• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Hasil Penelitian

2. Deskripsi Variabel Penelitian

Berdasarkan masa kerja, tabel diatas menunjukkan bahwa responden dalam penelitian ini telah bekerja selama 1-2 tahun sehanyak 25 responden, bekerja selama 3-5 tahun sebanyak 35 responden, bekerja 5 tahun keatas tahun sebanyak 10 responden. Sedangkan rcsponden dcngan masa kerja kurang dari 6 bulan tidak terdapat dalam penelitian ini sehingga semua responden memenuhi syarat kriteria sampel yang digunakan yaitu semua responden bekerja lebih dari 6 bulan dan sudah berstatus karyawan tetap.

pekerjaan atau jabatan secara sukses (efektif, efesien, produktif, dan berkualitas).

Motivasi keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan. Motivasi yang ada pada seseorang merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan suatu perilaku guna mencapai tujuan kepuasan dirinya. Motivasi akan diukur oleh indikator yang di sampaikan oleh variabel ini telah diukur melalui indikator yang di sampaikan Sutrisno (2012:223) yaitu : I ) penghargaan; 2) tanggung jawab; 3) gaji/upah; 4) Bonus/insentif

Hasil analisis frekuensi menunjukkan bahwa variabel motivasi terdiri dari 12 item pernyataan, hasil tersebut menempatkan MO09 (Penetapan gaji/ upah didasarkan dari lamanya karyawan bekerja) merupakan pernyataan yang berpengaruhnya lebih besar terhadap variabel kompetensi. Hasil ini menunjukkan bahwa pegawai ditekankan untuk cepat menyelesaikan pekerjaannya. Hasil analisis frekuensi jawaban responden terhadap variabel kompetensi dapat dilihat pada tabel 4.5 berikut ini :

Tabel 4.5

Deskripsi Variabel Motivasi

Kode Pertanyaan Persepsi Responden (%)

SS S N ST STS Mean

MO1 Perusahaan memberikan penghargaan bagi 58, 37, 4,3 - - 4,54

karyawan yang berprestasi. 6 1

MO2 Memberikan penghargaan melalui piagam dan 45, 52, 1,4 - - 4,44

kenaikan jabatan. 7 9

MO3 Kebangaan para karyawan terhadaap 74, 21, 4,3 - - 4,70

pengakuan dari pimpinan atas pekerjaan yang 3 4 telah mereka laksanakan.

MO4 Memiliki rasa tanggungjawab atas setiap 22, 75, 1,4 - - 4,21

pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan. 7 7

MO5 Memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi 27, 71, 1,4 - - 4,26

dalam mencapai visi dan misi perusahaan. 1 4

MO6 Menekankan kepada karyawan agar memiliki 78, 17, 4,3 - - 4,74

ras tanggungjawab yang tinggi dalam 6 1

membela perusahaan dalam setiap ancaman.

MO7 Kebijakan pemberian gaji dapat berpengaruh 21, 74, 4,3 - - 4,17

terhadap peningkatan kinerja kerja karyawan. 4 3

MO8 Gaji yang telah ditetapkan perusahaan telah 78, 17, 4,3 - - 4,74

sesuai dengan kebutuhan hidup karyawan. 6 1

MO9 Penetapan gaji/ upah didasarkan dari lamanya 80 15, 4,3 - - 4,76

karyawan bekerja (senoritas kerja) 7

MO10 Pemberian bonus merupakan jenis insentif 28, 68, 28, - - 4,26

finansial yang dapat memberikan motivasi 6 6 6

terhadap karyawan dalam bekerja.

MO11 Bonus yang dikeluarkan oleh perusahaan 24, 64, 11, - - 4,13

dapat meningkatkan pencapaian target 3 3 4

perusahaan.

MO12 Kebijakan pemberian bonus karyawan dapat 34, 64, 1,4 - - 4,33

meningkatkan produktifitas kerja karyawan. 3 3 Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 25 (2018)

Sedangkan pernyataan MO11 (Bonus yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat meningkatkan pencapaian target perusahaan) merupakan pernyataan yang pengaruhnya paling kecil terhadap variabel motivasi pegawai. Hasil ini menunjukkan PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk masih perlu melakukan pelatihan kerja sesuai latar pendidikan pegawai dalam bekerja, hal tersebut

pegawai diharapkan juga senantiasa menguasai dan menyelesaikan pekerjaannya.

b. Deskripsi Variabel Pelatihan

Pelatihan merupakan Pendidikan singkat yang diberikan oleh perusahaan PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk, yang dirancang untuk mengembangkan sumber daya manusia melalui ragkaian kegiatan identifikasi, pengkajian secara proses belajar yang terencana. Sukmawati Marjuni (2017:60) Pelatihan merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia (human investment).

Semakin lama waktu yang digunakan seseorang untuk Pendidikan dan pelatihan, semakin tinggi kemampuan atau kompetisinya melakukan pekerjaan dan dengan demikian semakin tinggi kinerjanya. Pelatihan (training) merupakan proses pembelajaran yang melibatkan perolehan keahlian, konsep, peraturan, atau sikap untuk meningkatkan kinerja karyawan.

