• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Yang Telah Dicapai dan Analisis Capaian Kinerja Berdasarkan Indikator Kinerja Dalam Perjanjian Kinerja

PELAKSANAAN KEGIATAN

3.1. Hasil Yang Telah Dicapai Dan Analisis Capaian Kinerja

3.1.1. Hasil Yang Telah Dicapai dan Analisis Capaian Kinerja Berdasarkan Indikator Kinerja Dalam Perjanjian Kinerja

3.1. Hasil Yang Telah Dicapai Dan Analisis Capaian Kinerja

3.1.1. Hasil Yang Telah Dicapai dan Analisis Capaian Kinerja Berdasarkan Indikator Kinerja Dalam Perjanjian Kinerja

Sebagaimana telah dijelaskan pada BAB II, pelaksanaan rencana kegiatan dan realisasi kegiatan pada perjanjian kinerja akan di monitoring dan evaluasi setiap triwulan, untuk memantau efektivitas pelaksanaan kegiatan dan memastikan bahwa tidak ada kendala yang dihadapi dalam upaya pencapaian target kegiatan, dan apabila ada kendala maka akan segera dicarikan solusinya bersama.

Pelaksanaan kegiatan yang mendukung Perjanjian Kinerja ini menggunakan pagu kegiatan yang bersumber dari DIPA tahun berjalan, dalam hal ini anggaran tahun 2018, sehingga untuk kegiatan yang dilaksanakan adalah berupa kegiatan yang ada di dalam perencanaan program tahun 2018 dan mendukung tercapainya Perjanjian Kinerja Tahun 2018 antara Kepala Baristand Industri Pontianak dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian RI.

Rencana Aksi pertriwulan dapat dilihat pada Tabel 5, sedangkan hasil yang telah dicapai berdasarkan indikator kinerja pada Perjanjian Kinerja dari kegiatan yang dilaksanakan mulai bulan Januari 2018 sampai dengan bulan Desember 2018 dapat dilihat pada tabel 5.

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 26

-Tabel 5. Rencana Aksi Perjakin Baristand Industri Pontianak Tahun 2018

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Rencana Aksi

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

Target

54 -Pengadaan bahan

dan alat

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 27

-Tabel 5. Rencana Aksi Perjakin Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 (lanjutan 1)

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Rencana Aksi

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

Target

50 -Perjalanan dan koordinasi

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 28

-Tabel 5. Rencana Aksi Perjakin Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 (lanjutan 2)

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Rencana Aksi

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

Target

deterjen dalam air 20 Penyusunan

KTI 50 Submit ke jurnal

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 29

-Tabel 5. Rencana Aksi Perjakin Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 (lanjutan 3)

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Rencana Aksi

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

Target

100 Monitoring 100 Monitoring

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 30

-Tabel 5. Rencana Aksi Perjakin Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 (lanjutan 4)

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Rencana Aksi

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

Target

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 31

-Tabel 6. Pengukuran Perjanjian Kinerja Baristand Industri Pontianak Tahun 2018

No. Indikator Target TW I TW II TW III TW IV Real.

Fisik Real.

Keu Capaian

T R T R T R T R

1. - Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri - Hasil litbang

prioritas yang dikembangkan

1 penelitian 17% 17% 73% 44% 92% 73% 100% 100% 100% 79% 1 penelitian

Pagu = Rp.

446.683.000 - Hasil litbang yang

telah

diimplementasikan

1 penelitian 27% 10% 35% 20% 97% 55% 100% 100% 100% 66% 1 penelitian

Pagu = Rp.

21.155.000

- Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving)

1 Paket Teknologi/

Litbangyasa

13% 13% 51% 21% 100% 45% 100% 100% 100% 94% 1 Paket

Teknologi/

Litbangyasa

Pagu = Rp.

104.386.000 - Kerja sama litbang

instansi dengan industri

1 kerja

sama 0% 5% 59% 51% 100% 100% 100% 100% 100% 88% 1 kerja

sama Pagu = Rp.

24.715.000

Total Pagu Sasaran = Rp. 596.939.000

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 32

-Tabel 6. Pengukuran Perjanjian Kinerja Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 (lanjutan 1)

No. Indikator Target TW I TW II TW III TW IV Real.

Fisik Real.

