• Tidak ada hasil yang ditemukan

PeNgISIAN DATA PeNDIDIkAN

C. ISI/EDIT DATA SEKOLAh

• Pada utama klik “Data Sekolah” maka akan muncul formulir Data dan Informasi Sekolah seperi berikut (Gambar 14):

1. PRASARANA

Pada kotak Data dan Informasi Sekolah, klik sheet Prasarana untuk mengisi data Prasarana.

a. Ruang Guru

Seiap SD/ MI dan SMP/MTs harus memiliki satu ruang guru dengan kursi dan meja untuk iap guru dan tenaga kependidikan; dan untuk SMP/MTs harus memiliki ruang kepala sekolah yang terpisah. Pada SD/MI yang memiliki ruang guru yang dilengkapi dengan meja

dan kursi untuk seiap guru dan tenaga kependidikan, maka pilihan dijawaban: “ya” bila ada salah satu yang idak memenuhi kriteria tersebut maka dijawab “idak”.

Pada SMP/MTs yang memiliki ruang guru yang dilengkapi dengan meja dam kursi untuk seiap guru dan tenaga kependidikan dan memiliki ruang kepala sekolah yang terpisah dan dilengkapi dengan mebeler yang cukup, maka pilihan jawaban” “ya”, bila salah satu idak terpenuhi, maka dijawab “idak”.

b. Akses Air Bersih

Sekolah memiliki akses terhadap air pipa, air sumur gali, air sumur pompa atau tadah hujan dengan persediaan air yang stabil seiap tahun. Bagi sumur gali maupun sumur pompa minimal berjarak 10 meter dari sepic tank. Bila memenuhi semua kriteria tersebut, maka dijawab “ya”. Bila memiliki akses terhadap air pipa, air sumur gali, • Silahkah klik sesuai dengan kategori data dan informasi sekolah yang diperlukan pada bagian atas pada formulir yaitu: Prasarana, Manajemen Sekolah, Kondisi TIK, Akuntabilitas dan Transparansi dan Kualitas. Anda diharapkan mengisi sesuai dengan kondisi sekolah anda, jangan ditambah atau dikurangi karena data yang anda masukkan akan menentukan hasil evaluasi diri sekolah (EDS) terkait dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekolah anda.

air sumur pompa maupun tadah hujan akan tetapi persedian air idak stabil atau jarak sumur gali atau sepic tank maka dikategorikan sebagai “idak memadai”. Bila idak memiliki akses terhadap minimal salah satu dari air pipa, air sumur gali, air sumur pompa maupun tadah hujan, maka dikategorikan sebagai “idak”.

c. Akses Listrik

Bila sekolah memiliki akses terhadap listrik, apapun sumbernya, misalnya PLN, genset maupun sumber listrik yang lain. Bila memiliki akses listrik tersebut dan lancar (listrik dapat dipenuhi seiap kali dibutuhkan sekolah), maka dijawab “ya.” Bila memiliki akses listrik tersebut dan idak lancar, misalnya dijatah oleh PLN (listrik berfungsi hanya pada jam tertentu) atau menggunakan genset pinjaman maka dijawab “kadang-kadang.” Bila idak memiliki akses listrik sama sekali, dijawab “idak”.

d. Sarana Olah Raga

Bila Sekolah memiliki lapangan dan peralatan olah raga. Bila sekolah memiliki kedua kriteria tersebut maka dijawab “ya” dan bila idak memenuhi dua atau satu dari dua kriteria itu dianggap idak memiliki sarana olah raga dan dijawab ”idak”.

e. Jumlah Toilet Yang Berfungsi

Silakan mengisi jumlah kamar kecil (toilet) yang berfungsi yang ada di sekolah anda mengikui deinisi berikut:

• Toilet untuk siswa perempuan adalah toilet yang digunakan khusus untuk siswa perempuan.

• Toilet untuk siswa laki-laki adalah toilet yang digunakan khusus untuk siswa laki-laki.

• Bila sekolah hanya mempunyai 1 (satu) toilet untuk siswa maka informasi toilet diisikan ke salah satu, laki-laki atau perempuan, tergantung yang mana yang lebih sering menggunakan toilet. • Toilet untuk staf sekolah (termasuk guru) adalah toilet yang

f. Kondisi Ruang Kelas

Silahkan mengisi jumlah ruang kelas sesuai dengan 3 (iga) kondisi ruang kelas yang ada di sekolah anda mengikui deinisi berikut: • Ruang kelas dalam keadaan baik: diisi dengan jumlah ruang kelas

yang kondisinya baik dan idak memerlukan renovasi.

• Ruang kelas dalam keadaan rusak ringan: diisi dengan jumlah ruang kelas yang mengalami rusak ringan, yaitu jika ruang kelas mengalami kerusakan terutama pada komponen non struktural seperi sebagian daun jendela/pintu, penutup atap, langit-langit (plafon), penutup lantai dan dinding pengisi.

