• Tidak ada hasil yang ditemukan

Apakah ada undang-undang bangunan?

Undang-undang bangunan mungkin ditentukan dan berlaku hanya pada tingkat nasional, regional atau local. Di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan India, merupakan tanggung jawab pemerintah negara bagian, distrik atau lokal untuk mengadaptasi dan menegakan undang-undang bangunan ini. Dalam hal ini, undang-undang bangunan nasional memang ada, tetapi tidak berlaku sebagai hukum. Di beberapa negara undang-undang bangunan tidak ada, atau ada, tetapi tidak ditegakkan.

Bila undang-undang bangunan ada, apakah menjelaskan konstruksi tahan bahaya dengan rinci?

Tidak setiap undang-undang bangunan menetapkan standar konstruksi bangunan yang tahan bahaya. Anda harus berhati-hati mengevaluasi undang-undang ini, apakah ada penjelasan tentang bahaya.

Sama pentingnya juga untuk melihat apakah undang-undang ini telah diperbaharui. Undang-undang bangunan yang efektif selalu diperbaharui secara menerus, sejalan dengan para ilmuwan yang menemukan informasi baru

PERU – Standar baru

Antara tahun 1966 dan 1996, 50% bangunan rusak akibat gempa bumi di Peru adalah fasilitas sekolah. Kebanyakan kerusakan disebabkan oleh buruknya kekuatan lateral dari kolom pendek. Pada tahun 2003 suatu komisi profesor dan mahasiswa membuat adendum u n d a n g - u n d a n g b a n g u n a n u n t u k mengatasi masalah ini dan menyatakan bahwa sekolah adalah fasilitas penting. Dengan adanya adendum ini gedung retrofi t dan yang baru dibangun terhindar dari kegagalan.

Sumber: http://www.preventionweb.net/

fi les/761_education-good-practices.pdf

INDIA – Pemerintah menegakan kepatuhan tehadap

undang-undang konstruksi sekolah

Dalam kasus India, peraturan konstruksi berada di bawah kewenangan Negara bagian dan pemerint ah kes atuan. Karena kegagalan di 27 negara bagian dan kesatuan teritori untuk memenuhi syarat keamanan kebakaran di sekolah, maka pemerintah nasional menerbitkan peraturan kepatuhan pada undang-undang bangunan yang berlaku secara national untuk bangunan umum dan pribadi.

Bila persyaratan yang dijelaskan dalam undang-undang bangunan tidak terpenuhi, maka ptugas yang bertanggung jawab akan kena tindakan disiplin.

tentang karakter bahaya dan dampaknya terhadap bangunan. Pada tahun 1984, gempa bumi berkekuatan 6,4 mengguncang tempat olah raga West Valley College gymnasium in California. Meskipun dibangun dengan mengikuti undang-undang “Uniform Building”, namun terlihat bahwa elemen pada atap gedung terlalu lentur, sehingga bila ada gempa yang sedikit lebih kuat akan mengakibatkan kerusakan parah dan dapat melukai penghuninay. Oleh karena itu, undang-undang “Uniform Building Code” ini direvisi pada tahun 1991 (USGS, 1996).

Apakah undang-undang bangunan menetapkan persyaratan tentang ketersediaan bahan bangunan setempat yang dikenal?

Bila undang-undang bangunan ini bersifat menentukan, mungkin akan mengharuskan penggunaan bahan dan metoda khusus. Bila undang-undang ini tidak mengakomodasi penggunaan bahan yang tersedia di tempat, mungkin ada baiknya menggunakan undang-undang bangunan lain. Karena pengadaan dan pengiriman bahan akan mahal dan perlu waktu lama.

Apakah ada panduan tentang retrofi t pada tingkat nasional dan local yang terkait dengan jenis bangunan?

Beberapa undang-undang memberi panduan berguna tentang retrofi t bangunan yang telah dirancang dan dibangun dengan memenuhi standar undang-undang bangunan. Tambahan lagi, mungkin persatuan insinyur nasional, organisasi pengelola bencana alam, LSM dan universitas telah mengembangkan panduan yang cocok dengan tipologi bangunan setempat.

2. Bila tidak ada undang-undang bangunan atau panduan retrofi t,

adopsi atau kembangkanlah

Bila undang-ungdang bangunan resmi tidak membicarakan konstruksi tahan bahaya atau retrofi t, sumber lain seperti institut insinyur bangunan dan persatuan profesi, organisasi pengelola bencana alam, LSM, dan organisasi donor dapat memberi atau menyarankan penerapan undang-undang bangunan atau serangkaian panduan retrofi t. Mitra di negara lain yang menghadapi bahaya yang mirip mungkin memiliki undang-undang yang dapat diterapkan. Sebagai bagian dari rencana tindak nasional, pemerintah Haiti telah mengembangkan standar konstruksi sekolah yang aman, berdasarkan undang-undang bangunan Caribia.

