• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Masyarakat di Kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara 29

Dalam dokumen SKRIPSI - IAIN Repository (Halaman 43-49)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Wilayah

1. Gambaran Masyarakat di Kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara 29

Kelurahan Purwoasri terbentuk pada tahun 2000, terletak dikecamatan Metro Utara, Kota Metro, Provinsi Lampung. Luas wilayah 362 Hektar dengan batas wilayah sebelah Utara: kelurahan Banjar Sari, Sebelah Selatan: Kelurahan Karang Rejo, Sebelah Barat: Kelurahan purwoasri , dan Sebelah Timur: Kampung Kalibening.38

Jumlah penduduk di wilayah tersebut sebanyak, 3942 jiwa dan 1134 KK. Dengan data sebagai berikut:

Jumlah Penduduk

No Jenis Kelamin dan Usia Jumlah

1 Laki-laki 1992 Jiwa

2 Perempuan 1950 Jiwa

3 Usia 0 – 14 1273 Jiwa

4 Usia 15 – 64 2719 Jiwa

5 Usia 65 ke atas 248 Jiwa

Jumlah 3942 Jiwa, 1134 KK

a. Pekerjaan/Mata Pencaharian

No Jenis Pekerjaan Jumlah

1 Karyawan a. Pegawai Negeri Sipil 177 Jiwa

b. ABRI 7 Jiwa

c. Swasta 118 Jiwa

2 Wiraswasta/Pedagang 248 Jiwa

38 Data dari Monografi dan Profil Kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara.

3 Tani 315 Jiwa

4 Pertukangan 17 Jiwa

5 Buruh Tani 398 Jiwa

6 Pensiunan 23 Jiwa

7 Nelayan -

8 Pemulung -

9 Jasa 52 Jiwa

b. Tingkat Pendidikan39

No Tingkat Pendidikan Jumlah

1 Lulusan Pendidikan Umum

a. Sekolah Dasar 691 Jiwa b. SMP / SLTP 756 Jiwa c. SMU / SLTA 994 Jiwa d. Akademi/ D1 – D3 277 Jiwa

e. Sarjana 159 Jiwa

f. Pascasarjana 18 Jiwa 2 Lulusan Pendidikan

Khusus

a. Pondok Pesantren -

b. Madrasah -

c. Pendidikan Keagamaan

-

d. Sekolah Luar Biasa - e. Kursus/ Ketrampilan -

f. Lain-lain -

39 Data dari Monografi dan Profil Kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara.

Jumlah Penduduk Miskin (menurut standar BPS)

119 Jiwa

UMR Kabupaten/Kota Rp. 1.909.530,-

c. Sarana Dan Prasarana40

No Sarana Dan Prasarana Jumlah

1 Kantor Kelurahan Permanen

2 Prasarana Kesehatan

a. Puskesmas Tidak Ada b. UKBM (Posyandu) 5 Buah c. Poliklinik/Balai

Pelayanan Masyarakat

2 Buah 3 Prasarana

Pendidikan

a. Gedung Sekolah PAUD

2 Buah b. Gedung Sekolah TK 1 Buah c. Gedung Sekolah SD 1 Buah d. Gedung Sekolah

SLTP

2 Buah e. Gedung Sekolah

SMU

1 Buah f. Gedung Perguruan

Tinggi

Tidak Ada

Prasarana Ibadah Masjid 7 Buah

Mushola 3 Buah

Gereja 1 Buah

Wihara -

Pura -

Kapel -

Prasarana Umum Olahraga 12 Buah

Kesenian/Budaya - Balai Pertemuan - 2. Kelompok Tani Sapi Perah Lembu Poang

Terbentuknya kelompok Tani sapi perah Lembu Poang, berawal dari keinginan Bapak Mozes Herman sebagai walikota Metro dan Dinas Peternakan kota Metro mengadakan program yaitu ingin menguji coba mengembangbiakan Sapi Perah di daerah panas, karena biasanya

40 Data dari Monografi dan Profil Kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara.

peternakan sapi perah umumnya berada di wilayah yang bersuhu dingin.41 Di kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara, lahan yang luas dan banyak rumput cocok sebagai tempat peternakan sapi-sapi perah. Pada tahun 2003 awal mula pemberian bantuan oleh Pemerintah dan dinas Peternakan kepada 5 orang warga yaitu Bapak Supriyono, Bapak Gimun, Bapak Manto, Bapak Jono, dan Bapak Suwodo.42 warga kelurahan 28 Purwoasri yang mendapat bantuan sapi betina bunting jenis FH (Friesian Holstein) dimana masing-masing orang mendapat 2 ekor sapi. Kemudian 6 ekor sapi pada tahun 2005 diberikan kepada 3 oarang warga, yaitu Bapak Basuki, Bapak Ngadiman, dan Bapak Mursiono. Pemberian terbanyak diberikan pada tahun 2008, yang diberikan kepada 8 orang warga sebanyak 16 ekor sapi. Masyarakat yang mendapat bantuan sapi pada saat itu ialah, Bapak Supriyono, Bapak Manto, Bapak Tugisar, Bapak Sudarmanji, Bapak Giman, Bapak Tugisar, Bapak Sarjiman, dan Bapak Tio. Adapun yang menerima bantuan tersebut adalah warga yang menawarkan diri dan siap untuk menernakan sapi-sapi tersebut.

