• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2. Doa yang Dibiasakan Kepada Anak

Hasil wawancara yang peneliti lakukan bersama Ibu Jumiati S.PdI sebagai kepala sekolah Raudhatul Athfal Islam Bakti 78 Bangun Rejo Kec. Kinali Kab. Pasaman Barat pada tanggal 26 Oktober 2018 Ibu Jumiati menyatakan bahwa doa yang dibiasakan kepada anak yaitu sebanyak 17 doa, semua anak harus mengusai 17 doa tersebut secara perlahan dan selalu dibiasakan untuk membacanya setiap hari secara bergantian, sehingga anak mulai terbiasa mengingat dan guru selalu mengulangi kembali doa yang diajarkan.

Hasil observasi yang peneliti temukan terkait dengan doa yang dibiasakan kepada anak, peneliti melihat dalam berdoa guru mengajarkan hal-hal yang sifatnya sangat mendasar dan melatih keberanian anak dalam berdoa,

sehingga anak suka berdoa, guru mengajarkan sikap berdoa yang baik kepada anak, yaitu dengan mengangkat tangan setinggi dada, dan menundukkan kepala, dan bacaan yang tepat. Kemudian melakukan pengulangan setiap kalimat doa yang diucapkan agar dapat melatih keberanian anak untuk berdoa dan untuk memberi kesan dasar pada anak bahwa berdoa itu adalah sesuatu yang mudah dan menyenangkan. Pada saat berdoa, guru meminta satu anak maju kedepan untuk memimpin doa, kemudian guru membisikkan setiap bagian doa kepada anak, dan anak menyebutkan bagian doa yang dibisikkan guru dengan suara keras sehingga dapat didengar oleh semua anak lainnya.

Berikut doa yang dibiasakan kepada anak. a. Doa sebelum belajar

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa sebelum belajar, guru selalu membiasakan anak untuk berdoa, dengan mengatakan sebelum belajar mari meminta dulu kepada Tuhan agar dibukakan hatinya, dan ditambahkan ilmunya, supaya hilang semua pikiran yang kotor dan diganti dengan ilmu pengetahuan yang tinggi. Sebelum berdoa angkat tangannya setinggi dada, kepala ditundukkan, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizki akan kepahaman, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang sholeh.

b. Doa sebelum makan

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa sebelum makan, guru selalu membiasakan anak untuk berdoa, agar apa yang dimakan dan diminum itu berkah dan dijauhkan dari siksa api Neraka, yang tidak mau masuk Neraka silahkan angkat tangannya setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

66

Artinya: Ya Allah, berilah kami keberkatan di dalam sesuatu yang telah Engkau rezkikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api Neraka.

c. Doa sesudah makan

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa sesudah makan, setelah anak selesai makan guru selalu membiasakan kepada anak untuk membaca doa, karena Allah telah memberi rizki berupa makan dan minum dan menjadikan anak-anak ibu semuanya sebagai orang-orang muslim, sebelum berdoa dimulai silahkan angkat tangannya setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

artinya: Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan kami makan dan minum, dan telah menjadikan kami sebagai orang-orang muslim.

d. Doa masuk kamar mandi

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa sebelum masuk kekamar mandi, guru selalu membiasakan anak untuk selalu membaca doa, meminta perlindungan kepada Allah, karena kamar mandi adalah tempat yang kotor, dan untuk masuk kekamar mandi harus melangkah dengan kaki kiri dulu, agar terhindar dari godaan setan, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan dan kotoran.

e. Doa keluar kamar mandi

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa keluar kamar mandi, ketika hendak keluar dari kamar mandi guru selalu membiasakan kepada anak untuk membaca doa, karena telah dilindungi oleh Allah dari

kotoran, dan melangkah dengan kaki kanan terlebih dahulu, kemudian mari angkat tangan setinggi dada, lihat telapak tangan, berdoa dimulai.

Artinya : Dengan mengharap ampunanmu, segala Puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah

menyelamatkan aku. f. Doa kedua orang tua

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa kedua orang tua, sebelum berdoa untuk kedua orang tua, guru selalu membiasakan anak untuk mengingat kedua orang tuanya, bayangkan sekarang kedua orang tuanya sedang bekerja panas-panasan, mencangkul di sawah, bagi orang tuanya yang petani, dan panas-panasan di laut untuk mencari ikan, bagi orang tuanya yang nelayan, semua itu demi menghidupi anak-anaknya yang ia sayangi, dia menginginkan agar anaknya bisa sukses, bagi yang sayang dengan orang tuanya mari mendoakan kedua orang tua supaya ia selalu sehat, dilindungi oleh Allah, dipanjangkan umurnya, sebelum berdoa angkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, lihat kedua telapak tangan, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tua ku, kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihaniku sejak kecil.

