TOD Batangkuis dan jalan Batang Kuis - Tanjung Morawa dan ke jalur freeway ke Kuala Namu
International Airport. Hal ini memudahkan akses para pengunjung menuju ke Kawasan TOD Batang Kuis, Stadion dan khusunya ke site Batangkuis Eco Riverfront Integrated Hotel sebagai sarana penginapan di kawasan TOD Batang Kuis ini. Diharapkan dengan adanya jalur ini para wisatawan dan pengunjung akan dengan mudah mengakses langsung Kawasan TOD Batang kuis ini, sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata ke kawasan TOD Batang Kuis ini khususnya Batangkuis Eco Riverfront Integrated Hotel. Terutama pada saat ada turnamen sepakbola ataupun olahraga yang bertaraf Nasional maupun Internasional, jalur ini akan memudahkan jalur
pencapaian dari Kuala Namu International Airport dan dari TOL Belmera melalui freeway Batang Kuis – Tanjung Morawa secara maksimal.
E
C
B
A
D
Ba t a ng K uis Ec o Rive rfront I nt e gra t e d H ot e lTUGAS AKHIR
IV.1.9 ANALISA PENCAPAIAN
Ba t a ng K uis Ec o Rive rfront I nt e gra t e d H ot e l
E
C
B
A
D
A
Pencapaian dari Freeway Batang Kuis – Tanjung Morawa
Pencapaian dari Boulevard Stadion Utama Batang Kuis
Pencapaian dari Stasiun Kereta Api Batang Kuis (Bisa menggunakan Shelter Bus)
Pencapaian dari Medan dengan akses jalan Medan – Batang kuis
Pencapaian dari Freeway Kuala Namu International Airport
A
B
C
D
E
Gambar 41. PencapaianTabel analisa pencapaian terhadap tempat penting
Tranportasi massal tersedia dengan baik di kawasan ini seperti Kereta Api yang akan menghubungkan kawasan ini dengan kota tetangga seperti Medan dan Lubuk Pakam sehingga jalur kereta api ini akan memudahkan pengunjung untuk datang ke Batangkuis Eco Waterfront Integrated Hotel. Ditambah lagi tersedianya sarana seperti Shelter Bus yang akan memudahkan proses dalam mengakses ke site.
Faktor yang tidak kalah penting adalah Kuala Namu International Airport yang merupakan pintu gerbang wisatawan dan bisnis di Sumatera Utara. Dengan berjarak hanya 5,4 km dari Batangkuis Eco Waterfront Integrated Hotel, para pengunjung akan mudah mengakses ke site baik itu dari Tj.Morawa maupun dari Medan.
Jalur freeway Tj.Morawa - Batangkuis - Medan dan Jalur freeway Batangkuis – Kuala Namu menjadi jalur darat yang sangat efektif untuk memudahkan para pengunjung dalam mengakses ke site.
Tabel 3. Jarak lokasi Hotel dan beberapa tempat penting :
Dari Ke Jarak
Hotel Stasiun Batang Kuis 1,3 km
Hotel Stadion Utama Batangkuis 650 m
Hotel Simpang Kayu Besar 8,1 km
Hotel Kuala Namu 5,4 km
Hotel Lapangan Merdeka 13,7 km
Pencapaian menuju lokasi proyek dapat dicapai dengan beragam model transportasi yang ada di kota Medan baik melalui angkutan pribadi maupun angkutan umum seperti Kereta Api, dan Udara (Via Kuala Namu International Airport).
Lokasi site terhadap pusat Kota Medan yang berada di Lapangan Merdeka hanya dapat ditempuh ± 45 menit dengan kendaraan, dan dari Kuala Namu international airport ± 20 menit dengan kendaraan. Sirkulasi pada jalur di lokasi umumnya memiliki dua arah dan memiliki jalur alternative untuk manuver sehingga ada kemudahan untuk mencapai lokasi site Hotel ini.
TUGAS AKHIR
Ec o - Wa t e rfront M a ll
Sw im m ing
St a dium Com m e rc ia l Sunse t
Pada analisa Skyline A dapat kita lihat ketinggian massa bangunan Hotel dan Mall yang mencapai tinggi 20 lantai menjadi landmark skyline di kawasan ini. Dengan bangunan yang lebih tinggi tersebut maka view yang ditampilakn terutama kea rah stadion dan Eco Waterfront juga lebih maksimal.
Pada analisa Skyline B dapat kita lihat bangunan Mall dan Hotel yang memiliki ketinggian 20 lantai menjadi gate building yang akan menjadi daya tarik tersendiri secara visual dan fungsional.