Potensi sumber yang lain adalah perusahaan asuransi, persatuan atau asosiasi perdagangan, sekolah kejuruan, insinyur bangunan, sekolah serta industri nasional dan internasional. Panduan retrofi t khusus tergantung pada bahaya dan jenis bangunan. Banyak yang tersedia secara publik dan dapat menjadi sumber yang bernilai dalam menentukan teknik yang tepat dan untuk mengembangkan panduan pelatihan yang “context-specifi c” bagi tukang bangunan.

Lihat Lampiran 3 untuk acuan tentang sumber undang-undang bangunan dan panduan retrofi t

4.4.3 Butir kunci untuk dipertimbangkan

Meskipun penyebar-luasan undang-undang bangunan yang berisi bangunan tahan bahaya secara nasional dapat menjadi alat yang ampuh untuk memperkuat keamanan sekolah (lihat studi kasus), di mana undang-undang bangunan belum diterbitkan atau tidak ditegakkan, tujuan yang lebih mendesak adalah mengidentifi kasi dan mengadopsi undang-undang bangunan yang cocok untuk memenuhi syarat permintaan konstruksi yang lebih aman. Kementerian pendidikan dapat menentukan serangkaian standar untuk sekolah yang menegakan kepatuhan terhadap serangkaian undang-undang bangunan. Dengan ketaatan pada undang-undang ini dan melibatkan arsitek nasional dan lokal, insinyur dan inspektor, sekolah dapat menjadi contoh yang menguatkan alasan untuk reformasi nasional.

Undang-undang bangunan dapat bersifat menentukan, berdasarkan kinerja atau kombinasi keduanya. Undang-undang bangunan yang bersifat menentukan memberi rincian spesifi kasi, termasuk bahan dan metodanya untuk memenuhi persyaratan keamanan. Undang-undang yang berdasarkan kinerja/obyektif, terdiri dari standar kinerja termaksud. Alasan mengapa rancangan tertentu memenuhi standar kinerja adalah tanggung jawab arsitek dan insinyur yang menyampaikan rancangan ini. Tabel 5 mendaftar beberapa kekuatan dan kelemahan undang-undang jenis ini.

Tabel 5: Keuntungan dan kelemahan undang-undang yang menentukan dan yang berdasarkan kinerja Jenis undang-undang Kekuatan Kelemahan Undang-undang yang menentukan

Memberi rincian instruksi Tidak perlu kemampuan insinyur tinggi

Kemungkinan rancangan terbatas (bahan dan praktek bangunan terbatas)

Undang-undang berdasarkan kinerja/obyektif

Memungkinkan rancangan yang inovatif (bahan teknologi dan metoda yang disetujui oleh insinyur bangunan)

Umumnya disertai oleh dokumen kepatuhan yang menyatakan bahwa bahan dan metodanya tepat

Perlu kemampuan insinyur tinggi agar rancangan dan kepastian kwalitasnya disetujui

4.5 MENILAI LOKASI SEKOLAH

Apakah tujuan dari langkah ini? Melakukan penilaian rinci tentang karakter bahaya yang spesifi k dan kondisi yang dapat menyebabkan lokasi ini menjadi lebih atau kurang rawan.

Apa maksudnya? Maksudnya untuk menilai bahaya khusus di tempat termaksud sehingga terungkap hubungan antara bahaya lokal dengan lingkungan tertentu, dalam rangka:

Memilih tempat yang mengakomodasi obyektif fungsional dan kinerja sekolah baru.

Mengidentifi kasi potensi modifi kasi lokasi untuk mengurangi kerentanan sekolah yang ada.

Bagaimana langkah ini terkait dengan langkah lain?

Pada saat me-retrofit sekolah, penilaian rinci lokasi sekolah yang ada juga dilakukan bersama (Langkah 4.6).

Pada saat membangun sekolah baru, karakter bahaya dan kondisi lokasi akan mengarahkan proses perancangan (Langkah 4.7).

4.5.1 Pendahuluan

Kemampuan bangunan sekolah untuk melindungi penghuninya tidak saja tergantung pada rancangan gedung yang efektif, tetapi juga tergantung pada lingkungan di mana gedung itu dibangun. Suatu bangunan yang dirancang atau di-retrofi t dengan memenuhi standar tahan bahaya mungkin hanya sedikit melindungi perhuninya bila dibangun pada lokasi yang sangat rawan.