HASIL DAN PEMBAHASAN
5. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Hasil Tangkapan
Hasil tangkapan nelayan adalah sejumlah ikan yang didapatkan oleh nelayan dalam berlayar. Usaha penangkapan ikan ini tidak sepenuhnya disengaja oleh manusia (nelayan).
Hasil tangkapan bisa saja berubah secara signifikan, hal ini disebabkan oleh teknologi, penurunan spesies ikan akibat penangkapan yang berlebihan sehingga berada diambang kepunahan, perubahan alam yang senantiasa dapat berubah-ubah seperti naiknya permukaan air laut sehingga nelayan susah untuk melaut.
Tabel 4.17
Jawaban Responden Terhadap Hasil Tangkapan yang Diperoleh Nelayan Sebelum Kenaikan BBM
2016
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid 150.00 1 1.0 1.0 1.0 240.00 1 1.0 1.0 2.0 250.00 1 1.0 1.0 3.0 300.00 5 5.0 5.0 8.0 350.00 1 1.0 1.0 9.0 400.00 3 3.0 3.0 12.0 450.00 1 1.0 1.0 13.0 500.00 7 7.0 7.0 20.0 600.00 5 5.0 5.0 25.0 650.00 1 1.0 1.0 26.0 800.00 5 5.0 5.0 31.0 850.00 1 1.0 1.0 32.0 900.00 3 3.0 3.0 35.0 990.00 1 1.0 1.0 36.0 1000.00 39 39.0 39.0 75.0 1200.00 5 5.0 5.0 80.0 1300.00 2 2.0 2.0 82.0 1500.00 3 3.0 3.0 85.0 2000.00 7 7.0 7.0 92.0 2400.00 1 1.0 1.0 93.0 2500.00 1 1.0 1.0 94.0 3000.00 1 1.0 1.0 95.0 4000.00 4 4.0 4.0 99.0 9000.00 1 1.0 1.0 100.0
Dari tabel 4.17 diatas, menunjukkan bahwa rata-rata nelayan paling banyak mendapatkan hasil tangkapan pada saat sebelum kenaikan BBM adalah sebesar 1000 kg dalam satu bulan, yaitu sebanyak 39 orang (39%), 500 kg sebanyak 7 orang (7%), 2000 kg sebanyak 7 orang (7%), 300 kg sebanyak 5 orang (5%), 600 kg sebanyak 5 orang (5%), 800 kg sebanyak 5 orang (5%), 1200 kg sebanyak 5 orang (5%), 4000 kg sebanyak 4 orang (4%), 400 kg sebanyak 3 orang (3%), 900 kg sebanyak 3 orang (3%), 1.500 kg sebanyak 3 orang (3%), 13000 kg sebanyak 2 orang (2%), 150 kg sebanyak 1 orang (1%), 240 kg sebanyak 1 orang (1%), 250 kg sebanyak 1 orang (1%), 350 kg sebanyak 1 orang (1%), 450 kg sebanyak 1 orang (1%), 650 kg sebanyak 1 orang (1%), 850 kg sebanyak 1 orang (1%), 990 kg sebanyak 1 orang (1%), 2400 kg sebanyak 1 orang (1%), 2500 kg sebanyak 1 orang (1%), 300 kg sebanyak 1 orang (1%), dan sebanyak 9000 kg sebanyak 1 orang (1%).
