BAB III CAPAIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
4.1. KARANTINA HEWAN
4.1.4 DOMESTIK KELUAR
Kegiatan operasional untuk pemeriksaan komoditas domestik keluar (DOKEL) selama tahun 2015 sebanyak 8.031 ekor untuk Hewan, 399.603 kg untuk BAH, 204.456 kg HBAH dan “nihil” untuk golongan Benda Lain dengan totalitas frekuensi 2.297 kali.
Data menunjukkan bahwa apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya ada kenaikan volume yang signifikan sebesar 49,1% dari 5.385 ekor pada tahun 2014 menjadi 8.031 ekor pada tahun 2015, penurunan frekuensi 23, 43 % dari 367 kali pada tahun 2014 menjadi 281 kali pada tahun 2015 untuk Hewan, peningkatan volume 37,61 % dari 290.379 kg pada
tahun 2014 menjadi 399.603 kg pada tahun 2015 untuk media pembawa golongan BAH dalam bentuk kilogram dan peningkatan frekuensi 9,65 % dari 1.098 kali pada tahun 2014 menjadi 1.204 kali pada tahun 2015 untuk jenis BAH,peningkatan volume sebesar 15,14 % dari 177.565 kg pada tahun 2014 menjadi 204.456 kg pada tahun 2015 dengan peningkatan frekuensi 2,91 % dari 789 kali pada tahun 2014 menjadi 812 kali pada tahun 2015 untuk HBAH, dan penurunan 100 % dari 7.500 pada tahun 2014 menjadi “NIHIL” kg pada tahun 2015.
Berdasarkan jenis komoditas dan media pembawa HPHK, selama tahun 2015 kegiatan tindakan karantina hewan domestik keluar (DOKEL) yang paling dominan dengan volume terbesar adalah media pembawa HPHK jenis Reptil dengan volume 70 kali / 3739 ekor, disusul dengan DOD (day old duck) 10 kali/1700 ekor dan itik 1 kali/ 600 ekor untuk Hewan, sementara untuk Bahan Asal Hewan adalah Daging Sapi 1.032 kali/340.718 kg disusul dengan Tanduk Rusa 113 kali/32.964 kg.Untuk lebih jelasnya Rekapitulasi Kegiatan Operasional Domestik Keluar (DOKEL) Karantina Hewan Tahun 2015 pada lampiran 2 halaman 85.
Sebagai gambaran trend kegiatan operasional tindakan karantina hewan terhadap komoditas Domestik Keluar (DOKEL), dapat dilihat pada tabel 12,dan Rekapitulasi pelaksanaan tindakan karantina (8P) terhadap media pembawa HPHK pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke Tahun 2015 pada lampiran 2 halaman 85.
Gambar 5. Diagram Kegiatan Operasional TKH Terhadap MP- HPHK DOKEL 2013 - 2015
Tabel 13 Trend Kegiatan Operasional TKH Terhadap Media Pembawa
HPHK Domestik Keluar 2013– 2015
No. TAHUN HEWAN BAH HBAHJUMLAH BENDA
LAIN FREK 1. 2013 5.413 ekor 420.499 kg 142.344 kg - 2.515 2. 2014 5.385 ekor 290.379 kg 4.194 lbr 177.565 kg 7.500 kg 2.255 3. 2015 8.031 ekor 399.603 kg 204.456kg - 2.297
4.2. KARANTINA TUMBUHAN 4.2.1 EKSPOR.
Seperti pada tahun sebelumnya, pelaksanaan tindakan karantina tumbuhan terhadap media pembawa OPTK yang diekspor masih didominasi oleh kayu lapis (plywood). Negara tujuan ekspor utama adalah Oman, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Data operasional menunjukkan bahwa volume pemeriksaan komoditas ekspor mengalami penurunan yang signifikan baik volume maupun frekuensinya yaitu 57,22 % dari volume 43,138,49 M³ pada tahun 2014 menjadi 18,450,46 M³ pada tahun 2015 dengan frekuensi dari 76 kali pada tahun 2014 menurun menjadi 37 kali pada tahun 2015, dengan jenis komoditas ekspor adalah kayu lapis (plywood). Negara tujuan ekspor terbesar adalah Oman dengan volume 9.167,80 M
³
dan frekuensi 22 kali. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 14.Tabel 14. Kegiatan Operasional TKT Terhadap Media Pembawa POTK-Ekspor Tahun 2015.
