• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI DIRI

Dalam dokumen RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG (Halaman 29-34)

Berikut ini merupakan penjabaran dari kekuatan, kelemahan yang dimiliki Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang saat ini, serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang di masa mendatang pada 6 (enam) kelompok, yaitu kelompok pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan dan alumni, pendanaan dan sarana prasarana serta kelembagaan dan kerjasama. Tujuan dari evaluasi diri adalah untuk menentukan posisi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam enam bidang tersebut berdasarkan kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan kondisi eksternal (peluang dan ancaman) terutama yang berkaitan dengan visi dan misi yang diembannya. Fokus utama SWOT (strength, weakness, opportunity, dan threat) adalah posisi saat ini dikaitkan dengan status menuju berdaya saing global.

Hasil gambaran SWOT kemudian digunakan untuk pembuatan program kegiatan untuk mencapai visi ke depan secara bertahap dalam rentang waktu sampai dengan 2024. Keberhasilan program dievaluasi secara berkala berdasarkan indikator kinerja utama yang telah ditentukan besarannya.

Evaluasi diri dilakukan terhadap 7 (tujuh) komponen evaluasi sebagai berikut:

1. Pendidikan dan Pengajaran;

2. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat;

3. Sumber Daya Manusia;

4. Kemahasiswaan dan Alumni;

5. Pendanaan dan Sarana Prasarana;

6. Kelembagaan dan Kerjasama;

7. Outcome/Luaran.

Analisis evaluasi diri pada Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang adalah sebagai berikut:

KEKUATAN:

1. Pendidikan dan Pengajaran : (a) Jurusan dan program studi yang bervariasi; (b) Terdapat program studi langka; (c) Terdapat 4 jurusan dan 23 program Studi yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis jenjang pendidikan kesehatan;

(d) Kelulusan uji kompetensi dengan persentase di atas 90%; (e) Modernisasi berbagai layanan berbasis teknologi informasi; (f) Inisiasi implementasi kurikulum dual system.

2. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat : (a) Jumlah dana BOPTN untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terus meningkat; (b) Hasil penelitian berbasis produk inovatif;

(c) Publikasi karya ilmiah dosen tingkat nasional dan internasional semakin meningkat; (d) terdapat jurnal ilmiah Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang terakreditasi Nasional; (e) Meningkatnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (f) Kebijakan akademik yang mengatur tentang kewajiban setiap dosen untuk melaksanakan Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat; (g) Terlaksana pengabdian masyarakat berdasarkan hasil penelitian.

RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 22 3. Sumber Daya Manusia : (a) Jumlah dosen berpendidikan S3; (b) Jumlah dosen dengan jabatan

fungsional Lektor Kepala; (c) Pegawai yang ditingkatkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Luar Negeri; (d) Jumlah dosen yang memiliki sertifikat keahlian profesi; (e) Jumlah SDM berusia produktif; (f) Rasio pegawai yang memenuhi syarat.

4. Kemahasiswaan dan Alumni : (a) Adanya alokasi beasiswa untuk mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang; (b) Memiliki Job Placement Centre yang telah bekerjasama dengan beberapa instansi pemerintah dan swasta untuk penempatan alumni; (c) Prestasi mahasiswa yang telah mencapai tingkat nasional dan internasional; (d) Memiliki organisasi dan kegiatan kemahasiswaan; (e) Adanya tenaga profesional sebagai pembina kegiatan kemahasiswaan; (f) Adanya kontribusi dari Ikatan Alumni terhadap Institusi.

5. Pendanaan dan Sarana Prasarana : (a) Pendapatan PNBP lebih dari 60 M per tahun; (b) Sarana dan Prasarana yang sesuai standar dan didukung dengan fleksibilitas penggunaan anggaran BLU untuk meningkatkan kinerja layanan; (c) Laporan keuangan selalu mendapatkan Opini WTP dari KAP.

6. Kelembagaan dan Kerja Sama : (a) Status Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang sebagai institusi BLU memberikan keleluasaan dalam pengelolaan sumber dana untuk pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran; (b) Telah memiliki proses penjaminan mutu dan audit internal secara berkala; (c) Rasio dosen terhadap mahasiswa 1 : 20; (d) Meningkatnya jumlah dosen yang melaksanakan jenjang pendidikan S3; (e) Peningkatan sistem informasi berupa penggunaan aplikasi online yang sudah terintegrasi dan meningkatnya jaringan internet dalam pelaksanaan pemberian layanan; (f) Adanya pemberian reward dan punishment atas kinerja pegawai; (g) Kinerja pegawai menggunakan indeks kinerja berbasis teknologi informasi; (h) Adanya kerjasama international dalam kegiatan tridharma dan manajemen pendidikan; (i) Adanya kerjasama dengan pemerintah daerah; (j) Memiliki lokasi kampus di beberapa daerah.