• Ruang kelas dalam keadaan rusak berat: diisi dengan jumlah ruang kelas yang mengalami rusak berat, yaitu jika ruang kelas sebagian atau pada seluruh komponen struktural (seperi pondasi, rangka atap, rangka plafon, rangka kayu, kusen, dan semua penutup atap) mengalami kerusakan.

g. Kondisi Mebeler Ruang Kelas

Mebeler siswa dihitung dalam set, yang mana satu set terdiri satu pasang meja dan kursi siswa, bila meja dan kursi siswa di kelas idak satu meja dan satu kursi untuk satu siswa atau meja yang ada di sekolah berupa meja panjang, maka dihitung sesuai dengan kapasitas meja tersebut diisi untuk berapa siswa agar siswa tersebut dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan aman dan nyaman. Misalnya meja panjang kapasitasnya untuk dua siswa maka yang dihitung dua set.

• Mebeler dalam keadaan baik: diisi dengan set jumlah meja dan kursi siwa di dalam ruang kelas yang masih berfungsi dengan baik dan idak memerlukan perbaikan.

Jika toilet untuk siswa perempuan dan laki-laki dicampur maka sekolah harus memilih berdasarkan frekuensi penggunaan toilet. Jika toilet untuk siswa perempuan lebih sering digunakan oleh seluruh siswa, maka yang diisi ialah jumlah ruangan toilet (yang berfungsi) untuk siswa perempuan. Sedangkan jumlah toilet (yang berfungsi) untuk siswa laki-laki diisi dengan angka nol.

2. MANAJEMEN SEKOLAh

Pada kotak Data dan Informasi Sekolah, silakan klik “Manajemen Sekolah” maka akan muncul formulir seperi berikut (Gambar 15):

a. Kunjungan Pengawas ke sekolah

Bila Pengawas sekolah melakukan kunjungan minimal 1 (satu) kali sebulan dan lama seiap kunjungan minimal 3 jam dalam rangka pembinaan dan supervisi maka dijawab “ya”, bila kurang atau idak sama sekali dijawab “idak”.

Gambar 15

Isian Manajemen Sekolah

• Mebeler dalam keadaan rusak ringan: diisi dengan jumlah set meja dan kursi siswa di dalam ruang kelas yang idak berfungsi secara maksimal, tetapi masih dapat diperbaiki, misalnya: mengalami patah, pecah atau cembung.

• Mebeler dalam keadaan rusak berat: diisi dengan jumlah set meja dan kursi siswa di dalam ruang kelas yang idak dapat digunakan lagi.

b. Jumlah Total Absen Guru Per Tahun

Agregat dari keidakhadiran semua guru dalam satu tahun ajaran sebelumnya.

c. Jumlah Total Absen Siswa Per Tahun

Agregat dari keidakhadiran semua siswa dalam satu tahun ajaran sebelumnya.

d. Sekolah Ini Menerima Pelaihan BOS

Sekolah menerima pelaihan BOS, baik yang diselenggarakan manajemen BOS propinsi maupun manajemen BOS kabupaten. Bila memenuhi kriteria ini maka dijawab “ya” dan bila idak memenuhi dijawab “idak”.

e. Sekolah Ini Memiliki Rencana Pengembangan Sekolah (RPS)

Bila sekolah memiliki dokumen Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) maka dijawab “ya” dan bila sebaliknya maka dijawab “idak”.

f. Sekolah Ini Memiliki Komite Yang Beranggotakan Orang Tua

Bila sekolah memiliki komite yang beranggotakan orang tua, maka dijawab “ya” dan bila sebaliknya maka dijawab “idak”.

g. Jumlah Siswa yang Dibebaskan dari Biaya apapun

Dalam konteks ini, siswa yang dibebaskan biaya adalah siswa yang kurang mampu. Yang dimasukkan ke dalam TRIMS adalah siswa yang idak dipungut biaya sama sekali (bagi sekolah negeri) dan siswa yang idak dipungut biaya sama sekali atau dikurangi pungutannya (bagi sekolah swasta) pada semester sebelumnya. Data jumlah siswa yang dibebaskan biaya bisa diisi setelah data siswa telah diinput.

h. Jumlah Siswa Dengan Kebutuhan Khusus

Siswa dengan kebutuhan khusus adalah siswa yang berhak menerima proses pembelajaran yang dirancang khusus atau belajar di sekolah “luar biasa.” Yang dimasukkan ke dalam TRIMS adalah jumlah siswa yang memenuhi kriteria tersebut di sekolah anda. Kategori ini idak

Gambar 16

Isian

Kondisi TIK

Dokumen terkait