BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................ 55-81
C. Deskripsi Variabel Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang yang telah dilakukan terhadap 100 responden melalui penyebaran kuesioner untuk memperoleh jawaban responden terhadap jawaban masing-masing variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban yang akan dilampirkan. Berikut ini penjelasan mengenai indikator-indikator variabel dari varibel Kalital Layanan (X1),
Physical Evedence (X2), Promosi (X3) dan Keputusan Pembelian (Y).
83
a. Kualitas layana
Tabel 4.4
Tanggapan Responden Mengenai Kualiat layanan
NO PERNYATAAN SKOR TOTAL SS S TS STS 1 X1.1 52 42 4 2 100 2 X1.2 46 46 5 3 100 3 X1.3 34 50 12 4 100 4 X1.4 41 46 12 1 100 5 X1.5 33 43 20 4 100
Sumber: Data Primer diolah, 2019.
Variabel ini memiliki beberapa aspek seperti, berwujud (X1.1), kehandalan (X1,2) ketanggapan (X1,3) jaminan (X1,4) dan empati (X1,5). Berikut adalah tabel yang menujukkan frekuensi jawaban responden atas seluruh pertanyaan tentang kualitas layanan.
Berdasarkan tabel 4.4 diatas menujukkan bahwa pilihan jawaban teringgi dari beberapa pertanyaaan X1 berada pada keputusan setuju (S), hal ini menandakan bahwa kebanyakan responden menanggapi dengan baik pernytaan mengenai kualiatas layanan.
84
b. Physical evidence
Tabel 4.5
Tanggapan Responden Mengenai Physical evidence
NO PERNYATAAN SKOR TOTAL SS S TS STS 1 X2.1 57 32 7 4 100 2 X2.2 48 40 12 - 100 3 X2.3 32 42 22 4 100
Sumber: Data Primer diolah, 2019.
Pada tabel 4.5 menjelaskan bahwa dari 3 item pertanyaan yang telah disediakan oleh peneliti, tanggapan responden didominasi oleh jawaban sangat setuju dan setuju. Dimana terdapat 57 responden yang memberi tanggapan sangat setuju pada pertanyaan X2.1, 40 responden yang memberi tanggapan setuju pada pertanyaan X2.2, 22 responden yang memberi tanggapan tidak setuju pada pertanyaan X2.3 dan 4 responden yang memberi tanggapan tidak setuju pada pertanyaan X2.3
85
c. Promosi
Tabel 4.6
Tanggapan Responden Mengenai Promosi
NO PERNYATAAN SKOR TOTAL SS S TS STS 1 X3.1 35 57 6 2 100 2 X3.2 47 44 6 3 100 3 X3.3 46 38 12 4 100 4 X3.4 49 40 11 - 100
Sumber: Data Primer diolah, 2019.
Pada tabel 4.6 menjelaskan bahwa dari 4 item pertanyaan yang telah disediakan oleh peneliti, tanggapan responden didominasi oleh jawaban sangat setuju dan setuju. Dimana terdapat 49 responden yang memberi tanggapan sangat setuju pada pertanyaan X3.4, 57 responden yang memberi tanggapan setuju pada pertanyaan X3.1, 12 responden yang memberi tanggapan tidak setuju pada pertanyaan X3.3 dan 4 responden yang memberi tanggapan tidak setuju pada pertanyaan X3.3.
86
d. Keputusan pembelian
Tabel 4.7
Tanggapan Responden Mengenai Keputusan Pembelian
NO PERNYATAAN SKOR JUMLAH SS S TS STS 1 Y1 29 43 23 5 100 2 Y2 53 32 11 4 100 3 Y3 38 52 8 2 100 4 Y4 38 48 9 5 100
Sumber: Data Primer diolah, 2019.
Pada tabel 4.7 menjelaskan bahwa dari 4 item pertanyaan yang telah disediakan oleh peneliti, tanggapan responden didominasi oleh jawaban sangat setuju dan setuju. Dimana terdapat 53 responden yang memberi tanggapan sangat setuju pada pertanyaan Y2, 52 responden yang memberi tanggapan setuju pada pertanyaan Y3, 23 responden yang memberi tanggapan tidak setuju pada pertanyaan Y1 dan 5 responden yang memberi tanggapan tidak setuju pada pertanyaan Y4.
