• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISA DATA

A. ANALISIS DESKRIPTIF

2. Deskripsi Variabel

Di sini akan diterangkan secara deskriptif presentase hasil setiap variabel dengan tanggapan responden sebagai berikut :

Sangat Setuju (SS) diberi skor 5

Setuju (S) diberi skor 4

Ragu-ragu (RG) diberi skor 3

Tidak Setuju (TS) diberi skor 2 Sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor 1 a) Kepemimpinan sebagai Variabel Bebas (X1

Kepemimpinan merupakan sebagai suatu kegiatan yang berorientasi pada proses rangkaian kegiatan penataan berupa kemampuan mempengaruhi perilaku orang lain dalam situasi tertentu agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama-sama.

)

Tanggapan dari pegawai PT Bank Muamalat cabang Medan mengenai perilaku Kepemimpinan sebagai variabel X1

Tabel 4.2

adalah sebagai berikut : Distribusi Pendapat Responden Terhadap

Perilaku Kepemimpinan (X1 Item Pertany aan ) Sangat Tidak Setuju Tidak Setuju Ragu- ragu Setuju Sangat Setuju Total F (Respo nden) Total % F % F % F % F % F % 1 0 0 0 0 4 12 17 52 1 2 36 33 100 2 0 0 0 0 3 9 16 48 1 4 42 33 100 3 0 0 6 18 3 9 22 67 2 6 33 100 4 1 3 3 9 2 6 19 58 8 24 33 100 5 0 0 0 0 0 0 20 61 1 3 39 33 100 6 1 3 3 9 6 18 17 52 6 18 33 100 7 0 0 0 0 0 0 15 45 1 8 55 33 100

9 0 0 0 0 13 39 18 55 2 6 33 100

10 2 6 7 21 9 27 13 39 2 6 33 100

Sumber: Hasil data penelitian, 2011 (Data diolah)

Berdasarkan tabel 4.2 dapat dilihat bahwa :

1. Dari pernyataan bahwa pimpinan anda selalu memberi pengarahan kepada anda mengenai tujuan perusahaan tempat anda bekerja saat ini dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 4 orang atau 12% responden menyatakan ragu-ragu, 17 responden atau 52% responden menyatakan setuju dan 12 orang atau 36% responden menyatakan sangat setuju.

2. Dengan pernyataan Pimpinan anda memberikan sikap yang baik sebagai teladan bagi anda dan pegawai yang lain untuk bersikap sebagaimana mestinya dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 3 orang atau 9% responden menjawab ragu-ragu, 16 orang atau 48% responden menjawab setuju, dan 14 orang atau 42% responden menyatakan sangat setuju.

3. Dengan pernyataan Sebagai karyawan, anda lebih senang untuk mencontoh teladan dari seorang pemimpin yang bersikap baik dari pada hanya kata-kata dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada, 6 orang atau 18% responden menjawab tidak setuju, 3 orang atau 9% responden menjawab ragu-ragu, 22 orang atau 67% responden menjawab setuju, dan 2 orang atau 6% responden menyatakan sangat setuju.

4. Dengan pernyataan Pimpinan anda selalu bersemangat untuk mendukung pekerjaan yang anda lakukan agar dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju sebanyak 1 orang atau 3% responden, 3 orang atau 9% responden menjawab tidak setuju, 2 orang

atau 6% responden menjawab ragu-ragu, 19 orang atau 58% responden menjawab setuju, dan 8 orang atau 24% responden menyatakan sangat setuju.

5. Dengan pernyataan Sikap yang baik serta perlakuan yang menyenangkan dari pimpinan anda dapat rasakan ketika anda melaksanakan pekerjaan di perusahaan ini dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, responden yang menjawab ragu-ragu tidak ada, 20 orang atau 61% responden menjawab setuju, dan 13 orang atau 39% responden menyatakan sangat setuju.

6. Dengan pernyataan Pimpinan anda senang menerima saran dan masukan serta kritikan yang baik dari karyawan, termasuk anda. Dengan jawaban responden sebanyak 1 orang atau 3% yang menyatakan sangat tidak setuju dan 3 orang atau 9% responden menjawab tidak setuju, 6 orang atau 18% responden menjawab ragu-ragu, 17 orang atau 52% responden menjawab setuju, dan 6 orang atau 18% responden menyatakan sangat setuju.

7. Dengan pernyataan Pimpinan anda lebih mengutamakan kerja sama dalam usaha mencapai tujuan perusahaan. Dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju dan tidak setuju serta ragu-ragu tidak ada, 15 orang atau 45% responden menjawab setuju, dan 18 orang atau 55% responden menyatakan sangat setuju.

