• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Distribusi Frekuensi Data Kuisioner

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Distribusi Frekuensi Data Kuisioner

Jumlah sampel untuk kuisioner pada penelitian ini yaitu berjumlah 100 responden yang diambil dari 17 kelurahan di Kecamatan Waru. Setelah sampel yang diperlukan sudah terkumpul kemudian dilakukan pengelolaan dan penyajian data. Dari hasil pengelolaan data selanjutnya disajikan distribusi frekuensi yang meliputi identitas responden, sektor energi, sektor transportasi, sektor persampahan dan sektor peternakan. Berikut merupakan data hasil penelitian :

a. Distribusi Frekuensi Identitas Responden 1. Jenis Kelamin

Distribusi frekuensi identitas responden yang pertama yaitu jenis kelamin. Banyaknya responden berdasarkan jenis kelamin.dapat dilihat pada tabel 4.1

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis

Kelamin

Jenis Kelamin Frekuensi Presentase (%)

Laki-laki 45 45

Perempuan 55 55

Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa jenis kelamin responden yang mengisi kuisioner pada penelitian ini sebanyak 45% responden berjenis kelamin laki-laki dan 55% responden berjenis kelamin perempuan.

2. Umur

Distribusi frekuensi identitas responden yang kedua yaitu umur. Responden berdasarkan umur dikelompokkan menjadi 6 (enam) kelompok yang disajikan pada tabel 4.2

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Umur

Umur (Tahun) Frekuensi Presentase (%)

17-27 31 31 28-37 16 16 38-47 29 29 48-57 13 13 58-67 10 10 > 67 1 1 Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa penggolongan umur responden dibagi menjadi 6 (enam) kelompok yaitu umur 17-27 tahun dengan presentase sebanyak 31%, umur 28-37 tahun sebanyak 16%, 38-47 tahun sebanyak 29%, 48-57 tahun sebanyak 13%, 58-67 tahun sebanyak 10% dan yang terakhir yaitu umur 67 tahun ke atas sebanyak 1%.

3. Pekerjaan

Distribusi Frekuensi identitas reponden yang ketiga yaitu pekerjaan. Pengelompokkan responden berdasarkan pekerjaan akan dikelompokkan menjadi 7 jenis pekerjaan. Berikut distribusi frekuensi responden berdasarkan jenis pekerjaan yang disajikan pada tabel 4.3

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pekerjaan

Pekerjaan Frekuensi Presentase (100%)

Buruh 4 4 Petani 1 1 PNS 20 20 Pensiunan 6 6 Swasta 63 63 Peternak 5 5

Pekerjaan Frekuensi Presentase (100%)

Nelayan 1 1

Total 100 100

Sumber: Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa responden yang berprofesi sebagai buruh sebanyak 4%, petani sebanyak 1%, PNS sebanyak 20%, pensiunan sebanyak 6%, swasta sebanyak 63%, peternak sebanyak 5%, dan yang terakhir nelayan sebanyak 1%

4. Penghasilan

Distribusi frekuensi yang keempat yaitu berdasarkan jumlah penghasilan responden setiap bulannya. Pada katagori jumlah penghasilan akan digolongkan menjadi 4 (empat) kelompok seperti yang tertera pada tabel 4.4.

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan

Penghasilan

Penghasilan Frekuensi Presentase (%)

< Rp 750.000 9 9

Rp 750.000 – Rp 1.500.000 12 12

Rp 1.500.000 – Rp 3.000.000 22 22

> Rp 3.000.000 57 57

Total 100 100

Sumber: Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa distribusi frekuensi berdasarkan penghasilan responden tiap bulannya. Presentase responden dengan penghasilan di bawah Rp 750.000 sebanyak 9%, penghasilan Rp 750.000 – Rp 1.500.000 sebanyak 12%, penghasilan Rp 1.500.000 – Rp 3.000.000 sebanyak 22% dan yang terakhir penghasilan di atas Rp 3.000.000 sebanyak 57%.

5. Jumlah Penghuni Rumah

Distribusi frekuensi yang kelima yaitu berdasarkan jumlah penghuni rumah. Responden berdasarkan jumlah penghuni rumah digolongkan menjadi 5 (lima) kelompok seperti yang tertera pada tabel 4.5 berikut.

Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jumlah

Penghuni Rumah

Jumlah Penghuni Frekuensi Presentase (%)

1 2 2 2 5 5 3 25 25 4 40 40 >4 28 28 Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa distribusi frekuensi berdasarkan jumlah penghuni rumah dikelompokkan menjadi 5 kelompok dengan presentase responden sebesar 2% yaitu rumah yang dihuni 1 orang, 5% rumah yang dihuni oleh 2 orang, 25% rumah yang dihuni oleh 3 orang, 40% rumah yang dihuni oleh 4 orang dan yang terakhir sebanyak 28% rumah yang dihuni lebih dari 4 orang.

6. Status Kepemilikan Rumah

Krakteristik responden berdasarkan status kepemilikan rumah menunjukkan banyakanya responden berdasarkan status kepemilikan rumah. Berikut jumlah reponden berdasarkan status kepemilikan rumah yang disajikan pada tabel 4.6

Tabel 4.6 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Status

Kepemilikan Rumah

Status Kepemilikan Rumah Frekuensi Presentase (%)

Pribadi 87 87

Kontrak 7 7

Kos 6 6

Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa responden yang menampati rumah berstatus pribadi sebanyak 87%, kontrak sebanyak 7% dan kos sebanyak 6%.

7. Luas Bangunan Rumah

Identitas responden yang berikutnya adalah jumlah responden berdasarkan luas bangunan rumah yang ditempati. Luas bangunan rumah dikelompokkan menjadi 3 kelompok tipe rumah seperti yang tertera pada tabel 4.7

Tabel 4.7 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Luas

Bangunan Rumah

Luas Bangunan Rumah Frekuensi Presentase (%)

Tipe 36 13 13

Tipe 54 66 66

Tipe 120 21 21

Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2012

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui responden yang memiliki rumah dengan luas bangunan tipe 36 sebanyak 13%, tipe 54 sebanyak 66% kemudian tipe 120 sebanyak 21%.

8. Jenis Bangunan Rumah

Distribusi frekuensi identitas responden yang berikutnya yaitu jumlah responden berdasarkan jenis bangunan rumah yang

ditempati. Berikut adalah jumlah responden berdasarkan jenis bangunan rumah yang disajikan pada tabel 4.8

Tabel 4.8 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis

Bangunan Rumah Jenis Bangunan Rumah Frekuensi Presentase (%) Permanen 93 93 Semi Permanen 7 7 Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang menempati rumah dengan jenis bangunan permanen sebanyak 93% dan rumah dengan jenis bangunan semi permanen sebanyak 7%.

b. Distribusi Frekuensi Sektor Energi 1. Jenis Bahan Bakar Memasak

Distribusi frekuensi responden pada sektor energi yang pertama yaitu berdasarkan jenis bahan bakar memasak yang digunakan. Berikut adalah distribusi responden berdasarkan jenis bahan bakar memasak seperti yang tertera pada tabel 4.9

Tabel 4.9 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis

Bahan Bakar Memasak

Jenis Bahan Bakar

Memasak Frekuensi

Presentase (100%)

LPG 99 99

LPG dan minyak tanah 1 1

Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang hanya menggunakan LPG untuk memasak

sebanyak 99% kemudian sisanya yang menggunakan 2 jenis bahan bakar yaitu LPG dan minyak tanah sebanyak 1%

2. Jumlah Pemakaian Bahan Bakar Memasak

Distribusi frekuensi responden pada sektor energi yang kedua yaitu berdasarkan jumlah bahan bakar memasak yang digunakan tiap bulannya. Distribusi responden berdasarkan jumlah pemakaian bahan bakar memasak dapat dilihat pada tabel 4.10

Tabel 4.10 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan

Pemakaian Bahan Bakar Memasak

Pemakaian Bahan Bakar

Memasak Frekuensi Presentase (100%) 3 kg – 43,5 kg 99 99 43,6 kg – 90 kg 1 1 Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa responden yang menggunakan bahan bakar memasak sebesar 3 kg – 43,5 kg sebanyak 99% dan sisanya 1% responden menggunakan bahan bakar memasak sebesar 43,6 – 90 kg.

