1. Tindakan 1
Pelaksanaan tindakan 1 pada hari jumat, tanggal 21 Mei 2010 pada jam pelajaran pertama yaitu jam 07.30-08.30 WIB, meliputi :
a. Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan doa pembukaan agar kegiatan berjalan dengan lancar. Doa pembukaan dipimpin oleh salah satu siswa.
b. Perkenalan dari peneliti kepada siswa kelas XI AK/AP dan dilanjutkan perkenalan oleh masing-masing siswa.
c. Peneliti menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
d. Guru bimbingan dan konseling menjelaskan tentang tata cara bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
e. Guru pembimbing memberikan materi dan tugas pada siswa untuk menjawab pertanyaan dari sebuah bacaan yang berjudul penerapan manajemen untuk kemajuan koperasi dan tugas tersebut dikerjakan secara berdiskusi dengan teman satu kelompok. Dengan adanya tugas seperti ini diharapkan siswa siswi mampu mendata pokok permasalahan yang diperoleh dari hasil membaca dan dapat menyampaikan isi bacaannya.
f. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Tiap anggota kelompok terdiri dari 4-5
orang. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, kelompok 3 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, dan kelompok 4 terdiri dari 4 orang anggota kelompok.
g. Peneliti dan guru pembimbing berperan sebagai observer dan pewawancara.
h. Setelah waktu diskusi habis, guru pembimbing meminta per kelompok memaparkan hasil pekerjaannya di depan kelas dan kelompok lain diminta untuk menanggapi.
i. Analisis hasil siklus I tindakan 1 :
Keberhasilan siswa dalam belajar perlu didukung oleh adanya bimbingan yang memberikan dorongan belajar yang diberikan oleh guru, bagaimanapun juga siswa perlu diberikan dorongan semangat dan perlu dibantu untuk memperoleh hasil yang lebih baik dalam belajar.
Namun melihat hasil analisis siklus I tindakan 1 sebenarnya pada awal pelaksanaan layanan bimbingan belajar siswa melakukan kegiatan belajar dengan baik, tetapi siswa tidak membawa referensi yang sesuai dengan materi yang menjadi topik pembicaraan, pada saat guru pembimbing memberikan materi hampir semua siswa tidak memperhatikan penjelasan dari guru dan tidak memfokuskan pikiran pada materi yang menjadi topik yang dibahas, ada siswa yang mengantuk, tidak sedikit siswa yang
malah asik mengobrol dengan teman satu bangku,dan siswa masih banyak yang ramai sendiri pada saat kegiatan belajar berlangsung.
Pada saat siswa diberikan tugas untuk dikerjakan secara berdiskusi hanya ada beberapa siswa yang terlihat fokus memperhatikan dan berkonsentrasi pada saat kegiatan belajar bahasa Indonesia berlangsung. Tetapi lebih banyak siswa yang mengerjakan tugas dengan semaunya terlihat siswa dalam mengerjakan tidak dengan konsentrasi yang penuh sesekali mereka masih tengak tengok dan mengobrol sendiri dengan teman satu kelompok, masih banyak siswa yang kurang tekun, kurang berpartisipasi aktif pada saat pelajaran berlangsung terlihat siswa tidak menanyakan kembali materi yang disampaikan oleh guru bahkan mereka terlihat sudah paham dan jelas dengan materi yang telah disampaikan oleh guru.
Hasil analisis siklus I tindakan 1 terlihat minat membaca siswa siswi masih rendah terbukti dengan hasil observasi dan wawancara yang menyebutkan bahwa pada siklus I tindakan 1 siswa belum terlihat adanya kesengan pada saat kegiatan belajar bahasa Indonesia, mereka bersikap biasa acuh dan cuek terhadap layanan kegiatan bimbingan belajar yang berlangsung.
