• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

4. Logistic & Technical Support Division

2.2 Landasan Teori .1 Konsep Dasar Sistem .1 Konsep Dasar Sistem

2.2.6 Entity Relationship Diagram

Demikian juga dengan input yang akan direkamkan di basis data, file-file database

harus mempunyai elemen – elemen untuk menampung input yang dimasukkan. Dengan demikian isi atau struktur dari suatu file basis data tergantung dari arus

data masuk dan data keluar ke atau dari file.

2.2.6 Entity Relationship Diagram

ERD (Entity Relationship Diagram) merupakan model yang

mendeskripsikan hubungan antar penyimpanan dalam DFD.[3] ERD digunakan

untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. ERD menggunakan

sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar

data. Terdapat tiga simbol yang digunakan yaitu :

1. Entitas, adalah suatu objek yang dapat diidentifikasikan dalam lingkungan

pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan

dibuat.

2. Atribut, entitas mempunyai elemen yang disebut atribut dan berfungsi

mendeskripsikan karakter entitas.

3. Hubungan, entitas dapat berhubungan satu sama lain, hubungan ini dinamakan relationship. Sebagaimana halnya entity maka dalam hubungan

juga harus dibedakan antara hubungan dan isi hubungan.

Pada suatu hubungan antar entitas terdapat tiga jenis hubungan yaitu:

1. Hubungan satu ke satu (One to one relationship)

Artinya setiap entitas pada himpunan entitas pertama berhubungan dengan

paling banyak satu entitas pada himpunan kedua, begitu juga sebaliknya

23

Gambar 2-3: ERD dengan relasi satu ke satu 2. Hubungan satu ke banyak (One to many relationship)

Artinya setiap entitas pada himpunan entitas pertama berhubungan dengan

banyak entitas pada himpunan entitas kedua, tetapi setiap entitas pada

himpunan entitas kedua hanya dapat berhubungan dengan paling banyak satu

entitas pada himpunan entitas pertama.

Gambar 2-4: ERD dengan relasi satu ke banyak 3. Hubungan banyak ke banyak (Many to many relationship)

Artinya setiap entitas pada himpunan entitas pertama berhubungan dengan

banyak entitas pada himpunan entitas kedua, dan demikian juga sebaliknya.

Gambar 2-5: ERD dengan relasi banyak ke banyak 2.2.7 Object Oriented Programming

Object Oriented Programming (OOP) adalah suatu sistem yang dibangun

dengan metode berorientasi objek. Berorientasi objek adalah sebuah sistem yang

komponennya di-enkapsulasi menjadi kelompok data dan fungsi, yang dapat

mewarisi atribut dan sifat dari komponen lainnya dan komponen-komponen

tersebut saling berinteraksi satu sama lain.[4] Ent it as A Atribut – A1 Ent it as B At ribut – B1 Ent it as B At ribut – B1 Ent it as A At ribut – A1 Ent it as B At ribut – B1 Ent it as A At ribut – A1

24

Tiga konsep utama dalam object Oriented Programming adalah

1. Inheritance merupakan proses pewarisan data dan method dari suatu kelas kepada kelas lain. Pewarisan ini bersifat menyeluruh sehingga semua data dan

method yang dimiliki oleh kelas asalnya akan diturunkan kepada kelas

baru.[5] 2. Encapsulation

Bagaimana Anda “membungkus” data dan method yang menyusun kelas

sehingga kelas dapat dipandang sebagai suatu modul. [5]

3. Polymorphism

Merupakan modul yang memiliki nama sama, namun memiliki behaviout

(tingkah laku yang berbeda) sehingga listing code implementasinya

berbeda.[5]

2.2.8 UML

UML terdiri atas pengelompokkan diagram-diagram sistem menurut aspek atau sudut pandang tertentu. Diagram adalah yang menggambarkan permasalahan

maupun solusi dari permasalahan suatu model. Diagram-diagram dari UML

adalah use-case, class, object, state, sequence, collaboration, activity, component,

dan deployment diagram.[6]

2.2.8.1 Use Case Diagram

Use case adalah suatu diagram yang membantu pengembangan sistem

bekerja dengan user untuk menentukan kegunaan sistem. Koleksi dari use case

melukiskan apa yang diinginkan user terhadap sebuah sistem. Use case bertujuan

untuk menentukan bagaimana actors berinteraksi dengan sebuah sistem.[6]

2.2.8.2 Activity Diagram

25

Activity diagram adalah bagian dari UML yang digunakan untuk

menggambarkan tahapan dari setiap proses bisnis yang ada agar lebih mudah memahami proses bisinis yang terjadi. Dalam activity diagram tiap aktivitas

direpresentasikan dengan rounded rectangle yang dihubungkan dengan anak

panah untuk menggambarkan transisi dari satu aktivitas ke aktivitas lain. Activity diagram dimulai dari initial state dan diakhiri dengan final state.[6]

2.2.8.3 Class Diagram

Class diagram adalah bagian dari UML yang menggambarkan sebuah

kumpulan dari kelas-kelas yang ada dan hubungan diantara kelas tersebut dimana

setiap kelas mempunyai attributes dan operations.

Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus

menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi). Selain itu, class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package

dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan,

asosiasi, dan lain-lain.[6]

2.2.8.4 Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di

sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang

digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal

(waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). [6]

Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau

rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event

untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas

26

tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa

yang dihasilkan.

Masing-masing objek, termasuk aktor, memiliki lifeline vertikal. Message

digambarkan sebagai garis berpanah dari satu objek ke objek lainnya. Pada fase

desain berikutnya, message akan dipetakan menjadi operasi/metoda dari class.

Activation bar menunjukkan lamanya eksekusi sebuah proses, biasanya diawali

dengan diterimanya sebuah message.

2.2.9 PHP

PHP adalah singkatan dari"PHP: Hypertext Preprocessor", yang

merupakan sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar

sintaksmirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang

spesifik. Tujuan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan

perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat.

Program php harus diterjemahkan oleh web-server sehingga menghasilkan

kode html yang dikirim ke browser agar dapat ditampilkan. Program ini dapat

berdiri sendiri ataupun disisipkan diantara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama dengan kode-kode html tersebut.File html yang

telah dibubuhi program php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php3 atau .php.

[7]

2.2.10 My SQL

MySQL adalah Relational Database Management Sistem (RDBMS) yang distribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public Lisense). Dimana

setiap orang bebas untuk menggunakannya, tetapi tidak boleh dijadikan produk

turunan yang bersifat komersial. [8]

Dokumen terkait