PROSES PEMOTONGAN PLAT BESI
5.3. Estimasi Hasil Peningkatan
5.3.1. Estimasi Hasil Peningkatan Kecepatan Proses
Pada data awal pengamatan diketahui bahwa proses kerja yang dilakukan untuk membuat produk support assy dari awal hingga akhir ada sebanyak 40 proses kerja. Berdasarkan analisis yang dilakukan, kegiatan non-value added pada proses produksi support assy adalah berupa kegiatan pemindahan dan kegiatan menunggu, yaitu karet support assy menunggu untuk dibawa ke tempat pemotongan, karet support assy menunggu untuk dibawa ke tempat penggabungan, plat besi menunggu untuk dibawa ke mesin pon press, plat besi menunggu untuk dibawa ke tempat mesin hydraulic press besi, plat besi menunggu untuk dibawa ke mesin bor, plat support assy menunggu untuk dibawa ke tempat pembersihan, plat support assy menunggu untuk dibawa ketempat pengecatan. Jika waktu menunggu ini dapat dieliminasi, maka kecepatan proses dapat ditingkatkan. Oleh karena itu, usulan yang diberikan adalah dengan mengeliminasi kegiatan waktu menunggu yang mungkin dapat dieliminasi.
1. Mengeliminasi kegiatan karet support assy menunggu untuk dibawa ke tempat pemotongan
Untuk mengeliminasi kegiatan ini dilakukan dengan cara pengaturan peletakan stasiun kerja, yaitu dengan membuat stasiun kerja pemotongan tepat setelah mesin hydraulic press karet. Dengan demikian operator pada bagian pemotongan tidak perlu menunggu karet support assy untuk diantar ke stasiun kerjanya. Setiap karet support assy yang telah dicetak akan langsung
2. Mengeliminasi kegiatan plat besi menunggu untuk dibawa ke tempat mesin hydraulic press besi.
Untuk mengeliminasi kegiatan ini dilakukan dengan cara pengaturan peletakan stasiun kerja, yaitu dengan membuat stasiun kerja mesin hydraulic press besi tepat setelah mesin pon press. Dengan demikian operator pada bagian pencetakkan plat support assy tidak perlu menunggu plat besi dari mesin pon press untuk diantar ke stasiun kerjanya. Setiap plat besi yang telah dipotong akan langsung diletakkan di stasiun kerja pembentukan plat support assy untuk dicetak sesuai cetakan support assy.
3. Mengeliminasi kegiatan plat besi menunggu untuk dibawa ke mesin bor
Untuk mengeliminasi kegiatan ini dilakukan dengan cara pengaturan peletakan stasiun kerja, yaitu dengan membuat stasiun kerja mesin bor tepat setelah mesin hydraulic press besi. Dengan demikian operator pada bagian pemotongan lubang plat support assy tidak perlu menunggu plat support assy dari mesin hydraulic press besi untuk diantar ke stasiun kerjanya. Setiap plat besi yang telah dicetak akan langsung diletakkan di stasiun kerja pemotongan lubang plat support assy untuk pelubangan plat support assy. Ilustrasi untuk perbaikan dapat dilihat pada Gambar 5.9 sampai Gambar 5.11
Proses Pemotongan Karet Support Assy
C/T : 2,16 menit WIP
Proses Pencetakan Karet Support Assy
C/T : 16,22 menit
6,70 Menit Sebelum Perbaikan
Proses Pemotongan Karet Support Assy
C/T : 16,22 menit C/T : 2,16 menit Setelah Perbaikan
Keterangan
Mesin Hydraulic Press Karet Meja Pemotongan
Operator
Sumber: Pengolahan Data
Proses Pembentukan Plat Support Assy
C/T : 8,29 menit WIP
Proses Pemotongan Plat Besi
C/T : 5,10 menit
6,33 Menit Sebelum Perbaikan
Proses Pemotongan Plat Besi
C/T : 5,10 menit C/T : 8,29 menit Setelah Perbaikan
Keterangan
Mesin Pon Press Mesin Hydraulic Press Karet
Operator
Sumber: Pengolahan Data
Gambar 5.10 Ilustrasi Usulan Perbaikan Untuk Mengeliminasi Kegiatan Plat Besi Menunggu untuk Dibawa ke Tempat Mesin Hydraulic Press Besi.