Hasil analisis frekuensi menunjukkan bahwa variabel pelatihan terdiri dari 9 item pernyataan, hasil tersebut menempatkan PL06 (Instruktur pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan karyawan) merupakan pernyataan yang berpengaruhnya lebih besar terhadap variabel pelatihan. Hasil ini menunjukkan bahwa karyawan ditekankan untuk cepat menyelesaikan pekerjaannya setelah diberikan pelatihan. Hasil analisis frekuensi jawaban responden terhadap variabel pelatihan dapat dilihat pada table 4.6 berikut:

Tabel 4.6

Deskripsi Variabel Pelatihan

Persepsi Responden (%)

Kode Pertanyaan SS S N ST STS Mea

n

PL1 Karywan perlu diberikan pelatihan 24,3 64,3 11,4 - - 4,12

mengenai efisiensi waktu

PL2 Materi program yang diberikan perusahaan 80 17,1 2,9 - - 4,77

melatih karyawan dalam bekerja

PL3 Kemampuan tutor yang diberikan 74,3 21,4 4,3 - - 4,7

membuat karyawan terlatih

PL4 Fasilitas yang diberikan sesuai dengan 78,6 17,1 4,3 - - 4,74

kebutuhan pelatihan

PL5 Pelatihan yang diberikan menghasilkan 27,1 71,4 1,4 - - 4,25

kemampuan karyawan yang lebih baik dalam bekerja

PL6 Instruktur pelatihan yang diberikan sesuai 82,9 11,4 5,7 - - 4,77 dengan kebutuhan karyawan

PL7 Instruktur memberikan waktu untuk 21,4 74,3 4,3 - - 4,17

bertanya

PL8 Instruktur pelatihan merupakan orang yang 78,6 17,1 4,3 - - 4,74

berkompeten dibidangnya

PL9 Waktu dalam pelatihan terbilang cukup 80 17,1 4,3 - - 4,77

singkat

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 25 (2018)

Sedangkan pernyataan PL01 (Karyawan perlu diberikan pelatihan mengenai efisiensi waktu) merupakan pernyataan yang pengaruhnya paling kecil terhadap variabel kompetensi pegawai. Hasil ini menunjukkan PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk masih perlu melakukan pelatihan kerja sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam bekerja, agar karyawan diharapkan juga senantiasa menguasai dan menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.

c. Deskripsi Variabel Disiplin Kerja

Disiplin merupakan sikap, tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan perusahaan/organisasi baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis.

Kedisiplinan pada PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk merupakan keinginan dan kesadaran untuk mentaati peraturan organisasi dan norma social.

Pengukuran ini instrument atau item pernyataan ini didasarkan pada indikator Disiplin Kerja yang disampaikan oleh Robinns (2013:182) yakni : 1) Disiplin waktu; 2) Disiplin peraturan; dan 3) Displin tanggung jawab. Hasil analisis frekuensi jawaban responden terhadap variabel disiplin kerja dapat dilihat pada tabel 4.7 berikut ini:

Tabel 4.7

Deskripsi Variabel Disiplin Kerja

Kode Pertanyaan Persepsi Responden (%)

SS S N ST STS Mean

DK1 Saya datang dan pulang bekerja sesuai 45,7 50 4,3 - - 4,41

dengan waktu yang ditentukan perusahaan

DK2 Saya selalu menyelesaikan pekerjaan 37,1 61,4 1,4 - - 4,35

sesuai dengan waktu atau jam yang telah ditentukan

DK3 Dalam setiap pelaksanaan kerja saya 74,3 21,4 4,3 - - 4,7

selalu memperhatikan prosedur kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan

DK4 Saya tidak pernah meninggalkan tempat 67,1 32,9 - - - 4,32

kerja selama jam kerja

DK5 Saya selalu patut pada peraturan dalam 32,9 65,7 1,4 - - 4,31

menggunakan kelengkapan seragam kantor

DK6 Saya selalu memberi tahu dulu (surat 72,9 24,3 2,9 - - 4,7

izin) jika absen bekerja

DK7 Saya selalu berusaha untuk 27,1 68,6 4,3 - - 4,22

menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab untuk mencapai hasil yang maksimal

DK8 Saya bekerja sesuai standart mutu yang 78,6 17,1 4,3 - - 4,74

telah ditetapkan perusahaan

DK9 Saya bertanggung jawab pada pekerjaan 74,3 22,9 2,9 - - 4,71

saya

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 25 (2018)

Hasil analisis frekuensi jawaban responden menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja, pernyataan yang paling tinggi pengaruhnya variabel disiplin kerja adalah pernyataan DK8 (Saya bekerja sesuai standart mutu yang telah ditetapkan perusahaan) karyawan PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk untuk mendukung

kinerja yang baik, tentunya pegawai harus mengikuti standart mutu yang ditetapkan perusahaan dan memiliki ketepatan waktu dalam bekerja.

