Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) Pasal 56
(1) Ujian semester seperti dimaksud yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).
(2) UTS dilaksanakan pada pertengahan semester minimal 7 (tujuh) kali pertemuan yang dilakukan sesuai dengan kalender akademik universitas.
(3) Tatap muka perkuliahan sebanyak 16 kali termasuk UTS dan UAS dilaksanakan pada akhir semester secara terjadwal sesuai dengan kalender akademik universitas.
(4) UAS dilaksanakan serentak sesuai dengan kalender akademik universitas yang ditentukan. Dalam hal tertentu UTS dan atau UAS dapat dilakukan diluar jadwal setelah mendapat persetujuan dari Wakil Dekan I / Ketua Program Studi dan mahasiswa telah memiliki kartu ujian.
(5) Mahasiswa yang telah memenuhi syarat untuk UTS dan atau UAS namun tidak dapat mengikuti dengan alasan tertentu dan didukung keterangan resmi yang dapat diterima oleh Dekan. Mahasiswa dapat mengikuti ujian susulan UTS dan atau UAS waktunya dapat diatur tidak lebih dari 1 (satu) pekan setelah UTS atau UAS terjadwal berakhir.
(6) Pelaksanaan UTS dan atau UAS dalam bentuk tertulis. Dalam hal tertentu dapat dilakukan dalam bentuk lisan, atau bentuk lain yang ditetapkan oleh fakultas.
(7) Dosen pengampu mata kuliah, wajib menyerahkan naskah UAS paling lambat 1 pekan sebelum pelaksanaan UAS.
(8) Mahasiswa yang mengikuti ujian wajib mentaati aturan atau kaidah yang berlaku.
(9) Pada saat ujian berlangsung, mahasiswa dilarang berlaku curang seperti menyontek, membuka catatan baik secara manual maupun digital dan tindakan lainnya.
(10) Pada saat ujian berlangsung, mahasiswa dilarang mengganggu peserta lainnya, atau berbuat sesuatu yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban.
(11) Mahasiswa peserta ujian dilarang meminta bantuan pada pihak lain mengerjakan soal-soal baik langsung maupun tidak langsung seperti sistem joki atau sejenisnya.
42
(12) Mahasiswa yang berhalangan mengikuti UTS atau UAS karena sakit dan/atau sebab lain yang dibuktikan dengan surat keterangan yang sah dan mengikuti ujian susulan paling akhir 1 (satu) pekan setelah masa ujian berakhir.
(13) Mahasiswa dapat memperbaiki nilai akhir dengan mengikuti mata kuliah yang sama pada semester berikutnya.
Bagian Kedua
Persyaratan Mengikuti Ujian Pasal 57
(1) Mahasiswa dapat mengikuti UAS setelah mengikuti perkuliahan minimal 80%
dari total tatap muka.
(2) Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan.
(3) Sebelum mengikuti ujian diwajibkan melunasi biaya kuliah dan biaya lain yang diatur oleh universitas.
(4) Mahasiswa diwajibkan membawa kartu ujian.
Bagian Ketiga
Penyusunan Soal Ujian Semester Pasal 58
(1) Soal ujian disusun oleh dosen pengampu berdasarkan materi perkuliahan yang tercantum dalam RPS, dengan pertimbangan:
a. Tingkat keterwakilan materi kuliah;
b. Materi esensial.
(2) Bentuk soal disesuaikan dengan kompetensi yang ingin dicapai.
(3) Batas akhir penyerahan soal disesuaikan dengan Standar Mutu Universitas.
Bagian Keempat
Pemberian Nilai, Bobot dan Kategori Pasal 59
(1) Dosen pengampu mata kuliah melakukan penilaian dengan indikator:
No Indikator penilaian
Mata kuliah dengan tugas struktural/
lapangan/vokasi
Mata kuliah tanpa tugas struktural/
lapangan
1 Aktivitas partisipatif 20% 20%
2 Keaktifan 10% 10%
43
3 Tugas perkuliahan 10% 20%
4 Tugas struktural/
lapangan/ hasil project 30%
-5 Ujian tengah semester 10% 20%
6 Ujian akhir semester 20% 30%
Keterangan: bobot penilaian disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah dan dosen pengampu termasuk vokasi.
