta mencari luas permukaan teh kotak mbak.

P : Bagaimana cara menemukan jawabannya? S17 : Ya pakai rumus luas permukaan balok mbak. P : Bagaimana rumusnya?

S17 : Mmmm…. Bingung mbak

P : ayo kalau kamu bilang soal ini tentang luas permukaan, bagaimana cara mendapatkan jawabannya? S17 :Pakai rumus luas permukaan balok .

Berdasarkan wawancara tersebut jenis kesalahan yang dilakukan siswa 17 pada soal nomor 1 diklasifikasikan sebagai

Transformation Error atau kesalahan mentransformasi. Siswa 17

benar dalam membaca soal dan memahami bahwa yang harus dikerjakan adalah mencari luas permukaan teh kotak. Akan tetapi siswa 17 salah dalam mentransformasi rumus atau operasi mana yang harus digunakan. Siswa 17 menyebut luas permukaan balok

. Penyebab dari kesalahan ini adalah karena sejak awal siswa 17 ragu-ragu dan tidak yakin dengan rumus apa yang harus digunakan. Atau dapat dikatakan, siswa 17 belum benar-benar memahami konsep luas permukaan dan volume. Ini bisa dilihat dari hasil wawancara dan pekerjaan siswa 17. Pada hasil pekerjaan siswa 17 menulis tetapi pada hasil wawancara siswa 17 mengatakan luas permukaan balok tetapi menyebutkan . Siswa 17 juga mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu suka belajar matematika, apalagi kalau rumus yang dipelajari susah. Peneliti lalu menyampaikan kepada siswa 17 bahwa dia telah melakukan kesalahan dan menuntun siswa 17 untuk menemukan jawaban yang tepat.

b. Nomor 2

Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4.22 , kesalahan pertama yang dapat dilihat adalah siswa 17 salah menggunakan rumus. Berikut sebagian transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 17.

P :Sekarang kita lihat yang nomor 2. Coba kamu baca lagi soalnya.

S17 : Ani akan membuat sebuah model kubus dari kertas karton dengan panjang rusuk 5 cm seperti pada gambar di samping. Berapakah luas kertas karton yang dibutuhkan untuk membuat model kubus tersebut? (abaikan kertas yang digunakan untuk merekatkan) P : Apakah ada kata-kata dari soal yang tidak kamu

ketahui? S17 : Tidak ada

P : Apa yang diinginkan dari soal?

S17 : Mmmm... luas permukaan atau volume ya mbak ? P : Coba lihat lagi soalnya.

S17 : Luas permukaan kubus mbak eh volume kubus. (Diam) Bukan mbak, luas permukaan deh.

P : Sudah yakin itu tentang luas permukaan? S17 : Ya

P : Kalau begitu bagaimana cara menemukan jawabannya?

S17 : Pakai rumus luas permukaan kubus. P : Rumusnya bagaimana ?

S17 : 6 x s . eh . Bingung mbak.

P : Bagaimana, mana rumus yang harus digunakan. S17 : sisi kali sisi kali sisi

Berdasarkan wawancara tersebut jenis kesalahan yang dilakukan siswa 17 pada soal nomor 2 diklasifikasikan sebagai

Transformation Error atau kesalahan mentransformasi. Berdasarkan wawancara tersebut pada soal nomor 2 siswa 17 benar dalam membaca soal dan memahami bahwa yang harus dikerjakan adalah mencari luas permukaan kubus. Akan tetapi siswa 17 salah dalam mentransformasi rumus atau operasi mana yang harus digunakan, siswa 17 menyebut luas permukaan kubus . Penyebab dari kesalahan ini adalah karena sejak awal siswa 17 ragu-ragu dan tidak yakin dengan rumus apa yang harus digunakan. Atau dapat dikatakan, siswa 17 belum benar-benar

memahami konsep luas permukaan dan volume. Ini bisa dilihat dari hasil wawancara dan pekerjaan siswa 17. Pada hasil pekerjaan siswa 17 menulis tetapi pada hasil wawancara siswa 17 mengatakan luas permukaan kubus tetapi menyebutkan . Peneliti lalu menyampaikan kepada siswa 17 bahwa dia telah melakukan kesalahan dan menuntun siswa 17 untuk menemukan jawaban yang tepat.

c. Nomor 6

Berdasarkan hasil pekerjaan seperti pada gambar 4.23 , kesalahan pertama yang dapat dilihat adalah siswa 17 salah menuliskan hasil akhir. Berikut sebagian transkripsi wawancara peneliti dengan siswa 17.

P : Sekarang kita lihat nomor 6. Coba kamu baca lagi soalnya.

S17 : Sebuah kolam renang berukuran panjang 20 m, lebar 8 m, dan kedalamannya 2 m. Kolam renang itu dikuras sampai airnya habis, kemudian diisi air kembali menggunakan mesin pompa dengan debit 5 m3/detik. Gambar 4.23 Hasil Pekerjaan Siswa 17 Nomor 6

Berapa lamakah waktu yang diperlukan untuk mengisi kolam sampai penuh?

P : Adakah kata yang tidak kamu mengerti? S17 : Tidak ada mbak

P : Lalu, apa yang diinginkan oleh soal ini?

S17 : Lamanya mengisi kolam dengan air kan mbak? P : Caranya bagaimana?

S17 : Pakai rumus volume balok. P : Bagaimana langkah-langkahnya?

S17 : Dihitung dulu pakai rumus volume, terus nanti kalau sudah ketemu dibagi dengan 5.

P : Coba kamu kerjakan. Tetapi sambil berbicara ya, supaya saya tahu apa yang kamu tulis.

S17 : (mulai mengerjakan sambil berbicara langkah-langkahnya)

P : Jawabannya berapa? S17 : 64 menit.

P : Coba lihat lagi soalnya.

S17 : (membaca lagi) oh iya mbak harusnya 64 detik. P : Kenapa salah pakai menit?

S17 : Saya tidak mengecek soalnya lagi, saya kira menit mbak.

Berdasarkan wawancara tersebut jenis kesalahan yang dilakukan siswa 17 pada soal nomor 6 diklasifikasikan sebagai

Encoding Error atau kesalahan mengkode atau kesalahan

menuliskan jawaban. Siswa 17 benar dalam membaca soal dan memahami bahwa yang harus dikerjakan adalah mencari lamanya waktu untuk mengisi kolam. Siswa 17 juga mampu menyampaikan langkah-langkah pengerjaan dengan baik. Akan tetapi siswa 17 salah dalam menuliskan hasil akhir. Siswa 17 menulis 64 menit yang seharusnya 64 detik. Berdasarkan wawancara lanjutan yang dilakukan peneliti, penyebab dari kesalahan tersebut adalah siswa 17 tidak memeriksa pekerjaan kembali.

Dokumen terkait