IV.1.10 ANALISA VIEW
A
B
C D
E
Site Batangkuis Eco waterfront Integrated Hotel memiliki beberapa kelebihan yang akan mendukung funsi dari Batangkuis Eco waterfront Integrated Hotel ini sebagai pusat rekreasi dan penginapan di TOD Batangkuis ini. Kelebihannya antara lain adalah Batangkuis Eco waterfront Integrated Hotel ini akan memiliki pemandangan view yang menarik (+) terutam pemandangan ke lima arah, yaitu :
View Eco Waterfront (sisi Barat)
View Swimming Stadium (sisi Selatan)
View Mall (sisi Timur)
View City (Sisi Utara)
View Sunset (Sisi Barat)
Menurut Analisa Skyline dapat disimpulakn bahwa view kw dalam bangunan Batangkuis Eco Waterfront Integrted Hotel ini akan menjadi sangat menarik jika dilihat dari luar site ke dalam site.
Hal ini karena Batangkuis Eco
Waterfront Intergated Hotel ini adalah bangunan tinggi dan berperan menjadi Building gate di kawasan ini sehingga bangunan akan menarik untuk dilihat.
St a dion Ba t a ng K uis Dra m a t ic Wa t e r
Amphitheatre View
Menurut sejarahnya, Amphitheatre pertama kali didesain oleh bangsa Yunani di daerah pegunungan Olympus dengan pegunungan sebagai background stagenya sehingga dapat disimpulkan background dari Amphiteatre itu adalah sesuatu yang menakjubkan baik itu yang bersifat alami maupun buatan. Dalam hal ini desain Amphitheatre di site saya ini mengambil as Stadion Utama Batang kuis sehingga Stadion Utama Batang Kuis yang merupakan stadion terbesar di Sumatera Utara akan menjadi background stage dari Amphiteatre ini. Selain itu, di malam harinya akan diadakan pertunjukan Dramatic Water, yaitu drama yang menggunakan elemen air sebagai medianya dalam mendeskripsikan cerita tersebut yang kemudian ditambah lagi dengan efek dari elemen lighting, dan musik. Sehingga Amphitheatre ini akan menjadi pusat rekreasi di kawasan ini.
Hotel
View dari kamar – kamar hotel sebagian juga akan berorientasi ke arah stadion utama Batang Kuis ini. Hal ini tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang menginap di hotel ini.
Sightseeing
Pada desain bangunan hotel ini juga akan didesain Area Sightseeing pada lantai tertinggi, hal ini guna memberikan pemandangan yang mengagumkan bagi para pengunjung hotel ini yang ingin menikmati pemandangan ke sekitar kawasan ini.
TUGAS AKHIR
IV.1.11 ANALISA KEBISINGAN
Cara Jenis Sifat Kelemahan Keterangan
Bangunan menjauhi kebisingan
Ruang luar Melemahkan Menghabiskan jarak antara bangunan dengan sumber kebisingan
Sebagai ruang peralihan
Menggunakan Buffer
Vegetasi Meredam Membufer hawa
alami dan view dari luar site
Dimulai dari area terdekat dengan kebisingan Danau Memantulkan
Green Space Memantulkan bangunan Memantulkan Greenary Skin Meredam dan memantulkan Menambah maintenance Mengelompokkan kebisingan
Ruang dalam melemahkan Penzoningan terbatas - Penyelesaian teknis Bahan bangunan Memantulkan , meredam Peralatan yang mahal
Pada selubung bangunan
Suara musik dan air
melemahkan Pada areal Waterfront
Keterangan
A
Kebisingan berasal dari kenderaan yang lewat pada jalan Pasar 8. Yaitu ±72 db.B
Kebisingan berasal dari Kerumunan penonton yang melintas menuju Shelter Bus Station, terutama pada saat selesainya pertandingan olahraga baik itu di stadion Utama maupun di stadion – stadion madya di sekitarnya. Yaitu ±72 db.C
Kebisingan berasal dari aktifitas Shelter Bus yang bolak - balik secara berkala dan stop di Shelter Bus Station di persimpangan depan Hotel ini. Yaitu ±40 db.D
Kebisingan berasal dari jalur Kereta Api yang melintas di dekat kawasan site hotel ini. Yaitu ±50 db.E
Kebisingan berasal dari jalur freeway (Batang Kuis – Tj.Morawa) ±50 dbF
Kebisingan berasal dari Stadion Utama maupun stadion madya lainnyaterutama pada saat pertandingan olahraga berlangsung ±72 db.
