• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.5 Deskripsi Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku

Tingkat pengetahuan mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara terhadap pemilihan makanan natrium tinggi dinilai menggunakan kuesioner yang dibagi menjadi 3 kategori yaitu baik bila skor didapati diatas 76 %, cukup bila skor didapati 56-76% dan kurang bila skor dibawah 56%. Adapun hasil penelitian yang dilakukan peneliti dari bulan September sampai November diperoleh tingkat pengetahuan pemilihan makanan natrium tinggi pada mahasiswa/i angkatan 2017 terbanyak pada kategori kurang yaitu 23 orang (46.0%) diikuti kategori cukup sebanyak 15 orang (30.0%) dan kategori baik sebanyak 12 orang (24.0%) sedangkan pada mahasiswa/i angkatan 2018 terbanyak pada kategori cukup yaitu 21 orang (42.0%) diikuti kategori kurang sebanyak 15 orang (30.0%) dan kategori baik sebanyak 14 orang (28.0%). Adapun tingkat pengetahuan mahasiswa/i angkatan 2017 dan 2018 dapat dilihat pada tabel 4.5.

Tabel 4.5 Tingkat Pengetahuan Mengenai Pemilihan Makanan Natrium Tinggi

Angkatan

Tingkat Pengetahuan

Baik Cukup Kurang Jumlah Persentase (%)

Total nilai 100 responden untuk tingkat pengetahuan mengenai pemilihan makanan natrium tinggi didapati hasil 929 dari total 1500 nilai yang bisa didapati.

Angka 929 ini adalah jumlah dari semua jawaban benar yang telah dijawah oleh 100 responden dan 1500 adalah total nilai yang dapat didapati oleh responden bila mereka menjawab semua pertanyaan dengan benar. Angka ini menunjukkan rata rata responden dapat menjawab sekiranya 61.93% dari pertanyaan dengan benar, yang merupakan kategori pengetahuan yang cukup. Hasil ini dapat dilihat pada tabel 4.6.

Tabel 4.6 Hasil Akhir Tingkat Pengetahuan Mengenai Pemilihan Makanan Natrium Tinggi

Jumlah Responden Total Nilai Seluruh Responden

Skor Rata Rata Persentase jawaban benar dari total skor

100 929 9.29/15 61.93%

Perilaku mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara angkatan 2017 dan 2018 mengenai pemilihan makanan natrium tinggi dinilai dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 13 pertanyaan mengenai kebiasaan dan preferensi masing masing individu dalam pemilihan makanan sehari- hari. Dari penelitian ini diperoleh sebagian besar mahasiswa mempunyai kebiasaan sehari hari dalam pemilihan makanan yang cenderung mengandung kandungan

n % n % n %

2017 12 24.0% 15 30.0% 23 46.0% 50 100.0%

2018 14 28.0% 21 42.0% 15 30.0% 50 100.0%

Total 26 26.0% 36 36.0% 38 38.0% 100 100.0%

natrium yang tinggi. Skor perilaku dikalkulasi dengan dasar pemberian skor 3 bila responden menjawab selalu, 2 bila menjawab kadang kadang dan 1 bila responden menjawab tidak pernah, lalu seluruh skor dijumlahkan pada kuesioner tersebut.

Seluruh skor responden dijumlahkan dan dibagi 100 untuk mendapatkan nilai rata ratanya yang diperlihatkan pada tabel 4.7 sebagai berikut.

Tabel 4.7 Skor dan Presentase Perilaku Mengenai Pemilihan Makanan Natrium Tinggi Angkatan Skor Perilaku Rata-

Rata Persentase

2017 24/39 61%

2018 25/39 64%

Berdasarkan tabel 4.7, didapati bahwa pada mahasiswa/i angkatan 2017, didapati hasil bahwa responden memiliki perilaku kecenderungan sebesar 61%

untuk mengkonsumsi makanan natrium tinggi dan 64% pada responden dari angkatan 2018. Asupan garam (natrium) yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Natrium yang masuk ke dalam tubuh akan langsung diserap ke pembuluh darah. Hal ini akan meningkatkan penarikan cairan kedalam pembuluh darah dikarenakan natrium mempunyai sifat menahan air. Hal ini akan menyebabkan volume darah naik yang secara langsung meningkatkan stroke volume, suatu faktor yang juga menentukan tekanan darah dalam tubuh (Khasanah, 2012).