8. Dengan pernyataan bahwa Pimpinan anda senang berdiskusi kepada anda untuk mencari solusi dari setiap permasalahan yang berhubungan dengan kinerja perusahaan. Dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju sebanyak 3 orang atau 9% responden, 3 orang atau 9% responden lainnya menjawab tidak setuju, 12 orang atau 36% responden menjawab ragu-ragu, 15

orang atau 45% responden menjawab setuju, dan tidak ada responden yang menyatakan sangat setuju.

9. Dengan pernyataan bahwa berdasarkan pengamatan anda, pimpinan anda adalah seorang yang mampu menjalankan perusahaan anda dengan ilmu praktis yang baik dan benar. Dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 13 orang atau 39% responden menjawab ragu-ragu, 18 orang atau 55% responden menjawab setuju, dan 2 orang atau 6% responden menyatakan sangat setuju.

10.Dengan pernyataan bahwa pimpinan anda adalah seorang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan menyenangkan. Dengan jawaban responden yang menyatakan sangat tidak setuju sebanyak 2 orang atau 6%, 7 orang atau 21% responden menjawab tidak setuju, 9 orang atau 27% responden menjawab ragu-ragu, 13 orang atau 39% responden menjawab setuju, dan 2 orang atau 6% responden menyatakan sangat setuju.

b) Motivasi Kerja sebagai Variabel Bebas (X2

Motivasi merupakan fenomena hidup yang banyak corak dan ragamnya. Secara umum motivasi dapat diklasifikasikan ke dalam empat jenis yang satu dengan yang lainnya memberi warna terhadap efektifitas manusia. Motivasi yang dimaksudkan di sini tidak terlepas dari konteks manusia organisasional.

)

Motivasi dalam diri seorang pegawai akan sangat bermanfaat karena hal tersebut menyebabkan seseorang dapat menyalurkan dan mendukung perilaku pegawai tersebut supaya giat bekerja dan antusias mencapai hasil yang optimal. Motivasi ini semakin penting jika dikaitkan kepada pimpinan yang memberikan pembagian kerja

pada pegawai dan bagaimana cara pimpinan tersebut mendorong pegawainya agar bekerja dengan baik dan terintegrasi kepada tujuan yang diinginkan.

Empat jenis motivasi yang mempengaruhi manusia organisasional dalam bekerja atau mungkin menjauhi pekerjaan adalah seperti yang akan dijelaskan berikut ini :

5. Motivasi positif.

Motivasi positif didasari atas keinginan manusia untuk mencari keuntungan- keuntungan tertentu. Manusia bekerja di dalam organisasi jika dia merasakan bahwa setiap upaya yang dilakukannya akan memberikan keuntungan tertentu. Dengan demikian motivasi positif merupakan pemberian motivasi atau usaha untuk membangkitkan motif, di mana hal itu diarahkan pada usaha untuk mempengaruhi orang lain agar bekerja secara baik dan antusias dengan cara memberikan keuntungan tertentu kepadanya.

6. Motivasi Negatif.

Motivasi negatif sering dikatakan sebagai motivasi yang bersumber dari rasa takut, misalnya jika seseorang itu tidak bekerja dengan baik maka akan muncul rasa takut dikeluarkan, takut tidak diberi gaji, dan takut dijauhi oleh rekan kerja. Motivasi negatif yang berlebihan akan membuat organisasi tidak mampu mencapai tujuan.

7. Motivasi dari dalam.

Motivasi dari dalam ini adalah dorongan untuk bekerja yang muncul pada diri pegawai sewaktu dia menjalankan tugas-tugas atau pekerjaan dan bersumber dari dalam diri pegawai itu sendiri. Dengan demikian berarti juga bahwa kesenangan pegawai akan muncul pada waktu dia bekerja dan dia sendiri menyenangi pekerjaan tersebut.

8. Motivasi dari luar.

Motivasi dari luar adalah motivasi yang muncul sebagai akibat adanya pengaruh yang ada di luar, biasanya dikaitkan dengan imbalan, kesehatan, kesempatan cuti, dan lain sebagainya. Pada konteks ini manusia organisasional ditempatkan pada subjek yang dapat didorong oleh adanya faktor dari luar. Manusia bekerja semata-mata karena didorong oleh adanya sesuatu yang ingin dicapai dan dapat pula bersumber dari faktor-faktor luar subjek.