Pernyataan yang paling kecil pengaruhnya adalah pernyataan DK7 (Saya selalu berusaha untuk menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab untuk mencapai hasil yang maksimal). Hasil analisis menunjukkan bahwa pegawai masih perlu meningkatkan disiplin waktu kerja agar tidak meninggalkan jam kerja disaat bekerja. Pegawai yang disiplin tentunya dapat meningkatkan hasil kinerja yang baik.

d. Deskripsi Variabel Kinerja Pegawai

Kinerja karyawan pada PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk merupakan hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas, Kinerja bergantung pada kombinasi antara kemampuan, usaha dan kesempatan yang diperoleh oleh pegawai. Pengertian kinerja atau performance merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan visi dan misi organisasi yang di tuangkan melal ui perencanaan strategi suatu organisasi. Arti kata kinerja berasal dari taka-kata job performance dan di sebut juga actual performance atau prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang telah di capai oleh seseorang pegawai. Pengukuran instrument atau item pernyataan ini didasarkan pada indikator kinerja Pegwai yang menurut Robbins (2012:206) yakni : 1) kualitas, hasil kerja; 2) kuantitas; 3) ketepatan waktu; 4) komilmen kerja; dan 5) kemandirian. Hasil analisis frekuensi jawaban

responden terhadap variabel kinerja pegawai dapat dilihal pada tabel 4.8 berikut ini :

Tabel 4.8

Deskripsi Variabel Kinerja Karyawan

Kode Pertanyaan Persepsi Responden (%)

SS S N ST STS Mean

KK1 Saya berusaha menghasilkan kualitas 58,6 37,1 4,3 4,54

kerja yang baik dibandingkan dengan rekan kerja saya

KK2 Saya memiliki antusias tinggi dalam 44,3 54,3 1,4 4,42

melaksanakan pekerjaan

KK3 Saya bekerja sesuai standart yang telah 65,7 24,3 10 4,55

ditetapkan oleh perusahaan

KK4 Selama bekerja, hasil pekerjaan saya 34,3 64,3 1,4 4,32

lebih baik dibandingkan dengan waktu yang lalu

KK5 Selama bekerja, saya berusaha berusaha 27,1 71,4 1,4 4,25

lebih baik dari rekan kerja

KK6 Saya menyelesaikan pekerjaan dengan 85,7 10 4,3 4,81

ketelitian tinggi agar menghasilkan kerja yang baik

KK7 Saya dapat menggunakan waktu 22,9 71,4 5,7 4,17

semaksimal mungkin dalam bekerja

KK8 Seluruh tugas pekerjaan selama ini dapat 78,6 17,1 4,3 4,74

saya kerjakan dan hasilnya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan

KK9 Saya tiba di kantor selalu tepat waktu 80 17,1 2,9 4,77

sesuai dengan jam kerja yang berkalu

KK10 Saya mengutamakan kejujuran dalam 28,6 68,6 2,9 4,25

setiap menyelesaikan pekerjaan untuk meningkatkan hasil kerja yang baik

KK11 Saya bekerja sesuai dengan pedoman dan 30 68,6 1,4 4,28

standar prosedur tujuan perusahaan

KK12 Saya selalu bertanggung jawab dalam 34,3 61,4 4,3 4,3

menyelesaikan pekerjaan yang telah dibebankan

KK13 Saya bersedia menyelesaikan masalah 75,7 20 4,3 4,71

pekerjaan tanpa diperintah

KK14 Saya mampu mengerjakan semua 24,2 64,3 11,4 4,12

pekerjaan diluar tanggung jawab saya

KK15 Saya mampu menyelesaikan tugas kerja, 34,3 64,3 1,4 4,32

tanpa bantuan rekan kerja saya

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 25 (2018)

Hasil analisis frekuensi jawaban responden menunjukkan bahwa variabel kinerja pegawai yang paling berpengaruh, pernyataan KK06 (Saya menyelesaikan pekerjaan dengan ketelitian tinggi agar menghasilkan kerja yang baik), merupakan pernyataan yang paling tinggi pengaruhnya terhadap variabel kinerja karywan. Hal ini tentunya karyawan PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk

disetiap pekerjaan, pegawai harus mampu menyelesaikan tugasnya sendiri dan tanpa diperintah oleh atasan lagi.

Hasil analisis frekuensi jawaban responden menunjukkan bahwa variabel kinerja pegawai yang paling renda pengaruhnya, pernyataan KK14 (Saya mampu mengerjakan semua pekerjaan diluar tanggung jawab saya), hal ini tentunya ditafsirkan peneliti bahwa beberapa pegawai tidak terlalu memperhatikan hasil kerja mereka dan hasil ini tentunya menjadi saran PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk agar lebih memperhatikan pekerjaan yang telah dibebankan.

3. Pengujian Instrumen Peneliti

Dokumen terkait