AKUNTABILITAS KINERJA
C. Evaluasi dan Analisis Kinerja
Berdasarkan hasil pengukuran kinerja pencapaian sasaran strategis Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Bogor tahun 2014, maka evaluasi dan analisis masing-masing pencapaian sasaran dapat disimpulkan sebagai berikut : menunjukkan bahwa rata-rata rasio pencapaian sasaran Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Bogor tahun 2014 dari 16 (enam belas) indikator utama sebesar 102,71%. Pencapaian sasaran dengan mengacu kepada sasaran yang ada dalam dokumen RPJMD Tahun 2009 - 2014 terdapat pada misi dan sasaransebagai berikut:
22 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
Pencapaian sasaran utama Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang tertuang dalam misi dinasditunjukkan melalui program dan kegiatan-kegiatan yang terkonsentrasi pada urusan bidang Perhubungan, seperti uraian di bawah ini.
Misi ke-1 adalah 1. Mewujudkan sarana lalu lintas dan angkutan jalan yang terintegrasi
dan berkualitas, pencapaian sasaran ditunjukkan oleh program dan kegiatan sebagai berikut:
NO. PROGRAM DAN KEGIATAN TARGET OUTPUT REALIASI (%)
1 2 3 4 5
Program Pembangunan Prasarana dan
Fasilitas Perhubungan
1 Penyusunan Norma, Kebijakan, Standar
dan Prosedur bidang Perhubungan 4 Peraturan 4 Peraturan 100,00% 2 Sosialisasi kebijakan dibidang perhubungan 1000 siswa 1000 siswa 100,00% 3 Peningkatan Pengelolaan Terminal
Angkutan Darat 5 terminal 5 terminal 100,00% 4 Penyusunan DED terminal/pangkalan Tenjo 1 dokumen - dokumen 0,00% 5 Penyusunan DED kebutuhan fasilitas lalu
lintas pada jalur APTB 1 dokumen 1 dokumen 100,00% 6 Penyusunan FS terminal Jonggol 1 dokumen 1 dokumen 100,00%
Pencapaian program dan kegiatan pada Misi Ke – 1 tersebut dapat dijabarkan kedalam indikator kinerja sebagai berikut :
SASARAN STRATEGIS Indikator Kinerja Target Realisasi %
-
Terencana dan Termonitornya Penyelenggaraan Pembangunan
Prasarana dan Fasilitas Perhubungan; - Jumlah Pelabuhan Laut/Udara/Terminal Bis 1 TERMINAL 1 TERMINAL 100% - Terpeliharanya peralatan beserta Gedung Pengujian dan Terminal serta sarana dan prasarana perhubungan
-
Tingkat kinerja Jaringan Lalu lintas dan Angkutan jalan
0,8418 0,845 99,62%
23 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
- Jumlah Pelabuhan Laut/Udara/Terminal Bis, 1 terminal dengan realisasi 1 terminal, atau 100 %, dengan terbangunnya 1 terminal antarmoda di wilayah Cileungsi sebagai insfrastruktur transportasi dengan pelayanan angkutan umum yang menghubungakan antara bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Cileungsi, sehingga dari tahun 2013 dan akhir tahun 2014 Kabupaten Bogor memiliki 7 (tujuh) terminal;
- Tingkat Kinerja Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dari rencana 0,842 dengan realiasi 0,845 atau 99,62% , pada tahun 2014 tingkat kinerja jaringan lalu lintas dan angkutan jalan yang tidak sesuai target, hal tersebut berdasarkan volume jam sibuk dari kegiatan survey lalu lintas harian pada tahun 2014;
Misi ke-2 adalah Meningkatkan kualitas infrastruktur lalu lintas dan angkutan jalan,
pencapaian sasaran ditunjukkan oleh program dan kegiatan sebagai berikut:
NO. PROGRAM DAN KEGIATAN TARGET OUTPUT REALIASI (%)
1 2 3 4 5
G Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan
Prasarana dan Fasilitas LLAJ 100,00%
1 Rehabilitasi/pemeliharaan Terminal/pelabuhan
3 unit terminal (Terminal Laladon, Terminal Leuwiliang dan Terminal
Cileungsi)
3 unit terminal (Terminal Laladon, Terminal Leuwiliang dan Terminal
Cileungsi)
100,00%
2 Pemeliharaan Alat-Alat Uji Pengujian
Kendaraan Bermotor 11 unit alat uji 11 unit alat uji 100,00%
12 bulan 12 bulan
I Program Pembangunan Sarana dan
Prasarana Perhubungan 40,00%