(2) Penilaian terhadap hasil belajar mahasiswa untuk setiap mata kuliah didasarkan pada tiga alternative, yaitu:
a. Penilaian Acuan Patokan (PAP), yaitu dengan cara menentukan batas nilai minimal;
b. Penilaian Acuan Normal (PAN), yaitu dengan cara membandingkan nilai akhir seorang mahasiswa dengan nilai akhir kelompoknya;
c. Penilaian gabungan antara PAP dan PAN, yaitu dengan menentukan batas nilai akhir terlebih dahulu, kemudian membandingkan nilai akhir seorang mahasiswa dengan nilai akhir kelompoknya.
(3) Penilaian hasil belajar mata kuliah dinyatakan dengan huruf.
No Nilai Angka Nilai Huruf
Nilai
Bobot Keterangan
1 90 – 100 A 4,00 Lulus
2 85 – 89 A- 3,75 Lulus
3 80 – 84 B+ 3,50 Lulus
4 75 – 79 B 3,00 Lulus
5 70 - 74 B- 2,75 Lulus
6 60 - 69 C 2,50 Lulus
7 < 60 E 0 Tidak Lulus
Bagian Kelima Penilaian Akhir Semester
Pasal 60
(1) Penilaian hasil akhir tiap semester dinyatakan dalam bentuk Indeks Prestasi Semester (IPS) dalam Kartu Hasil Studi (KHS).
(2) IPS yang diperoleh mahasiswa pada semester bersangkutan digunakan dalam penentuan beban studi yang diambil pada semester berikutnya.
44
(3) Penilaian hasil belajar akhir sampai pada semester tertentu dinyatakan dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam Kartu Hasil Studi (KHS).
(4) KHS disiapkan setiap semester dan disampaikan kepada orangtua/wali khususnya mahasiswa yang bermasalah.
Bagian Keenam
Penilaian Akhir Tahun dan Putus Studi Pasal 61
(1) Mahasiswa dinyatakan berhenti tetap jika yang bersangkutan:
a. Meninggal dunia atau mengundurkan diri karena alasan tertentu;
b. Tidak menyelesaikan studinya sampai batas waktu maksimal yang telah ditetapkan;
c. Terkena sanksi Drop Out (DO) dari Universitas;
d. Tidak melakukan registrasi/ber KRS 3 (tiga) semester secara berturut-turut;
e. Putus studi karena tidak memenuhi penilaian akhir tahun.
(2) Mahasiswa dinyatakan putus studi jika yang bersangkutan:
a. Mahasiswa program Diploma III (D-3) dinyatakan putus studi apabila pada akhir tahun pertama (semester 2) mahasiswa tidak dapat memperoleh minimal 26 sks dengan IPK ≤ 2,0.
b. Mahasiswa program Sarjana (S-1) dinyatakan putus studi apabila pada akhir tahun kedua (semester 4) tidak dapat memperoleh minimal 52 sks, dengan IPK ≤ 2,0.
c. Mahasiswa program D3 dinyatakan putus studi apabila pada masa akhir studi 10 semester hanya berhasil memperoleh < 108 sks dengan IPK < 2,76 d. Mahasiswa program S1 dinyatakan putus studi apabila pada masa studi akhir
semester 14 memperoleh < 144 sks dengan IPK < 2,76
e. Mahasiswa program Magister (S-2) dinyatakan putus studi apabila pada akhir tahun pertama (semester 2) tidak dapat memperoleh minimal 15 sks, dengan IPK < 3,0.
1) Mahasiswa program Magister (S-2) dinyatakan putus studi apabila pada akhir tahun kedua tidak dapat memperoleh sks minimal 30 sks dengan IPK < 3,0
2) Mahasiswa program Magister (S-2) dinyatakan putus studi apabila pada masa akhir studi (semester 8) tidak dapat menyelesaikan tugas akhir/tesis
45 f. Program Doktor (S3)
1) Mahasiswa program doktor (S3) dinyatakan putus studi apabila telah mendapat 3 kali peringatan dan setiap peringatan yang dikeluarkan oleh Direktur program pascasarjana, karena pada semester yang ditempuhnya mendapat IPK < 3,25
2) Tidak lulus kualifikasi kandidiat Doktor setelah menempuh maksimal 3 kali kualifikasi
3) Pada akhir masa studi maksimal yang boleh ditempuh tidak dapat memenuhi persyaratan jumlah sks dan/atau IPK < 3,25 pada akhir masa studi 14 semester.