Pemilihan makanan yang lebih mudah dikonsumsi ataupun instan yang sering mengandung kandungan natrium yang tinggi dapat dikarenakan oleh jadwal padat yang dimiliki oleh mahasiswa/i yang sedang menjalankan kuliah sehingga mahasiswa/i tidak mementingkan kandungan natrium pada makanan terlebih

dahulu. Pengetahuan mengenai pemahaman pemilihan makanan yang tinggi natrium dapat berdampak positif terhadap pemilihan makanan mereka sehari-hari.

Pengetahuan mengenai pemilihan makanan natrium tinggi juga bermanfaat untuk mahasiswa di bidang medis oleh karena mereka akan bertemu dengan banyak pasien di masa yang akan datang. Ini merupakan hal yang wajib diketahui oleh mahasiswa/i di bidang medis dikarenakan kelak mahasiswa/i medis diharapkan dapat memberikan bukan hanya pengobatan, tetapi juga edukasi mengenai pola makan yang sehat yang dapat terkait pada berbagai penyebab penyakit, contohnya adalah kaitan antara konsumsi makanan natrium tinggi dengan hipertensi. Pemahaman hal tersebut juga dapat membantu mahasiswa/i di bidang medis untuk pengarahan dalama menegakkan diagnosis, contohnya mahasiswa/i bisa mendapat sedikit gambaran tekanan darah ataupun penyakit berdasarkan pola makan pasien sehari-hari.

Melalui pengisian kuesioner ini, subjek penelitian yaitu responden akan diberi pertanyaan pertanyaan yang akan menguji pengetahuan terhadap makanan natrium tinggi dan juga perilaku responden dalam pemilihan makanan natrium tinggi. Kemudian setelah mengisi, setiap responden dapat melihat skor masing masing individu. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya responden dapat memperbaiki diri masing masing seiring pengisian kuesioner dan mengetahui ketidaktahuan masing masing terhadap makanan natrium tinggi yang bukan hanya berguna untuk memperbaiki pola hidup masing masing, tetapi juga sangat bermanfaat di masa yang akan datang untuk edukasi pasien.

Dari penelitian ini, kategori tingkat pengetahuan mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara tergolong pada katergori cukup dan perilaku yang memiliki kecenderungan untuk konsumsi makananan natrium tinggi, peneliti berpendapat bahwa ada kemungkinan ada kaitan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku pada pemilihan makananan natrium tinggi. Faktor yang lain yaitu budaya dari masing masing responden juga berkemungkinan mempengaruhi perilaku dari masing masing responden. Tetapi untuk memastikan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan, budaya dan perilaku, diperlukan analisis yang lebih lanjut untuk menentukan korelasi tersebut.

BAB V KESIMPULAN

5.1 KESIMPULAN

Dari hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan:

1. Pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara terhadap pemilihan makanan natrium tinggi berada dalam kategori sedamg yaitu rata rata responden mendapati skor 9.29 (61.93%).

2. Dari hasil perilaku mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara terhadap pemilihan makanan natrium tinggi, didapati mahasiswa/i memiliki kecenderungan untuk memilih konsumsi makanan yang memiliki kandungan natrium yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari rata rata jawaban responden yang menunjukkan 62% dari pilihan makanan maupun cara mengolah makanan tersebut tergolong dalam makanan yang mengandung natrium yang tinggi.

5.2 SARAN

Setelah melewati seluruh proses penelitian, peneliti memiliki beberapa saran yang mungkin dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penelitian yaitu sebagai berikut:

1. Bagi tenaga kesehatan

Untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pola makan pemilihan makanan natrium tinggi dan untuk menerapkan pola makan yang lebih seimbang dan sehat.