Hasil pengumpulan data dari penelitian yang dilakukan di PT Bank Muamalat cabang Medan yang berkaitan dengan motivasi kerja adalah sebagai berikut :

Tabel 4.3

Distribusi Pendapat Responden Terhadap Motivasi Kerja Pegawai (X2

Item Perta nyaan ) Sangat Tidak Setuju Tidak Setuju Ragu- ragu Setuju Sangat Setuju Total F (Respon den) Total % F % F % F % F % F % 11 0 0 0 0 6 18 20 61 7 21 33 100 12 0 0 1 3 7 21 18 55 7 21 33 100 13 0 0 0 0 5 15 23 70 5 15 33 100 14 0 0 0 0 0 0 4 12 29 88 33 100 15 3 9 3 9 3 9 21 64 3 9 33 100 16 0 0 0 0 3 9 19 58 11 33 33 100 17 0 0 1 3 7 21 22 67 3 9 33 100 18 0 0 0 0 0 0 22 67 11 33 33 100 19 0 0 0 0 4 12 19 58 10 30 33 100 20 0 0 0 0 1 3 17 52 15 45 33 100

Sumber: Hasil data penelitian, 2011 (Data diolah)

Berdasarkan tabel 4.3 di atas, maka dapat dilihat bahwa :

1. Dari pernyataan anda termotivasi untuk melakukan pekerjaan dengan baik apabila anda merasa senang. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak

atau 61% responden menyatakan setuju, dan 7 orang atau 21% responden menyatakan sangat setuju.

2. Dari pernyataan mengenai pemeriksaan yang dilakukan oleh pimpinan terhadap persiapan/rencana kerja pegawai, meningkatkan semangat pegawai untuk berperan serta dalam melaksanakan tugas. Dengan jawaban sangat tidak setuju tidak ada, 1 orang atau 3% responden menjawabtidak setuju, 7 orang atau 21% responden menyatakan ragu-ragu, 18 orang atau 55% responden menyatakan setuju, dan 7 orang atau 21% responden menyatakan sangat setuju.

3. Melalui pernyataan tentang keterlibatan yang diberikan oleh pimpinan kepada pegawai dalam menyusun rencana kerja, memotivasi pegawai untuk bekerja secara maksimal. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 5 orang atau 15% responden menyatakan ragu-ragu, 23 orang atau 70% responden menyatakan setuju, dan 5 orang atau 15% responden menyatakan sangat setuju.

4. Dari pernyataan bahwa dengan adanya pemberian bonus uang tunai dan penghargaan dari pimpinan kepada pegawai yang berprestasi, memotivasi pegawai untuk bekerja lebih baik di masa yang akan datang. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, tidak ada responden menyatakan ragu-ragu, 4 orang atau 12% responden menyatakan setuju, dan 29 orang atau 88% responden menyatakan sangat setuju.

5. Dari pernyataan adanya kunjungan pimpinan ke ruang kerja karyawan ketika jam bekerja sedang berlangsung memotivasi karyawan tersebut untuk bekerja lebih baik. Dengan jawaban sangat tidak setuju sebanyak 3 orang atau 9% responden, 3 orang atau 9% responden menjawab tidak setuju, 3 orang atau

9% responden menyatakan ragu-ragu, 21 orang atau 64% responden menyatakan setuju, dan 3 orang atau 9% responden menyatakan sangat setuju. 6. Melalui pernyataan adanya pujian dari pimpinan kepada pegawai yang

berprestasi, memotivasi pegawai tersebut untuk bekerja dengan lebih baik. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 3 orang atau 9% responden menyatakan ragu-ragu, 19 orang atau 58% responden menyatakan setuju, dan 11 orang atau 33% responden menyatakan sangat setuju.

7. Melalui pernyataan aturan-aturan dan standar operasional prosedur yang dibuat oleh pimpinan secara jelas memberikan dorongan bagi pegawai untuk melaksanakan setiap pekerjaan secara tepat. Dengan jawaban sangat tidak setuju tidak ada,1 orang atau 3% responden menjawab tidak setuju, 7 orang atau 21% responden menyatakan ragu-ragu, 22 orang atau 67% responden menyatakan setuju, dan 3 orang atau 9% responden menyatakan sangat setuju. 8. Dari pernyataan promosi jawaban dan kenaikan pangkat yang dijanjikan

kepada setiap pegawai berprestasi akan memberi semangat kepada pegawai tersebut untuk bekerja lebih baik dan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh perusahaan. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, juga tidak ada responden menyatakan ragu-ragu, 22 orang atau 67% responden menyatakan setuju, dan 11 orang atau 33% responden menyatakan sangat setuju.

