• Tidak ada hasil yang ditemukan

IKK Indeks Keberdayaan Konsumen

Output 2 Edukasi Konsumen

32 Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2021 di Hotel Aston Banyuwangi,

Jawa Timur. Narasumber pada kegiatan ini antara lain Bapak Veri Angrijono (Dirjen PKTN), Komisaris Jenderal Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Dr. Rizal E. Halim (Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional), dan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Gambar 8. Penyuluhan Perlindungan Konsumen Kepada Ibu-ibu PKK, Organisasi Masyarakat dan Karang Taruna

Penyuluhan Perlindungan Konsumen Untuk Mahasiswa

Lingkungan Perguruan Tinggi merupakan media yang tepat dalam mensosialisasikan dan menumbuhkan perhatian generasi muda terhadap upaya perlindungan konsumen. Mahasiswa sebagai agent of change diharapkan mampu berperan aktif untuk meningkatkan pengetahuan dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya terhadap perlindungan konsumen. Selain itu, dosen dan praktisi lainnya juga diharapkan dapat memberikan masukan kepada pemerintah untuk meningkatkan upaya perlindungan konsumen di Indonesia.

Tujuan dari penyelenggaraan Penyuluhan Perlindungan Konsumen Untuk Mahasiswa adalah sebagai sarana untuk berdialog dan berdiskusi mengenai isu perlindungan konsumen dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa dan pengayaan mengenai Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia.

Pada tahun 2021 telah dilaksanakan Penyuluhan Perlindungan Konsumen Untuk Mahasiswa sebanyak dua angkatan. Penyuluhan Perlindungan Konsumen Untuk Mahasiswa Angkatan I diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting pada tanggal 13 September 2021. Kegiatan diikuti oleh mahasiswa sebanyak 450 orang peserta. Narasumber pada kegiatan ini yaitu Otoritas Jasa Keuangan, Kemenkominfo dan Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia. Penyuluhan Perlindungan Konsumen Untuk Mahasiswa Angkatan I diselenggarakan secara hybrid pada tanggal 9 November 2021 di Hotel Mercure Padang dan online melalui Zoom Meeting. Kagiatan penyulihan dihadiri oleh masiswa sebanyak 496 orang.

33 Tabel 12. Pelaksanaan Penyuluhan Untuk Mahasiswa

No. Kegiatan Waktu Tempat Peserta

1 PPK ke-1 13 September 2021 Online (Zoom Meeting) 450 orang 2 PPK ke-2 9 November 2021 Padang, Sumatera Barat 496 orang

Total 946 orang

Sumber data: Bidang Jejaring Perlindungan Konsumen

Gambar 9. Penyuluhan Perlindungan Konsumen Untuk Mahasiswa

Hari Konsumen Nasional (Harkonas)

Semakin maraknya fenomena perdagangan bebas yang terjadi di sekitar kita, diperlukan upaya peningkatan kesadaran konsumen akan hak dan kewajibannya serta perannya sebagai pendorong daya saing produk dalam negeri.

Menempatkan konsumen sebagai subyek penentu kegiatan ekonomi sehingga pelaku usaha terdorong memproduksi dan memperdagangkan barang/jasa yang berkualitas serta berdaya saing.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012, tanggal 20 April ditetapkan sebagai Hari Konsumen Nasional. Peringatan Hari Konsumen Nasional 2021 memiliki tema ‘Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Maju”. Melalui momentum perayaan Hari Konsumen Nasional diharapkan akan meningkatkan kesadaran konsumen akan posisinya sebagai agen perubahan dan penentu ekonomi nasional khususnya di era ekonomi digital.

Dalam kaitan memperingati Hari Konsumen Nasional tahun 2021, dilaksanakan serangkaian acara yaitu:

1. Virtual Run & Ride yang diselenggarakan pada tanggal 21 – 30 Juni 2021 diikuti oleh 3000 orang peserta

34 Gambar 10. Virtual Run and Ride 2021

2. Pembagian masker oleh Maskot Konsumen Berdaya “Si-Enda” di Pasar Rakyat. Kegiatan ini termasuk dalam rangkaian penyelenggaraan Harkonas 2021, “Si-Enda” ajak konsumen Pasar Rakyat dan Pasar Modern disiplin terapkan prokes.

Gambar 11. Pembagian Masker oleh Maskot “Si-Enda”

3. Puncak peringatan Hari Konsumen Nasional 2021 dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2021 di Ballroom Jakarta Theater dan terintegrasi melalui Zoom serta Youtube streaming. Acara puncak Harkonas 2021 diselenggarakan secara hybrid, dihadiri oleh 140 peserta dan diikuti oleh 739 peserta melalui Zoom Meeting. Acara puncak dihadiri oleh Bapak Menteri Perdagangan, terdiri dari beberapa rangkaian acara yaitu penyerahan penghargaan Daerah Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen Tahun 2022, Penyerahan penghargaan Daerah tertib Ukur, Penandatanganan MoU dengan Perguruan Tinggi dan penandatanganan MoU dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).