2. Bagi subjek penelitian

Diharapakan responden agar dapat mendapatkan manfaat dari penelitian ini melewati pengisian kuesioner ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masing masing responden dan menggunakan kesempatan ini untuk mempelajari mengenai kekurangan masing masing responden yang di masa yang akan datang akan berguna terkecuali untuk melakukan edukasi pada pasien karena mahasiswa/i di bidang medis yang di masa yang akan datang akan menjadi bagian dari tenaga medis yang seharusnya lebih memahami mengenai pola makan yang lebih sehat. Diharapkan juga subjek dapat menerapkan pola makan yang lebih sehat.

3. Bagi peneliti selanjutnya

Agar dapat dilakukan penelitian kepada seluruh mahasiswa preklinik di bidang medis dan juga mencari keterkaitan antara pengetahuan dan budaya dari masing masing responden terhadap perilaku mengenai pemilihan makanan natrium tinggi.

DAFTAR PUSAKA

Ali Khomsan. 2004, Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Almatsier, S. 2008, Penuntun Diet Edisi Baru Instalasi Gizi Perjan RS Dr. Cipto mangun kusumo dan Asosiasi Dietisien Indonesia. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Almatsier, S. 2009, Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Almatsier, Sunita. 2007, Penuntun Diet. PT Gramedia Utama, Jakarta.

Azwar, S. 2011. Sikap dan Perilaku. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya (Edisi 2). Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Dalimartha, S. 2008, Care Yourself Hipertensi. Penebar Plus, Jakarta.

Depkes RI, 2006, Pharmaceutical Care untuk Hipertensi, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Donsu, T.D.J. 2017, Psikologi Keperawatan, Aspek-Aspek Psikologi, Konsep Dasar Psikologi, Teori Perilaku Manusia. Pustaka Baru

Press, Yogyakarta

Maluly, Hellen D B, Adriana P. Arisseto‐ Bragotto & Felix G. R. Reyes

‘Monosodium glutamate as a tool to reduce sodium in foodstuffs:

Technological and safety aspects.’ Food science & nutrition vol. 5,6 1039 1048. 12 Feb. 2020, doi:10.1002/fsn3.499

Hari Hipertensi Dunia 2019 : "Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK.". (2019, May 17). Diakses May 24, 2020, from http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari- hipertensi- dunia-2019-know-your-number-kendalikan-tekanan-darahmu- dengan-

cerdik

Hendriyani, H., Sulistyowati, E., & Noviardhi, A. 2016, ‘Konsumsi makanan tinggi natrium, kesukaan rasa asin, berat badan, dan tekanan darah pada anak sekolah’. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(3), 89.

https://doi.org/10.22146/ijcn.22632

Hendriyani, H., Pertiwi, E. D., & Mintarsih, S. N. 2014, 'Perilaku Pemilihan Makanan Tinggi Natrium Berpengaruh Terhadap Asupan

Natrium Penderita Hipertensi Di Kota Semarang'. Gizi Indonesia, 37(1), 41. https://doi.org/10.36457/gizindo.v37i1.149

Jain, Ritu. 2011, Pengobatan alternative untuk mengatasi tekanan darah.

Jumiati, Ika. 2018, 'Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Bullying pada Siswa di SD Negeri 01 Ngesrep Kecamatan Banyumanik Kota Semarang'. Repository UNIMUS : Semarang.

Available at: http://repository.unimus.ac.id/2569/

Kaplan, N.M. 2006, Kaplan’s Clinical Hypertension. 9th Edition. Department of Internal Medicine, University of Texas Southwestern Medical School, Dallas, Texas

Khasanah. 2012, Waspadai Beragam Penyakit Degeneratif Akibat Pola Makan.

Cetakan Pertama. Penerbit Laksana, Yogyakarta.