Tabel 4.18
Jawaban Responden Terhadap Hasil Tangkapan yang Diperoleh Nelayan Setelah Kenaikan BBM
2016
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid 1.20 1 1.0 1.0 1.0 150.00 1 1.0 1.0 2.0 250.00 2 2.0 2.0 4.0 270.00 1 1.0 1.0 5.0 300.00 4 4.0 4.0 9.0 350.00 1 1.0 1.0 10.0 360.00 1 1.0 1.0 11.0 400.00 5 5.0 5.0 16.0 450.00 4 4.0 4.0 20.0 500.00 2 2.0 2.0 22.0 550.00 1 1.0 1.0 23.0 600.00 4 4.0 4.0 27.0 650.00 1 1.0 1.0 28.0 700.00 1 1.0 1.0 29.0 750.00 1 1.0 1.0 30.0 800.00 6 6.0 6.0 36.0 850.00 2 2.0 2.0 38.0 900.00 9 9.0 9.0 47.0 990.00 1 1.0 1.0 48.0 1000.00 29 29.0 29.0 77.0 1200.00 4 4.0 4.0 81.0 1300.00 2 2.0 2.0 83.0 1500.00 3 3.0 3.0 86.0 2000.00 7 7.0 7.0 93.0 2400.00 1 1.0 1.0 94.0 2500.00 1 1.0 1.0 95.0 3000.00 1 1.0 1.0 96.0 4000.00 4 4.0 4.0 100.0 Total 100 100.0 100.0
Sumber : Data primer diolah 2016
orang (7%), 800 kg sebanyak 6 orang (6%), 400 kg sebanyak 5 orang (5%), 300 kg sebanyak 4 orang (4), 450 kg sebanyak 4 orang (4%), 600 kg sebanyak 4 orang (4%), 1.200 kg sebanyak 4 orang (4%), 4.000 kg sebanyak 4 orang (4%), 1.500 kg sebanyak 3 orang (3%), 250 kg sebanyak 2 orang (2%), 500 kg sebanyak 2 orang (2%), 850 kg sebanyak 2 orang (2%), 1.300 kg sebanyak 2 orang (2%), 120 kg sebanyak 1 orang (1%), 150 kg sebanyak 1 orang (1%), 270 kg sebanyak 1 orang (1%), 350 kg sebanyak 1 orang (1%), 360 kg sebanyak 1 orang (1%), 550 kg sebanyak 1 orang (1%), 650 kg sebanyak 1 orang (1%), 700 kg sebanyak 1 orang (1%), 750 kg sebanyak 1 orang (1%), 990 kg sebanyak 1 orang (!%), 2.400 kg sebanyak 1 orang (1%), 2.500 kg sebanyak 1 orang (1%), dan 3.000 kg sebanyak 1 orang (1%).
6. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Pengeluaran Rumah Tangga
Pengeluaran rumah tangga merupakan biaya rata-rata yang dikeluarkan oleh rumah tangga untuk konsumsi rumah tangga, dan biaya sekolah anak-anak.. Pengeluaran ini sangat ditentutan oleh pendapatan nelayan dari hasil penjualan ikan-ikan yang didapatkan selama melaut setelah dipotong dengan biaya-biaya selama melaut. Sehingga diperoleh hasil bersih dari total penjualan hasil tangkapan.
Tabel 4.19
Jawaban Responden Terhadap Pengeluaran Rumah Tangga setelah Kenaikan BBM
2016
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid 200000.00 1 1.0 1.0 1.0 1200000.00 1 1.0 1.0 2.0 1500000.00 6 6.0 6.0 8.0 1600000.00 1 1.0 1.0 9.0 1700000.00 5 5.0 5.0 14.0 1750000.00 1 1.0 1.0 15.0 1800000.00 12 12.0 12.0 27.0 2000000.00 14 14.0 14.0 41.0 2100000.00 1 1.0 1.0 42.0 2200000.00 2 2.0 2.0 44.0 2300000.00 5 5.0 5.0 49.0 2500000.00 16 16.0 16.0 65.0 2550000.00 1 1.0 1.0 66.0 2700000.00 3 3.0 3.0 69.0 2800000.00 4 4.0 4.0 73.0 3000000.00 11 11.0 11.0 84.0 3200000.00 1 1.0 1.0 85.0 3300000.00 1 1.0 1.0 86.0 3500000.00 13 13.0 13.0 99.0 4000000.00 1 1.0 1.0 100.0 Total 100 100.0 100.0
Sumber : Data diolah 2016
Dari tabel 4.19 diatas, menunjukkan bahwa nelayan yang paling banyak menghabiskan uang untuk pengeluaran rumah tangga dengan rata-rata sebesar Rp 2.500.000 adalah sebanyak 16 orang (16%), kemudian dengan rata-rata Rp 2.000.000 sebanyak 14 orang (14%), denga rata-rata Rp 3.500.000 sebanyak 13 orang (13%), dengan rata-rata Rp 1.800.000 sebanyak 12 orang (12%), dengan rata-rata Rp 3.000.000 sebanyak 11 orang (11%), dengan rata-rata Rp 1.500.000