1 Pengoperasian terminal baru 1 terminal 1 terminal 0,00% 2 Pengadaan tanah untuk perluasan terminal 2000 m2 terminal tenjo 2000 m2 terminal tenjo 0,00% 3 Pembangunan fasilitas pendukung terminal 1
paket PJU terminal laladon 1 paket PJU terminal laladon 100,00%
4 Pembangunan fasilitas terminal antar moda 1 terminal (cileungsi) 1 terminal (cileungsi) 100,00% 5 Pembangunan Fasilitas Pemadu Moda
Antara Terminal dan Stasiun Bojonggede 0,00% 6 Pembangunan sistem kontrol CCTV
24 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
Pencapaian program dan kegiatan pada Misi Ke – 2 tersebut dapat dijabarkan kedalam indikator kinerja sebagai berikut :
SASARAN STRATEGIS Indikator Kinerja Target Realisasi %
-
Terencana dan Termonitornya Penyelenggaraan
Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan; - Jumlah Pelabuhan Laut/Udara/Terminal Bis 1 TERMINAL 1 TERMINAL 100% - Terpeliharanya peralatan beserta Gedung Pengujian dan Terminal serta sarana dan prasarana perhubungan
Dari tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Jumlah Pelabuhan Laut/Udara/Terminal Bis, 1 terminal dengan realisasi 1 terminal, atau 100 %, dengan terbangunnya 1 terminal antarmoda di wilayah Cileungsi sebagai insfrastruktur transportasi dengan pelayanan angkutan umum yang menghubungakan antara bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Cileungsi, sehingga dari tahun 2013 dan akhir tahun 2014 Kabupaten Bogor memiliki 7 (tujuh) terminal;
Misi ke-3 adalah Meningkatkan keselamatan, ketertiban, kelancaran dan keamanan
berlalu lintas, pencapaian sasaran ditunjukkan oleh Program dan kegiatan sebagai berikut:
NO. PROGRAM DAN KEGIATAN TARGET OUTPUT REALIASI (%)
1 2 3 4 5
J Program Peningkatan dan Pengamanan Lalu
lintas
100.00%
1 Pengadaan rambu-rambu lalu lintas 225
Rambu Lalu Lintas
225 Rambu
Lalu Lintas 100% 2 Pengadaan marka jalan 1241 m2 marka 1241 m2 marka 100% 3 Pengadaan pagar pengaman jalan 180 meter 180 meter 100% 4 Pengadaan lampu lalu lintas 1 paket 1 paket 100% 5 Pemeliharaan fasilitas lalu lintas 1 paket 1 paket 100% 6 Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Natal dan
Tahun Baru 3 kegiatan 3 kegiatan 100% 7 Forum Koordinasi Pengendalian dan Pengaturan
25 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
8 Pengadaan patok pengaman (Deliniator) 250 buah 250 buah 100% 9 Zona Selamat Sekolah 3 lokasi 3 lokasi 100% 10 Pengawalan 12 bulan 12 bulan 100% 11 Penanggulangan demo tentative 1 kegiatan 100% 12 Pengadaan Kelengkapan Angkutan Lebaran
Natal dan Tahun Baru 4 paket 4 paket 100% 13 Survey kebutuhan trayek angkutan umum 10 trayek 10 trayek 100% 14 Survey kebutuhan fasilitas lalu lintas 6 ruas 6 ruas 100% 15 Survey pengukuran kinerja simpang 7 simpang 7 simpang 100% 16 Pengadaan Rambu-rambu Lalu Lintas (DAK
2014) 180 buah 180 buah 100% 17 Pengadaan lampu lalu lintas (DAK 2014) 3 unit WL 3 unit WL 100% 18 Pengadaan Pagar Pengaman/Guardrail (DAK
2014) 180 m pagar 180 m pagar 100%
Pencapaian program dan kegiatan pada Misi Ke – 3 tersebut dapat dijabarkan kedalam indikator kinerja sebagai berikut :
SASARAN STRATEGIS Indikator Kinerja Target Realisasi %
- Tersedianya Pengadaan Rambu-rambu Lalu Lintas, marka jalan, dan pagar pengaman jalan serta terpasangnya fasilitas lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Bogor; - Pemasangan Rambu-rambu 20 % 32,8 % 164 % - Jumlah Fasilitas Lalu Lintas Terpasang 13687 Buah 13741 Buah 100,39% - Tingkat Kinerja Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 0,842 smp/j am 0,845 smp/jam 99,62%
Dari tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Pemasangan Rambu-rambu, dari rencana sebesar 20% dengan realisasi sebesar 32,80%, atau 164 % dan tercapainya pemasangan rambu tersebut karena adanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2014;