9. Dari pernyataan rasa kebersamaan dan persaudaraan sesama pegawai memberi perasaan aman dan nyaman bagi karyawan untuk melaksanakan setiap pekerjaan. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 4 orang atau 12% responden menyatakan ragu-ragu, 19 orang atau 58%

responden menyatakan setuju, dan 10 orang atau 30% responden menyatakan sangat setuju.

10.Dari pernyataan mengenai pemberian sanksi yang tegas ketika melakukan kesalahan maka akan membuat pegawai harus bekerja dengan lebih teliti sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat terlaksana dengan benar. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 1 orang atau 3% responden menyatakan ragu-ragu, 17 orang atau 52% responden menyatakan setuju, dan 15 orang atau 45% responden menyatakan sangat setuju.

c) Disiplin Kerja Pegawai sebagai Variabel Terikat (Y)

Disiplin adalah kegiatan manajemen untuk menjalankan standar-standar organisasional. Berbicara masalah disiplin maka akan menemukan kaitannya dengan unsure perilaku, sikap, dan tingkah laku seseorang. Adapun indikator yang mempengaruhi disiplin kerja karyawan adalah:

5. Kehadiran Karyawan Setiap Hari

Karyawan wajib hadir di perusahaannya sebelum jam kerja dimulai, dan pada biasanya digunakan sarana berupa kartu absensi yang diaplikasikan pada mesin absensi.

Pada Bank Muamalat setiap hari pegawai wajib mengisi absen di kepegawaian dan bagi pegawai yang sakit harus menyatakan surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa pegawai yang bersangkutan tersebut adalah benar sedang sakit.

6. Ketepatan Jam Kerja

Penetapan hari kerja dan jam kerja diatur dan ditentukan oleh perusahaan. Karyawan diwajibkan untuk mengikuti aturan jam kerja, tidak melakukan

pelanggaran jam istirahatdan jadwal kerja lain yang telah ditetapkan, keterlambatan masuk kerja, dan wajib mengikuti aturan jam kerja per hari.

Pada kantor Bank Muamalat, setiap pegawai harus mematuhi ketepatan jam kerja yang telah ditetapkan yaitu mulai pukul 07.30 – 16.00. Memang terkadang masih terdapat pelanggaran-pelanggaran di dalam ketepatan jam kerja ini. Namun hal itu tidak begitu berarti karena masih bisa diatasi oleh Pimpinannya.

7. Mengenakan Pakaian Kerja dan Tanda Pengenal

Seluruh karyawan wajib memakai pakaian yang rapi dan sopan serta mengenakan tanda pengenal selama menjalankan tugas di kantor. Bank Muamalat menyediakan pakaian seragam yang sama untuk semua karyawannya sebagai bentuk simbol dari kebersamaan dan keakraban antar pegawai.

8. Ketaatan Karyawan Terhadap Peraturan

Adakalanya karyawan secara terang-terangan menunjukkan ketidakpatuhan, seperti menolak melaksanakan tugas yang seharusnya dilakukan. Jika tingkah laku karyawan menimbulkan dampak terhadap kinerjanya maupun kinerja organisasi perusahaan maka para pemimpin harus siap melakukan tindakan pendisiplinan.

Kedisiplinan kerja di Kantor Bank Muamalat dilakukan dengan menetapkan peraturan-peraturan dan tata tertib yang dibatasi oleh rambu-rambu peraturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh pimpinan dan seluruh pegawai.

Adapun peraturan yang berkaitan dengan disiplin antara lain adalah: e. Peraturan jam masuk, istirahat, dan pulang kerja

f. Peraturan dasar tentang tata cara berpakaian dan bertingkah laku dalam melaksanakan pekerjaan

g. Peraturan cara-cara melakukan pekerjaan dan berhubungan dengan unit- unit kerja

h. Peraturan tentang apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh para pegawai selama melakukan pekerjaannya.