dengan rata-rata Rp 2.300.000 sebanyak 5 orang (5%), dengan rata-rata Rp 2.800.000 sebanyak 4 orang (4%), dengan rata-rata Rp 2.700.000 sebanyak 3 orang (3%), dengan rata Rp 2.200.000 sebanyak 2 orang (2%), dengan rata-rata Rp 200.000 sebanyak 1 orang (1%), dengan rata-rata-rata-rata Rp 1.200.000 sebanyak 1 orang (1%), dengan rata Rp 1.600.000 sebanyak 1 orang (1%), dengn rata-rata Rp 1.750.000 sebanyak 1 orang (1%), dengan rata-rata-rata-rata Rp2.100.000 sebanyak 1 orang (1%), dengan rata-rata Rp 2.550.000 sebanyak 1 orang, dengan rata-rata Rp 3.200.000 sebanyak 1 orang (1%), dengan rata-rata Rp 3.300.000 sebanyak 1 orang (1%), dan dengan pengeluaran rata-rata sebesar Rp 4.000.000 sebanyak 1 orang.
7. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Persediaan Makanan
Persediaan makanan merupakan persediaan kebutuhan pangan nelayan sehari-hari selama melaut untuk dikonsumsi seperti beras, air bersih, sayur-sayuran, minyak goreng, dan sebagainya. Makanan yang dibawa tersebut nantinya akan dikonsumsi oleh nelayan tersebut selama beberapa hari melaut. Apabila nelayan kehabisan persediaan makanan sebelum target terpenuhi, maka nelayan terpaksa mengkonsumsi hasil tangkapan dan ada juga nelayan yang harus menghentikan penangkapan ikan.
Tabel 4.20
Jawaban Responden terhadap Persediaan Makanan yang dikeluarkan setelah Kenaikan BBM
2016
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid 1000000.00 3 3.0 3.0 3.0 1200000.00 2 2.0 2.0 5.0 1500000.00 1 1.0 1.0 6.0 1600000.00 2 2.0 2.0 8.0 1800000.00 3 3.0 3.0 11.0 2000000.00 22 22.0 22.0 33.0 2100000.00 1 1.0 1.0 34.0 2200000.00 4 4.0 4.0 38.0 2300000.00 4 4.0 4.0 42.0 2400000.00 1 1.0 1.0 43.0 2500000.00 22 22.0 22.0 65.0 2600000.00 1 1.0 1.0 66.0 2700000.00 1 1.0 1.0 67.0 2800000.00 4 4.0 4.0 71.0 3000000.00 9 9.0 9.0 80.0 3500000.00 4 4.0 4.0 84.0 4000000.00 2 2.0 2.0 86.0 4200000.00 1 1.0 1.0 87.0 4500000.00 1 1.0 1.0 88.0 5500000.00 2 2.0 2.0 90.0 6000000.00 1 1.0 1.0 91.0 6300000.00 1 1.0 1.0 92.0 7000000.00 1 1.0 1.0 93.0 8000000.00 1 1.0 1.0 94.0 9000000.00 2 2.0 2.0 96.0 9200000.00 1 1.0 1.0 97.0 10000000.00 3 3.0 3.0 100.0 Total 100 100.0 100.0
Sumber : Data primer diolah 2016
sebanyak 22 orang (22%), Rp 3.000.000 sebanyak 9 orang (9%), Rp 2.200.000 sebanyak 4 orang, Rp 2.300.000 sebanyak 4 orang, Rp 2.800.000 sebanyak 4 orang (4%), Rp 3.500.000 sebanyak 4 orang (4%), Rp 1.000.000 sebanyak 3 orang (3%), Rp 1.800.000 sebanyak 3 orang (3%), Rp 10.000.000 sebanyak 3 orang (10%), Rp 1.200.000 sebanyak 2 orang (2%), Rp 1.600.000 sebanyak 2 orang (2%), Rp 4.000.000 sebanyak 2 orang (2%), Rp 5.500.000 sebanyak 2 orang (2%), Rp 9.000.000 sebanyak 2 orang (2%), Rp 1.500.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 2.100.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 2.600.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 2.700.000 sebanyak (1%), Rp 4.200.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 4.500.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 6.000.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 6.300.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 7.000.000 sebanyak 1 orang (1%), Rp 8.000.000 sebanyak 1 orang (1%), dan Rp 9.200.000 sebanyak 1 orang (1%).
8. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Solar
Solar adalah salah satu bahan bakar cair yang dihasilkan dari proses pengolahan minyak bumi. Solar ini dibutuhkan oleh nelayan untuk menjalakan kapal motornya dalam menangkap ikan. Dalam hal ini solar yang telah dibawa jika tidak habis selama melaut, maka akan digunakan lagi untuk melaut selanjutnya.
Sebagian nelayan menggunakan solar untuk memasak sebagai pengganti dari gas, karena hal ini dianggap lebih efisien dan tidak perlu repot-repot untuk membeli tagung gas. Ada pula nelayan yang memang menggunakan tabung gas sendiri untuk keperluan memasak selama melaut.
Tabel 4.21
Jawaban Responden Terhadap Solar Yang Digunakan Nelayan Setelah Kenaikan BBM 2016 JUMLAH KAPAL Total 4.00 5.00 6.00 SOLAR.SS 100.00 1 0 0 1 130.00 1 1 0 2 140.00 3 2 0 5 160.00 1 0 0 1 175.00 1 0 0 1 180.00 2 0 0 2 200.00 0 8 1 9 300.00 5 4 0 9 320.00 0 2 0 2 350.00 1 2 0 3 400.00 1 8 11 20 420.00 0 2 0 2 425.00 0 1 0 1 450.00 0 15 0 15 475.00 0 2 0 2 480.00 0 5 1 6 485.00 0 1 0 1 500.00 0 2 2 4 520.00 0 1 0 1 550.00 0 1 0 1 560.00 0 2 0 2 600.00 0 1 1 2 800.00 0 2 0 2 840.00 0 1 0 1 900.00 2 0 0 2 960.00 0 2 0 2 1240.00 0 1 0 1 Total 18 66 16 100
Sumber : Data primer diolah 2016
sebanyak 100 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 100 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 5GT masing-masing satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 130 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 130 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT sebanyak 3 kapal masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 140 liter dalam satu bulan, kapal dengan jenis 5GT sebanyak 2 kapal masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 140 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 140 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 1 kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 160 liter dalam satu bulan kemudian kapal dengan jenis 5GT dan 6GT tidak ada yag mengkonsumsi solar sebanyak 160 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT sebanyak satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 175 liter dalam satu bulan, sementara kapal dengan jenis 5GT dan 6GT tidak ada yang megkonsumsi solar sebanyak 175 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 2 kapal masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 180 liter dalam satu bulan, sementara kapal dengan jenis 5GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 180 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 200 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 8 kapal masing-masing mengkonsumsi sola sebanyak 200 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 200 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan
jenis 4GT terdapat 5 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanya 300 liter dalam satu bulan, kapal dengan jenis 5GT terdapat 4 buah kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 300 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 300 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 320 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 320 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 350 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 5 GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 350 liter dalam satu bulan, sementara kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumi solar sebanyak 350 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 400 liter dalam satu bulan, kaal dengan jenis 5GT terdapat 8 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 400 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat 11 kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 400 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6 GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 420 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5 GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 420 liter dalam satu bulan, dan kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 420 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 425 liter dalam
solar sebanyak 425 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 450 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 15 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 450 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 475 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 475 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 480 liter dalam satu bulan, kapal dengan jenis 5GT terdapat 5 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 480 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 480 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 5GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 485 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang menghabiskan solar sebanyak 485 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 500 liter dalam satu bulan, sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 2 kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 500 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat 2 kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 500 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 520 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal mengkonsumsi solar sebanyak 520 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 550 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT
terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 550 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 560 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 560 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 600 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 600 liter daam satu bulan dana kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 600 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 800 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 5GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 800 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 840 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanyak 840 liter dalam sastu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 2kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 900 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 900 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang ,mengkonsumsi solar sebanyak 960 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi solar sebanyak 960 liter dalam satu bulan, dan kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi solar sebanyak 1240 liter dalam satu
bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi solar sebanya 1240 liter dalam satu bulan.
9. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Oli
Oli merupakan pelumas yang digunakan nelayan untuk kapal motornya dalam menajalankan kapalnya untuk menangkap ikan.
Tabel 4.22
Jawaban Responden terhadap Oli yang Dikeluarkan Nelayan setelah Kenaikan BBM JUMLAH KAPAL Total 4.00 5.00 6.00 OLI.SS 4.00 0 4 0 4 5.00 4 12 3 19 6.00 1 20 1 22 8.00 4 4 0 8 9.00 0 3 1 4 10.00 0 6 2 8 12.00 0 1 1 2 15.00 2 2 1 5 18.00 1 0 0 1 20.00 4 8 6 18 25.00 0 1 0 1 30.00 0 3 0 3 32.00 1 1 0 2 40.00 0 0 1 1 48.00 1 1 0 2 Total 18 66 16 100
Sumber : Data primer diolah 2016
Berdasarkan tabel 4.22 diatas, dapat dijelaskan bahwa kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 4 liter dalam sebulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 4 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 4 liter dalam sebulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 4 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 4 liter
dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 12 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 5 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat 3 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 5 liter dalam satu bulan, kemudian diikuti dengan kapal jenis 4GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 6 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 20 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 6 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 6 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 4 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 8 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 4 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 8 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 8 liter dalam satu bulan, kemudia kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 9 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 3 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 9 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 9 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 10 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 6 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 10 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat 2kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 10 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT tidak ada yang mengkonsumsi oli
satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 12 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 12 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 15 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5 GT terdapat 2 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 15 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 15 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 18 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 18 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat 4 kapal yang mengkonsumsi oi sebanyak 20 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 8 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 20 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT terdapat 6 kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 20 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4Gtdan 6GT tida ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 25 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 25 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 6GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 30 liter sementara kapal dengan jenis 5GT terdapat 3 kapal yang masing-masing mengkonsumsi oli sebanyak 30 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 32 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 5GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebnyak 32 liter dalam satu bulan dan kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang
mengkonsumsi oli sebanyak 32 liter dalam satu bulan, kemudian kapal dengan jenis 4GT dan 5GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 40 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT terdapat satu kapal yang mengkonsumsi oli sebanyak 40 liter dalam satu bulan dan kemudian kaal dengan jenis 4GT dan 5GT masing-masing mengkonsumsi oli sebayak 48 liter dalam satu bulan sementara kapal dengan jenis 6GT tidak ada yang mengkonsumsi oli sebanyak 48 liter dalam satu bulan berlayar.
10. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Penggunaan Gas
Gas merupakan bahan bakar yang digunakan oleh nelayan untuk keperluan memasak.