7. Outcome/Luaran : (a) dukungan pendanaan yang bersumber dari BLU untuk pengembangan kualitas dan kuantitas Tri Dharma Perguruan Tinggi; (b) Ketersediaan laboratorium dengan peralatan lengkap sesuai pengembangan keilmuan yang mendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis produk; (c) Pemberian reward bagi dosen yang berhasil menembus publikasi di jurnal bereputasi; (d) Rata-rata IPK lulusan ≤ 3,25 diatas 85%; (e) Persentase kelulusan uji kompetensi diatas 90%; (f) Komitmen seluruh sivitas akademik untuk meningkatkan layanan publik.

KELEMAHAN:

1. Pendidikan dan Pengajaran : (a) Belum melibatkan stakeholder dalam pengembangan kelas kerjasama; (b) Belum memiliki program studi dengan akreditasi A; (c) Belum memiliki lulusan yang tersertifikasi internasional; (d) Kurikulum Program Studi belum seluruhnya melaksanakan dual system dan link and match industry; (e) Belum semua dosen menulis buku ajar yang ber-ISBN; (f) Partisipasi pemanfaatan e-learning kurang optimal; (g) Partisipasi kegiatan ilmiah internasional kurang optimal; (h) Aspek pembelajaran soft skill mahasiswa (komunikasi, kerjasama dan etika) dalam kurikulum pendidikan tinggi masih kurang; (i) Pelaksananaan tracer study belum optimal; (j) Ketersediaan koleksi judul litaratur yang menunjang kegiatan pengajaran.

RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 23 2. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat : (a) Kualitas penelitian dan pengabdian kepada

masyarakat dosen yang belum maksimal; (b) Roadmap penelitian belum ter-update; (c) Implementasi penelitian belum sepenuhnya mengacu pada roadmap penelitian; (d) Kurangnya publikasi ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi.

3. Sumber Daya Manusia: (a) Terdapat dosen yang belum memiliki sertifikat dosen dan sertifikat kompetensi teknis; (b) Kualifikasi pendidikan dan kompetensi tenaga dosen dibeberapa program studi belum sesuai dan tidak memadai; (c) Kemampuan dalam berbahasa asing yang masih kurang; (d) Masih terdapat kualifikasi pendidikan dan kompetensi tenaga kependidikan yang belum sesuai dan belum memadai; (e) Program pembinaan dosen berprestasi belum dilaksanakan.

4. Kemahasiswaan dan Alumni : (a) Kurangnya program inovatif dalam kegiatan kemahasiswaan;

(b) Kurangnya pembinaan yang berkesinambungan untuk pencapaian prestasi internasional;

(c) Kepesertaan pada kompetisi belum terencana; (d) Kontribusi alumni dalam pengembangan institusi belum optimal; (e) Kurangnya pembinaan kegiatan entrepeneurship mahasiswa; (f) Belum terdapat indikator penilaian mahasiswa beradab; (g) Pembinaan soft skill mahasiswa (komunikasi, kerjasama dan etika) belum optimal.

5. Pendanaan dan Sarana Prasarana : (a) Masing-masing unit kerja belum maksimal dalam membuat perencanan program dan anggaran sesuai program prioritas; (b) Kurangnya operator e-planning.

6. Kelembagaan dan Kerja Sama : (a) Belum ada program studi berakreditasi A; (b) Strategi promosi dan informasi program pendidikan institusi belum efektif; (c) Pemanfaatan laboratorium belum optimal; (d) Masih kurangnya implementasi dalam pelaksanaan kemitraan dan kerjasama international; (e) Belum terwujudnya sistem informasi terintegrasi yang mendukung modernisasi layanan; (f) Kebermanfaatan aset sarana dan prasarana guna peningkatan pendapatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang belum optimal; (g) Belum tersedia seluruh bussiness process institusi.

7. Outcome/Luaran : (a) Produk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat belum seluruhnya sesuai dengan road map penelitian; (b) Ketercakupan tracer study belum menyeluruh; (c) Informasi serapan seluruh lulusan di dunia kerja belum tersedia.

PELUANG:

1. Pendidikan dan Pengajaran : (a) Perkembangan kebutuhan tenaga layanan kesehatan yang lebih spesifik mendorong pendirian program studi; (b) Ketersediaan lahan praktik klinik di luar negeri; (c) Terdapat peluang magang di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI); (d) Jumlah peminat di beberapa program studi cukup banyak; (e) Revitalisasi sistem informasi layanan akademik dan non akademik; (f) Pengembangan teknologi digital dalam kegiatan pengajaran (e-learning);

(g) Adanya peminat calon mahasiswa dari luar negeri; (h) Terprogram Rintisan Kelas Internasional (RKI); (i) Implementasi kurikulum dan kegiatan IPE; (j) Implementasi Center of Excellent.

2. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat : (a) Adanya sumber dana tersedia bagi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (b) Menjalin kerja sama dalam berbagai disiplin ilmu dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; (c) Tersedia banyak masalah bidang kesehatan yang dapat menjadi program penelitian inovatif; (d) Terdapat perhatian pemerintah dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat; (e) Jumlah lembaga pemerintah dan DUDI

RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 24 yang potensial menjadi mitra kerjasama; (f) Jurnal terakreditasi; (g) Tersedia reward bagi dosen yang memiliki publikasi jurnal terakreditasi; (h) Potensi keragaman kearifan lokal Jawa Timur menjadi peluang untuk bersinergi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

3. SDM : (a) Kesempatan peningkatan pendidikan di PT Luar Negeri yang sudah bekerjasama; (b) Dukungan anggaran untuk upaya peningkatan kapasitas pegawai; (c) Kewenangan melakukan rekruitmen pegawai Tetap dan Kontrak BLU sesuai analisis beban kerja.

4. Kemahasiswaan dan Alumni : (a) Adanya kerjasama dalam pertukaran mahasiswa; (b) Peran alumni dalam pemberian informasi lapangan kerja; (c) Terbentuk organisasi ikatan alumni Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang; d) Terprogram kegiatan seminar karir.

5. Pendanaan dan Sarana Prasarana : (a) Adanya PMK 136/PMK.05/2016 tentang pengelolaan aset BLU; (b) Pendelegasian sebagian penetapan tarif layanan kepada Pimpinan BLU.

6. Kelembagaan dan kerjasama : (a) Fleksibilitas dalam pengembangan institusi sebagai satker BLU; (b) Termasuk dalam Politeknik Kesehatan Kelas 1; (c) Institusi dengan status WBK; (d) Terdapat kemitraan dan kerja sama dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI); (e) Tersedia alokasi dana internal untuk beasiswa studi lanjut; (f) Tersedia program studi yang memiliki banyak peminat.

7. Outcome/Luaran : (a) Tersedia roadmap modernisasi layanan kepada mahasiswa dan lulusan;

(b) Dukungan fasilitas dan pendampingan usulan penerbitan sertifikat HaKI dan hak paten.

ANCAMAN

1. Pendidikan dan pengajaran : (a) Meningkatnya kualitas kompetitor dari institusi kesehatan lainnya; (b) Peminat pada Program Studi tertentu semakin menurun; (c) Pendidikan dosen yang kurang linier dengan program studi homebase; (d) Belum seluruh dosen memiliki sertifikat keahlian sesuai program studi; (e) Ketersediaan laboratorium penunjang pendidikan yang belum optimal; (f) Lama masa tunggu lulusan yang bekerja sesuai keilmuan.

2. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat : (a) Belum tersedia Juknis dari Pudiklatnakes BPPSDM yang sesuai dengan aturan DIKTI; (b) Kecenderungan penurunan minat melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen; (c) Kewajiban publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi bagi dosen yang melakukan penelitian; (d) Kesesuaian topik penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan roadmap; (e) Belum keseluruhan output penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan inovasi (berbasis produk, barang, jasa, teknologi); (f) Kebermanfaatan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terhadap issu kesehatan terkini; (g) Kontribusi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada daerah sekitar kampus.

3. SDM : (a) Banyaknya Dosen ASN yang memasuki usia pensiun; (b) Dosen yang belum memiliki pengalaman kerja di industri; (c) Dosen belum memiliki sertifikasi keahlian sesuai prodinya; (d) Tenaga Kependidikan yang tidak dapat mengoperasionalkan teknologi terkini.

4. Kemahasiswaan dan alumni : (a) Program pembinaan menuju berprestasi belum optimal; (b) Adanya pengaruh dari luar yang dapat mengancam perilaku mahasiswa; (c) Peran aktif alumni dalam peningkatan kualitas institusi belum optimal.

5. Pendanaan dan Sarana Prasarana : (a) Semakin terbatasnya sumber anggaran dari RM; (b) Terbatasnya potensi untuk pendapatan non akademik.

RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 25 6. Kelembagaan dan kerjasama : (a) Status kepemilikan tanah belum Hak Milik; (b) Turunnya

animo calon mahasiswa pada program studi tertentu; (c) Regenerasi dosen PNS yang lambat;

(d) Belum terlaksana kegiatan analisis kebutuhan kemitraan dan kerjasama oleh pengguna; (e) belum tersedia dokumen monitoring evaluasi hasil kemitraan dan kerjasama; (f) Tarif jasa praktek di rumah sakit terus meningkat.

7. Outcome/Luaran : Perubahan regulasi uji kompetensi tenaga kesehatan.

RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG 2020-2024 26

BAB IV

Dalam dokumen RENSTRA POLTEKKES KEMENKES MALANG (Halaman 29-34)

Dokumen terkait