Keu Capaian

T R T R T R T R

2. - Meningkatnya Publikasi Ilmiah Hasil Litbang - Karya tulis ilmiah

yang diterbitkan di Jurnal Nasional yang terakreditasi dan/atau Jurnal Internasional yang terindeks global

2 KTI 22% 22% 52% 52% 70% 60% 100% 100% 100% 98% 2 KTI

Pagu = Rp.

55.200.000

- Karya Tulis Ilmiah yang diterbitkan di prosiding Nasional dan/atau

Internasional

1 KTI 10% 8% 29% 27% 67% 66% 100% 100% 100% 100% 1 KTI

Pagu = Rp.

13.291.000

Total Pagu Sasaran = Rp. 68.491.000 3. - Meningkatnya kualitas pelayanan publik

- Tingkat kepuasan

pelanggan 3,6 indeks 25% 24% 53% 50% 78% 77% 100% 100% 100% 94% 3,62 indeks

Pagu = Rp.

12.600.319.000

Total Pagu Sasaran = Rp. 12.600.319.000

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 33

-Tabel 6. Pengukuran Perjanjian Kinerja Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 (lanjutan 2)

No. Indikator Target TW I TW II TW III TW IV Real.

Fisik Real.

Keu Capaian

T R T R T R T R

4. - Meningkatnya Penerapan Reformasi Birokrasi - Tingkat Maturitas

SPIP 3,2 indeks 40% 10% 53% 54% 66% 39% 100% 105,69% 105,69% 90% 3,382

indeks Pagu = Rp.

44.747.000

Total Pagu Sasaran = Rp. 44.747.000

5. - Meningkatnya Mutu Standard Produk IKM - Jumlah IKM yang

Menerapkan Mutu Standar

1 IKM 39% 22% 95% 56% 100% 71% 100% 100% 100% 84% 2 IKM

Pagu = Rp.

40.026.000

Total Pagu Sasaran = Rp. 40.026.000 6. - Meningkatnya Kompetensi SDM Industri

- Jumlah SDM Industri yang mengikuti diklat

10 orang 20% 10% 50% 40% 80% 133% 100% 190% 190% 90% 19 orang

Pagu = Rp.

51.003.000

Total Pagu Sasaran = Rp. 51.003.000 Total Pagu Keseluruhan = Rp. 13.401.525.000

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 34

-Realisasi Rencana Aksi Perjanjian Kinerja untuk Triwulan IV dapat dilihat pada tabel 7 berikut:

Tabel 7 Realisasi Rencana Aksi Pada Triwulan IV TA 2018

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

Target

Antara (%) Realisasi

(%) Rencana kegiatan Kegiatan Yang Telah

Dilakukan Permasalahan/Kendala

1 2 3 4 5 6 7 8 10

100 100 Penyeleseaian pengadaan bahan, pelaksanaaan penelitian dan survey dan pengambilan contoh

a) Studi literatur, b) Mempelajari ekstrak lemak dan peralatan, c) pengadaan bahan, d) pelaksanaan penelitian laporan hasil litbang, i) penyusunan laporan

Kesulitan memperoleh bahan baku temgkawang pada awal tahun yang belum berbuah, sehingga

100 100 Survey di Kab. Bengkayang (IKM Rian Cake) dan pembuatan starter lokal di Lab. Riset Baristand Ind.

Pontianak, Penerapan pembuatan mokaf menggunakan starter lokal di Kab. Kapuas Hulu dan Kab. Bengkayang

a) Pembentukan Tim penerapan, b) Koordinasi dan

Konsultasi dalam survey dengan dinas terkait c) Koordinasi tempat penerapan dan Uji coba pembuatan starter lokal, d) Survey ke IKM Bengkayang, e). Rapat tim, f) Penerapan mocaf pada IKM di Bengkayang dan Kapuas Hulu, g) Pembuatan laporan

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 35

-Tabel 7 Realisasi Rencana Aksi Pada Triwulan VI TA 2018 (lanjutan 1)

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

Target

Antara (%) Realisasi

(%) Rencana kegiatan Kegiatan Yang Telah

Dilakukan Permasalahan/Kendala

1 2 3 4 5 6 7 8 10 2018 bertempat di Sentra Tahu Desa Sukamulya Kec.

Parindu, Kab. Sanggauran

Kegiatan telah dilakukan di IKM Tahu dan Produk olahannya yaitu di Desa Sukamulya, Kec.