Bagian Ketujuh
Penulisan Karya Tulis Ilmiah, Skripsi, Tesis dan Disertasi Pasal 62
(1) Tugas akhir adalah naskah dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah (KTI), skripsi, tesis, disertasi, dan bentuk lain yang berlaku di Fakultas dan Pascasarjana.
(2) Mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya wajib menyusun tugas akhir, kecuali mahasiswa yang memiliki prestasi tingkat Nasional dan Internasional sesuai dengan relevansi keilmuan Program Studi.
(3) Mahasiswa diperkenankan untuk menyusun tugas akhir apabila telah menempuh mata kuliah 90% dari total sks.
(4) Penelitian dan penulisan laporan tugas akhir.
a. Minimal 2 (dua) bulan dan maksimal 6 (enam) bulan untuk Diploma III (D3), Strata I (S1), dan Strata II (S2).
b. Minimal 3 (tiga) bulan dan maksimal 24 (dua puluh empat) bulan untuk Strata III (S3).
(5) Karya tulis ilmiah, skripsi, tesis, dan disertasi sebagai tugas akhir diujikan sesuai jadwal yang diatur oleh Fakultas/Pascasarjana.
46
(6) Setiap mahasiswa dapat mengikuti ujian proposal, apabila telah memenuhi syarat:
Jenjang
Pendidikan Syarat
Diploma (D-3) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas uang kuliah pada semester berjalan dengan memprogramkan seminar proposal dalam KRS, dan lunas pembayaran proposal.
2. Mahasiswa telah lulus minimal 80 sks (D-3 Perpajakan), 95 sks (D-3 Keperawatan dan Kebidanan).
3. Telah mengikuti seminar proposal minimal 6 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
4. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang benar, dan telah menghafal setengah jumlah surah dari juz 30 (dibawah koordinasi Wakil Dekan IV). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
5. Telah mendapat pembimbingan minimal 3 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
6. Telah disetujui oleh Pembimbing I dan Pembimbing II.
7. Telah lulus uji plagiasi.
8. Hasil pemeriksaan draft proposal atau sejenisnya oleh dosen pembimbing dan ditindaklanjuti oleh mahasiswa yang bersangkutan tidak lebih dari 15 (lima belas) hari.
9. Hasil pembimbingan proposal dibuktikan dalam bentuk kartu kontrol pembimbing dari pembimbing 1 dan pembimbing 2, masing-masing minimal 3 (tiga) kali pembimbingan.
Sarjana (S-1) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas uang kuliah pada semester berjalan dengan memprogramkan seminar proposal dalam KRS, dan lunas pembayaran proposal.
2. Mahasiswa telah lulus minimal 120 sks.
3. Telah mengikuti seminar proposal minimal 6 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
4. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 10 surah
47
dari juz 30 (dibawah koordinasi Wakil Dekan IV). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
5. Telah mendapat pembimbingan minimal 3 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
6. Telah disetujui oleh Pembimbing I dan Pembimbing II.
7. Telah lulus uji plagiasi.
8. Hasil pemeriksaan draft proposal atau sejenisnya oleh dosen pembimbing dan ditindaklanjuti oleh mahasiswa yang bersangkutan tidak lebih dari 15 (lima belas) hari.
9. Hasil pembimbingan proposal dibuktikan dalam bentuk kartu kontrol pembimbing dari pembimbing I dan pembimbing II, masing-masing minimal 3 (tiga) kali pembimbingan.
Magister (S-2) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas uang kuliah pada semester berjalan dengan memprogramkan seminar proposal dalam KRS, dan lunas pembayaran proposal.
2. Mahasiswa telah lulus minimal 24 sks.
3. Telah mengikuti seminar proposal sebanyak 12 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
4. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 10 surah dari juz 30 (dibawah koordinasi LP3AIK). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
5. Telah mendapat pembimbingan minimal 3 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
6. Telah disetujui oleh Pembimbing I dan Pembimbing II.
7. Telah lulus uji plagiasi.
8. Hasil pemeriksaan draft proposal atau sejenisnya oleh dosen pembimbing dan ditindaklanjuti oleh mahasiswa yang bersangkutan tidak lebih dari 15 (lima belas) hari.
9. Hasil pembimbingan proposal dibuktikan dalam bentuk kartu kontrol pembimbing dari pembimbing 1 dan
48
pembimbing 2, masing-masing minimal 3 (tiga) kali pembimbingan.