Pada saat permulaan kegiatan diskusi kelompok yang berlangsung untuk memecahkan suatu permasalahan, yaitu permasalahan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru
yaitu menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan sebuah bacaan yang berjudul penerapan manajemen untuk kemajuan koperasi, siswa terlihat memperhatikan informasi dari ketua diskusi dengan mencatat sub pokok-pokok yang dianggap penting, pada saat anggota kelompok lain menyampaikan pendapatnya ada 6 peserta yang tidak mendengarkan pendapat temannya karena mereka asik bercerita sendiri dengan teman yang lainnya, dan ada beberapa siswa yang yang ketika temannya menyampaikan pendapatnya malah ditertawakan dan siswa kurang aktif pada saat diskusi berlangsung karena para siswa pada saat mengajukan pertanyaan harus dengan ditunjuk oleh peneliti dan siswa masih terlihat grogi dan malu-malu pada saat menyampaikan pertanyaan untuk menyanggah pendapat dari kelompok lain.
2. Tindakan 2
Pelaksanaan tindakan 2 pada hari sabtu, tanggal 22 Mei 2010 pada jam pelajaran pertama yaitu jam 07.30-08.30 WIB, meliputi :
a. Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan doa pembukaan agar kegiatan berjalan dengan lancar. Doa yang dipimpin oleh salah satu siswa.
b. Penjelasan dari guru bimbingan dan konseling tentang tata cara bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
c. Guru pembimbing memberikan materi dan tugas pada siswa untuk meresume sebuah cerpen dengan bahasa sendiri yang berjudul mendulang harta dan dikerjakan dengan berdiskusi dengan teman satu kelompok. Dengan adanya tugas ini diharapkan siswa siswi mampu menangkap isi pokok bacaan dan mampu menceritakan isi bacaan tersebut dengan bahasa sendiri.
d. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Tiap anggota kelompok terdiri dari 4-5 orang. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, kelompok 3 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, dan kelompok 4 terdiri dari 4 orang anggota kelompok.
e. Peneliti dan guru pembimbing berperan sebagai observer dan pewawancara.
f. Setelah waktu diskusi habis, guru pembimbing meminta per kelompok memaparkan hasil pekerjaannya di depan kelas dan kelompok lain diminta untuk menanggapi.
g. Analisis hasil siklus 1 tindakan 2 :
Hasil yang dicapai pada siklus I tindakan 2 yaitu 10 siswa pada awal tindakan kedua terlihat sudah melakukan kegiatan belajar dengan baik, mereka mengikuti proses belajar dengan baik.
Berbeda pada awal siklus I tindakan 1 siswa tidak membawa referensi yang sesuai dengan materi yang disampaikan oleh guru,
pada akhir pelaksanaan siklus I tindakan 1 peneliti memberikan penjelasan pada siswa siswi untuk membawa buku referensi yang sesuai dengan materi pembicaraan yang disampaikan oleh guru pada saat layanan bimbingan belajar berlangsung. Pada siklus I tindakan 2 siswa siswi sudah membawa buku referensi yang relevan dengan topik bahasan dan sudah terlihat adanya peningkatan konsentrasi pada saat guru pembimbing menyampaikan materi para siswa mencatat hal-hal yang mereka anggap penting tetapi dalam kegiatan belajar ini siswa merasa sudah mengerti dan paham materi yang disampaikan oleh guru karena mereka tidak menanyakan kembali materi yang disampaikan oleh guru pembimbing.
Pada tindakan 2 ini siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan segera dan mengerjakan dengan berdiskusi kelompok dengan teman satu kelompoknya dan sebelum pekerjaan dikumpulkan di meja guru hanya ada sebagian anggota kelompok yang mengoreksi kembali hasil pekerjaannya sebelum dikumpulkan di meja guru, tetapi masih ada juga siswa yang tanpa meneliti kembali hasil pekerjaannya dan langsung mengumpulkannya di meja guru.
Pada dasarnya minat merupakan suatu sikap batin dari dalam diri seseorang yang merupakan perhatian khusus terhadap suatu hal tertenti yang tercipta dengan penuh perhatian dan
kesenangan. 75% siswa terlihat adanya kesenangan dengan aktivitas belajar bahasa Indonesia karena siswa memperhatikann kegiatan belajar dengan penuh konsentrasi dengan mengabaikan ajakan siswa lain untuk mengobrol. Ada 10 siswa terlihat adanya kesenangan pada saat pelajaran berkangsung mereka mencurahkan perhatiannya, dan ketekunan pada pelajaran yang diberikan oleh guru namun siswa belum sepenuhnya berpartisipasi aktif pada saat pelajaran berlangsung karena apabila tidak ditunjuk oleh peneliti atau guru siswa masih enggan untuk bertanya seputar materi yang telah disampaikan oleh guru.