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 36

-Tabel 7 Realisasi Rencana Aksi Pada Triwulan IV TA 2018 (lanjutan 2)

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

Target

Antara (%) Realisasi

(%) Rencana kegiatan Kegiatan Yang Telah

Dilakukan Permasalahan/Kendala

1 2 3 4 5 6 7 8 10

100 100 Revisi KTI Telah diterbitkan di Jurnal

Industri Hasil perkebunan BBIHP Makasar Akreditasi LIPI No. 725/AU3/P2MI-LIPI/04/2016, Vol. 13 No. 1 Tahun 2018 dengan judul : "

Penambahan Gel Lidah Buaya sebagai antibakteri pada sabun mandi cair berbahan dasar minyak kelapa"

2. Kajian Absorpsi

deterjen dalam air 100 100 Revisi KTI Telah diterbitkan di JRTPPI Semarang, Akreditasi LIPI No.

756/Akred/P2MI-LIPI/08/2016, Vol. 9 No. 1 tahun 2018 dengan judul : Adsorption of DBS by c-3, 4-dimethoxyphenylcalix

100 100 Pengiriman naskah KTI dan review oleh reviewer serta pembayaran biaya Seminar dan penerbitan Prosiding

KTI telah disubmit ke

"Seminar Nasional Teknologi

Industri VI di ATI Makassar".

KTI telah diterima untuk diseminarkan pada tgl 10 Oktober 2018 dan diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional SNTI VI 2018.

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 37

-Tabel 7 Realisasi Rencana Aksi Pada Triwulan IV TA 2018 (lanjutan 3)

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

Target

Antara (%) Realisasi

(%) Rencana kegiatan Kegiatan Yang Telah

Dilakukan Permasalahan/Kendala

1 2 3 4 5 6 7 8 10 dan Layanan sertifikasi 3.74 serta Indeks

- Penilaian Maturitas SPIP

Pengumpulan penilaian

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 38

-Tabel 7 Realisasi Rencana Aksi Pada Triwulan IV TA 2018 (lanjutan 4)

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

Target

Antara (%) Realisasi

(%) Rencana kegiatan Kegiatan Yang Telah

Dilakukan Permasalahan/

Kendala bubuk (data primer dan sekunder) sebagai kandindat yaitu 1.IKM kopi bubuk merek

"ikan mas" kota Singkawang ( legalitas SIUP, PIRT, proses produksi, SDM dan hasil

pengujian produk) 2. IKM Kopi bubuk lada

"Mami Ayu" kab Sanggau (SIUP, PIRT, proses produksi, lay out, SDM dan hasil pengujian produk) 3.Kopi bubuk Aming

(informal) 4. Seleksi prioritas (1).

Kopi bubuk Aming

1. Seleksi IKM kopi bubuk yaitu IKM Kopi bubuk lada hitam

"Mami Ayu" kab Sanggau, IKM kopi bubuk "Ikan Mas" kota Singkawang dan IKM kopi bubuk "Aming Coffee" kota Pontianak.

2. Dalam survei tambahan diperoleh kandidat IKM terpilih yaitu IKM kopi bubuk Orang Mas kota Singkawang . 3. Hasil seleksi, IKM kopi bubuk

"Aming Coffee" kota Pontianak diperoleh nilai Prioritas Tinggi dan IKM Orang Mas kota Singkawang (prioritas sedang)

(kandidat kedua).

4. Penyusunan SMM IKM prioritas Tinggi yaitu IKM

"Coffee Aming" kota Pontianak dan IKM Orang Mas kota

Singkawang 5. Sosialisai/penerapan sistem

mutu di 2 IKM yaitu Aming Coffee kota Pontianak dan

Orang Mas kota Singkawang 6. Pembuatan laporan akhir

kegiatan

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 39

-Tabel 7 Realisasi Rencana Aksi Pada Triwulan IV TA 2018 (lanjutan 5)

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

Target

Antara (%) Realisasi

(%) Rencana kegiatan Kegiatan Yang Telah

Dilakukan Permasalahan/Kendala

1 2 3 4 5 6 7 8 10

6 Meningkatnya Kompetensi SDM Industri

Jumlah SDM industri yang mengikuti diklat

10 Orang 100 190

Diklat eksternal

bagi SDM di bidang industri

100 190

(19 orang)

