BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Deskripsi Variabel Penelitian
Penelitian ini mendeskripsikan variabel penelitiannya menggunakan analisis deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan empat data yaitu Penghargaan Finansial, Gender, Lingkungan Kerja, dan Minat menjadi Akuntan Pemerintah. Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran (deskripsi) mengenai data penelitian yang telah terkumpul. Hasil analisis deskriptif dari masing-masing variabel penelitian sebagai berikut:
1. Statistik Deskriptif Variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah
Data variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah responden 126 mahasiswa. Variabel ini menggunakan indikator penelitian yaitu minat pribadi, minat situasi dan
50
minat dalam ciri psikologi. Penelitian ini menggunakan Skala Likert modifikasi dengan 4 alternatif jawaban dari sangat setuju sampai sangat tidak setuju. Analisis data menggunakan bantuan program komputer menunjukkan bahwa variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah memiliki nilai terendah sebesar 9 dan nilai tertinggi sebesar 36; Nilai Mean sebesar 22,75; Nilai Median sebesar 23,50; Nilai Modus 18; dan Nilai Standar Deviasi diperoleh 4,714.
a. Menghitung Jumlah Kelas Interval
Jumlah Interval Kelas = 1 + 3,3 Log n
= 1 + 3,3 Log 126
= 1 + 3,3 (2,100)
= 1 + 6,93
= 8 (dibulatkan)
b. Menghitung Rentang Data
Rentang Data = Data tertinggi – Data terendah+1
= 36 – 9+1
= 28
c. Menghitung Panjang Kelas
Panjang Kelas =
51
= 28 / 8
= 3,5 (dibulatkan)
Berdasarkan perhitungan maka dapat dibuat tabel distribusi frekuensi sebagai berikut:
Tabel 7. Distribusi Frekuensi Variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah
No Interval Kelas Frekuensi Persentase
1 9-11,4 2 2% 2 12,5-14,9 1 1% 3 15-18,4 31 25% 4 18,5-21,9 21 17% 5 22-25,4 26 21% 6 25,5-28,9 39 31% 7 29-32,4 4 3% 8 32,5-35,9 2 2% Total 126 100 %
Sumber: Data Primer yang Diolah, 2017
Variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah ditunjukkan dalam histogram frekuensi sebagai berikut:
Gambar 1. Histogram Distribusi Frekuensi Variabel Minat menjadi
Akuntan Pemerintah 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 Fre ku en si 9-11,4 12,5-14,9 15-18,4 18,5-21,9 22-25,4 25,5-28,9 29-32,4 32,5-35,9
52
Tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai frekuensi terbesar yaitu 39 yang terletak pada kelas interval 25,5-28,9 dengan persentase 31%. Nilai frekuensi terendah terletak pada kelas interval 12,5-14,9 sebanyak 1 responden dengan persentase sebesar 1 %. Selanjutnya menghitung kecenderungan frekuensi variabel yang ditentukan dengan menghitung Mean ideal (Mi) dan Standar Deviasi ideal (SDi) serta mencari kategorinya, dengan hasil sebagai berikut:
Skor maksimal : 4 x 9 = 36
Skor minimal : 1 x 9 = 9
Mean ideal (Mi) = ½ (nilai maksimum + nilai minimum)
= ½ (36 + 9)
= 22,5
Standar Deviasi ideal (SDi) = ⅙ (nilai maksimum - nilai minimum) = ⅙ (36 -9)
= 4,5
a. Tinggi = > (Mi+SDi) = > (22,5 + 4,5) = >27
b. Sedang = (Mi-SDi) s/d (Mi+SDi)
53
= 18 s/d 27
c. Rendah = < (Mi-SDi)
= < (22,5 - 4,5)
= < 18
Tabel 8. Kategori kecenderungan Frekuensi Variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah
No. Interval Frekuensi Persentase Kategori
1 >27 13 10,3 % Tinggi
2 18 s/d 27 108 85,7 % Sedang
3 <18 5 4 % Rendah
Sumber: Data Primer yang Diolah, 2017
Berdasarkan perhitungan pengkategorian data variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah, menunjukkan bahwa dari 126 responden terdapat 13 responden dengan kategori tinggi (10,3 %), 108 responden dengan kategori sedang (85,7 %) dan 5 responden dengan kategori rendah (4%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penilaian responden terhadap variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah adalah sedang.
