PENDIDIKAN KOTA TANJUNGPINANG 2021
3.2 Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
Evaluasi bertujuan agar di ketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang di jumpai dalam rangka pencapain, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan dimasa yang akan datang.
Bagian ini menguraikan evaluasi dan analisis capaian kinerja yang menjelaskan capaian kinerja secara umum sebagaimana sudah diuraikan dalam sub bab sebelumnya.
Penyajian untuk sub bab ini disajikan per sasaran strategis.
➢ Angka Kelulusan (AL)
Angka Kelulusan pada tahun 2021 terealisasi 100 % dari target sebesar 100 % atau capaian kinerja sebesar 100 % dan bila dibandingkan dengan target akhir RPJMD Tahun 2023 sebesar 100 % maka capaian kinerjanya sebesar 100 %. Persentase kelulusan yang 100 % mengindikasikan adanya peningkatan mutu Pendidikan di Kota Tanjungpinang.
LAKIP 2021 30 Untuk menunjukkan peningkatan kualitas Pendidikan dapat dilihat dari indicator angka kelulusan. Formasinya : Jumlah lulusan pada jenjang Pendidikan tertentu per jumlah siswa pada tingkat Pendidikan tertentu X 100. Angka kelulusan merupakan indikator kinerja daerah yang menggambarkan keberhasilan siswa Untuk menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan dapat dilihat dari indikator angka kelulusan.
Angka kelulusan merupakan indikator kinerja yang menggambarkan keberhasilan siswa dalam uji kompetensi di akhir tahun ke 6 (enam) untuk jenjang sekolah dasar dan tahun ke 3 (tiga) untuk jenjang sekolah menengah pertama. Angka kelulusan juga mencerminkan keberhasilan sekolah dalam tata kelola dan proses belajar mengajar yang membekali siswa untuk dapat lulus di ujian sekolah. Sehingga hal tersebut dipandang perlu mendapat perhatian untuk menjamin bahwa siswa-siswi di akhir jenjang sekolah memiliki standar kompetensi yang telah dirumuskan melalui ujian sekolah.
Angka Kelulusan terdapat beberapa factor pendukung sebagai berikut : 1. Terimplementasinya Kurikulum Pendidikan yang memenuhi standart 2. Ketersediaan sarana dan prasarana Pendidikan yang memadai
3. Tersedianya pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten
➢ Angka melanjutkan (AM) dari SD/Mi ke SMP/MTs
Angka Melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs menunjukkan seberapa besar tingkat melanjutkan dari lulusan SD/MI ke tingkat selanjutnya. Semakin besar Angka Melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs, menunjukkan semakin tinggi juga kesadaran masyarakat terhadap pendidikan.
Capaian Angka Melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs pada tahun 2021 untuk realisasi adalah 100 % sesuai dengan target yang telah di tetapkan sebesar 100 %. .
LAKIP 2021 31 Angka tersebut menunjukkan bahwa siswa baru kelas VII di jenjang SMP/MTs atau Paket B sesuai dengan jumlah siswa lulusan SD/MI atau paket A.
➢ Persentase SD/Mi Berakreditasi Minimal B
Berdasarkan Permendikbud Nomor 59 Tahun 2012 Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standart nasional pendidikan.
Akreditasi dilakukan atas arahan suatu badan akreditasi independen diluar institusi tersebut, dan hasilnya nanti berupa pengakuan bahwa institusi yang dinilai tersebut telah memenuhi dan sesuai dengan standart mutu yang ditetapkan. Dari hasil akreditasi tersebut sebuah institusi telah dianggap layak untuk beroperasi serta melaksanakan seluruh programnya.
Akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian layak tidaknya sebuah institusi yang dilakukan secara berkesinambungan, jadi bisa diartikan juga sebagai proses evaluasi dan penilaian terhadap mutu serta kualitas yang dilakukan pada penyelenggara pendidikan tersebut. Persaratan sekolah yang di akreditasi yakni :
a. Memiliki surat keputusan kelembagaan unit pelaksana teknis (UPT) Sekolah, b. Memiliki siswa pada semua tingkat kelas,
c. Memiliki sarana dan prasarana pendidikan, d. Memiliki tenaga kependidikan,
e. Melaksanakan kurikulum nasional, f. Telah menamatkan peserta didik.