Doktor (S-3) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas BPP pada semester berjalan dengan memprogramkan seminar proposal dalam KRS, dan lunas pembayaran proposal.
2. Mahasiswa telah lulus minimal 30 sks.
3. Telah mengikuti seminar proposal sebanyak 12 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
4. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 10 surah dari juz 30 (dibawah koordinasi LP3AIK). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
5. Telah mendapat pembimbingan minimal 3 kali dibuktikan dengan kartu kontrol.
6. Telah disetujui oleh Pembimbing I dan Pembimbing II.
7. Telah lulus uji plagiasi.
8. Hasil pemeriksaan draft proposal atau sejenisnya oleh dosen pembimbing dan ditindaklanjuti oleh mahasiswa yang bersangkutan tidak lebih dari 15 (lima belas) hari.
9. Hasil pembimbingan proposal dibuktikan dalam bentuk kartu kontrol pembimbing dari pembimbing 1 dan pembimbing 2, masing-masing minimal 3 (tiga) kali pembimbingan.
(7) Setiap mahasiswa dapat mengikuti ujian karya tulis ilmiah/skripsi/tesis/disertasi, apabila telah memenuhi syarat:
Jenjang
Pendidikan Syarat
Diploma (D-3) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas uang kuliah, mengisi KRS, dan lunas pembayaran karya tulis ilmiah pada semester berjalan (blanko pelunasan pengambilan ijazah telah tervalidasi)
2. Telah mendaftar online karya tulis ilmiah
3. Karya tulis ilmiah telah diprogramkan dalam KRS
49
4. Mahasiswa telah lulus semua mata kuliah kecuali karya tulis ilmiah
5. Minimal mencapai IPK 3,0
6. Telah mendapat sertifikat Darul Arqam Dasar (DAD) 7. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang
benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 18 surah dari juz 30 (dibawah koordinasi Wakil Dekan IV). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
8. Lulus ujian komprehensif
9. Menyelesaikan target kegiatan praktik klinik, laporan asuhan dan telah melulusi Uji Tahap (Utap) I, II, III untuk prodi D-3 Kebidanan, D-3 Keperawatan, dan menyetor sertifikat magang untuk prodi D-3 Perpajakan
10. Karya Tulis Ilmiah telah disetujui oleh Pembimbing I dan II 11. Lulus TOEFL/TOAFL dengan nilai 400 dibuktikan dengan
sertifikat dari Lembaga Pengembangan Bahasa, Kerjasama dan Urusan Internasional (LPBKUI).
12. Hasil Uji Plagiasi dengan kesamaan maksimum (BAB I 15%, BAB II 25%, BAB III 15%, BAB IV 10%, dan BAB V 5%)
13. Tidak lebih 2 (dua) mata kuliah bernilai D
Sarjana (S-1) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas uang kuliah, mengisi KRS, dan lunas pembayaran skripsi pada semester berjalan (blanko pelunasan pengambilan ijazah telah tervalidasi).
2. Telah mendaftar online skripsi
3. Skripsi telah diprogramkan dalam KRS
4. Mahasiswa telah lulus semua mata kuliah kecuali karya skripsi
5. Minimal mencapai IPK 3,0
6. Telah mendapat sertifikat Darul Arqam Dasar (DAD) 7. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang
benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 18 surah dari juz 30 (dibawah koordinasi Wakil Dekan IV). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
8. Lulus ujian komprehensif
9. Lulus TOEFL/TOAFL dengan nilai 450 dibuktikan dengan sertifikat dari Lembaga Pengembangan Bahasa,
Kerjasama dan Urusan Internasional (LPBKUI).
10. Skripsi telah disetujui oleh Pembimbing I dan II 11. Publikasi artikel ilmiah minimal pada jurnal nasional
terakreditasi Sinta 4
50
12. Hasil Uji Plagiasi dengan kesamaan maksimum (BAB I 10%, BAB II 25%, BAB III 10%, BAB IV 10%, dan BAB V 5%)
13. Tidak lebih 2 (dua) mata kuliah bernilai D
Magister (S-2) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas BPP, mengisi KRS, dan lunas pembayaran tesis pada semester berjalan (blanko pelunasan pengambilan ijazah telah tervalidasi).