D. Hasil Analisis dan Pengolahan Data
1. Uji Validitas
Uji validitas dilakukan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner.Pengujian ini menggunakan tingkat signifikan 5%. Seluruh
87
pertanyaan dinyatakan valid, apabila rhitung > rtabel (n-2) dengan nilai ketetapan sebesar 0,1966. Adapun hasil uji validitas dalam penelitian ini dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 4.8 Hasil Uji Validitas
Variabel Item r-hitung r-tabel Keterangan
Kualital Layanan X1.1 0,667 0,1946 Valid X1.2 0,737 0,1946 Valid X1.3 0,726 0,1946 Valid X1.4 0,776 0,1946 Valid X1.5 0,799 0,1946 Valid Physical Evidence X2.1 0,789 0,1946 Valid X2.2 0,638 0,1946 Valid X2.3 0,757 0,1946 Valid Promosi X3.1 0,677 0,1946 Valid X3.2 0,805 0,1946 Valid X3.3 0,813 0,1946 Valid X3.4 0,736 0,1946 Valid Keputusan pembelian Y1 0,769 0,1946 Valid Y2 0,800 0,1946 Valid Y3 0,792 0,1946 Valid Y4 0,741 0,1946 Valid
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019.
Berdasarkan Tabel 4.8 menunjukkan bahwa seluruh item pertanyaan memiliki corrected-total correlation (r- hitung )>r-tabel yaitu pada taraf signifikan 5% (ɑ=0,05) dan n = 100. Sehingga yang menjadi acuan adalah 100. Oleh karena
88
itu, nilai r-tabel = 0,1946membuktikan bahwa seluruh item dalam penelitian ini dikatakan valid untuk digunakan sebagai instrumen dalam penelitian atau pernyataan yang diajukan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti.
2. Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk menguji akurasi dan ketetapan dari pengukurannya. Pertanyaan yang digunakan dalam penelitian dinyatakan
reliable apabila nilai yang telah ditetapkan yaitu Cronbach’s Alpha> 0,60.
Berikut penyajian tabelnya.
Tabel 4.9 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Cronbach’s Alpha N Of Items
Kualitas Layanan(X1) 0,793 5
Physical Evidence (X2) 0,658 3
Promosi (X3) 0,754 4
Keputusan pembelian (Y) 0,772 4
Sumber: Lampiran output SPSS 21.0, 2019
Pada Tabel 4.9 dapat dilihat hasil output SPSS 21.0 menunjukkan bahwa
Cronbach’s Alpha variabel (X1) 0,793> 0,60, variabel (X2) 0,658> 0,60variabel (X3) 0,754> 0,60 danvariabel (Y) 0,772> 0,60. Hal ini dapat dikatakan seluruh pernyataan yang digunakan dalam penelitian dinyatakan reliable (dapat dihandalkan) sehingga selanjutnya item masing-masing variabel layak digunakan sebagai alat ukur.
89
3. Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk menguji data variabel bebas dan data variabel terikat pada persamaan regresi yang dihasilkan berdistribusi normal atau berdistribusi tidak normal. Adapun hasil uji normalitas sebagai berikut:
Tabel 4.10 Hasil Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 100
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 2.17431465 Most Extreme Differences
Absolute .097
Positive .068
Negative -.097
Kolmogorov-Smirnov Z .971
Asymp. Sig. (2-tailed) .302
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Hasil dari uji normalitas pada tabel 4.10 diatas menggunakan uji Kolmogrov Smirnov (KS) yang menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,302> 0,05 yang berarti data dalam penelitian ini berdistribusi normal.
b. Uji multikolinearitas
Mendeteksi ada tidaknya multikolinearitas yaitu dengan melihat VIF dan tolerance.Model regresi dikatakan bebas dari multikolinearitas apabila
90
VIF < 10, dan nilai tolerance > 0,1 (10%). Hasil pengujian VIF dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Tabel 4.11
Hasil Uji Multikolinearitas
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardi zed Coefficien ts
t Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolera nce VIF 1 (Constant) -.096 1.382 -.070 .945 kualitas layanan .164 .091 .180 1.803 .075 .419 2.389 physical evidence .465 .140 .323 3.325 .001 .443 2.255 Promosi .422 .108 .366 3.911 .000 .479 2.088 a. Dependent Variable: keputusan pembelian
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Hasil pengujian pada tabel di atas menunjukkan bahwa VIF tidak lebih dari 10 dan nilai tolerance tidak kurang dari 0,1. Hal ini berarti tidak terjadi gejala multikolinearitas.