Proses Pembentukan Plat Support Assy
C/T : 8,29 menit
WIP
Proses Pelubangan Plat Support Assy
C/T : 5.63 menit 5,90 Menit
Sebelum Perbaikan
Proses Pemotongan Plat Besi
C/T :8,29 menit C/T : 5,63 menit Setelah Perbaikan
Keterangan
Mesin Bor
Mesin Hydraulic Press Karet
Operator
Dengan dijalankannya usulan ini, maka kegiatan proses produksi support assy akan berkurang sebanyak 3 proses, yaitu karet support assy menunggu untuk dibawa ke tempat pemotongan, plat besi menunggu untuk dibawa ke tempat mesin hydraulic press besi,kegiatan plat besi menunggu untuk dibawa ke mesin bor.
Kegiatan kerja setelah dilakukan perbaikan dapat dilihat pada Tabel 5.21.
Tabel 5.21 Urutan Proses Kerja Baru pada Produksi Support Assy
No Kegiatan-kegiatan Waktu Baku (Menit)
1 Persiapan dan penimbangan bahan baku 10,75
2 Pemindahan bahan baku ke mesin open mill 2,89
3 Pemasukan bahan baku pada mesin open mill 1,24
4 Penggilingan bahan baku hingga menjadi kompon pada
mesin open mill 34,41
5 Pemindahan kompon ke mesin extruder 3,10
6 Pembentukan kompon menjadi bentuk batang pada mesin
extruder 6,22
7 Pemindahan kompon batang ke mesin hydrolic press 1,06 8 Pencetakan kompon batang menjadi bentuk support assy
pada mesin hydrolic press 16,22
9 Pemotongan karet support assy secara manual 2,16 10 Pemeriksaan kualitas karet support assy secara visual 1,25 11 Karet support assy menunggu untuk dibawa ke tempat
penggabungan 8,21
12 Pemindahan karet support assy ke tempat penggabungan 2,26
13 Pengukuran lembaran besi 1,80
14 Pemindahan lembaran besi ke mesin cutting 1,04 15 Pemotongan lembaran besi menjadi plat besi pada mesin
cutting 4,77
16 Plat besi menunggu untuk dibawa ke mesin pon 4,96
17 Pemindahan plat besi ke mesin pon 1,21
18 Pengukuran plat besi sesuai ukuran support assy 1,83 19 Pemotongan plat besi sesuai ukuran support assy pada
mesin pon 5,10
20 Pembentukan plat support assy pada hydrolic press besi 8,29
Tabel 5.21 Urutan Proses Kerja Baru pada Produksi Support Assy (Lanjutan)
No Kegiatan-kegiatan Waktu Baku (Menit)
21 Pengukuran titik lubang plat support assy 1,58
22 Pemotongan lubang plat support assy pada mesin bor 5,63 23 Plat support assy menunggu untuk dibawa ke tempat
pembersihan 6,76
24 Pemindahan plat support assy ke tempat pembersihan 5,91 25 Pembersihan plat support assy secara manual 7,29 26 Pemeriksaan kualitas plat support assy secara visual 1,13 27 Plat support assy menunggu untuk dibawa ke tempat
pengecatan 7,47
28 Pemindahan plat support assy ke tempat pengecatan 1,10 29 Pengecatan plat support assy secara manual 1,22 30 Pengeringan plat support assy secara manual 8,53 31 Pemindahan plat support assy ke tempat penggabungan 1,56 32 Penggabungan plat dan karet support assy secara manual 1,13 33 Proses packaging support assy secara manual 2,04 34 Pemindahan support assy ke Gudang produk jadi 3,32
Total Waktu 173,43
Sumber: Pengolahan Data
Sesuai dengan usulan yang diberikan, maka peningkatan kecepatan proses produksi diestimasi dan dihasilkan suatu keadaaan value stream mapping yang ideal. Peningkatan kecepatan ini dapat ditunjukkan dari process cycle efficiency baru dimana akan mengurangi waktu lead time proses. Untuk melakukan perhitungan metric lean terhadap kegiatan yang baru, maka dilakukan klasifikasi kegiatan sesuai dengan analisis value added.
Klasifikasi kegiatan-kegiatan dengan waktu baku setelah estimasi dapat dilihat pada Tabel 5.22.