Tabel 4.23
Jawaban Responden terhadap Gas yang Digunakan Nelayan setelah Kenaikan BBM 2016 LAMA MELAUT Total 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 13.00 15.00 GAS.SS 2.00 0 0 0 1 0 0 0 1 3.00 2 1 0 0 0 0 0 3 4.00 1 0 0 0 0 0 0 1 5.00 5 0 2 0 0 0 3 10 6.00 1 0 1 0 0 0 1 3 7.00 0 0 1 0 0 0 0 1 8.00 3 4 35 9 5 0 0 56 9.00 0 0 2 0 0 0 1 3 10.00 2 0 7 2 0 1 8 20 12.00 0 1 1 0 0 0 0 2 Total 14 6 49 12 5 1 13 100
Sumber : Data primer diolah 2016
Berdasarkan tabel 4.23 diatas, menunjukkan bahwa kapal yang berlayar selama 3 hari, 4 hari, 5 hari, 7 hari, 13 hari, 15 hari tidak ada yang menggunakan
hari terdapat satu kapal yang menggunakan gas sebanyak 2 tabung dalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari terdapat dua kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 3 tabungdalam satu bulan, kapal yang berlayar selama 4 hari terdapat satu kapal yang menggunakan gas sebanyak 3 tabung dalam satu bulan, sementara nelayan yang berlayar dalam 5 hari, 6 hari, 7 hari, 13 hari, dan 15 hari tidak ada yang menggunakan gas sebanyak 3 tabung dalam satu bulan. Kemudian, nelayan yang berlayar selama satu hari terdapat satu kapal yang menggunakan gas sebanyak 4 tabungdalam satu bulan tetapi nelayan yang berlayar selama 4 hari, 5 hari, 6 hari, 7 hari, 13 hari dan 15 hari tidak ada yang menggunakan gas sebanyak 4 tabung dalam satu bulan. Kemudian pada saat nelayan berlayar selama 3 hari terdapat 5 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 5 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 5 hari terdapat 2 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 5 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 15 hari terdapat 3 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 3 tabung dalam satu bulan, sementara nelayan yang berlayar selama 4 hari, 6 hari, 7 hari dan 13 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas sebanyak 5 tabung dalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari,5 hari dan 15 hari terdapat masing-masing satu kapal yang menggunakan gas sebanyak 6 tabung dalam satu bulan, sementara nelayan yang berlayar selama 4 hari, 6 hari, 7 hari dan 13 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas sebanyak 6 tabung dalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari, 4 hari, 6 hari, 7 hari, 13 hari dan 15 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas sebanyak 7 tabung dalam satu bulan, sementara
nelayan yang berlayar selama 5 hari terdapat satu kapal yang mnggunakan tabung gas sebanyak 7 tabungdalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari terdapat 3 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 8 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 4 hari terdapat 4 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 4 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 5 hari terdapat 35 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 8 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 6 hari terdapat 9 kapal yang menggunakan gas sebanyak 8 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 7 hari terdapat 5 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 8 tabung dalam satu bulan sementaraa nelayan yang berlayar selama 13 hari dan 15 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas sebanyak 8 tabung dalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari 4 hari, 6 hari, 7 hari dan 13 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas sebanyak 9 tabung dalam satu bulan sementara nelayan yang berlayar selama 5 hari terdapat 5 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 9 tabung dalam satu bulan dan nelayan yang berlayar selama 15 hari terdapat satu kapal yang menggunakan gas sebanyak 9 tabung dalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari dan 6 hari terdapat masing-masing 2 kapal yang menggunakan gas sebanyak 10 tabung dalam satu bulan, nelayan yang berlayar selama 4 hari dan 7 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas sebanyak 10 tabung dalam satu bulan, nelayan yan gberlayar selama 5 hari terdapat 7 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 10 tabung dalam satu bulan,
sebanyak10 tabung dalam satu bulan dan nelayan yang berlayar selama 15 hari terdapat 8 kapal yang masing-masing menggunakan gas sebanyak 10 tabung dalam satu bulan. Kemudian nelayan yang berlayar selama 3 hari, 6 hari, 7 hari, 13 hari dan 15 hari tidak ada nelayan yang menggunakan gas ebanyak 12 tabung dalam satu bulan sementara nelayan yang berlayar selama 4 hari dan 5 hari terdapat masing-masing satu kapal yang menggunakan gas sebanyak 12 tabung dalam satu bulan.
11. Deskriptif Jawaban Responden Tentang Penggunaan Es
Es merupakan bahan baku yang digunakan nelayan dalam mengawetkan hasil tangkapan yang didapat selama berlayar. Es tersebut diperoleh dari para penjual yang datang langsung ke pelabuhan perikanan. Es yang digunakan oleh para nelayan nantinya berbeda-beda jumlahnya. Hal ini tergantung pada lama melaut nelayan dan jenis ikan yang akan ditangkap oleh nelayan selama berlayar dalam menangkap ikan. Karena dari jenis ikan yang akan ditangkap, maka jumlah es yang digunakan juga akan berbeda jumlahnya. Seperti halnya ikan-ikan kecil,