2. Telah mendaftar online tesis
3. Tesis telah diprogramkan dalam KRS
4. Mahasiswa telah lulus semua mata kuliah kecuali tesis 5. Minimal mencapai IPK 3,0
6. Telah mendapat sertifikat Baitul Arqam (BA)
7. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 18 surah dari juz 30 (dibawah koordinasi LP3AIK). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
8. Lulus TOEFL/TOAFL dengan nilai 500 dibuktikan dengan sertifikat dari Lembaga Pengembangan Bahasa,
Kerjasama dan Urusan Internasional (LPBKUI) 9. Publikasi artikel ilmiah minimal pada jurnal nasional
terakreditasi Sinta 2 atau jurnal internasional 10. Tesis telah disetujui oleh Pembimbing I dan II
11. Hasil Uji Plagiasi dengan kesamaan maksimum (BAB I = 10%, BAB II = 25%, BAB III = 15%, BAB IV = 10%, dan BAB V = 5%)
Doktor (S-3) 1. Mahasiswa terdaftar aktif, lunas uang kuliah, mengisi KRS, dan lunas pembayaran disertasi pada semester berjalan (blanko pelunasan pengambilan ijazah telah tervalidasi)
2. Telah mendaftar online disertasi
3. Disertasi telah diprogramkan dalam KRS
4. Mahasiswa telah lulus semua mata kuliah kecuali disertasi
5. Minimal mencapai IPK 3,0
6. Telah mendapat sertifikat Baitul Arqam (BA)
7. Mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwid yang benar, dan telah menghafal Al-Qur’an minimal 18 surah dari juz 30 (dibawah koordinasi LP3AIK). Mulai berlaku untuk Angkatan 2021.
8. Lulus TOEFL/TOAFL dengan nilai 500 dibuktikan dengan sertifikat dari Lembaga Pengembangan Bahasa,
Kerjasama dan Urusan Internasional (LPBKUI).
51
9. Publikasi artikel ilmiah minimal pada jurnal internasional bereputasi
10. Disertasi telah disetujui oleh promotor dan co-promotor pada setiap tahapan ujian.
11. Hasil Uji Plagiasi dengan kesamaan maksimum (BAB I = 10%, BAB II = 25%, BAB III = 15%, BAB IV = 10%, dan BAB V = 5%)
(8) Mahasiswa yang telah mendapatkan SK pembimbingan, mendaftar secara online di Simakad
(9) Penanggung jawab pelaksanaan uji plagiasi adalah Ketua Program Studi
(10) Hasil pemeriksaan draft proposal atau sejenisnya oleh dosen pembimbing dan ditindaklanjuti oleh mahasiswa yang bersangkutan tidak lebih dari 15 (lima belas) hari.
(11) Hasil pembimbingan proposal dibuktikan dalam bentuk kartu kontrol pembimbing dari pembimbing 1 dan pembimbing 2, masing-masing minimal 3 (tiga) kali pembimbingan.
(12) Pelaksanaan Ujian Sidang Majelis
a. Ujian Sidang Majelis yang dimaksud adalah seminar proposal, seminar hasil, dan ujian tutup.
b. Pelaksanaan ujian berbentuk majelis terdiri dari ketua sidang, sekretaris, anggota penguji, peserta ujian dan mahasiswa menjelang penyelesaian studi akhir.
c. Mahasiswa yang mengikuti ujian sidang majelis dalam bentuk presentase satu mahasiswa atau satu judul dihadapan tim penguji.
d. Ujian sidang majelis dapat dimulai apabila tim penguji yang hadir memenuhi kourum (dua pertiga dari tim penguji)
(13) Pakaian Tim Penguji:
e. Anggota majelis tim penguji laki-laki memakai kemeja dan berdasi.
f. Anggota majelis tim penguji perempuan berbusana muslim (pakai rok).
(14) Pakaian Peserta Ujian Sidang Majelis:
a. Seminar Proposal
1) Mahasiswa memakai kemeja putih, dan berdasi/jas almamater (bagi laki-laki)
2) Berbusana muslimah, rok hitam, dan baju putih (bagi perempuan)
52 b. Seminar Hasil
1) Mahasiswa memakai kemeja putih, jas almamater dan berdasi (bagi laki-laki)
2) Berbusana muslimah, jas almamater, rok hitam, dan baju putih (bagi perempuan)
c. Ujian Tutup/Skripsi
1) Mahasiswa memakai kemeja putih, jas hitam dan berdasi (bagi laki-laki) 2) Berbusana muslimah, jas hitam, rok hitam, dan baju putih (bagi
perempuan)
(15) Penilaian ujian sidang majelis mengacu pada rubrik penilaian yang telah ditetapkan oleh Fakultas/Prodi.