E
C
B
A
D
Ba t a ng K uis Ec o Rive rfront I nt e gra t e d H ot e lF
Gambar 43. Analisa KebisinganIV.1.13 ANALISA ANGIN
Ba t a ng K uis Ec o Rive rfront I nt e gra t e d H ot e l
Arah Angin Kawasan Batang Kuis
Menurut data yang saya dapatkan dari BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) wilayah I Sumatera Utara, Arah angin di kawasan Batang Kuis lebih dominan datang dari arah Utara ke arah Selatan kawasan Batang Kuis ini. Hal ini dikarenakan di sebelah Utara dari Kawasan Batang Kuis ini merupakan laut (Selat Malaka). Menurut Badan
Meteorologi dan Geofisika wilayah I Sumatera Utara, angin yang berhembus dari arah Utara ke Selatan secara stabil. Hal ini akan mempengaruhi desain fasade bangunan hotel ini, desain harus dapat mengadaptasi arah angin yang datang ke bangunan. Sehingga desain dari bangunan Hotel ini dinilai harus lebih bersifat dinamis, aerodinamis dan mampu memanfaatkan sumber energi alami secara maksimal dan efisien.
U t a ra
Se la t a n
TUGAS AKHIR
IV.1.14 ANALISA IKLIM
Tabel 5. Data Unsur Iklim Bulanan Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Sampali
Temperatur (°C)
TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 28,4 27,0 27,8 28,1 26,4 26,0 27,5 27,8 25,8 26,6 26,7 26,2 2006 26,6 27,0 27,5 27,5 27,5 27,4 27,7 27,2 25.1 26,6 26,4 26,2 2007 26,3 26,6 27,6 27,6 27,7 27,3 27,1 27,1 26,9 26,6 26,0 26,2 2008 26.9 26.6 26.5 27.3 27.5 27.3 26.8 26.9 26.8 26.7 26.7 26,2 Kelembaban (%) TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 83 82 81 82 83 82 83 80 83 87 86 87 2006 84 94 83 84 86 83 81 84 80 86 87 86 2007 81 70 75 82 86 82 84 80 85 86 87 86 2008 83 82 85 83 82 83 84 84 85 86 87 86
Lama Penyinaran Matahari (Jam)
TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 4,4 4,6 4,4 4,6 4,7 5,3 5,6 5,1 5,6 3,2 4,0 3,0 2006 4,9 4,4 4,9 5,2 5,1 4,6 5,3 5,9 5,1 3,3 4,6 3,4 2007 4,8 4,1 4,3 4,6 5,3 4,1 3,4 4,7 4,5 3,3 3,9 3,8 2008 4,6 3,7 3,7 4,0 5,4 3,5 3,4 5,3 4,4 4,6 2,8 3,4
Intensitas Radiasi Matahari (kalori)
TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 196 241 234 233 217 145 266 255 261 209 215 187 2006 212 227 250 228 238 206 227 256 261 220 223 194 2007 226 227 239 244 247 210 234 256 261 231 231 202 2008 239 226 228 260 256 214 207 231 232 236 181 194
Arah Angin (Arah Mata Angin)
TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 N N N E N NE NE N NE N N N
2006 N N N N N E E E N N N N
2007 N N N NE N NE E E E N N N
2008 N N E N N E E E N E N N
Kecepatan Angin (m/det)
TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 1,2 1,0 1,1 1,0 1,0 1,0 1,0 1,1 1,0 0,9 1,0 1,2 2006 1,1 1,1 1,1 1,1 1,0 1,0 0,9 1,0 0,8 0,6 0,7 0,9 2007 0,9 1,1 1,1 1,0 1,0 0,8 0,6 0,7 0,6 0,2 0,3 0,6 2008 0.5 0.7 0.7 0.7 0.6 0.6 0.7 0.7 0.6 0.7 0.8 0,9 Curah Hujan (mm) TAHUN B U L A N
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGUS SEP OKT NOP DES
2005 43 17 19 90 53 105 86 96 155 246 116 128
2006 98 67 86 129 120 236 100 229 250 186 79 244 2007 138 83 28 62 219 10 155 71 170 153 225 151
2008 12 - 140 11 60 27 147 111 91 315 106 38
Kawasan ini beriklim tropis dengan suhu rata-rata 27°C.
Suhu maksimuin rata-rata 28,4°C dan suhu minimum rata-rata 25,8°C dengan kelembaban rata-rata 83%.
Musim barat terjadi pada bulan Desember-Februari, dengan curah hujan antara 38-244 mm. Musim timur terjadi pada bulan Juni- Agustus, dengan curah hujan antara 10-236 mm.
Musim peralihan terjadi pada bulan Maret-Mei dan bulan September-November. Curah hujan terbesar terjadi pada bulan September- Desember dengan curah hujan terbesar 315 mm.
Antara bulan Januari - Juni kecepatan angin di Kawasan ini relatif kencang yaitu antara 0,9 – 1.2 m/detik. Bulan April – Agustus lama penyinaran matahari mencapai 4,6 – 5,9 jam, ini merupakan saat yang paling cerah di kawasan ini. Keadaan cuaca cerah dan merupakan bulan-bulan terbaik untuk berkunjung ke kawasan Waterfront ini.
TUGAS AKHIR
IV.2. Analisa Fungsional
IV.2.1 Program Ruang
Basement
No. Nama