• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

3.2 Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja

Capaian kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kampar tahun 2020 mengacu kepada pelaksanaan Renja Tahun 2020, terdapat dua sasaran yang telah ditetapkan antara lain :

Pemerintah Kabupaten Kampar 22 1. Meningkatnya Realisasi Investasi dengan indikator nilai realisasi investasi.

2. Meningkatnya kualitas pelayanan perizinan sesuai standar pelayanan publik dengan indicator indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan perizinan.:

Tabel 3.4

Target dan Realisasi Capaian Sasaran Meningkatnya Realisasi Investasi

No Indikator Capaian 2019

1 Nilai Realisasi Investasi di

Rp. 120 Milyar 7.431.372.100.000

2.632,40 Rp.1.5

Trilyun 100, % PMA :

16 Juta $ 239.961.600.000

Jumlah 7.581.333.700.000

Sumber : Hasil Rilis Investasi Provinsi Riau 2020 (s/d TWR IV) PMA telah dikonversi ke Rp.

Sasaran strategis meningkatnya kualitas pengendalian pelaksanaan penanaman modal dengan Indikator Kinerja jumlah nilai investasi di Kabupaten Kampar dari target sebesar Rp. 120 Milyar untuk PMDN dan 16 Juta $ untuk PMA, dari jumlah PMDN + PMA dapat terealisasi mencapai sebesar Rp.7.581.333.700.000, sehingga realisasi pencapaian tercatat 2.632,40 %. Realisasi Investasi di Kabupaten Kampar tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 530,13 %.

Tabel 3.5

Realisasi Investasi Berdasarkan Jumlah Proyek,

Investasi PMA/PMDN dan Penyerapan Tenaga Kerja Tahun 2020

No Uraian Tahun Laju Sumber : Hasil Rilis Investasi Provinsi Riau 2020 (s/d TWR IV)

Dari tabel 3.5 tersebut diatas jumlah proyek (lapangan usaha) PMA/PMDN tahun 2020 tercatat sebanyak 451 proyek/usaha. Bila dibandingkan dengan tahun 2019 jumlah proyek/usaha sebanyak 119 proyek terjadi peningkatan

Pemerintah Kabupaten Kampar 23 yang cukup signifikan mencapai 378,99 %. Begitu juga terhadap serapan tenaga kerja tahun 2020 sebanyak 18.199 orang, dari jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 581,80 % dibanding tahun 2019 hanya sebanyak 3.128 orang.

Berdasarkan rumpun sektor usaha yang berkontribusi terhadap realisasi Investasi di Kabupaten Kampar tahun 2020 PMA/PMDN meliputi 15 sektor usaha saja, secara rinci dapat dilihat seperti table berikuti ini :

Tabel 3.6

Realisasi Investasi Berdasarkan Sektor Usaha,

Investasi PMA dan PMDN Tahun 2020 (setelah dikonversi ke Rupiah)

No Sektor Usaha Nilai Investasi (Rp.) Jumlah

PMA PMDN

1 Industri Kimia dan Farmasi 2.379.009.000 162.573.100.000 164.952.109.000 2 Tan.Pangan, Perkebunan dan

Peternakan 137.412.636.480 1.138.968.900.000 1.276.381.536.480 3 Industri Makanan 58.202.429.760 886.530.600.000 944.733.029.760

4 Hotel dan Restoran 0 646.872.000.000 646.872.000.000

5 Jasa Lainnya 0 470.094.000.000 470.094.000.000

6 Industri Lainnya 0 12.306.200.000 12.306.200.000

7 Perumahan, Kawasan Industri

Dan Perkantoran 429.120.000 2.162.700.000 2.591.820.000

8 Konstruksi 3.847.680 3.871.797.600.000 3.871.801.447.680

9 Perdagangan dan Referasi 2.378.880.000 10.519.700.000 12.898.580.000 10 Transportasi, Gudang dan

Telekomunikasi 0 1.116.200.000 1.116.200.000

11 Industri Karet dan Plastik 30.240.000 28.533.000.000 28.563.240.000 12 Industri Logam Dasar, Barang

Logam, Mesin dan Elektronik 182.880.000 14.575.600.000 14.578.480.000

13 Industri Kayu 0 13.000.000.000 13.000.000.000

14 Industri Mineral dan Non

logam 0 82.322.500.000 82.322.500.000

15 Pertambangan 53.668.800 0 53.668.800

Total PMA + PMDN 239.961.600.000 7.341.372.100.000 7.581.333.700.000

Sasaran Meningkatnya Kualitas Pelayanan Perizinan.

Seiring kemajuan teknologi dan tuntutan masyarakat dalam hal pelayanan, unit penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk memenuhi harapan masyarakat dalam melakukan perbaikan pelayanan.

Pemberian layanan publik oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat merupakan implikasi dan fungsi aparat Negara sebagai pelayan masyarakat, sehingga kedudukan aparatur pemerintah dalam pelayanan umum sangat strategis kerena akan menentukan sejauh mana pemerintah mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi masyarakat dan sejauh mana telah menjalankan dengan baik sesuai dengan tujuan pendiriannya.