Pada saat pelaksanaan diskusi kelompok siswa memperhatikan informasi ketua diskusi dengan penuh konsentrasi dan sudah bisa mendengarkan pendapat teman dengan baik, sudah bisa menerima perbedaan pendapat teman dari kelompok lain, tiap anggota kelompok masing-masing menberikan pendapatnya untuk mengambil kesimpulan. Tetapi saat diskusi berlangsung masih ada siswa yang menertawakan ketika temannya menyampaikan pendapatnya, namun siswa sudah terlihat sedikit agak tidak malu dan tidak canggung lagi dalam mengemukakan pendapatnya dan siswa terlihat sudah sedikit aktif dalam menanggapi pendapat dari peserta lain.
3. Tindakan 3
Pelaksanaan tindakan 3 pada hari senin, tanggal 24 Mei 2010 pada jam pelajaran pertama yaitu jam 07.30-08.30 WIB, meliputi :
a. Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan doa pembukaan agar kegiatan berjalan lancar. Doa pembukaan dipimpin oleh salah satu siswa.
b. Penjelasan dari guru bimbingan dan konseling tentang tata cara bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
c. Guru pembimbing memberikan materi dan tugas pada siswa tentang penokohan pada sebuah cerpen yang berjudul panjang uratnya untuk dikerjakan dengan cara berdiskusi dengan teman satu kelompok. Dengan tugas ini diharapkan siswa mampu mengungkapkan latar dan penokohan dalam cerpen dengan membuktikan dengan kalimat atau kutipan yang mendukung.
d. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, kelompok 3 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, dan kelompok 4 terdiri dari 4 orang anggota kelompok.
e. Peneliti dan guru pembimbing berperan sebagai observer dan pewawancara.
f. Setelah waktu diskusi habis, guru pembimbing meminta per kelompok memaparkan hasil pekerjaannya di depan kelas dan kelompok lain diminta untuk menanggapi.
g. Analisis hasil siklus I tindakan 3 :
Hasil tindakan 3 yaitu kegiatan layanan bimbingan belajar secara umum sudah berjalan dengan baik. Pada saat kegiatan layanan bimbingan belajar berlangsung terlihat 15 siswa duduk tenang dan fokus mengikuti kegiatan layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok tersebut. Semua siswa membawa referensi yang sesuai dengan materi permasalahan yang dibahas.
Perwakilan dari setiap anggota kelompok sudah aktif menanyakan kembali materi yang belum dimengerti sehingga dengan bertanya kembali mereka menjadi paham akan materi yang disampaikan oleh guru pembimbing. Dalam mengerjakan tugas terlihat 15 siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan segera dan siswa mengerjakan dengan diskusi kelompok sehingga siswa merasa lebih mudah dalam mengerjakan tugas tersebut dan siswa semakin jeli dan teliti dalam mengerjakan tugas terbukti sebelum tugas dikumpulkan siswa terlebih dahulu mengoreksi kembali pekerjaannya sebelum dikumpulkan dimeja guru.
Pada siklus I tindakan 3, 15 siswa terlihat adanya kesenangan dan perhatian pada saat kegiatan belajar bahasa Indonesia, mereka terlihat tenang tanpa adanya siswa yang
bergurau atau mengobrol dengan teman satu bangku, mereka penuh konsentrasi memperhatikan penjelasan dari guru, mereka menanyakan kembali materi yang belum dimengerti dan mereka sangat antusias penuh semangat dalam memberikan pendapatnya masing-masing pada saat mengerjakan tugas tersebut. Semua anggota kelompok juga sangat terlihat tekun dan sangat berpartisipasi aktif pada saat mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
Pada saat pelaksanaan diskusi kelompok semua anggota kelompok memperhatikan informasi dari masing-masing ketua diskusi kelompok, para peserta diskusi dapat menerima dan menghargai pendapat dari masing-masing kelompok dan para peserta menyadari akan pentingnya layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok ini sehingga mereka tidak bersendau gurau lagi seperti yang terjadi pada terjadi pada tindakan 1. Rasa percaya diri siswa sudah meningkat dibandingkan dengan tindakan 1 atau 2, siswa sudah lebih percaya diri dalam mengemukakan pendapatnya dengan suara yang lebih lantang.