g. Doa keselamatan dunia dan akhirat

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa keselamatan dunia dan akhirat, guru selalu membiasakan kepada anak untuk selalu meminta perlindungan kepada Allah, agar diberi keselamatan didunia dan diakhirat

68

kelak, maka sebelum berdoa silahkan tundukkan kepala dan mengangkat tangan setinggi dada, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api Neraka.

h. Doa masuk masjid

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa masuk masjid, sebelum memasuki masjid untuk pergi shalat dhuha berjamaah, guru selalu membiasakan kepada anak untuk membaca doa, dan melangkah dengan kaki kanan, agar anak ibu selalu berada dalam lindungan rahmatnya, dan diampuni dosa-dosa anak ibu, sebelum berdoa mari angkat kedua tangannya, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah bagiku segala pintu

i. Doa keluar masjid

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa keluar masjid, setelah selesai sholat dhuha berjamaah, dan hendak keluar dari masjid, guru selalu membiasakan kepada anak untuk selalu berdoa, agar selalu dibukakan pintu rahmatnya, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan anak ibu setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepadamu karunia mu. j. Doa sebelum tidur

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa sebelum tidur, pada pagi hari di halaman sekolah guru selalu membiasakan anak untuk membaca doa sebelum tidur, dan mengulangi kembali doa tersebut pada saat mau pulang, agar anak selalu terbiasa dan tidak melupakan doa yang diajarkan oleh guru, agar pada saat tidur tidak di ganggu oleh jin jahat, agar

tidak mendapatkan mimpi buruk, maka anak ibu harus selalu berdoa ketika hendak tidur, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.

k. Doa bangun tidur

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa bangun tidur, pada pagi hari di halaman sekolah guru selalu membiasakan anak untuk membaca doa bangun tidur, dan mengulangi kembali doa tersebut pada saat mau pulang, karena Allah telah membangunkan anak ibu dari tidur, dan mensyukuri nikmat hidup yang telah Tuhan berikan, maka dari itu sebelum berdoa dimulai, mari angkat kedua tangan anak ibu setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

artinya:Segala Puji bagi Allah yang menghidupkan kami sesudah mati (membangunkan kami dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami di kembalikan.

l. Doa berpakaian

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa berpakaian, pada pagi hari didalam kelas guru selalu membiasakan anak untuk selalu membaca doa berpakaian, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan anak ibu setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Dengan nama-Mu ya Allah aku minta kepada Engkau kebaikan pakaian ini dan kebaikan apa yang ada padanya, dan aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang ada padanya.

70

m. Doa bercermin

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa bercermin, pada saat selesai shalat dhuha, ketika hendak bercermin guru selalu membiasakan kepada anak untuk selalu membaca doa, agar selalu diberikan keindahan dan keelokan diri dan kelakuan anak ibu, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Segala puji bagi Allah, sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku.

n. Doa ketika mendengar petir

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa ketika mendengar petir, ketika mendengar suara petir guru selalu membiasakan kepada anak untuk membaca doa, agar terhindar dari siksaan Allah dan kemurkaannya, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Maha suci Allah yang telah melihatkan pada kita semua pada petir dengan perasaan takut dan berharap.

o. Doa ketika hujan turun

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa ketika hujan turun, ketika hujan turunguru selalu membiasakan kepada anak untuk selalu berdoa, agar hujan yang turun membawa manfaat, sebelum berdoa mari angkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Arttinya: Ya Allah semoga hujan yang engkau turunkan ini lebat dan membawa manfaat.

p. Doa naik kendaraan

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa naik kendaraan, pada pagi hari di halaman sekolah guru selalu membiasakan anak untuk

selalu membaca doa naik kendaraan, dan mengulangi kembali doa tersebut pada saat mau pulang, agar anak ibu diberi kemudahan dan keselamatan selama dalam perjalanan, oleh karena itu mari angkat kedua tangan anak ibu setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Maha suci Allah, yang telah memudahkan kendaraan ini bagi kami, sedangkan kami tidak bisa memudahkannya, dan kepada Allah kami kembali.

q. Doa penutup majelis

Hasil observasi yang peneliti temukan untuk doa penutup majelis, sebelum pulang sekolah guru selalu membiasakan anak untuk membaca doa sesudah belajar, agar ilmu yang didapatkan selama belajar tidak mudah hilang, yaitu dengan mengangkat kedua tangan setinggi dada, tundukkan kepala, berdoa dimulai.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepada Engkau ilmu-ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan kembalilah kepadaku sewaktu aku butuh kembali dan janganlah lupakan aku kepada ilmu itu wahai Tuhan seru sekalian alam.

Berdasarkan wawancara dan observasi di atas jelas terlihat bahwa Raudhatul Athfal Islam Bakti 78 Bangun Rejo telah menerapkan pembiasaan berdoa kepada anak, dengan tujuan menjadikan anak sebagai orang yang selalu bersyukur dan beribadah kepada Allah, yaitu dengan berdoa.

Dokumen terkait