Berikut disajikan diagram Pie Chart berdasarkan tabel kategori kecenderungan frekuensi:
54
Gambar 2. Pie Chart Kategori Kecenderungan Variabel Minat menjadi Akuntan Pemerintah
2. Statistik Deskriptif Variabel Penghargaan Finansial
Data variabel Penghargaan Finansial melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah responden 126 mahasiswa. Variabel ini menggunakan indikator penelitian yaitu gaji awal yang tinggi, kenaikan gaji yang cepat, bonus, dan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan Skala Likert modifikasi dengan 4 alternatif jawaban dari sangat setuju sampai sangat tidak setuju. Analisis data menggunakan bantuan program komputer menunjukkan bahwa variabel Penghargaan Finansial memiliki nilai terendah sebesar 7 dan nilai tertinggi sebesar 18; Nilai Mean sebesar 13,67; Nilai Median sebesar 14,00; Nilai Modus 14; dan Nilai Standar Deviasi diperoleh 1,976.
a. Menghitung Jumlah Kelas Interval
Jumlah Interval Kelas = 1 + 3,3 Log n
= 1 + 3,3 Log 126 = 1 + 3,3 (2,100) = 1 + 6,93 10,30% 85,70% 4%
Minat menjadi Akuntan
Pemerintah
Tinggi Sedang Rendah
55
= 8 (dibulatkan) b. Menghitung Rentang Data
Rentang Data = Data tertinggi – Data terendah + 1
= 18 – 7+1 = 12 c. Menghitung Panjang Kelas
Panjang Kelas =
= 12 / 8
= 1,5
Berdasarkan perhitungan maka dapat dibuat tabel distribusi frekuensi sebagai berikut:
Tabel 9. Distribusi Frekuensi Variabel Penghargaan Finansial No Interval Kelas Frekuensi Persentase
1 7-8,4 1 1% 2 8,5-9,9 0 0% 3 10-11,4 22 17% 4 11,5-12,9 10 8% 5 13-14,4 46 37% 6 14,5-15,9 26 21% 7 16-17,4 18 14% 8 17,5-18,9 2 2% Total 126 100 %
56
Variabel Penghargaan Finansial ditunjukkan dalam histogram frekuensi sebagai berikut:
Gambar 3. Histogram Distribusi Frekuensi Variabel Penghargaan Finansial
Tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai frekuensi terbesar yaitu 46 yang terletak pada kelas interval 13-14,4 dengan persentase 37 %. Nilai frekuensi terendah terletak pada kelas interval 7-8,4 sebanyak 1 responden serta persentase sebesar 1 %. Selanjutnya menghitung kecenderungan frekuensi variabel yang ditentukan dengan menghitung Mean ideal (Mi) dan Standar Deviasi ideal (SDi) serta mencari kategorinya, dengan hasil sebagai berikut:
Skor maksimal : 4 x 4 = 16
Skor minimal : 1 x 4 = 4
Mean ideal (Mi) = ½ (nilai maksimum + nilai minimum)
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 Fre ku en si 7-8,4 8,5-9,9 10-11,4 11,5-12,9 13-14,4 14,5-15,9 16-17,4 17,5-18,9
57
= ½ (16 + 4)
= 10
Standar Deviasi ideal (SDi) = ⅙ (nilai maksimum - nilai minimum) = ⅙ (16-4)
= 2
a. Tinggi = > (Mi+SDi) = > (10 + 2) = > 12
b. Sedang = (Mi-SDi) s/d (Mi+SDi) = (10 - 2) s/d (10 + 2) = 8 s/d 12
c. Rendah = < (Mi-SDi) = < (10 + 2) = < 8
Tabel 10. Kategori kecenderungan Frekuensi Variabel Penghargaan Finansial
No. Interval Frekuensi Persentase Kategori
1 >12 93 73,8% Tinggi
2 8 s/d 12 32 25,4% Sedang
3 <8 1 0,8% Rendah
Sumber: Data Primer yang Diolah, 2017
Berdasarkan perhitungan pengkategorian data variabel Penghargaan Finansial, menunjukkan bahwa dari 126 responden terdapat 93 responden dengan kategori tinggi (73,8%), 32 responden dengan
58
kategori sedang (25,4%) dan 1 responden dengan kategori rendah (0,8%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penilaian responden terhadap variabel Penghargaan Finansial adalah tinggi.