c. Uji Autokorelasi
Uji autokorelasi digunakan untuk menguji suatu model apakah antara masing-masing variabel bebas saling memengaruhi. Dalam penelitian ini cara yang digunakan untuk menguji ada atau tidaknya korelasi antar variabel adalah uji Durbin Watson (DW Test), hasil pengujian korelasi dapat dilihat berikut ini:
91
Tabel 4.12 Hasil Uji Autokorelasi
Model Summaryb
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 .719a .517 .502 2.15834 1.758
a. Predictors: (Constant), promosi, physical evidence, kualitas layyanan b. Dependent Variable: keputusan pembelian
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Pada Tabel 4.12 menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson (DW) yang diperoleh sebesar 1,758, nilai ini akan dibandingkan dengan nilai tabel dengan menggunakan nilai signifikan 5%, jumlah sampel 100(n) dan jumlah variabel independen 3 (k=3) maka akan di dapatkan nilai sebagai berikut:
Tabel 4.13 Tabel Durbin Watson
N
K=3
dL dU
100 1,6131 1,7364
Sumber:Tabel Durbin-Watson (DW),α=5%,2019
Berdasarkan tabel tersebut nilai DW sebesar 1,758 lebih besar dari batas atas (du) 1,7364 dan kurang dari 4 - 1,7364 (4-du) yakni 2,2636 Maka dapat di simpulkan bahwa tidak ada autokorelasi positif atau negatif atau dapat disimpulkan tidak terdapat autokorelasi.
d. Uji Heterokedastisitas
92
heteroskodastisitas pada penelitian ini yaitu jika variance dari residual satu pengamatan kepengamatan lain tetap, maka regresi disebut homoskedastisitas dan berbeda disebut heterokedastisitas. Berikut ini pengujian dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.14
Hasil Uji Heterokedastisitas
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 6.035 1.841 3.279 .001 kualitas layanan -.075 .072 -.122 -1.036 .303 physical evidence -.312 .142 -.242 -2.203 .130 promosi .102 .081 .142 1.258 .211
a. Dependent Variable: RES2
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Hasil pengujian Tabel 4.15 menunjukkan, nilai signifikansi variabel kualitas layanan (X1) sebesar 0,303, Variabel physical evidence (X2) sebesar 0,130 dan Variabel promosi (X3) Semua nilai signifikansi variabel di atas lebih besar dari 0,05, artinya tidak terjadi heterokedastisitas.
4. Uji Analisis Berganda
Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas baik secara persial maupun simultan terhadap variabel terikat. Adapun hasil analisis linear berganda dapat dilihat sebagai berikut ini;
93
Tabel 4.15
Hasil Uji Regresi Berganda
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 3.428 2.526 1.357 .178 kualitas layyanan .228 .098 .275 2.327 .022 physical evidence .317 .188 .321 1.684 .095 Promosi .258 .126 .276 2.043 .044
a. Dependent Variable: keputusan pembelian
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Berdasarkan Tabel 4.16 diatas maka persamaan regresi linear berganda dapat dirumuskan sebagai berikut:
Y = 3,428 + 0,228X1 + 0,317X2 + 0,258X3
Hasil dari analisis tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:
a. Nilai konstanta diatas sebesar 3,428 yang artinya apabila seluruh variabel X nilainya 0, maka nilai Y-nya adalah 3,428
b. b1 = 0,228 artinya apabila kualitas layanan mengalami kenaikan 1% maka keputusan pembelian meningkat sebesar 0,228
c. b2 = 0,317 artinya apabila physical evidence mengalami kenaikan 1% maka keputusan pembelian meningkat sebesar 0,317.
d. b3 = 0,258 artinya promosi mengalami kenaikan 1% maka keputusan pembelian meningkatkan sebesar 0,258.
