• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.3 Kustomisasi DSpace

4.3.7 Download Item

Item yang telah diupload oleh admin atau submitter dapat diunduh oleh pengguna tanpa harus terlebih dahulu melakukan login ke dalam sistem.

Pengguna cukup mencari item yang dibutuhkan pada fitur search dan browse lalu mengunduh item yang telah ditemukan mengklik view/open pada file yang ditemukan

Gambar 4.23 Halaman Downloand Item

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Sistem repositori institusi merupakan hal yang penting untuk dimiliki oleh perpustakaan perguruan tinggi dalam hal mengelola koleksi local content yang akan terus bertambah serta sebagai cara untuk memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien kepada pengguna yang membutuhkan koleksi ini.

Perpustakaan STT Abdi Sabda memiliki kendala dalam pengelolaan dan pelayanan kembali koleksi repository dengan sistem yang ada, seperti adanya kesulitan yang dihadapi pengguna dalam temu kembali koleksi dan peminjaman yang hanya dapat dilakukan dalam waktu singkat sehingga pemanfaatan kembali koleksi ini masih kurang maksimal. Hal tersebut juga dipengaruhi kurangnya anggaran dan sumber daya manusia yang ada untuk meningkatkan kualitas perpustakaan.

Untuk mengatasi kendala yang ada maka perlu diterapakan sistem repository institusi dengan menggunakan perangkat lunak yang mampu mendukung pengelolaan koleksi repository agar lebih maksimal. Perangkat lunak DSpace dapat menjadi pilihan perangkat lunak untuk repositori institusi. Selain memiliki fitur yang lengkap dan mudah digunakan DSpace juga merupakan perangkat lunak open source yang dapat dengan mudah dikustomisasi sesuai kebutuhan dan bisa diunduh secara gratis.

5.2 Saran

Perpustakaan STT Abdi Sabda dapat menambah staf pustakawan untuk mengelola koleksi repositori yang ada agar pelayanan dan pelestarian dari koleksi tersebut dapat lebih efektif dan efisien.

Pustakawan juga perlu memperhatikan tempat penyimpanan koleksi repository tercetak mengingat banyak koleksi lama dari tugas akhir mahasiswa rusak karena kurangnya perhatian.

STT Abdi Sabda bisa mempertimbangkan untuk membangun sistem repositori institusi dengan menggunakan perangkat lunak open source yang tersedia untuk diunduh melalui internet, salah satunya perangkat lunak DSpace. Sehingga dapat lebih efektif dalam mengelola koleksi repositori yang nantinya akan terus bertambah.

Pustakawan juga perlu memperhatikan tempat penyimpanan koleksi repository tercetak mengingat banyak koleksi lama dari tugas akhir mahasiswa rusak karena kurangnya perhatian.

Perlu adanya tambahan sumber daya manusia untuk mengelola koleksi repositori yang terus bertambah ini dengan tujuan peningkatan kualitas dalam pengelolaan maupun dalam pelayanan koleksi repositori.

DAFTAR PUSTAKA

Adewumi, A. O. and Omoregbe, N. A. Ikhu. 2010. “Institutional Repositories:

Features, Architecture, Design and Implementation Technologies.”

Journal of Computing, Volume 2, Issue 8, August 2010.

Arnomo, Ilham. 2018. “Perbandingan Perangkat Lunak Repository Institusi:Studi Kasus pada Repository Institusi di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Vol.3 No.1, Januari 2018. DOI:

10.25139/ojsinf.v3i1.674

Baron MR and Walters MM. 2004. Creating an Institutional Repository:

LEADIRS Workbook. Massachusetts: MIT Libraries.

Barve, Sunita and Dahibhate, N.B. 2012. Open Source Software for Library Services. DESIDOC Journal of Library & Information Technology, Vol.

32, No. 5, September 2012, pp. 401-408.

Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta recruitment for institutional repositories. D-Lib Magazine, 11(1).

Gani, F. 2015. Tata Kelola Repositori Institusi: Berbagi Informasi dan Pengetahuan dengan Adil dan Beradab. Makalah Seminar Manajemen Repositori Institusi Dalam Meningkatkan Peringkat Webometrics. Jakarta.

Hartono, Jogiyanto. 2005. Analisa dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta:

Andi Offset.