Tabel 5.22 Value Added Time dan Non-Value Added Time Setelah Estimasi
No Kegiatan-kegiatan Value Added
Time (Menit)
Non Value Added Time (Menit)
1 Persiapan dan penimbangan bahan baku 10,75
2 Pemindahan bahan baku ke mesin open mill 2,89
3 Pemasukan bahan baku pada mesin open mill 1,24
4 Penggilingan bahan baku hingga menjadi kompon pada mesin open mill 34,41
5 Pemindahan kompon ke mesin extruder 3,10
6 Pembentukan kompon menjadi bentuk batang pada mesin extruder 6,22
7 Pemindahan kompon batang ke mesin hydrolic press 1,06
8 Pencetakan kompon batang menjadi bentuk support assy pada mesin hydrolic press 16,22
9 Pemotongan karet support assy secara manual 2,16
10 Pemeriksaan kualitas karet support assy secara visual 1,25
11 Karet support assy menunggu untuk dibawa ke tempat penggabungan 8,21
12 Pemindahan karet support assy ke tempat penggabungan 2,26
13 Pengukuran lembaran besi 1,80
14 Pemindahan lembaran besi ke mesin cutting 1,04
15 Pemotongan lembaran besi menjadi plat besi pada mesin cutting 4,77
16 Plat besi menunggu untuk dibawa ke mesin pon 4,96
17 Pemindahan plat besi ke mesin pon 1,21
18 Pengukuran plat besi sesuai ukuran support assy 1,83
19 Pemotongan plat besi sesuai ukuran support assy pada mesin pon 5,10
20 Pembentukan plat support assy pada hydrolic press besi 8,29
21 Persiapan dan penimbangan bahan baku 1,58
Tabel 5.22 Value Added Time dan Non-Value Added Time Setelah Estimasi (Lanjutan)
No Kegiatan-kegiatan Value Added
Time (Menit)
Non Value Added Time (Menit)
22 Pemotongan lubang plat support assy pada mesin bor 5,63
23 Plat support assy menunggu untuk dibawa ke tempat pembersihan 6,76
24 Pemindahan plat support assy ke tempat pembersihan 5,91
25 Pembersihan plat support assy secara manual 7,29
26 Pemeriksaan kualitas plat support assy secara visual 1,13
27 Plat support assy menunggu untuk dibawa ke tempat pengecatan 7,47
28 Pemindahan plat support assy ke tempat pengecatan 1,10
29 Pengecatan plat support assy secara manual 1,22
30 Pengeringan plat support assy secara manual 8,53
31 Pemindahan plat support assy ke tempat penggabungan 1,56
32 Penggabungan plat dan karet support assy secara manual 1,13
33 Proses packaging support assy secara manual 2,04
34 Pemindahan support assy ke Gudang produk jadi 3,32
Total Waktu 120,20 53,23
Sumber: Pengolahan Data
Dengan menggunakan nilai waktu yang terdapat pada Tabel 5.24 maka didapat Perhitungan process cycle efficiency adalah sebagai berikut:
Process Cycle Efficiency = Value Added Time Total Lead Time Process Cycle Efficiency = 120,20
173,43x 100%
= 69,31%
Berdasarkan hasil perhitungan, tampak bahwa process cycle efficiency setelah estimasi meningkat sebesar 7,80 %. Hal ini terjadi karena non value-added time mengalami pengurangan sehingga total lead time menurun sedangkan value added time tetap. Setelah itu dilakukan perhitungan metrik lean lainnya, yaitu perhitungan process lead time untuk untuk mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk memproses sejumlah produk support assy dari awal hingga selesai selama tahun 2018 adalah sebagai berikut:
Rata-rata kecepatan penyelesaian = Total Produksi per Bulan Jumlah Hari Kerja
Rata-rata kecepatan penyelesaian = 502.980
292 = 1.723 unit/hari Process Lead Time = Jumlah Produk di dalam Proses
Rata-rata kecepatan penyelesaian
Process Lead Time = 502.980
1.723
=
292 hariProcess Velocity = Jumlah aktivitas yang terdapat didalam proses Process Lead Time
Process Velocity = 34
292= 0,116 proses per hari = 0,0049 proses per jam
Selanjutnya dari perhitungan ini akan dibuat suatu pemetaan aliran proses baru yang disebut juga ideal value stream mapping, seperti yang dapat dilihat pada Gambar 5.12.
Purchasing
16,22 menit 2,16 menit 1,25 menit 1,80 menit
2,26 menit
4,77 menit 1,83 menit
1,21 menit
2,04 menit 1,13 menit 8,53 menit 1,22 menit 1,13 menit 7,29 menit 5,63 menit 1,58 menit
5,91 menit
Value Added Time = 120,20 menit Process Lead Time = 173,43 menit Process Cycle Efficiency = 69,31 %
1,06 menit
Sumber: Pengolahan Data
Gambar 5.12 Value Stream Mapping Perbaikan untuk Satu Siklus Produksi Support Assy