94
Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh
kemampuan model dalam menerangkan variabel kualitas layanan, physical
evidence dan promosi terhadap keputusan pembelian. Nilai koefisien
determinasi ditentukan dengan melihat nilai R square sebagaimana dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.16
Hasil Uji Koefesien Determinasi (R2)
Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 .719a .517 .502 2.15834
a. Predictors: (Constant), PROMOSI, KUALITAS LAYANAN, PHYSICAL EVIDENCE
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Berdasarkan Tabel 4.17 diatas nilai koefisien determinasi (R square) yaitu 0,517. Hal ini berarti bahwa 51,7% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel kualitas layanan, physical evidence dan promosi sedangkan sisanya (100% - 51,7%) dipengaruhi oleh variabel luar.
6. Uji Hepotesis
a. Uji F (Uji Simultan)
Untuk mengetahui bahwa kualitas layanan, physical evidence dan promosi secara simultan terhadap keputusan pembelian maka dilakukan uji statistik F. Adapun hasil Uji statistik F dapat dilihat pada tabel berikut ini:
95
Tabel 4.17 Hasil Uji F
ANOVAa
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1
Regression 478.949 3 159.650 34.271 .000b
Residual 447.211 96 4.658
Total 926.160 99
a. Dependent Variable: keputusan pembelian
b. Predictors: (Constant), promosi, kualitas layanan, physical evidence
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Pada uji F didapat nilai f-hitung sebesar 34,271 nilai ini lebih besar dari f-tabel yaitu 2,70 atau f-hitung 34,271> 2,70 dengan probabilitas 0,000. Karena nilai probabilitas jauh lebih kecil dari 0,05 maka dapat dikatakan variabel kualitas layanan (X1), physical evidence (X3) dan promosi (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. b. Uji T (Uji Persial)
Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan t-hitung dengan t-tabel pada taraf nyata ɑ = 0,05. Apabila hasil perhitungan t-hitung lebih besar dari t-tabel (t-hitung > t-tabel) atau probabilitas kesalahan lebih kecil dari 5% (sig < 0,05) maka dapat dinyatakan bahwa X1, X2dan X3berpengaruh terhadap Y. Adapun hasil uji t dapat dilihat pada tabel berikut ini:
96
Tabel 4.18 Hasil Uji T
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 3.428 2.526 1.357 .452 kualitas layanan .228 .098 .275 2.327 .002 physical evidence .317 .188 .321 2.014 .001 Promosi .258 .126 .276 2.043 .003
a. Dependent Variable: keputusan pembelian
Sumber: Data Hasil Perhitungan SPSS 21.0, 2019
Berdasarkan Tabel diatas maka hasil pengujian variabel bebas dijabarkan sebagai berikut:
Variabelkualitas layanan (X1) menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,327>1,984), sig <ɑ (0,002<0,05). Berarti variabel kualitas layananberpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Variabel physical evidence(X2) menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,014>1,984), sig<ɑ (0,001<0,05). Berarti variabel physical evidence berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Variabel promosi (X3) menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,043>1,984), sig<ɑ (0,003<0,05). Berarti variabel promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
97
E. Hasil dan Pembahasan
1. Pengaruh kualitas layanan, physical evidence, promosi terhadap keputusan pembelian di gerai matahari departemen store Makassara.
Berdasarkan hasil pegolahan data pada tabel 4.18 diatas Fhitung sebesar 34,271 degan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05. hal ini menunjukan bahwa kualitas layanan, physical evidence dan promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa semakin baik kualitas layanan, physical evidence dan promosi yang diberikan perusahaan terhadap konsumen akan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian di gerai matahari departemen store Makassar.
Teori Stimulus adalah semua bentuk komunikasi atau stimuli fisik yang dimaksudkan untuk mempengaruhi konsumen.73 Artinya dalam teori stimulus semua bentuk komunikasi yang dilakukan perusahaan baik itu layanan dan promosi ini akan merangsang konsumen untuk melakukan pembelian ditoko tersebut dan stimulus fisik yang bisa diartikan suasana toko,fasilitas dan tata letak dari produk ini akan bisa juga mebuat rangsangan ke konsumen.