Haviluddin. 2011. “Memahami Penggunaan UML (Unified Modelling Language).” Jurnal Informatika Mulawarma, Vol 6, No. 1, Februari.

Program Studi Ilmu Komputer, FMIPA Universitas Mulawarman.

Hermawan, Julius. 2004. Analisa Desain dan Pemrograman Berorientasi Obyek dengan UML dan Visual Basic NET. Yogyakarta: Andi.

Kendall, K.E., Kendall, J.E. 2007. Analisis dan perancangan sistem. Jakarta:

Prehallindo.

Laudon, K. C. a. J. P., 2014. Management Information Systems: Managing the Digital Firm. 13th ed. United States of America: Pearson Education

Mujilan. (2013). Analisis dan perancangan sistem perspektif kompetensi akuntansi. Madiun: Universitas Widya Mandala.

Nazir, Moh. 2003. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Open Source Initiative. “The Open Source Definition”.

https://opensource.org/osd-annotated. (diakses 10 November 18)

Pankaja, N and Mukund, Raj. 2013. “Proprietary software versus Open Source Software for Education.” American Journal of Engineering Research (AJER), Volume-02, Issue-07, pp-124-130.

Prabhakar, S. V. R, and S.v. Manjula Rani. 2018. "Benefits And Perspectives Of Institutional Repositories In Academic Libraries." Scholarly Research Journal for Humanity Science & English Language 5, no. 25.

doi:10.21922/srjhsel.v5i25.10948.

Rahman, wilman dan Farhan Alfaizi. 2013. Mengenal berbagai macam software.

Serpong: Surya university.

Rosenblatt, H. and Tilley, S. (2015). Systems analysis and design. Boston: Course Technology, Cengage Learning.

Satzinger, John W., Robert B. Jackson, and Stephen D. Burd. 2012. Systems Analysis and Design in a Changing World. Boston: Course Technology, Cengage Learning.

Setiawan, D. 2011. “Analisis dan perancangan sistem informasi rumah sakit rawat inap di puskesmas grabag I kabupaten magelang”. naskah publikasi.

Yogyakarta: Amikom.

Siregar, A. Ridwan. 2011. Pengembangan Repository Institusi: Pengalaman USU. Makalah disampaikan pada seminar nasional pemberdayaan repository perpustakaan, 1 Desember 2011, Medan, Indonesia.

Sood, Gauri. Shipra, Dr. Rachna Soni. 2016. “Comparative Study: Proprietary Software vs Open Source Software.”International Journal of Innovative Research in Computer and Communication Engineering, Vol. 4, Issue 11.

November 2016. DOI: 10.15680/IJIRCCE.2016. 0411008.

Stair, R. and Reynolds, G. 2018. Principles of information systems. Boston (MA):

Cengage Learning.

Stazeno, Leo. 2016. A Librarian’s Process for Building an Institutional Repository: LIBRARY CONNECT BLUEPRINT FOR SUCCESS:

ELSEVIER.

Sugiyono. 2002. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: CV Alfabeta.

Sutedjo, Mansur. 2014. Pengelolaan Repositori Perguruan Tinggi dan Pengembangan Repositori Karya seni. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Digital Content: Membangun Repositori Karya Seni, 21 Mei 2014, Yogyakarta.

The DSpace Develover Team. 2018. DSpace 6.x Documentation.

https://wiki.duraspace.org/display/DSDO6X. (diakses 10 November 2018).

Umar, Agus. 2015. “Pemodelan Sistem Informasi Administrasi Proyek Desain Interior Studi Kasus: PT Wang Interior Jakarta.” Jurnal Sistem Informasi, Vol.5 No.3.

Veldsman, S. 2007. Open access activities: eIFL update. Paper presented at Institutional repositories: a workshop on creating an information infrastructure for scholarly communication, 17-19 July. Johannesburg.

Whitten, J. and Bentley, L. 2007. Systems analysis and design methods. Boston:

McGraw-Hill/Irwin.

Yulianto, A. A., Gartina, I., Astuti, R., Dewi, S., Sari, S. K., Witanti, W. 2009.

Analisis dan desain sistem informasi. Bandung: Politeknik Telkom.

Dokumen terkait