Kovell, L. C., Ahmed, H. M., Misra, S., Whelton, S. P., Prokopowicz, G. P., Magnesium dan Natrium, IMT Serta Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia 30-40 Tahun’. Skripsi Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang.

Lumbantobing. 2008, Tekanan Darah Tinggi. FKUI, Jakarta.

Muhammadun. 2010, Hidup Bersama hipertensi. In Books : Yogyakarta.

Mulyati H, Syam A. & Sirajuddin S. 2011, ‘Hubungan Pola Konsumsi Natrium dan Kalium serta Aktivitas Fisik denganKejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUP’. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Artikel Penelitian. Universitas Hasanuddin, Makasaar.

Notoatmodjo, S. 2012, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Nissar, Muzamil & Vaida, Naheed & Khan, dr yasmeen majid 2017, ‘Prevailing lifestyle risk factors and its association with complications among hypertensives in a rural area of Kancheepuram district in Tamil

Nadu’ Scientific Figure on ResearchGate. Available from:

https://www.researchgate.net/figure/Percentage-of-hypertensive- complications-present-among-study-participants_fig2_319259257 O’callaghan, C. 2009, At a Glace Sistem Ginjal (2 edision ed.) (E. Yasmine,

penerj.). Erlangga. Jakarta

Osman, Emad Aldin & Dafallah, Abdullah & Omer, Waleed & Elimiri, Gamal.

2011, ‘Effect of cigarette smoking on blood sodium and potassium

levels in sudanese subjects’. International Journal of Pharma and Bio Sciences. 2. 75.

Palmer, A. & Williams, B. 2007, Simple Guides Tekanan Darah Tinggi. EGC.

Jakarta

Siagian, A. 2003, Pendekatan Fortifikasi Pangan Untuk Mengatasi Masalah Kekurangan Zat Gizi Mikro. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara

Sherwood, L. 2010, From cells to System - 7th edition.

Tilong, A. D. 2014, Waspada penyakit-penyakit mematikan tanpa gejala menyolok. Buku Biru, Yogyakarta.

University of Cincinnati Academic Health Center. "Elevated levels of sodium blunt response to stress, study shows."

ScienceDaily.www.sciencedaily.com/releases/2011/04/110405175012.htm (accessed May 11, 2020).

Vollmer, WM., Sacks, FM., Ard, J., Appel, LJ., Bray, GA. & Simons-Morton, DG. 2001, Effects of Diet and Sodium Intake on Blood Pressure:

Subgroup Analysis of the DASH-sodium Trial. Ann Intern Med. 135:

1019–28.

Wawan & Dewi. 2010, Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Nuha Medika, Yogyakarta.

Whelton, P.K. , Robert M. Carey, Wilbert S. Aronow, Donald E. CaseyJr, Karen J. Collins, Cheryl Dennison Himmelfarb, Sondra M. DePalma, Samuel Gidding, Kenneth A. Jamerson, Daniel W. Jones, Eric J. MacLaughlin, Paul Muntner, Bruce Ovbiagele, Sidney C. SmithJr, Crystal C. Spencer, Randall S. Stafford, Sandra J. Taler, Randal J. Thomas, Kim A.

WilliamsSr, Jeff D. Williamson, & Jackson T. WrightJr. 2017, ‘High Blood Pressure Clinical Practice Guideline’. Diaskes 5 maret 2020, dari:

https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/HYP.0000000000000065

Winarno, F. G. 1991, Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

LAMPIRAN

Lampiran A. Biodata

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Satria Gohtama

NIM 170100124

Tempat/ Tanggal lahir : Medan /23 April 1999

Agama : Budha

Nama Ayah : NG KALIP

Nama Ibu : TINA RUSLY

Alamat : Jl. Kalimantan No 10 E

Riwayat Pendidikan :

1. TKS Methodist 2 Medan 2003-2005

2. SDS Methodist 2 2005-2006

3. SDS Singapore Piaget Academy 2006-2011

4. SMPS Singapore Piaget Academy 2011-2014

5. SMAS Singapore Piaget Academy 2014-2017

6. Fakultas Kedokteran USU 2017-sekarang

Riwayat Organisasi :