Pada akhir diskusi kelompok ini para peserta diskusi sangat aktif memberikan pendapatnya untuk mengambil kesimpulan dan semua peserta bisa menerima hasil diskusi kelompok.
4. Evaluasi I
Layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok pada tindakan 1 dapat terlaksana sesuai dengan rencana tindakan, meskipun pada awalnya banyak siswa siswi yang masih bingung dengan peran mereka mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu terdapat kendala karena adanya siswa siswi yang masih pasif tidak banyak bertanya tentang materi yang disampaikan oleh guru pembimbing, siswa kurang antusias dalam kegiatan ini misalnya siswa mengobrol sendiri dengan teman satu bangku, siswa diam dan malu untuk bertanya sedangkan materi yang disampaikan oleh guru mereka belum paham, dan ada beberapa siswa yang tidak mencatat materi yang disampaikan oleh guru pembimbing. Pada tindakan 1 siswa-siswi kurang menyadari akan arti pentingnya kegiatan layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok dalam meningkatkan minat membaca tersebut. Hal tersebut dapat teratasi karena peneliti memberikan pengertian mengenai manfaat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan.
Hasil pengamatan yang dilakukan peneliti pada saat layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok berlangsung tampak bahwa setiap siswa kurang memperhatikan penjelasan dari peneliti maupun dari guru pembimbing, belum terlihat adanya kesenangan pada kegiatan layanan bimbingan tersebut. Pada saat diberikan tugas, seluruh anggota kelompok kurang berpartisipasi aktif
mengerjakannya, siswa siswi masih saling menertawakan dan siswa belum berani mengungkapkan pendapatnya atau belum berani bertanya. Setelah dilakukan tindakan 2 sudah ada siswa yang telah berani mengungkapkan pendapatnya meski masih agak malu-malu, siswa belum berpartisipasi aktif pada saat kegiatan kegiatan belajar bahasa Indonesia, siswa masih saling menertawakan ketika temannya menyampaikan pendapatnya, siswa tidak menanyakan kembali materi yang telah disampaikan oleh guru pembimbing dan terlihat dari hasil observasi dan wawancara dengan siswa dapat diketahui siswa bertambah perasaan senangnya tetapi tingkatnya belum maksimal.
Pada tindakan 3 siswa sudah melakukan kegiatan belajar dengan baik, siswa sudah aktif pada saat pelajaran berlangsung terlihat adanya siswa yang menanyakan kembali materi yang belum dimengerti, pada saat pelaksanaan diskusi kelompok siswa tidak saling menertawakan seperti pada saat tindakan 1 dan 2, siswa sudah bisa menerima pendapat dari kelompok lain dan tiap anggota kelompok saling memberikan pendapat untuk mengambil kesimpulan. Tindak lanjut dilakukan untuk mendapatkan hasil tindakan yang lebih baik dan memperoleh hasil yang maksimal. Kesimpulan dari siklus I tindakan 1, 2, dan 3 peningkatan minat membaca belum dapat meningkat secara maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan. Agar hasil tersebut dapat mencapai tingkat yang maksimal maka dilakukan tindakan berikutnya.