(16) Mekanisme pelaksanaan ujian sidang majelis:
a. Alokasi waktu setiap peserta ujian 30-120 menit;
b. Pimpinan majelis membuka sidang;
c. Peserta ujian sidang majelis mempresentasikan isi tugas akhir.
(17) Penetapan Keputusan ujian sidang majelis:
a. Peserta dinyatakan tidak lulus jika: rerata nilai hasil ujian sidang majelis tidak mencapai minimal 2,75;
b. Peserta ujian yang dinyatakan lulus diberikan batas waktu perbaikan tugas akhir maksimal 1 (satu) bulan;
c. Peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus diberi kesempatan maksimal 2 (dua) kali masa ujian periode berikutnya;
d. Peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus karena terbukti dibuatkan, maka peserta tersebut harus mengajukan judul baru ke program studi;
e. Mahasiswa yang telah yudisium berhak memakai gelar akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
f. Mahasiswa yang telah yudisium dapat mengikuti wisuda setelah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas.
(18) Mahasiswa yang telah mempresentasikan hasil penelitian berkaitan dengan skripsi pada pertemuan ilmiah baik nasional maupun internasional yang dibuktikan dengan prosiding atau jurnal ilmiah dan sertifikat sebagai pembicara
53
(speaker) dinilai sama dengan seminar hasil, dan ujian tutup (skripsi). Bentuk penilaian sebagai berikut:
a. Pembicara pada pertemuan ilmiah tingkat internasional mendapat nilai A b. Pembicara terbaik pada pertemuan ilmiah tingkat nasional mendapat nilai A c. Mahasiswa yang telah mengikuti pertemuan ilmiah tingkat nasional namun
bukan pembicara terbaik maka mendapat nilai B dan atau dibolehkan untuk mengikuti ujian skripsi. Hasil ujian skripsi akan menjadi nilai akhir.
d. Pelaksanaan poin a, b, dan c diatur oleh Prodi dalam bentuk petunjuk teknis (juknis)
(19) Mahasiswa Program Pascasarjana sebelum ujian hasil harus mempublikasikan hasil risetnya pada jurnal ilmiah nasional (minimal Sinta-3) dan sebelum ujian tutup harus mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional dan untuk program doktor (S3) hasil penelitiannya terpublikasi pada jurnal internasional bereputasi.
Bagian Kedelapan
Program Studi, Gelar Vokasi, Gelar Akademik, Gelar Profesi dan Singkatan Pasal 63
(1) Program Studi, Gelar Vokasi, Gelar Akademik, Gelar Profesi dan Singkatan sebagai berikut:
No Nama Prodi Gelar Singkatan
1 Keperawatan Ahli Madya
Keperawatan A.Md.Kep.
2 Kebidanan Ahli Madya Kebidanan A.Md.Keb.
3 Farmasi Sarjana Farmasi S.Farm.
4 Pendidikan Dokter Sarjana Kedokteran S.Ked.
5 Profesi Dokter Dokter dr.
6 Pendidikan Biologi Sarjana Pendidikan S.Pd.
7 Pendidikan Matematika Sarjana Pendidikan S.Pd.
8 Pendidikan Fisika Sarjana Pendidikan S.Pd.
9 Teknologi Pendidikan Sarjana Pendidikan S.Pd.
10 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sarjana Pendidikan S.Pd.
11 Pendidikan Guru Pendidikan
Anak Usia Dini Sarjana Pendidikan S.Pd.
12 Profesi Guru Guru Gr.
54
No Nama Prodi Gelar Singkatan
13 Pendidikan Sosiologi Sarjana Pendidikan S.Pd.
14 Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan Sarjana Pendidikan S.Pd.
15 Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia Sarjana Pendidikan S.Pd.
16 Pendidikan Bahasa Inggris Sarjana Pendidikan S.Pd.
17 Pendidikan Seni Rupa Sarjana Pendidikan S.Pd.
18 Ekonomi Pembangunan Sarjana Ekonomi S.E.
19 Ekonomi Islam Sarjana Ekonomi S.E.
20 Manajemen Sarjana Manajemen S.M.
21 Akuntansi Sarjana Akuntansi S.Ak.
22 Perpajakan Ahli Madya Perpajakan A.Md.Pjk.
23 Ilmu Administrasi Publik Sarjana Sosial S.A.P.
24 Ilmu Pemerintahan Sarjana Ilmu Politik S.I.P.
25 Ilmu Komunikasi Sarjana Ilmu
Komunikasi S.I.Kom.