No. Komoditi Kg BtgVolume NegaraTujuan Frek M
³
/Sat. Lain1. Kayu Lapis - - 9.167,80 Oman 22
2. Kayu Lapis - - 9.033,21 Uni Emirat Arab 14
3. Kayu Lapis - - 249,45 Qatar 1
Berikut trend Kegiatan Tindakan Karantina Tumbuhan terhadap Media Pembawa OPTK Ekspor dapat dilihat pada tabel 15.
Tabel 15. Data Perkembangan Operasional TKT Terhadap Media Pembawa OPTK - EKSPOR 2013 – 2015.
No. TAHUN
JUMLAH Tanaman Hidup &
Benih Hasil Tanamannon-Benih Hasil Hasil Tanaman Matitelah diolah/tidak olah d Frek. 1. 2013 - - 61.703.091,00 Kg 24.549,59 M
³
54x 2. 2014 - -43.139,49 M³
76x 3. 2015 - - 18.450,46 M³
37x 4.2.2. DOMESTIK MASUK.Kegiatan tindakan karantina tumbuhan terhadap media pembawa OPT/OPTK domestik masuk merupakan kegiatan yang dominan pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke.
Berdasarkan data operasional sampai dengan 31 Desember 2015, kegiatan tindakan karantina tumbuhan Domestik Masuk (DOMAS) dilaksakanakan sebanyak 444 kali dengan volume kegiatan mencapai 398.633 btg/ 32.572 kg untuk jenis media pembawa berupa Tanaman Hidup dan Benih; 776.333kg untuk Hasil Tanaman Hidup Non-Benih; dan 7.150 kg Hasil Tanaman Mati yang Telah Diolah/Tidak Diolah, dengan frekuensi tertinggi adalah buah sirih untuk jenis Tanaman Hidup Bukan Benih yakni 135 kali/13.764 kg daerah asal Jayapura.
Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar 864,23 %dalam bentuk batang dan penurunan sebesar 25,76% dalam bentuk kilogram yakni dari 41.342 btg/ 43.439 kg pada tahun 2014, menjadi 398.633 btg / 32.572 kg pada Tahun 2015, akan tetapi apabila dilihat dari frekuensi pengiriman mengalami penurunan27,58 % dari 87 kali pada tahun 2014 menjadi 63 kali pada tahun 2015untuk Tanaman Hidup dan Benih, penurunan yang sangat signifikan yakni 65,53 % dari 1.389.571 kg pada tahun 2014 menjadi 479.029 kg pada tahun 2015 penurunan frekuensi 66,50 % dari 994 kali pada tahun 2014 menjadi 333 kali pada tahun 2015 untuk jenis Tanaman Hidup Non-Benih, penurunan yang sangat signifikan sebesar 53,21% dari 34.549 kg pada tahun 2014 menjadi 16.164 kg pada tahun 2015 penurunan frekuensi 65,22 % dari 23 kali pada tahun 2014 menjadi 8 kali pada tahun 2015 untuk media pembawa jenis Tanaman Mati yang Telah Diolah/Tidak Diolah.
Selengkapnya Rekapitulasi Kegiatan Operasional Domestik Masuk (DOMAS) Karantina Tumbuhan Tahun 2015 pada lampiran 5 halaman 80.
Berikut trend pelaksanaan kegiatan tindakan karantina terhadap media pembawa OPTK Antar Area Domestik Masuk pada tabel 16.
Tabel 16 Data Perkembangan Operasional TKT Terhadap Media Pembawa Domestik Masuk 2013 – 2015.