Berikut disajikan diagram Pie Chart berdasarkan tabel kategori kecenderungan frekuensi:
Gambar 4. Pie Chart Kategori Kecenderungan Variabel Penghargaan Finansial
3. Statistik Deskriptif Variabel Lingkungan Kerja
Data variabel Lingkungan Kerja melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah responden 126 mahasiswa. Variabel ini menggunakan indikator penelitian yaitu suasana kerja, hubungan dengan rekan kerja, tersedianya fasilitas kerja. Penelitian ini menggunakan Skala Likert modifikasi dengan 4 alternatif jawaban dari sangat setuju sampai sangat tidak setuju. Analisis data menggunakan bantuan program komputer menunjukkan bahwa variabel Lingkungan Kerja memiliki nilai terendah sebesar 14 dan nilai tertinggi sebesar 28; Nilai Mean sebesar 22,59; Nilai Median sebesar 21,00; Nilai Modus 21; dan Nilai Standar Deviasi diperoleh 2,913.
73,80% 25,40% 0,80%
Penghargaan Finansial
Tinggi Sedang Rendah59
a. Menghitung Jumlah Kelas Interval Jumlah Interval Kelas = 1 + 3,3 Log n
= 1 + 3,3 Log 126 = 1 + 3,3 (2,100) = 1 + 6,93 = 8 (dibulatkan) b. Menghitung Rentang Data
Rentang Data = Data tertinggi – Data terendah + 1 = 28 – 14+1
= 15 c. Menghitung Panjang Kelas
Panjang Kelas =
= 13 / 8
= 2 (dibulatkan)
Berdasarkan perhitungan maka dapat dibuat tabel distribusi frekuensi sebagai berikut:
60
Tabel 11. Distribusi Frekuensi Variabel Lingkungan Kerja No Interval Kelas Frekuensi Persentase
1 14-15 3 2% 2 16-17 0 0% 3 18-19 2 2% 4 20-21 65 52% 5 22-23 18 14% 6 24-25 13 10% 7 26-27 12 10% 8 28-29 13 10% Total 126 100 %
Sumber: Data Primer yang Diolah, 2017
Variabel Lingkungan Kerja ditunjukkan dalam histogram frekuensi sebagai berikut:
Gambar 5. Histogram Distribusi Frekuensi Variabel Lingkungan Kerja
Tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai frekuensi terbesar yaitu 65 yang terletak pada kelas interval 20-21 dengan persentase 52 %. Nilai frekuensi terendah terletak pada kelas interval 16-17 sebanyak 2 responden serta persentase sebesar 1,6%. Selanjutnya menghitung kecenderungan frekuensi
0 10 20 30 40 50 60 70 Fre ku en si 14-15 16-17 18-19 20-21 22-23 24-25 26-27 28-29
61
variabel yang ditentukan dengan menghitung Mean ideal (Mi) dan Standar Deviasi ideal (SDi) serta mencari kategorinya, dengan hasil sebagai berikut:
Skor maksimal : 4 x 7 = 28
Skor minimal : 1 x 7 = 7
Mean ideal (Mi) = ½ (nilai maksimum + nilai minimum)
= ½ (28 + 7)
= 17,5
Standar Deviasi ideal (SDi) = ⅙ (nilai maksimum - nilai minimum)
= ⅙ (28 -7) = 3,5
a. Tinggi = > (Mi+SDi) = > (17,5 + 3,5) = >21
b. Sedang = (Mi-SDi) s/d (Mi+SDi) = (17,5 - 3,5) s/d (17,5 + 3,5) = 14 s/d 21
c. Rendah = < (Mi-SDi) = < (17,5 - 3,5) = < 14
62
Tabel 12. Kategori kecenderungan Frekuensi Variabel Lingkungan Kerja No. Interval Frekuensi Persentase Kategori
1 >21 56 44,4% Baik
2 14 s/d 21 70 55,6% Sedang
3 <14 0 0 % Buruk
Sumber: Data Primer yang Diolah, 2017
Berdasarkan perhitungan pengkategorian data variabel Lingkungan Kerja, menunjukkan bahwa dari 126 responden terdapat 56 responden memilih kategori lingkungan kerja yang baik (44,4%), 70 responden memilih lingkungan kerja dengan kategori sedang (55,6%) dan tidak ditemukan responden memilih kategori lingkungan kerja yang buruk. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penilaian responden terhadap variabel Lingkungan Kerja adalah kategori lingkungan kerja yang sedang.
Berikut disajikan diagram Pie Chart berdasarkan tabel kategori kecenderungan frekuensi:
63
Gambar 6. Pie Chart Kategori Kecenderungan Variabel Lingkungan Kerja
C. Uji Prasyarat Analisis Data