Hasil akrditasi sekolah dinyatakan dalam peringkat akreditasi sekolah. Peringkat akreditasi sekolah terdiri atas tiga klasifikasi yaitu A (Amat Baik), B (Baik), dan C
LAKIP 2021 32 (Cukup). Bagi sekolah yang hasil akreditasinya kurang dari C dinyatakan tidak terakreditasi.
Peringkat akreditasi sekolah berlaku selama 4 (empat) tahun terhitung sejak ditetapkan peringkat akreditansinya. Sekolah diwajibkan mengajukan permohonan akreditasi ulang, sebelum 6 (enam) bulan masa berlakunya peringkat akreditasi berakhir. Sekolah yang menghendaki untuk diakreditasi ulang dapat mengajukan permohonan sekurang-kurangnya setelah 1 (satu) tahun terhitung sejak ditetapkanya peringkat akreditasi.
Sekolah yang peringkat akreditasinya berakhir masa berlakunya dan telah mengajukan akreditasi ulang tetapi belum dilakukan akreditasi oleh BAS provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya maka sekolah yang bersangkutan masih tetap menggunakan peringkat akreditasi terdahulu. Sekolah yang peringkat akreditasinya telah berakhir masa berlakukanya dan menolak untuk diakreditasi ulang oleh BAS provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenanganya, maka peringkat akreditasi sekolah yang besangkutan dinyatakan tidak berlaku.
Untuk SD/Mi Negeri di kota Tanjungpinang berjumlah 53 Sekolah, dari jumlah tersebut terdapat 20 Sekolah yang Terakreditasi A, 31 Sekolah yang Terakreditasi B, dan 2 Sekolah yang Terakreditasi C.
➢ Persentase SMP/MTs Berakreditasi Minimal B
Berdasarkan Permendikbud Nomor 59 Tahun 2012 Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standart nasional pendidikan.
LAKIP 2021 33 Akreditasi dilakukan atas arahan suatu badan akreditasi independen diluar institusi tersebut, dan hasilnya nanti berupa pengakuan bahwa institusi yang dinilai tersebut telah memenuhi dan sesuai dengan standart mutu yang ditetapkan. Dari hasil akreditasi tersebut sebuah institusi telah dianggap layak untuk beroperasi serta melaksanakan seluruh programnya.
Akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian layak tidaknya sebuah institusi yang dilakukan secara berkesinambungan, jadi bisa diartikan juga sebagai proses evaluasi dan penilaian terhadap mutu serta kualitas yang dilakukan pada penyelenggara pendidikan tersebut. Persaratan sekolah yang di akreditasi yakni :
a. Memiliki surat keputusan kelembagaan unit pelaksana teknis (UPT) Sekolah, b. Memiliki siswa pada semua tingkat kelas,
c. Memiliki sarana dan prasarana pendidikan, d. Memiliki tenaga kependidikan,
e. Melaksanakan kurikulum nasional, f. Telah menamatkan peserta didik.
Hasil akreditasi sekolah dinyatakan dalam peringkat akreditasi sekolah. Peringkat akreditasi sekolah terdiri atas tiga klasifikasi yaitu A (Amat Baik), B (Baik), dan C (Cukup). Bagi sekolah yang hasil akreditasinya kurang dari C dinyatakan tidak terakreditasi.
Peringkat akreditasi sekolah berlaku selama 4 (empat) tahun terhitung sejak ditetapkan peringkat akreditansinya. Sekolah diwajibkan mengajukan permohonan akreditasi ulang, sebelum 6 (enam) bulan masa berlakunya peringkat akreditasi berakhir.
Sekolah yang menghendaki untuk diakreditasi ulang dapat mengajukan permohonan sekurang-kurangnya setelah 1 (satu) tahun terhitung sejak ditetapkanya peringkat akreditasi Sekolah yang peringkat akreditasinya berakhir masa berlakunya dan telah
LAKIP 2021 34 mengajukan akreditasi ulang tetapi belum dilakukan akreditasi oleh BAS provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya maka sekolah yang bersangkutan masih tetap menggunakan peringkat akreditasi terdahulu. Sekolah yang peringkat akreditasinya telah berakhir masa berlakukanya dan menolak untuk diakreditasi ulang oleh BAS provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenanganya, maka peringkat akreditasi sekolah yang besangkutan dinyatakan tidak berlaku.
Untuk SMP/MTs Negeri di kota Tanjungpinang berjumlah 16 Sekolah, dari jumlah tersebut terdapat 9 Sekolah yang Terakreditasi A, 4 Sekkolah yang Terakreditasi B, dan 1 Sekolah yang Terakreditasi C.