5. Siklus I tindakan 4
Pelaksanaan tindakan 4 pada hari senin, tanggal 14 Juni 2010 pada jam pelajaran pertama yaitu jam 07.30-08.30 WIB, meliputi :
a. Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan doa pembukaan agar kegiatan berjalan dengan lancar. Doa dipimpin oleh salah satu siswa.
b. Peneliti menjelaskan pada siswa kelas XI AK/AP SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta maksud dan tujuan diadakannya siklus I tindakan 4. Langkah-langkah yang dilakukan pada tindakan ini tidak jauh berbeda dengan apa yang sudah dilaksanakan pada siklus I tindakan 1, 2, dan 3.
c. Penjelasan dari guru bimbingan dan konseling tentang tata cara bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
d. Guru pembimbing memberikan materi dan tugas yang berkelanjutan pada siswa untuk membaca sebuah artikel dan menuliskan pokok-pokok isinya. membaca sebuah hikayat yang berjudul bayan budiman dan mengubah hikayat dengan kata-kata sendiri agar lebih mudah dipahami. Dengan tugas ini siswa diharapkan mampu menuliskan pokok-pokok bacaan dari hasil membaca, diharapkan siswa memahami isi dari hasil bacaan yang dibacanya, dan dituntut agar siswa dapat mengubah hikayat dengan bahasa sendiri karena untuk menguji kemampuan pemahaman siswa tentang hikayat tersebut.
e. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, kelompok 3 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, dan kelompok 4 terdiri dari 4 orang anggota kelompok.
f. Peneliti dan guru pembimbing berperan sebagai observer dan pewawancara.
g. Setelah waktu diskusi habis, guru pembimbing meminta per kelompok memaparkan hasil pekerjaannya di depan kelas dan kelompok lain diminta untuk menanggapi.
h. Analisis hasil siklus I tindakan 4:
Hasil dari kegiatan siklus I tindakan 4 keseluruhan siswa terlihat tenang dalam mengikuti kegiatan belajar bahasa Indonesia.
Para siswa dengan penuh konsentrasi memperhatikan penjelasan dari guru, Hampir setiap perwakilan anggota kelompok menanyakan kembali materi yang telah disampaikan oleh guru agar lebih jelas. Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru siswa mengerjakan tugas dengan segera dan dengan cara berdiskusi kelompok. Setelah tugas selesai dikerjakan sebelum dikumpulkan tugas diteliti kembali oleh anggota kelompok masing-masing. Para siswa terlihat adanya perhatian, kesenangan penuh saat kegiatan belajar berlangsung, para siswa sangat tenang dan tekun dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
Pada pelaksanaan diskusi kelompok semua siswa menuangkan seluruh perhatiannya ketika ketua diskusi kelompok menyampaikan informasi yang dianggapnya penting. Keseluruhan siswa dapat mendengarkan dan menerima perbedaan pendapat dari peserta anggota lain, dan semua anggota kelompok masing-masing memberikan pendapatnya dengan rasa percaya diri yang penuh tanpa adanya rasa malu dalam berpendapat. Diskusi kelompok yang dilaksanakan dapat mengajarkan siswa untuk lebih berani berpendapat dan menerima pendapat dari peserta kelompok lain dan memberikan pendapat untuk mengambil kesimpulan.
6. Tindakan 5
Pelaksanaan tindakan 5 pada hari selasa, tanggal 15 Juni 2010 pada jam pelajaran pertama yaitu jam 07.30-08.30 WIB, meliputi :
a. Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan doa pembukaan agar kegiatan berjalan dengan lancar. Doa dipimpin oleh salah satu siswa.
b. Penjelasan dari guru bimbingan dan konseling tentang tata cara bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
c. Guru pembimbing memberikan materi dan tugas pada siswa untuk menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan sebuah artikel yang berjudul pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Dengan tugas ini siswa siswi diharapkn dapat memahami isi atau
pokok-pokok terpenting dalam sebuah bacaan artikel dan agar siswa dapat menyelaraskan perbedaan pendapat yang muncul dalam diskusi.
d. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, kelompok 3 terdiri dari 5 orang anggota kelompok, dan kelompok 4 terdiri dari 4 orang anggota kelompok.
e. Peneliti dan guru pembimbing berperan sebagai observer dan pewawancara.
f. Setelah waktu diskusi habis, guru pembimbing meminta per kelompok memaparkan hasil pekerjaannya di depan kelas dan kelompok lain diminta untuk menanggapi.