 Penyerahan Penghargaan Pemerintah Daerah Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen Tahun 2020, kepada :

1) Gubernur Papua Barat 2) Gubernur Maluku 3) Gubernur Jambi 4) Wakil Gubernur NTB 5) Wakil Gubernur Kaltim 6) Wakil Gubernur Kalsel

35

 Penyerahan Penghargaan Daerah Tertib Ukur tahun 2020, kepada : 1) Bupati Purwakarta

2) Bupati Lumajang 3) Bupati Tanah Laut 4) Wakil Bupati Sleman 5) Wakil Bupati Rokan Hilir 6) Walikota Cimahi

 Penandatangan MoU dengan 6 Rektor Perguruan Tinggi : 1) Rektor Universitas Singaperbangsa Karawang

2) Rektor Universitas Parahyangan 3) Rektor Universitas Jambi

4) Rektor Universitas Bangka Belitung 5) Dekan Universitas Andalas

6) Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya

Gambar 12. Puncak Peringatan Hari Konsumen Nasional Tahun 2021

Penyuluhan Perlindungan Konsumen Oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat

Dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan perlindungan konsumen, pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan perlindungan konsumen. Peran aktif masyarakat dapat dilakukan melalui Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), selain itu juga untuk menunjukan bahwa perlindungan konsumen bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat.

Salah satu tugas utama LPKSM adalah menyebarkan informasi mengenai perlindungan konsumen, itulah sebabnya kegiatan ini bertujuan memberdayakan LPKSM dalam menyebarkan informasi tentang perlindungan konsumen dan

36 sekaligus untuk mengedukasi konsumen. Penyebaran yang dilakukan oleh

LPKSM adalah menyebarkan informasi dalam rangka meningkatkan kesadaran atas hak dan kewajiban dan kehati-hatian konsumen dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.

Pada tahun 2021 telah dilaksanakan dua kali Penyuluhan Perlindungan Konsumen Oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat, memfasilitasi LPKSM untuk bersama-sama melaksanakan perlindungan konsumen sekaligus mengedukasi masyarakat agar dapat meningkatkan pemahaman akan hak dan kewajibannya. Penyuluhan perlindungan konsumen oleh LPKSM angkatan I dilaksanakan pada tanggal 10 April 2021 secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 248 orang peserta. Penyuluhan perlindungan konsumen oleh LPKSM angkatan II dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2021 secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 254 orang peserta.

Sehingga jumlah keseluruhan masyarat yang diedukasi melalui penyuluhan perlindungan konsumen oleh LPKSM sebanyak 502 orang. Seluruh kegiatan penyuluhan perlindungan konsumen oleh LPKSM diselenggarakan secara online karena kondisi pandemi di Indonesia yang terus meningkat dan adanya kebijalan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan (PPKM) di sebagian besar daerah di Indonesia.

Tabel 13. Pelaksanaan Penyuluhan Perlindungan Konsumen oleh LPKSM

No. Kegiatan Waktu Tempat Peserta

1 PPK ke-1 10 April 2021 Online (Zoom Meeting) 248 orang

2 PPK ke-2 19 Juni 2021 Online (Zoom Meeting) 254 orang

Total 502 orang

Sumber data: Bidang Fasilitasi Kelembagaan

Gambar 13. Penyuluhan Perlindungan Konsumen oleh LPKSM

Hasil kegiatan yaitu dengan terlaksananya Penyuluhan Perlindungan Konsumen masyarakat dari berbagai unsur mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai perlindungan konsumen, sehingga dapat melindungi dirinya sendiri dari konsumsi barang/jasa yang merugikan sebagai langkah preventif dalam perlindungan konsumen.

37 Tabel 14. Jumlah Konsumen Teredukasi Tahun 2021

No. Kegiatan Jumlah

1 Penyuluhan Perlindungan Konsumen Kepada Ibu-ibu PKK, Organisasi Masyarakat dan Karang Taruna

250 orang 2 Penyuluhan Perlindungan Konsumen Kepada

Mahasiswa

946 orang

3 Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 3.879 orang

4 Penyuluhan Perlindungan Konsumen Oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat

502 orang

Total 5.577 Orang

Sumber data: Bidang Bimbingan Konsumen dan Pelaku Usaha

Gambar 14. Target, Realisasi dan Capaian Periode 2020-2021

Tabel 15. Perbandingan Capaian Output 2

Output

Target Realisasi Capaian (%)

2020 2021 2020 2021 2020 2021

Edukasi Konsumen 4.525 5.100 4.591 5.577 101,45 109,35 Sumber data: Bidang Bimbingan Konsumen dan Pelaku Usaha

Jika dibandingkan dengan tahun 2020, jumlah konsumen yang teredukasi tercatat 4.591 orang dari target sebanyak 4.525 orang. Pada tahun 2021 terdapat peningkatan jumlah konsumen yang teredukasi yaitu sebanyak 5.577 orang dari target sebanyak 5.100 orang sehingga capaian kinerja sebesar 109,35%. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kinerja di tahun 2021.

101.45%

38 Tabel 16. Target dan Capaian Output 2

Uraian Target Realisasi Capaian (%)

Edukasi Konsumen 5.100 orang 5.577 orang 109,35 Sumber data: Bidang Bimbingan Konsumen dan Pelaku Usaha

Perlindungan konsumen merupakan isu yang yang penting dan strategis terutama dalam menghadapi pengaruh kemajuan teknologi dan informasi dewasa ini.

Di banyak negara ketentuan dalam perdagangan sudah menempatkan perlindungan

Dokumen terkait