1. Keluarga Mahasiswa Buddhist USU 2017

2. Anggota Divisi Pendidikan dan Pelatihan MIND 2018-2019

Riwayat Kepanitiaan :

1. Anggota Seksi Konsumsi acara Asadha MIND FK USU 2018 2. Relawan Medis Bakti Sosial FK KMB USU 2018

3. Anggota Seksi Medis Bakti Sosial KMK FK USU 2018 4. Anggota Seksi Keamanan Bakti Sosial KMB FK USU 2019

5. Anggota Peralatan, Tempat, dan Transportasi MIND FK USU 2019 Riwayat Pelatihan

1. PKKMB FK USU 2017 2. MMB FK USU 2017 3. LKMM FK USU 2017

4. Seminar Basic Surgical Skill TBM FK USU 2018 5. Basic Life Support dan Traumatologi TBM FK USU 2018

6. Seminar Kanker Prostat dan Workshop Sirkumsisi SCORA PEMA FK USU 2017

7. Seminar Infeksi Saluran Kemih dan Workshop Sirkumsisi SCORA PEMA FK USU 2018

Lampiran B. Surat Pernyataan

Lampiran C. Ethical Clearance

Lampiran D. Surat Izin Penelitian

Lampiran E. Lembar Penjelasan Subjek Penelitian Saudara/i yang saya hormati,

Saya yang bertandatangan dibawah ini:

Nama : Satria Gohtama Nim : 170100124

Progam Studi : Pendidikan Dokter

Bermaksud akan mengadakan penelitian dengan judul “Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara Terhadap Pemilihan Makanan Natrium Tinggi” untuk melengkapi skripsi yang menjadi kewajiban saya untuk menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Penelitian ini bermanfaat untuk melihat tingkat pengetahuan dan perilaku terhadap pemilihan makanan natrium tinggi. Saya akan memberikan kuesioner yang berisi pertanyaan seputar identitas, pertanyaan mengenai tingkat pengetahuan dan perilaku terhadap makanan natrium tinggi.

Penelitian ini tidak akan menimbulkan akibat yang merugikan bagi

responden. Semua informasi dari hasil penelitian akan dijaga kerahasiannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian. Jika saudara/i bersedia, maka saya mohon kesediaan untuk mencentang kolom setuju pada lembar persetujuan yang saya lampirkan.

Atas perhatian dan kesediaan waktu saudara/i, saya mengucapkan terima kasih. Semoga partisipasi dan kesediaan saudara/i dalam penelitian ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan, 18 Juni 2020 Peneliti,

Satria Gohtama NIM: 170100124

Lampiran F. Lembar Persetujuan Menjadi Responden

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN Dengan Hormat,

Peneliti

Nama : Satria Gohtama

Status : Mahasiswa S1 Kedokteran Universitas Sumatera Utara Alamat : Jln Kalimantan No.10E

Penelitian :Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara Terhadap Pemilihan Makanan Natrium Tinggi.

Peneliti memohon kesediaan saudara/i untuk berpartisipasi menjadi responden dalam penelitan yang disebutkan diatas. Partisipasi saudara/i dalam penelitian ini bersifat sukarela dan tidak dipungut biaya apapun.

Sehingga, saudara/i bebas untuk mengundurkan diri setiap saat tanpa sanksi apapun. Setiap data yang terdapat dari saudara/i ini tidak akan disebarluaskan dan akan dijamin kerahasiaanya. Adapun informasi yang saya terima tersebut hanya akan digunakan sebagai data penelitian.

Akhir kata saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada saudara/i yang telah ikut berpartisipasi pada penelitian ini. Keikutsertaan saudara/i dalam penelitian ini akan menyumbangkan sesuatu yang berguna bagi ilmu pengetahuan di masa mendatang. Setelah memahami berbagai hal yang menyangkut penelitian ini diharapkan saudara/i bersedia mengisi lembar persetujuan yang telah saya persiapkan.