1. Penyusunan Tim 2. Pelaksanaan Pelatihan Eksternal untuk 3 orang peserta

3. Penyusunan Laporan Diklat

1. Penyusunan Tim 2. Pelaksanaan Pelatihan Teknik Pengambilan Contoh untuk 2 peserta dari Politeknik Negeri Pontianak

3. Penyusunan Laporan Diklat

-

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 40

-Hasil yang telah dicapai dan Analisis dari capaian kinerja untuk Perjanjian Kinerja Baristand Industri Pontianak Tahun 2018 sampai dengan triwulan IV sebagaimana yang terdapat pada tabel 7 adalah sebagai berikut:

a. Sasaran Kegiatan I: Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri

Sasaran Kegiatan yang pertama dari Perjanjian Kinerja Baristand Industri Pontianak ini adalah Meningkatnya hasil-hasil librang yang dimanfaatkan oleh industri, yang memiliki 4 (empat) indikator kinerja yaitu: [1] hasil litbang prioritas yang dikembangkan; [2] Hasil litbang yang telah diimplementasikan; dan [3] Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving); dan [4] Kerjasama litbang dengan industri/ instansi/

lembaga terkait.

Tabel 8 Realisasi Sasaran Kegiatan I Sampai Triwulan IV TA 2018

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

kegiatan Kegiatan Yang

Telah Dilakukan Permasalahan / Kendala

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 41

-Tabel 8. Realisasi Sasaran Kegiatan I Sampai Triwulan IV TA 2018 (lanjutan)

No. Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Capaian Rencana Aksi Triwulan IV

% Fisik Kegiatan

kegiatan Kegiatan Yang

Telah Dilakukan Permasalahan /Kendala

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 42

-Sasaran Kegiatan I terdiri dari Indikator Kinerja : 1. Hasil litbang prioritas yang dikembangkan

Hasil litbang yang siap diterapkan harus memenuhi persyaratan:

- Hasil Litbang pada TA. 2018 yang mendukung Industri Prioritas Berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN).

- Hasil litbang/perekayasaan yang teknometernya mencapai minimal skala 6.

Penilaian teknometer dilakukan oleh tim penilai sesuai Peraturan Kepala BPPI Nomor 217 Tahun 2016 tentang panduan teknis pengukuran tingkat kesiapterapan teknologi.

Untuk itu dipilih 1 (satu) judul penelitian yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2018, yaitu :“Peningkatan Mutu lemak Tengkawang (Shorea sp.) Kalimantan Barat sebagai Basis Suppositoria dan Lemak Pangan dengan Teknik Deodorisasi”.

Pada Triwulan IV tahun 2018, Rencana aksi yang ditetapkan untuk penelitian ini adalah:

(a) Pelaksanaan penelitian; (b) Pengujian; (c) Evaluasi hasil; (d) Pembuatan Laporan.

a) Hasil Yang Telah Dicapai Dan Analisis Capaian Kinerja

Pada Triwulan IV, target fisik untuk indikator utama I dari Sasaran Kinerja I ini adalah sebesar 100%, dengan realisasi antara sebasar 100%. Realisasi fisik kegiatan penelitian ini adalah sebagai berikut: a) Studi literatur, b) Mempelajari ekstrak lemak dan peralatan, c) pengadaan bahan, d) pelaksanaan penelitian awal, e) survey dan pengambilan contoh, f) pelaksanaan penelitian deodorisasi lemak, g) evaluasi h) seminar laporan hasil litbang, i) penyusunan laporan .

BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI PONTIANAK 43

-Bila dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya, realisasi di TW IV tahun anggaran 2017, realisasi fisik untuk indikator kinerja utama I sasaran kegitan I ini adalah sebesar 100%.

b) Kendala

Kendala samapai dengan triwulan IV adalah sulitnya memperoleh bahan baku temgkawang pada awal tahun yang belum berbuah, sehingga terjadi keterlambatan proses penelitian, namun demikian penelitian dapat diselesaikan pada akhir triwulan IV sesuai yang diharapkan.

c) Rekomendasi

Evaluasi untuk kegiatan ini adalah agar dalam pengusulan judul dan topik penelitian benar-benar telah mengkaji mengenai ketersediaan bahan baku, peralatan, laboratorium penguji dan sumber daya lainnya yang penting untuk pelaksanaan penelitian.

Dokumen terkait