Tanggapan dari pegawai PT Bank Muamalat cabang Medan mengenai Disiplin Kerja sebagai variabel Y adalah sebagai berikut :

Tabel 4.4

Distribusi Pendapat Responden Terhadap Disiplin Kerja Pegawai (Y)

Item Perta nyaan Sangat Tidak Setuju Tidak

Setuju Ragu-ragu Setuju

Sangat Setuju Total F (Respo nden) Total % F % F % F % F % F % 1 0 0 0 0 7 21 21 64 5 15 33 100 2 0 0 3 9 2 6 22 67 6 18 33 100 3 1 3 0 0 5 15 24 73 3 9 33 100 4 0 0 0 0 0 0 19 58 14 42 33 100 5 0 0 0 0 0 0 20 61 13 39 33 100 6 0 0 1 3 11 33 20 61 1 3 33 100 7 1 3 4 12 5 15 18 55 5 15 33 100 8 1 3 0 0 1 3 9 27 22 67 33 100 9 0 0 0 0 7 21 26 79 0 0 33 100 10 0 0 0 0 0 0 21 64 12 36 33 100

Sumber: Hasil data penelitian, 2011 (Data diolah)

Berdasarkan table 4.4 di atas maka dapat dijelaskan bahwa :

1. Dari pernyataan bahwa pegawai akan merasa senang ketika datang tepat waktu sesuai dengan standar jam kerja yang diatur oleh perusahaan tempat pegawai tersebut bekerja. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 7 orang atau 21% responden menyatakan ragu-ragu, 21 orang atau 64% responden menyatakan setuju, dan 5 orang atau 15% responden menyatakan sangat setuju.

2. Melalui pernyataan bahwa pegawai akan melaksanakan setiap peraturan yang ditetapkan dengan senang hati tanpa merasa terbebani oleh aturan tersebut. Dengan jawaban sangat tidak setuju tidak ada,3 orang atau 9% responden

menyatakan tidak setuju, 2 orang atau 6% responden menyatakan ragu-ragu, 22 orang atau 67% responden menyatakan setuju, dan 6 orang atau 18% responden menyatakan sangat setuju.

3. Dari pernyataan ketika pegawai melanggar peraturan secara otomatis akan merasa malu kepada diri sendiri karena menjadi pribadi yang tidak disiplin. Dengan jawaban sangat tidak setuju sebanyak 1 orang atau 3% responden, tidak setuju tidak ada, 5 orang atau 15% responden menyatakan ragu-ragu, 24 orang atau 73% responden menyatakan setuju, dan 3 orang atau 9% responden menyatakan sangat setuju.

4. Dari pernyataan bahwa pegawai merasa sangat bangga ketika mengenakan seragam sebagai identitas perusahaan tempat bekerja. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, tidak ada responden menyatakan ragu- ragu, 19 orang atau 58% responden menyatakan setuju, dan 14 orang atau 42% responden menyatakan sangat setuju.

5. Dari pernyataan bahwa pegawai hanya akan beristirahat ketika jam istirahat telah tiba. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, tidak ada responden menyatakan ragu-ragu, 20 orang atau 61% responden menyatakan setuju, dan 13 orang atau 39% responden menyatakan sangat setuju.

6. Melalui pernyataan jika tidak ada pekerjaan tambahan maka pegawai tidak akan pulang terlebih dahulu sebelum waktu yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Dengan jawaban sangat tidak setuju tidak ada, 1 orang atau 3% responden menyatakan tidak setuju, 11 orang atau 33% responden menyatakan ragu-ragu, 20 orang atau 61% responden menyatakan setuju, dan 1 orang atau 3% responden menyatakan sangat setuju.

7. Dari pernyataan tanggung jawab pegawai adalah menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan secara benar dan tepat waktu. Dengan jawaban sangat tidak setuju 1 orang atau 3% responden, 4 orang atau12% responden menjawab tidak setuju, 5 orang atau 15% responden menyatakan ragu-ragu, 18 orang atau 55% responden menyatakan setuju, dan 5 orang atau 15% responden menyatakan sangat setuju.

8. Dari pernyataan bahwa pimpinan anda adalah seorang yang disiplin. Dengan jawaban sangat tidak setuju sebanyak 1 orang atau 3% responden, tidak setuju tidak ada responden yang menyatakannya, 1 orang atau 3% responden menyatakan ragu-ragu, 9 orang atau 27% responden menyatakan setuju, dan 22 orang atau 67% responden menyatakan sangat setuju.

9. Dari pernyataan bahwa pegawai harus tiba di kantor sebelum pimpinan mereka tiba di kantor terlebih dahulu. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, 7 orang atau 21% responden menyatakan ragu-ragu, 26 orang atau 79% responden menyatakan setuju, dan tidak ada responden menyatakan sangat setuju.

10.Dari pernyataan memanfaatkan waktu dengan efisien adalah salah satu cara untuk memperoleh keberhasilan di dalam pekerjaan pegawai. Dengan jawaban sangat tidak setuju dan tidak setuju tidak ada, tidak ada responden menyatakan ragu-ragu, 21 orang atau 64% responden menyatakan setuju, dan 12 orang atau 36% responden menyatakan sangat setuju.

Dokumen terkait