3. Daya Listrik

Distribusi frekuensi responden pada sektor energi yang ketiga yaitu daya listrik. Distribusi responden berdasarkan penggunaan daya listrik dapat dilihat pada tabel 4.11

Tabel 4.11 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Daya

Listrik

Daya Listrik (VA) Frekuensi Presentase (%)

450 15 15

900 54 54

1300 23 23

Daya Listrik (VA) Frekuensi Presentase (%)

4400 2 2

Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang menggunakan daya listrik sebesar 450 VA sebanayk 15%, 900 VA sebanyak 54%, 1300 VA sebanayk 23%, 2200 VA sebanayk 6% dan 4400 VA sebanyak 2%.

c. Distribusi Frekuensi Sektor Transportasi 1. Jenis Kendaraan

Distribusi frekuensi pada sektor transportasi yang pertama yaitu berdasarkan banyaknya jumlah kendaraan. Distribusi frekuensi berdasarkan jumlah kendaraan dapat dilihat pada tabel 4.12

Tabel 4.12 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Jenis dan Jumlah

Kendaraan

Jenis Kendaraan Frekuensi Presentase(%)

Sepeda Motor 198 87,6

Mobil (Gasoline) 26 11,5

Mobil (Solar) 2 0,88

Total 226 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa banyaknya kendaraan yang digunakan responden pada Kecamatan Waru yaitu sepeda motor sebanyak 198 buah dengan presentase sebesar 87,6%, mobil berbahan bakar gasoline sebanyak 26 buah dengan presentase sebesar 11,5% dan yang terakhir mobil berbahan bakar solar sebanyak 2 buah dengan presentase sebesar 0,88%.

2. Jenis BBM

Distribusi frekuensi responden pada sektor transportasi yang kedua yaitu berdasarkan jenis bahan bakar kendaraan yang digunakan. Distribusi responden berdasarkan jenis bahan bakar kendaraan dapat dilihat pada tabel 4.13.

Tabel 4.13 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis

BBM

Jenis BBM Frekuensi Presentase (%)

Gasoline (Premium, Pertamax, Pertalite)

224 99

Solar 2 1

Total 226 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa kendaraan yang menggunakan bahan bakar gasoline sebanyak 224 kendaraan dengan presentase sebesar 99%, kemudian kendaraan yang menggunakan jenis BBM solar sebanyak 2 kendaraan dengan presentase sebesar 1%.

3. Jumlah BBM

Distribusi frekuensi responden pada sektor transportasi yang ketiga yaitu berdasarkan jumlah BBM yang digunakan. Berikut adalah distribusi responden berdasarkan jumlah BBM seperti yang disajikan pada tabel 4.14

Tabel 4.14 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jumlah

Bahan Bakar Kendaraan

Jumlah Bahan Bakar Kendaraan

(liter/bulan) Frekuensi Presentase (%) 0 7 3 2 – 77 187 83 78 – 152 25 11

Jumlah Bahan Bakar Kendaraan

(liter/bulan) Frekuensi

Presentase (%)

153 - 227 7 3

Total 226 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa kendaraan yang menggunakan bahan bakar berjumlah 2 liter – 77 liter/bulan sebanyak 187 kendaraan dengan presentase sebesar 83%, bahan bakar berjumlah 78 liter – 152 liter/bulan sebanyak 25 kendaraan dengan presentase sebesar 11% dan bahan bakar berjumlah 153 – 227 liter/bulan sebanyak 7 kendaraan dengan presentase sebesar 3%.

d. Distribusi Frekuensi Sektor Peternakan 1. Kepemilikan Hewan Ternak

Distribusi frekuensi responden pada sektor peternakan yang pertama yaitu berdasarkan kepemilikan hewan ternak. Berikut adalah distribusi responden berdasarkan kepemilikan hewan ternak yang disajikan pada tabel 4.15.

Tabel 4.15 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan

Kepemilikan Hewan Ternak

Memiliki Hewan

Ternak Frekuensi Presentase (%)

Ya 8 8

Tidak 92 92

Total 100 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa di Kecamatan Waru hanya terdapat 8 responden yang memiliki hewan ternak dengan presentase sebesar 8% kemudian sisanya sebanyak

92 responden tidak memiliki hewan ternak dengan presentase sebesar 92%.

2. Jenis Hewan Ternak

Distribusi frekuensi pada sektor peternakan selanjutnya yaitu berdasarkan jenis dan jumlah hewan ternak. Berikut adalah distribusi frekuensi berdasarkan jenis dan jumlah hewan ternak seperti yang disajikan pada tabel 4.16

Tabel 4.16 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Jenis dan Jumlah

Hewan Ternak Jumlah Hewan Ternak Frekuensi (ekor) Presentase (%) Kambing 125 74,4 Sapi 18 10,7 Domba 25 14,9 Total 168 100

Sumber : Data Primer, 2020

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa jenis hewan ternak berupa kambing berjumlah 125 ekor dengan presentase sebesar 74,4%, sapi sebanyak 18 ekor dengan presentase sebsar 10,7% dan yang terakhir domba sebanyak 25 ekor dengan presentase sebesar 14,9%.

Dokumen terkait