Hal ini sejalan dengan penelitian Lanny N.A. Lengkey dan Rita Taroreh (2011) “Kualitas pelayanan dan bauran pemasaran pengaruhnya terhadap keputusan pembelian logam mulia pada PT. Pegadaian cabang
73 Aku ingin membaca, “stimulasi pemasaran dan presepsi konsumen”, https://kuinginbaca.blogspot.com/2016/12/stimuli-pemasaran-dan-persepsi-konsumen.html( diakses pada 24 september 2019).
98
manado timur”.Hasil dalam penelitian menjukan bahwa Kualitas Layanan, dan Bauran Pemasaran berpengaruh secara bersama-sama berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian logam mulia (LM) pada PT. Pegadaian Cabang Manado Timur dengan nilai koefisien yang signifikan.
Keputusan pembelian adalah hak yang di miliki setiap konsumen maka dari itu perusahaan harus meningkatkan kualitas layanan yang dimiliki perusahaan, memperindah usaha mereka serta mempromosikan produk agar konsumen tertarik untuk melakukan pembelian barang di toko tersebut.
2. Pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian di Gerai Matahari Depatremen Store Makassar
Berdasarkan hasil pegolahan data pada tabel 4.19 diatas thitung sebesar 2,327 degan tingkat signifikan 0,002 lebih kecil dari 0,05. hal ini menunjukan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa semakin baik kualitas layanan yang diberikan kariyan terhadap konsumen akan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian di gerai matahari departemen store Makassar.
Menurut Tjiptono dan Chandra pengetahuan karyawan merupakan indikator dari variabel kualitas layanan.74Hal tersebut menjukan bahwa kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati yang di berikan karyawan, telah menjadi pertimbangan bagi konsumen untuk melakuakan keputusan
74Antony Hartono Dkk, Pengaruh Kualitas Layanan,dan Lingkungan Fisik Terhadap
Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Mediasi di De Mandailing Café Surabaya, AGORA, Vol. 7, No. 1 (2019) h. 1-6 (Di Akses 19 Oktober 2019).
99
pembelian. Karena dengan hal tersebut akan memberikan rasa nyaman konsumen untuk melakukan pembelian di toko tersebut. Hal ini mendukung pernyataan di atas.Penelelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sarini Kodu (2013) dengan judul “Pngaruh Harga, Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Toyota Avanza”.Hasil dalam peneliatian ini ialah kulitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemelian Mobil Toyota Avanza.
Kualitas layanan harus diberikan perusahaan secara semaksimal mungkin terhadap konsumen, guna untuk menimbulkan rasa nyaman konsumen berbelanja di toko tersebut. Jika konsumen telah merasa nyaman atas layanan yang diberikan oleh karyawan/pramuniaga maka kemungkinan besar konsumen akan berbelanja di toko tersebut.
3. Pengaruh physical evidence terhadap keputusan pembelian di gerai matahari depatremen store Makassar
Berdasarkan hasil pegolahan data pada tabel 4.19 diatas thitung sebesar 2,014degan tingkat signifikan 0,001 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukan bahwa physical evidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
Setiadi menyatakan stimulus atau stimuli merupakan bentuk fisik, visual atau komunikasi verbal yanag dapat mempengaruhi individu.75Hal ini menjukan bahwa variabel physical evidence (bukti fisik) dapat
75 J. Nugroho Stiadi. Prilaku Konsumen: Konsep dan Implikasi Untuk Strategi dan
100
mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian, Dengan merangsang konsumen sehingga tertarik untuk melakukan pembelian.Peneletian ini mendukung penelitian Hendri Sukotjo dan Sumanto Radix A.(2010) dengan judul “Analisa Marketing Mix-7P
(Produk, Price, Promotion, Place, Partisipant, Process, dan Physical Evidence) terhadapKeputusan Pembelian Produk Klinik Kecantikan
Tetadi Surabaya”. Hasil dalam penilitian ini menjukan physical evidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian .
Physical evidence (bukti fisik) adalah penampilan atau tata letak
dari perusahaaan atau toko.Oleh karena penampilan sebuah toko atau tempat usaha di desain semenarik mungkin untuk membuat konsumen tertarik saat melihat toko tersebut.Tata letak barang harus sesuai untuk memudahkan konsumen mencari barang yang di butuhkan.Dengan tampilan dan tata letak yang baik akan menarik konsumen untuk melakukan pembelian di toko tersebut.
4. Pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian di gerai matahari depatremen store Makassar
Berdasarkan hasil pegolahan data pada tabel 4.19 diatas thitung sebesar 2,043 degan tingkat signifikan 0,003 lebih kecil dari 0,05. hal ini menunjukan bahwa promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa semakin baik promosi yang diberikan perusahaan terhadap konsumen akan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian.
101
Hal ini sejalan dengan pendapat Fandy Tjiptono Dalam Penelitian Nela Evealina Dkk, berpendapat promosi juga menjadi penentu keberhasilan perusahaaan dalam program pemasaran yang baik diperlukan suatu kerangka pengembangan strategi guna merumuskan strategi pemasaran yang efektif agar perusahaan dapat menembus pasar yang dituju sehingga bisa mencapai target penjualan yanag telah di tetapkan.76Jadi promosi sanggat penting untuk menujang keputusan pembelian.Penelitian ini sejalan dengan penelitian Herry Widagdo (2011) dengan judul “Analisis Pengaruh Kualitas Layanan dan Promosi Terhadap Keputusan Konsumen Membeli Komputer Pada PT.XYZ Palembang”.Hasil dalam peneliitan dinyatakan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara promosi terhadap Keputusan Membeli komputer di PT. XYZ Palembang
Perusahaan harus melakuakan promosi guna untuk mengenalkan produk atau menyampaikan sebuah informasi diskon atau informasi lainya. Dengan konsumen mengetahui produk dari perusahaan tersebuat atau di toko tersebut sedangmengadakan diskon, ini akan menarik konsumen untuk melakukan pembelian.Diera sekarang promosi menjadi lebih muda karena dengan hadirnya teknologi perusuhaan tidak perlulagi menghabiskan uang yang terlalu banyak untuk promosi.
76Nela Evealina Dkk, Pengaruh Citra Merek Kualitas Produk, Harga dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Kartu Perdana Telkomflexi (Studi Kasus Pada Konsumen Telkomflexi Di Kecamatan Kota Kudus Kabupaten Kudus),Jurnal Of Social and Politic, hal 1-11, https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jiab/article/view/1636 (di akses pada 19 oktober 2019).
102
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari analisis data yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab IV mengenai pengaruh kualitas layanan,
physical evidence, promosi terhadap keputusan pembelian di gerai
matahari departemen store Makassara. Maka kesimpulannya sebagai berikut:
1. Kualitas layanan, physical evidence, promosi secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
2. Kualitas layanan memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
3. Physical evidencememiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
4. Promosimemiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
B. Saran
Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari kata sempurna.Oleh sebab itu penulis berharap kepada penelitian selanjutnya untuk lebih menyempurnakan hasil penelitian ini yang tentunya merujuk pada hasil penelitian yang sudah ada dengan harapan supaya penelitian yang dihasilkan dapat lebih baik dari sebelumnya. Melalui tahapan analisis dari penelitian ini maka dapat diberikan saran sebagai berikut:
103
1. Bagi Perusahaan:
a. Mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan yang ada di gerai matahari departemen store untuk memberikan rasa puas konsumen berbelanja guna untuk memberikan kesan sehingg konsumen melakukan pembelian ulang.
b. Meningkatkan physical evidenceseperti memperindah gerai semenarik mungkin untuk menarik konsumen berbelanja di gerai matahari departemen store Makassar.
c. Menigkatkan promosi seperti memberikan diskon terhadap barang-barang tertentu untuk menarik konsumen berbelanja di gerai matahari departemen store Makassar.
2. Bagi peneliti diharapkan penelitian ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk rujukan penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan pemasaran.
3. Bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian terhadap keputusan pembelian sebaiknya menggunakan variabel-variabel yang lain dan diharapkan menambah faktor-faktor yang memepengaruhi keputusan pembelian agar menambah keakuratan peneliti.
104
Daftar Pustaka
Aditil, Bunga dan H. M. Hermansyur.2018.Pengaruh Atribut Produk, Kualitas
Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Merek Honda Dikota Medan.jurnal ilmiah manajemen dan bisnis. Vol. 19,
No. 1.