- Jumlah Fasilitas Lalu Lintas Terpasang (di Cibinong raya) dari rencana 13.687 dengan realiasi 13.741 atau 100,39 %;
26 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
- Tingkat Kinerja Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dari rencana 0,842 dengan realiasi 0,845 atau 99,62% , pada tahun 2014 tingkat kinerja jaringan lalu lintas dan angkutan jalan yang tidak sesuai target, hal tersebut berdasarkan volume jam sibuk dari kegiatan survey lalu lintas harian pada tahun 2014;
- ;
Misi ke-4 adalah Meningkatkan pelayanan dibidang lalu lintas dan angkutan jalan. Pada
tahun 2014 ada Program dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan misi ini, yaitu :
NO. PROGRAM DAN KEGIATAN TARGET OUTPUT REALIASI (%)
1 2 3 4 5
Program Peningkatan Pelayanan Angkutan
97,99%
1 Uji Kelayakan Sarana Transportasi Guna
Keselamatan Penumpang 39.534 kendaraan 41.418 kendaraan 105% 2
Pemilihan dan pemberian penghargaan sopir/ juru mudik/awak kendaraan angkutan umum
60 pengemudi 60 pengemudi 100%
3 Survey lalu lintas harian 1 dokumen
(4lokasi) 1 dokumen
(4lokasi) 100% 4 Optimalisasi UPTD LLAJ Wilayah Cileungsi 7 kecamatan (1tahun) 7 kecamatan (1tahun) 100%
5 Optimalisasi UPTD LLAJ Wilayah Ciawi 9 kecamatan (1tahun) 9 kecamatan (1tahun) 100%
6 Optimalisasi UPTD LLAJ Wilayah
Leuwiliang 15
kecamatan
(1tahun) 15 kecamatan (1tahun) 100% 7 Pemberian ijin trayek angkutan perintis 100 kendaraan 100 kendaraan 100% 8 Pengawasan dan pembinaan bengkel
umum kendaraan bermotor 12
bengkel (9kecamatan) 12 bengkel (9kecamata n) 100%
9 Pengendalian dan pengawasan lalu lintas 8
titik kemacetan (1 tahun) 8 titik kemacetan (1 tahun) 100%
10 Penindakan pidana ringan lalu lintas dan
angkutan jalan 22 kegiatan operasi perizinan 22 kegiatan operasi perizinan 100%
11 Pemeliharaan kebersihan di lingkungan
terminal 5
terminal
(1tahun) 5 (1tahun) terminal 100% 12 Pelayanan perijinan angkutan umum 6.621 perizinan trayek 4.573 perizinan trayek 69% 13 Survey Kebutuhan Fasilitas Pengembangan
27 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
Jalan (ITS)
Pencapaian program dan kegiatan pada Misi Ke – 4 tersebut dapat dijabarkan kedalam indikator kinerja sebagai berikut :
SASARAN STRATEGIS Indikator Kinerja Target Realisasi %
- Peningkatan penyediaan akan kebutuhan sarana dan prasarana LLAJ yang berkualitas dalam meningkatkan aksesbilitas masyarakat Kabupaten Bogor - Jumlah arus penumpang angkutan umum 53948872 Orang 54.206.789 Orang 100,48% - Peningkatan Pelayanan
Angkutan Umum - Rasio ijin trayek 0,00232 0,002304545 99,33%
- Melakukan
pembangunan sarana dan prasarana Perhubungan
- Angkutan darat 0,07 % 0,055 % 79,08%
- Rasio panjang jalan
per jumlah kendaraan 0,00163 0,00126 77,26%
-
Jumlah orang/ barang yang terangkut angkutan umum 16184662 orang 16.256.375 orang - Jumlah orang/barang melalui demaga/bandara/ terminal pertahun 564035 orang 620.438 orang
- Jumlah uji kir
angkutan umum 19177 kend 20.709 kend
- Kepemilikan KIR angkutan umum 39,63 % 59,56195133 % 49,69% - Lama pengujian kelayakan angkutan umum (KIR) 10 - 20 menit 10 - 20 menit 100% - Biaya pengujian kelayakan angkutan umum 35.000 - 75.000 Rupiah 35.000 - 75.000 Rupiah 100%
- Realisasi Laik Jalan
Kendaraan 95,87 % 96,39% % 100,54%
- Integrasi Moda
Angkutan Umum 1 koridor 1 koridor 100,00%
Dari tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Jumlah arus penumpang angkutan umum, dari rencana sebesar 53.948.972 penumpang/tahun, dengan realisasi mencapai 54.206.789 Penumpang/tahun atau 100,5%, - Rasio ijin trayek dari rencana sebesar 0,002320 % , dengan realisasi mencapai 0,002304 %
28 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