Pemerintah Kabupaten Kampar 24 Memperhatikan betapa pentingnya pelayanan publik perlu kebijakan dan upaya melakukan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Bahwa dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan public secara berkelanjutan, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

Salah satu upaya pengukuran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survey Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik, perlu disusun Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan. Terkait dengan sasaran meningkatnya kualitas pelayanan perizinan pencapaian Indikator Kinerja IKM dapat dilihat pada tebel berikut ini :

Tabel 3.7

Rencana dan Realisasi Capaian Sasaran Meningkatnya Kualitas Pelayanan Perizinan Tahun 2020

No Indikator Capaian 2019

Tahun 2020 Target

Akhir Renstra

(2022)

Capaian s/d Akhir

Renstra Target Realisasi % tase (%)

Realisasi

1 Indeks Kepuasan

Masyarakat 79,00 81,00 80,65 99,56 % 90,00 100,00 %

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kampar yang merupakan salah satu institusi pelayanan, tentu sudah menjadi kewajiban untuk melakukan penilaian kepuasan pelanggannya.

Tingkat kepuasan pelanggan ini dapat digunakan sebagai bahan masukan, evaluasi dan perumusan kebijakan lebih lanjut untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan/masyarakat. DPM-PTSP Kabupaten Kampar pada tahun 2020 telah melakukan pengukuran kepuasan pelanggan terhadap penyelenggaraan pelayanan perizinan sebanyak 2 kali. Pengukuran kepuasan dilakukan melalui metode survey wawancara dan pengisian quisioner, sesuai dengan amanat Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survey Kepuasan masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan

Pemerintah Kabupaten Kampar 25 Publik. Sedangkan indikator dan unit variable pertanyaan kuesioner didalam survey IKM berpedoman dan mengacu kepada Kepmenpan No.Kep/25/M.Pan/2/2004 tanggal 24 Pebruari 2004.

Tabel berikut ini adalah perolehan Nilai Unsur Indeks Kepuasan Masyarakat DPM-PTSP Tahun 2020.

Tabel 3.8

Capaian Kinerja Unsur Pelayanan, Indeks Pelayanan dan SKM DPMPTSP Kabupaten Kampar Tahun 2020

No.

Unsur Unsur Layanan Total

Nilai Nilai U1 Kesesuaian Persyaratan

Pelayanan

396 3,19 79,85 B Baik

U2 Prosedur Pelayanan 394 3,17 79,42 B Baik

U3 Kecepatan Waktu 375 3,02 75,60 B Baik

U4 Kewajaran Biaya/Tarif

Pelayanan 436 3,51 87,90 A Sangat U8 Sarana dan Prasarana

Pelayanan

380 3,06 77,12 B Baik

U9 Penanganan Pengaduan Pelayanan

435 3,53 88,42 A Sangat

Baik Total Nilai Rata-rata 29,08

Nilai Indeks Pelayanan 3,22

IKM Unit Pelayanan 80,65 Baik Hasil penilaian berdasarkan table 3.8 diatas, penilaiannya dari 9 unsur Indeks Kepuasan Masyarakat pelayanan perizinan pada DPMPTSP tahun 2020 diperoleh nilai 80,65 dengan kategori kinerja unsur pelayanan “ Baik,“

artinya bahwa masyarakat pemohon perizinan menilai bahwa pelayanan yang diberikan DPMPTSP termasuk baik.

Secara umum masyarakat telah mengapresiasi positif Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu karena telah memberikan kualitas pelayanan yang baik, menyediakan fasilitas yang bisa memberikan rasa nyaman, ramah dan responsive, serta proses pelayanan telah dilaksanakan secara akuntabel dan transparan. Berdasarkan hasil survey dari responden, ada beberapa rekomendasi untuk pihak DPMPTSP Kabupaten Kampar diantaranya :

1. Pelayanan perlu lebih ditingkatkan lagi kualitas layanannya

Pemerintah Kabupaten Kampar 26 2. Meningkatkan kemudahan prosedur dalam mendapatkan pelayanan

perizinan.

3. Meningkatkan kesesuaian antara standar waktu yang ditetapkan secara tertulis dengan waktu penyelesaian perizinan.

4. Ketersediaan dan penanganan pengaduan pengguna layanan.

Realisasi Penerbitan Perizinan dan Nonperizinan Tahun 2020.

Realisasi pelayanan perizinan/nonperizinan merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban Organisasi Perangkat Daerah – Dinas Penanaman Modal

& Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kampar selaku pelaksana fungsi pelayanan publik kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kampar.

Berdasarkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 68 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perizinan Terpadu Satu Pintu, jumlah perizinan/Nonperizinan yang dilimpahkan kewenangannya berjumlah 134 jenis pelayanan. Dari jumlah tersebut belum seluruhnya DPMPTSP menerbitkan Izin, oleh kerena Izin yang diperlukan oleh pemohon baru sebatas kepada izin yang lebih dominan diperlukan saja.

Tercatat pada tahun 2020, realisasi pelayanan perizinan/non perizinan dapat dilihat seperti tabel 3.9 berikut ini :

Tabel 3.9

Jumlah Penerbitan Izin dan NonizinTahun 2020

No Uraian Capaian

2019

Tahun 2020 Target

Akhir Renstra

(2022)

Capaian s/d 2020 terhadap 2022 (%) Target Realisasi % tase

Realisasi 1 Jumlah

Perizin/Nonperizin nan yang diterbit kan (dokumen)

4.648 5.000 2.661 53,22 8.000 33,26 %

Dokumen terkait