Aku ingin membaca. 2016. “Stimulasi Pemasaran Dan Presepsi Konsumen”, https://kuinginbaca.blogspot.com/2016/12/stimuli-pemasaran-dan-persepsi-konsumen.html (diakses pada 24 september 2019).
Alma, Buchari. 2011.Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Edisi Revisi, Bandung: Alfabeta.
Danang, Sunyoto. 2014.Praktik Riset Perilaku Konsumen Teori, Kuesioner, Alat,
dan Analisis Data, Cet I. Yogyakarta: CAPS.
DH, Swastha, Basu. 2014.Azaz- Azaz Marketing. Yogyakarta: Penerbit Liberty. Evealina, Nela, Dkk. 2011.Pengaruh Citra Merek Kualitas Produk, Harga dan
Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Kartu Perdana
Telkomflexi (Studi Kasus Pada Konsumen Telkomflexi Di Kecamatan Kota Kudus Kabupaten Kudus),Jurnal Of Social and
Politic, hal 1-11.
Garvin dan Tjiptono.2019. “ DimensiKulitas Produk Garvin dan Tjiptono”. Hardiansyah, Kualitas Pelayanan Publik, Yogyakarta: Gaya Media, 2011.
Hartono, Antony, Dkk. 2019.Pengaruh Kualitas Layanan,dan Lingkungan Fisik
Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Mediasi di De Mandailing Café Surabaya, AGORA, Vol. 7,
No. 1, h. 1-6.
Hurriyati, Ratih. 2015.Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen, Bandung: Alfabeta.
Husein Umar. 2011.Riset Pemasaran Dan Perilaku Konsumen, Jakarta: PT Gramedia Pustaka.
Husein, Umar.2014.Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisni”. Jakarta: Rajawali Pers.
Jurnal manajemen, bahan kuliah manajemen. 2011 “Stimulus Pemasaran :
Stimulus Pemasaran dan Stimulus Lingkungan Sosial dan Budaya”
https://jurnal-sdm.blogspot.com/2011/12/stimulus-pemasaran-stimulus-pemasaran.html ( diakses pada 24 september 2019)
105
Kertajaya , Hermawa.2016. Syariah Marketing. Bandung: PT. Mizan Pustaka. Kotler, Philip and Gary Armstrong.2012. Prinsip-prinsipPemasaran, Edisi. 13.
Jilid 1, Jakarta: Erlangga.
Lenzun, Jessica, dkk. 2014.Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan PromosiTerhadap Kepuasan Pelanggan Kartu Prabayar Telkomsel.
Jurnal EMBA, Vol.2, No.3, September.
Lupiyoadi, Rambat. 2013. Manajemen Pemasaran Jasa, Jakarta: Salemba Empat. Mamang S, Etta dan Sopiah. 2013.Perilaku Konsumen. Yogyakarta:Andi.
Martono, Nanang.2011.Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis
Data Sekunder, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kompasiana, “Sistem Informasi Manajemen Dalam Manajemen
Pemasaran”,https://www.kompasiana.com/rahmat- fauzy/5716fdf91d23bd3b1cd9a922/sistem-informasi-manajemen-dalam-manajemen-pemasaran?page=all, ( diakses pada 7 juli 2019) Mujahidin, Akhmad.2012. Ekonomi Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Nugroho, Agung, Bhuono. 2010.“Strategi Jitu Memilih Metode
Statistik. Penelitian Dengan SPSS”, Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Oktivianr I, Ferrari, Rizki, Dkk. 2018.Transformasi Digital Menyambut kehadiran
Revolusi Industri 4.0 (Penelitian Terhadap Gerai Matahari Departemen Store, Bandung).Conference On Management And Behavioral Studies, ISSN NO: 2541-3406, e-ISSN NO: 2541-285X.
PermataSari , Indah, Shinta Dkk. 2018.Pengaruh Phisical Evidence, Pepole dan
Process Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Salon Nico Sawojajar Malang, Jurnal Aplikasi Bisnis, Vol. 4, No, 1.
Philip, Kotler dan Kevinlane, Keller. 2012.Manajemen Pemasran. Jakarta: