PSAK 72 “Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan” SFAS 72 “Revenues from contracts with Customers”
II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Estimates and Assumptions (Continued) (iv) Imbalan pasca-kerja (Lanjutan) (iv) Post-employment benefits (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan estimasian yang diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas.
The Company and its subsidiary determine the appropriate discount rate at the end of each reporting period. This is the interest rate that should be used to determine the present value of estimated future cash outflows expected to be required to settle the obligations.
Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas yang terkait.
In determining the appropriate discount rate, the Company considers the interest rates of government bonds that are denominated in the currency in which the benefits will be paid and that have terms to maturity approximating the terms of the related post-employment benefit obligation.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 17.
Other key assumptions for post-employment benefit obligations are based in part on current market conditions. Further details are shown in Note 17.
(v) Program kompensasi manajemen dan karyawan
berbasis saham (v) Management and employees stock option
program Perusahaan dan entitas anaknya mengukur biaya
equity-settled transactions karyawan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen ekuitas pada tanggal diberikan. Estimasi nilai wajar untuk pembayaran berbasis saham untuk menentukan model penilaian yang paling sesuai, tergantung pada persyaratan dan kondisi pemberian. Estimasi ini juga mengharuskan menentukan input yang paling tepat untuk valuasi model termasuk masa manfaat yang diharapkan dari opsi saham, volatilitas dan dividend yield dan membuat asumsi yang digunakan.
The Company and its subsidiary measure the cost of equity-settled transactions with employees by reference to the fair value of the equity instruments at the date at which they are granted. Estimating fair value for share-based payment transactions requires determining the most appropriate valuation model, which is dependent on the terms and conditions of the grant. This estimate also requires determining the most appropriate inputs to the valuation model including the expected life of the share option, volatility and dividend yield and making assumptions about them.
(vi) Pajak penghasilan (vi) Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan dan entitas anaknya mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 14b.
Significant judgement is involved in determining provision for corporate income tax. There are certain transaction and computation for which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of business. The Company and its subsidiary recognize liabilities for expected corporate income tax issues based on estimates of whether additional corporate income tax will be due. Further details are shown in Note 14b.
(vii) Aset pajak tangguhan (vii) Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer tersebut dapat digunakan.
Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 14c.
Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences, to the extent that it is probable that taxable profit will be available against which the deductible temporary differences. Significant management estimates are required to determine the amount of deferred tax assets that can be recognized, based upon the likely timing and the level of the future taxable profits together with future tax planning strategies. Further details are shown in Note 14c.
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of the followings:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2021 December 2020
Kas - Rupiah 16.873 26.057 Cash on hand - Rupiah
Bank – Rupiah Cash in banks - Rupiah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 77.421 - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 58.541 12.680 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 21.530 25.048 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 16.438 33.861 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Standard Chartered Bank 2.220 836 Standard Chartered Bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(d/h PT Bank Syariah Mandiri) 2.069 2.750 (formerly PT Bank Syariah Mandiri) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.260 5.334 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 925 1.058 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Permata Tbk 828 1.778 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 16 5.077 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Tabungan Negara Syariah - 13.036 PT Bank Tabungan Negara Syariah
Lain-lain (saldo di bawah Rp 1.000) 332 96 Others (balances below Rp 1,000)
Jumlah bank 181.580 101.554 Total cash in banks
Jumlah kas dan bank 198.453 127.611 Total cash on hand and in banks
Deposito berjangka - Rupiah Time deposits - Rupiah
PT Bank Bukopin Tbk 250.000 - PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Sahabat Sampoerna 57.276 56.515 PT Bank Sahabat Sampoerna
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 213.491 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Tabungan Pensiunan PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Syariah Tbk 40.791 40.363 Nasional Syariah Tbk
PT Bank Permata Tbk 10.563 - PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk 2.027 127.344 PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.517 1.507 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 330 - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 168 165 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank DKI - 350.378 PT Bank DKI
PT Bank Jabar Banten Syariah - 201.312 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - 120.000 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk - 65.000 PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk
PT Bank Mega Tbk - 60.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Jago Tbk - 50.000 PT Bank Jago Tbk
PT Bank Central Asia Tbk - 1.005 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah deposito berjangka 412.672 1.287.080 Total time deposit
Jumlah kas dan setara kas 611.125 1.414.691 Total cash and cash equivalents
4. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued) Kisaran suku bunga kontraktual dari deposito berjangka
diatas adalah sebagai berikut: The range of the contractual interest rates from the above time deposits is as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2021 December 2020
Tingkat bunga deposito Time deposit interest rate
berjangka per tahun per annum
Rupiah 4,50% - 7,50% 5,00% - 8,50% Rupiah
Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020.
There is no restricted cash and cash equivalents as of 31 March 2021 and 31 December 2020.
5. PIUTANG PEMBIAYAAN 5. FINANCING RECEIVABLES
31 Maret/ 31 Desember/
March 2021 December 2020
Piutang pembiayaan konvensional 16.651.105 17.024.823 Conventional financing receivables
Piutang pembiayaan murabahah 61.726 25.888 Murabahah financing receivables
Jumlah piutang pembiayaan - bruto 16.712.831 17.050.711 Total financing receivables - gross
Rincian piutang pembiayaan adalah sebagai berikut: The details of financing receivables are as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2021 December 2020
Piutang pembiayaan – bruto 16.712.831 17.050.711 Financing receivables – gross
Pendapatan pembiayaan yang
belum diakui (2.992.645 ) (3.032.460 ) Unearned financing income
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (93.109 ) (96.401 ) Unamortized transaction costs
13.627.077 13.921.850
Pembiayaan bersama dan penerusan Joint financing and
pinjaman – bersih (177.848 ) (257.001 ) channeling – net
13.449.229 13.664.849
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1.022.283 ) (986.405 ) impairment losses
Jumlah piutang pembiayaan - bersih 12.426.946 12.678.444 Total financing receivables - net
Angsuran piutang pembiayaan - bruto yang akan diterima dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh temponya adalah sebagai berikut:
The installments of financing receivables - gross, which will be collected from consumers in accordance with the due dates are as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2021 December 2020
<= 1 tahun 10.043.308 10.273.657 <= 1 year
1 – 2 tahun 4.637.060 4.816.404 1 – 2 years
> 2 tahun 2.032.463 1.960.650 > 2 years
Jumlah 16.712.831 17.050.711 Total
Pengelompokan piutang pembiayaan - bruto menurut jumlah
hari tunggakan adalah sebagai berikut: The classification of financing receivables - gross based on days overdue are as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
31 Maret/ 31 Desember/ March 2021 December 2020 March 2021 December 2020 % %
Belum jatuh tempo 12.619.108 12.798.720 75,51 75,06 Current
Lewat jatuh tempo: Past due:
1-30 hari 2.877.186 3.340.683 17,22 19,59 1-30 days
31-90 hari 909.625 673.681 5,44 3,95 31-90 days
91-120 hari 121.215 75.485 0,72 0,45 91-120 days
121-180 hari 138.467 108.795 0,83 0,64 121-180 days
> 180 hari 47.230 53.347 0,28 0,31 > 180 days
Jumlah 16.712.831 17.050.711 100,00 100,00 Total
Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang
pembiayaan selama periode berjalan: The following tables show movement of carrying amount of receivables during the period:
31 Maret/March 2021
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/