TAHUN Tanaman Hidup JUMLAH
& Benih Hasil Tanamannon-BenihHasil Tanaman Mati telah diolah/tdkdiolah Frek
2013 99.530 btg 386.503 kg 1.389.571 kg 34.549 kg 1.070 2014 41.342 btg 43.439 kg 479.029 kg 16.164 kg 428 2015 398.663 btg 43.439 kg 32.572kg 7.150 kg 444 4.2.2. DOMESTIK KELUAR.
Tindakan karantina tumbuhan terhadap media pembawa OPTK antararea Domestik Keluar untuk operasional tahun 2015 pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke berupa Tanaman Hidup dan Benih, Hasil Tanaman Hidup non-Benih, dan Hasil Tanaman Mati Yang Telah Diolah/Belum Diolah.
Berdasarkan data operasional sampai dengan 31 Desember 2015, kegiatan tindakan karantina tumbuhan Domestik Keluar (DOKEL) dilaksakanakan sebanyak 1.303 kalidengan volume kegiatan mencapai 8.141 btg/ 13.109 kg untuk jenis media pembawa berupa Tanaman Hidup dan Benih;14.522.685kg untuk Hasil Tanaman Hidup Non-Benih dan2.294.055 kg untuk Hasil Tanaman Mati yang Telah Diolah/Tidak Diolah dengan frekuensi tertinggi adalah Buah Rambutanuntuk jenis Tanaman Hidup bukan Benih
(389 kali/109.590 kg) daerah tujuan Jayapura,Timikadan Bibit Akasia untuk jenis Hasil Tanaman Hidup dan Benih (43 kali/10.953 kg) dengan daerah tujuan Bogor, Riau dan Jakarta serta Biji Jenetri untuk jenis Tanaman Mati yang Tidak Diolah / Telah Diolah ( 227 kali/57.366 kg) daerah tujuan Jakarta, Yogyakarta, Jayapura, Bandung dan Solo.
Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi peningkatan sebesar 74,02 % dari 4.678 btg pada tahun 2014 menjadi 8.141 btg. Pada tahun 2015 terjadi peningkatan15,15 % dari 11,383,60 kg pada tahun 2014 menjadi 13.109 kg pada tahun 2015 dengan penurunan frekuensi 11,88 % dari 101 kali pada tahun 2014 menjadi 89 kali pada tahun 2015 untuk Tanaman Hidup dan Benih; terjadi penurunan92,27 % dari 187.983 kg pada tahun 2014 menjadi 14.522,685 kg pada tahun 2015 dengan penurunan frekuensi 8,95 % dari 860 kali pada tahun 2014 menjadi 783 kali pada tahun 2015 untuk jenis Tanaman Hidup Non-Benih; penurunan yang sangat signifikan sebesar 85,51 % dari 15.834.026 kg pada tahun 2014 menjadi 2.294,055 kg pada tahun 2015 dengan frekuensi 18,40 % dari 346 kali pada tahun 2014 menjadi 431 kali pada tahun 2015 untuk media pembawa jenis Tanaman Mati yang Telah Diolah/Tidak Diolah.
Selengkapnya Rekapitulasi Kegiatan Operasional Domestik Keluar (DOKEL) Karantina Tumbuhan Tahun 2015 pada lampiran 4 halaman 92.
Berikut trend pelaksanaan kegiatan tindakan karantina terhadap media pembawa OPTK antararea Domestik Keluar (DOKEL) pada tabel 16,
OPTK pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke Tahun 2015 pada
lampiran 4 halaman 92
Tabel 17Data Perkembangan Operasional TKT Terhadap Media Pembawa Domestik Keluar 2012 – 2015.
TAHUN
JUMLAH
Tanaman Hidup & Benih Hasil Tanaman non-Benih telah di olah/tdk diolahHasil Tanaman Mati Frek. 2013 6.075 btg4.280 kg 170.922 kg- 1.826.387 kg5.000 btg 212 M3 836 kali -2014 11.383,60 kg4.678 btg 187.983 kg 5.834.026 kg 1.307 kali 2015 13.109 kg8.141 btg 14.522.685 kg 2.294.55 kg 1.303 kali