- Jumlah uji kir angkutan umum, dari rencana sebesar 19.177 kendaraan, dengan realisasi mencapai 20.709 kendaraan atau 108.0%,
- Angkutan darat, dari rencana sebesar 0,0727 % dengan realisasi mencapai 0,055 % atau 76,1 %, tidak tercapainnya target indikator angkutan darat karena masih kurangnya angkutan umum yang beroperasi dalam melayani masyarakat diwilayah kabupaten bogor;
- Kepemilikan KIR angkutan umum, dari rencana 39,63 % dengan realisasi mencapai 59,56 % atau 49,69 % , tidak tercapainya target indikator kepemilikan KIR angkutan umum adalah masih kurangnya kesadaran pemilik kendaraan wajib uji dalam melakukan pengujian kendaraan bermotor;
- Lama pengujian kelayakan angkutan umum (KIR), dari rencana waktu rata-rata 10 menit pada tiap kendaraan wajib uji dengan realisasi waktu rata-rata 10 menit,atau 100 %;
- Biaya pengujian kelayakan angkutan umum, dengan biaya rata-rata Rp. 35.000 s.d Rp 75.000/kendaraan dengan realisasi pelaksanaan biaya rata-rata Rp. 35.000 s.d 75.000/kendaraan, atau 100 %;
- Rasio Panjang jalan dibagi jumlah kendaraan dari rencana 0,00162 % dengan realisasi 0,00126%, atau 77,388,2 %, Tidak tercapainya target indikator rasio panjang jalan dibagi jumlah kendaraan disebabkan masih belum sebandingnya pertumbuhan kendaraan dengan pertumbuhan /pembangunan jalan;
- Jumlah orang/ barang yang terangkut angkutan umum dari rencana 16.184.662 dengan ralisasi 16.256.375 atau 100,4%.
- Jumlah orang/barang melalui dermaga/bandara/ terminal dari rencana 564.035 dengan realiasi 620.438 atau 110%;
- Realisasi Laik Jalan Kendaraan dari rencana 95,87% dengan realiasi 96,39% atau 100,5 %; - Integrasi Moda Angkutan Umum dari rencana 1 (satu) Koridor dengan realiasi 1 (satu) Koridor
atau 100 %; terealisisanya koridor angkutan antar moda antara terminal cileungsi dengan Bandara Soekarno – Hatta.
Misi ke-5 adalah Meningkatkan pelayanan dibidang lalu lintas dan angkutan jalan. Pada tahun
29 LAKIP Dinas LLAJ Kabupaten Bogor Tahun 2014
NO. PROGRAM DAN KEGIATAN TARGET OUTPUT REALIASI (%)
Pendidikan dan pelatihan formal
23 orang Diklat Teknis LLAJ; 6 org Non Teknis, 25 org Diklat Pemanduan VIP/
23 orang Diklat Teknis LLAJ; 6 org Non Teknis, 25 org Diklat Pemanduan VIP/
100%
Pembinaan Mental dan Rohani bagi aparatur 3 kegiatan 3 kegiatan 100%
Bimbingan teknis pendampingan dan sertifikasi ISO 1 kegiatan 1 kegiatan 100%
Program dan kegiatan pendukung/ penunjang dalam rangka pelaksanaan visi dan misi Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2014 sebanyak 10 program dan 86 kegiatan, dengan indikator sasarannya yaitu :
1. Terwujudnya kelancaran pelayanan administrasi perkantoran 2. Terwujudnya kecepatan, kenyamanan dan keamanan kerja aparatur 3. Terwujudnya peningkatan kapasitas dan kinerja sumberdaya aparatur 4. Tersusunnya perencanaan dan laporan yang akuntabel
NO. PROGRAM DAN KEGIATAN REALIASI FISIK (%)
A Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1 Penyediaan jasa surat menyurat 100% 2 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 100% 3 Penyediaan Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan PNS 100% 4 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perijinan Kendaraan
Dinas/Operasional 100%
5 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 100%
6 Penyediaan alat tulis kantor 100%
7 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 100%
8 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor 100% 9 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 100%
10 Penyediaan bahan logistik kantor 25%
11 Penyediaan makanan dan minuman 80% 12 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam dan luar daerah 100% 13 Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi/teknis perkantoran 100%