26 Teknik Elektro Sarjana Teknik S.T.
27 Teknik Pengairan Sarjana Teknik S.T.
28 Arsitektur Sarjana Arsitektur S.Ars.
29 Informatika Sarjana Komputer S.Kom.
30 Perencanaan Wilayah dan Kota Sarjana Perencanaan
Wilayah dan Kota S.P.W.K.
31 Agribisnis Sarjana Pertanian S.P.
32 Agroteknologi Sarjana Pertanian S.P.
33 Budidaya Perairan Sarjana Perikanan S.Pi.
34 Kehutanan Sarjana Kehutanan S.Hut.
35 Komunikasi dan Penyiaran Islam Sarjana Ilmu
Komunikasi S.Sos.
36 Hukum Keluarga (Ahwal
Syakhshiyah) Sarjana Hukum S.H.
37 Hukum Ekonomi Syari`ah
(Mu`amalah) Sarjana Hukum S.H.
38 Pendidikan Agama Islam Sarjana Pendidikan S.Pd.
39 Pendidikan Bahasa Arab Sarjana Pendidikan S.Pd.
40 Bimbingan Konseling Pendidikan
Islam Sarjana Sosial S.Sos
41 Pendidikan Dasar Magister Pendidikan M.Pd.
42 Pendidikan Bahasa Dan Sastra
Indonesia Magister Pendidikan M.Pd.
43 Pendidikan Bahasa Inggris Magister Pendidikan M.Pd.
55
No Nama Prodi Gelar Singkatan
44 Pendidikan Sosiologi Magister Pendidikan M.Pd.
45 Manajemen Magister Manajemen M.M.
46 Ilmu Administrasi Publik Magister Administrasi
Publik M.AP.
47 Agribisnis Magister Pertanian M.P.
48 Pendidikan Islam Magister Pendidikan M.Pd.
49 Pendidikan Agama Islam Doktor Dr.
(2) Penulisan gelar pada program studi Profesi Dokter (dr.) dan Program Doktor Pendidikan Agama Islam (Dr.) tertulis didepan nama, sedangkan yang lainnya tertulis dibelakang nama.
Bagian Kesembilan Yudisium dan Sumpah Profesi
Pasal 64
(1) Telah terdaftar di sistim informasi akademik sebagai peserta yudisium pada semua fakultas dan pascasarjana.
(2) Yudisium dilaksanakan setelah ujian karya tulis ilmiah/skripsi/tesis/disertasi (pada hari yang sama) dengan ketentuan untuk mahasiswa diploma III, sarjana, magister, doktor dan profesi oleh Dekan/Direktur Pascasarjana.
(3) Yudisium dilaksanakan pada hari penetapan kelulusan ujian tutup.
(4) Sumpah profesi dilaksanakan bagi Dokter, Ahli Madya bagi lulusan Diploma Keperawatan, Kebidanan dan Perpajakan.
Bagian Kesepuluh Wisuda Pasal 65 (1) Syarat Wisuda
Mahasiswa yang mengikuti wisuda, telah memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Telah mengikuti yudisium pada fakultas masing-masing.
b. Telah terdaftar sebagai wisudawan/wisudawati pada panitia wisuda.
56 (2) Wisudawan berprestasi
Kriteria sebagai berikut:
a. Memililki IPK 3,51 – 4,00 b. Tepat waktu masa studi
c. Memiliki prestasi tingkat nasional dan internasional (akademik dan nonakademik)
d. Aktif dalam organisasi intra kampus (IMM, BEM, HMJ, dan UKM) e. Berkarakter Islami
Indikator Penilaian Wisudawan Berprestasi
No Indikator Skor
1 Prestasi Tingkat Internasional 25%
2 Karakter sesuai tuntunan Al Islam dan Kemuhammadiyahan
20%
3 Prestasi Tingkat Nasional 15%
4 Tepat waktu masa studi 15%
5 IPK 3,51 – 4,00 15%
6 Aktif dalam organisasi 10%
Bagian Kesebelas Ijazah
Pasal 66