Dengan hasil musyawarah para anggota kelompok tersebut, maka terbentuk lah kelompok yang bernama, Kelompok Tani Sapi Perah Lembu Poang beranggotakan dari masyarakat yang telah mendapatkan bantuan sapi-sapi perah tersebut. Nama Lembu Poang sendiri berasal dari bahasa

41Wawancara dengan BapakBeben dari Dinas Peternakan Kota Metro

42 Wawancara dengan Bapak Supriyono (Ketua kelompok sapi perah Lembu Poang), Pada hari Rabu 5 Desember 2018

jawa Lembu yang berarti Sapi, dan Poang yang berarti perah jadi Lembu Poang adalah Sapi Perah.43

Dari data dinas Peternakan pada bulan oktober 2018 yang tercatat ada 9 orang yang masih memiliki sapi perah dari kelompok Lembu Poang, yaitu Bapak Supriyono, Bapak Gimun, Bapak Giman, Bapak Tugisar, Bapak Sarjiman, Bapak Kuat, Bapak Manto, Bapak Suwondo, dan Bapak Mursiono.44 Namun pada saat ini jumlahnya menurun menjai 4 orang saja yang masih memiliki sapi perah, yaitu Bapak Supriyono, Bapak Suwondo, Bapak Gimun, dan Bapak Sarjiman, dan yang lain yaitu Bapak Gimun, Bapak Giman, Bapak Tugisar, Bapak Kuat, dan Bapak Manto, sudah tidak memiliki sapi-sapi perah tersebut dikarenakan ada yang mati, di jual dan banyak dari mereka yang sudah tidak mampu mengurus karena usia yang sudah cukup tua.45

Setiap kandang sapi yang diternakan kurang lebih berisi 8-10 ekor sapi, untuk pakan sapi diberikan khusus agar sapi-sapi perah tersebut dapat menghasilkan susu secara maksimal, para pemilik memberi pakan hijau seperti pohon jagung dan pohon tebu, untuk pohon jagung biasanya para petani yang menanam sendiri tetapi, jika belum panen mereka membeli dari petani lain. Lalu diberikan juga pakan tambahan seperti onggok atau ampas singkong yang dibeli dari pabrik di sekitar rumah mereka. Dan yang juga penting sapi-sapi perah tersebut harus diberi vitamin agar lebih

43Wawancara dengan Bapak supriyono, (Ketua kelompok Lembu Poang dan penerima bantuan, di kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara. Pada hari Rabu 5 Desember 2018

44 Laporan Bulanan Perkembangan Ternak, Dinas Peternakan Kota Metro, Oktober 2018.

45 Ibid.

terjaga dan kebal dari penyakit. Pemberian pakan tidak boleh lebih atau kurang, karena bisa berpengeruh terhadap produksi susu sapi. Untuk minum, sapi-sapi harus diberi cukup air sama seperti memberi pakan untuk pemberian minum diberikan pada waktu pagi dan sore hari.46

Per hari satu ekor sapi menghabiskan biaya pakan sekitar Rp 8000, biaya tersbut berasal dari dana pribadi dan bukan dari pemerintah.

Kebersihan kandang juga harus selalu diperhatikan, oleh karenanya kandang dibersihkan setiap hariya itu pagi dan sore hari, karena kebersihan kandang berpengaruh juga terhadap kesehatan sapi-sapi perah yang diternakan, maka kebersihan kandang dan ternak selalu di jagadan diperhatiakan. Adapun kendala dalam pemeliharaan yang sekaran dialami oleh para petani yaitu, para petani mengurus sendiri sapi-sapi perah tersebut, karena tidak mempekerjakan karyawan untuk membantu proses pemeliharaannya, para petani yang berumur rata-rata sudah cukup tua, yang dirasa menguras cukup tenaga akhirnya para petani dalam sehari hanya melakukan proses pemerahan satu kali dalam sehari. 47

46Wawancara dengan Bapak Supriyono, Bapak Suwondo, Bapak Gimun, dan Bapak sarji, Peternakan Sapi Perah di Kelurahan 28 Purwoasri Metro Utara.

47Ibid

Struktur Organisasi Kelompok Tani Sapi Perah Lembu Poang

Dalam dokumen SKRIPSI - IAIN Repository (Halaman 43-49)

Dokumen terkait