g. Analisis hasil siklus I tindakan 5 :
Hasil dari siklus I tindakan 5 baik sekali yaitu pada saat pelaksanaan bimbingan belajar siswa mengikuti kegiatan belajar dengan baik, mereka memperhatikan dengan penuh konsentrasi penjelasan guru pada saat guru memberikan materi. Hampir seluruh anggota kelompok menanyakan kembali materi yang telah disampaikan oleh guru sehingga mereka benar-benar mengerti dengan materi yang disampaikan oleh guru. Pada saat guru memberikan tugas untuk dikerjakan mereka mengerjakan tugas dengan segera dan mereka mengerjakan dengan cara berdiskusi
kelompok dan hasil pekerjaan yang mereka capai sangat memuaskan. Pada saat tindakan 5 ini siswa dituntut lebih jeli pada hasil pekerjaannya terlihat mereka meneliti kembali hasil pekerjaanya sebelum dikumpulkan di meja guru.
Dengan adanya pelaksanaan layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok guna untuk meningkatkan minat membaca sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan siswa, siswa terlihat senang dengan aktivitas belajar bahasa Indonesia, siswa terlihat senang pada saat kegiatan belajar bahasa Indonesia terbukti dari hasil wawancara dengan siswa Peneliti : “ bagaimana perasaa anda ketika proses layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok berlangsung ? “
Siswa : “perasaan saya ketika proses layanan bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok yaitu senang dan saya lebih mengerti dan bisa mengambil manfaat dari kegiatan layanan bimbingan tersebut “. Siswa-siswi mengetahui arti penting dari kegiatan layanan bimbingan belajar ini sehingga mereka pada saat kegiatan berlangsung tidak bergurau dan sibuk sendiri seperti pada saat pelaksanaan tindakan 1. Siswa sangat berkonsentrasi pada saat kegiatan layanan bimbingan belajar berlangsung siswa terlihat tekun dan berpartisipasi aktif tidak canggung lagi dalam mengajukan pertanyaan dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan tidak putus asa.
Pada saat pelaksanaan diskusi kelompok semua peserta diskusi memperhatikan sungguh-sungguh informasi yang diberikan oleh ketua diskusi. Para peserta bisa menerima dan mendengarkan pendapat dari anggota kelompok lain. Berbeda dengan pelaksanaan diskusi kelompok pada tindakan 1, dan 2 siswa masih saling menertawakan anggota kelompok lain yang menyampaikan pendapatnya dan semua perwakilan dari setiap anggota mengajukan pertanyaan agar ditanggapi baik oleh semua anggota kelompok. Para peserta dalam mengajukan pertanyaan dengan penuh rasa percaya diri dan tidak canggung lagi. Akhir dari diskusi masing-masing dari anggota kelompok memberikan pendapatnya untuk mengmbil kesimpulan akhir dari proses diskusi.
7. Tindakan 6
Pelaksanaan tindakan 6 pada hari rabu, tanggal 16 Juni 2010 pada jam pelajaran pertama yaitu jam 07.30-08.30 WIB, meliputi :
a. Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan doa pembukaan agar kegiatan berjalan dengan lancar. Doa dipimpin oleh salah satu siswa.
b. Penjelasan dari guru bimbingan dan konseling tentang tata cara bimbingan belajar dengan teknik diskusi kelompok.
c. Guru pembimbing memberikan materi dan tugas pada siswa untuk menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan sebuah bacaan
artikel yang berjudul ibunda yang merawat alam semesta. Dengan tugas menjawab sebuah artikel secara lisan ini diharapkan siswa siswi mampu mendata pokok-pokok yang diperoleh dari hasil membaca, menyampaikan isi atau jawaban pertanyaan dari bacaan secara lisan.
d. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok,
d. Setiap anggota kelompok menempatkan diri sesuai dengan anggota kelompok masing-masing. Kelompok 1 terdiri dari 4 orang anggota kelompok, kelompok 2 terdiri dari 5 orang anggota kelompok,