Medan, 16 September 2020 Peneliti,

Satria Gohtama

LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN (INFORMED CONSENT)

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :

Umur :

Alamat :

Saya telah memahami tujuan, manfaat, prosedur dan penjaminan kerahasiaan mengenai penelitian yang berjudul Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara mengenai pemilihan makanan natrium tinggi. Oleh karena itu, tanpa adanya paksaan dari pihak lain saya bersedia secara sukarela untuk menjadi responden dalam penelitian ini, serta mengikuti semua proses yang dibutuhkan dalam penelitian ini.

Demikianlah surat pernyataan ini untuk dapat dipergunakan seperlunya.

Medan, ...

Peneliti, Yang menyatakan,

( Satria Gohtama ) (. ... )

Lampiran G. Kuesioner Penelitian

KUESIONER PENELITIAN

TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKUMAHASISWA/I FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

TERHADAP PEMILIHAN MAKANAN NATRIUM TINGGI

PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER 1. Isilah data diri dengan benar dan lengkap.

2. Baca dan jawab pertanyaan dengan baik dan teliti.

3. Kuesioner terdiri atas 2 bagian pertanyaan dimulai dari pertanyaan mengenai pengetahuan dan perilaku terhadap pemilihan makanan natrium tinggi.

4. Pilih salah satu jawaban yang menurut anda paling tepat

A. Identitas Responden

Nama :

Umur :

Jenis Kelamin :

Stambuk : ( ) 2017

( ) 2018

No Hp :

B. Kuesioner Tingkat Pengetahuan dalam Pemilihan Makanan Natrium Tinggi Pertanyaan Mengenai Natrium

No Pertanyaan

1 Nama zat gizi yang menjadi sumber rasa asin 2 Sumber rasa asin

3 Jumlah natrium yang diperlukan dalam tubuh

Pertanyaan mengenai pengetahuan pemilihan bahan makanan yang lebih banyak mengandung natrium

No Pertanyaan ( Pilihan 1 vs Pilihan 2) Pilihan 1 Pilihan 2 4 Beras vs Bihun

5 Havermout vs Biskuit 6 Makaroni vs Roti bakar

7 Ubi Rebus (Segar) vs Roti Susu 8 Singkong Rebus vs Roti coklat 9 Ikan segar vs Ikan asin

10 Telur Rebus vs Telur Asin 11 Nasi putih vs Nasi Uduk 12 Daging segar vs Sosis 13 Daging segar vs Dendeng 14 Kopi vs bubuk coklat 15 Kacang Tanah vs Keju

C. Kuesioner Perilaku dalam Pemilihan Makanan Natrium Tinggi

No Pertanyaan Selalu Kadang-

Kadang

Tidak Pernah 1 Makan makanan yang asin

2 Makan makanan segar daripada olahan

3 Menggunakan vetsin atau bumbu penyedap ketika masak

4 Menghindari makanan yang ditambah dengan vetsin

5 Menambahkan garam meja ketika makan

6 Makan makanan yang direbus daripada digoreng

7 Menghindari penggunaan bumbu masakan instan

8 Memilih daging segar daripada daging olahan

9 Ketika menggoreng, memilih memakai minyak goreng daripada mentega/margarin 10 Memilih untuk makan kerupuk mie daripada

kerupuk udang

11 Memilih untuk makan kentang goreng daripada keripik kentang

12 Menambahkan kecap ketika makan

13 Makan nasi putih daripada nasi uduk/nasi goreng

Lampiran H. Output SPSS Jenis kelamin angkatan 2017

Jenis Kelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Baik 14 28.0 28.0 28.0

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Perilaku Kecenderungan pemilihan makanan natrium tinggi

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Perilaku angkatan 2018

Skor Perilaku

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Perilaku Kecenderungan pemilihan makanan natrium tinggi

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Dokumen terkait