SISTEM PENDIDIKAN
M. Evaluasi, Ujian, Penilaian, Indeks Prestasi dan Predikat Kelulusan Predikat Kelulusan
1. Evaluasi
Setiap akhir semester dilakukan evaluasi terhadap seluruh beban studi yang diambil oleh seorang mahasiswa pada semester tersebut. Hasil evaluasi ini disebut Kartu Hasil Studi (KHS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Evaluasi semesteran terdiri atas kumulatif beberapa komponen seperti kehadiran, penyajian makalah, Quiz, tugas mandiri dan tersetruktur, kegiatan praktik (laboratorium/Lapangan/Non Lapangan), penugasan projek, portofolio, ujian tengah semester (UTS), serta ujian akhir semester (UAS).
2. Ujian-Ujian
a. Ujian Mata Kuliah
Ujian mata kuliah diselenggarakan secara tertulis, lisan, praktikum, penulisan makalah, penugasan lain dan/atau gabungan. Mata kuliah dapat diujikan pada akhir semester apabila materinya telah disampaikan minimal 75% dari jadwal pertemuan yang ditetapkan. Tidak ada ujian ulangan mata kuliah setelah berlangsung ujian semester. Perbaikan nilai mata kuliah hanya dapat dilakukan dengan mengikuti perkuliahan kembali atau mengikuti perkuliahan di semester antara.
Dalam hal terdapat alasan syar’i seperti
ibadah haji, sakit dapat dilakukan ujian susulan dengan dosen yang bersangkutan atas rekomendasi pimpinan fakultas/jurusan dan disertai surat-surat
atau keterangan terkait alasan syar’i
tersebut.
b. Ujian Proposal Penulisan Karya Ilmiah Ujian proposal Karya Ilmiah adalah ujian yang dimaksudkan untuk mengetahui rencana usulan penelitian yang akan dilakukan mahasiswa sebagai syarat dalam penyusunan skripsi.
Aspek-aspek yang dinilai dalam ujian proposal tersebut adalah sebagai berikut :
1) Relevansi Judul/Topik/Masalah dengan Jurusan/prodi Masing-masing
2) Kesesuaian Metodologi dengan masalah yang akan diteliti
3) Kesuaian Teori dengan Judul/Topik Penelitian
4) Bahasa dan Penulisan
5) Kemampuan Penguasaan Masalah dan Argumentasi
c. Ujian Komprehensif
Ujian Komprehensif merupakan ujian akhir perkuliahan yang dilakukan secara langsung oleh dosen penguji yang ditunjuk Dekan.
Ujian komprehensif dilaksanakan setelah mahasiswa menyelesaikan seluruh mata kuliah, praktikum serta mendapatkan sertifikat lulus kuliah kerja nyata (KUKERTA).
Materi ujian komprehensip adalah sebagai berikut :
1). Mata Kuliah Kompetensi Dasar. 2). Mata Kuliah Kompetensi Utama. 3). Mata Kuliah Kompetensi Pendukung. 4). Materi Ujian Khusus.
d. Ujian Sertifikasi Penguasaan Bahas Asing dan Teknologi Informasi
Ujian sertifikasi penguasaan bahasa asing dan Teknologi Informasi adalah ujian yang dilakukan untuk mengetahui kompetensi mahasiswa sebagai calon lulusan (sarjana) dalam kompetensi kebahasaan dan teknologi informasi.
Ketentuan-ketentuan yang mengatur pembiayaan dan standar mutu untuk ujian-ujian ini akan diatur secara tersendiri. e. Ujian Akhir Studi
Ujian Akhir Studi dilaksanakan dalam bentuk munaqasyah. Persyaratan untuk mengikuti sidang munaqasyah
adalah sebagai berikut :
1). Ujian dilaksanakan setelah mahasiswa dinyatakan lulus dalam ujian-ujian dan Pengenalan Buadaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Ujian yang dimaksud adalah ujian mata kuliah, ujian praktikum khusus, ujian praktikum profesi, ujian Kemampuan Bahasa asing, ujian IT dan ujian komprehensif
2). Ujian atau munaqasyah dilaksanakan setelah proses bimbingan selesai minimal 6 kali pertemuan dan mendapatkan persetujuan pembimbing untuk diujikan;
3). Mahasiswa mengajukan 6 (enam) eksemplar yang telah disetujui pembimbing untuk diujikan;
4). Ujian munaqasyah dilaksanakan di hadapan 4 (empat) orang anggota sidang penguji, terdiri atas ketua merangkap anggota, sekretaris merangkap anggota, dan dua orang penguji.
5). Dua orang penguji tersebut adalah penguji utama dan penguji
pendamping. Ketentuan tentang penguji ini adalah sebagai berikut : a) Penguji utama adalah penguji
yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang ilmu dari hasil penelitian yang akan diuji. Sedangkan penguji pendamping adalah penguji yang memiliki kualifikasi sebagai dosen penguji dan masih dalam satu rumpun ilmu di masing-masing fakultas.
b) Penguji Pembantu (Penguji II) adalah dosen yang telah memiliki jabatan akademik minimal Lektor untuk dosen yang memiliki kualifikasi S2 dan minimal Asistensi Ahli untuk S3.
6). Aspek-aspek yang diujikan dalam
munaqasyah meliputi:
a) penguasaan materi; b) penguasaan metodologi; c) penguasaan bahasa; dan
d) kemampuan presentasi dan berargumentasi.
7). Menyelesaikan seluruh kewajiban akademik, perpustakaan, dan keuangan.
3. Penilaian
a. Penilaian Ujian Mata Kuliah
Penilaian terhadap hasil ujian mata kuliah dilakukan dengan memberikan nilai angka yang kemudian dikonversi kepada nilai huruf yang diberi nilai bobot. Konversi dan nilai bobot adalah sebagai berikut:
Nilai Angka Nilai Huruf Nilai Bobot 95 – 100 90 – 94 85 – 89 80 – 84 75 – 79 70 – 74 65 – 69 60 - 64 < 60 A A- B+ B B- C+ C C- Tidak lulus 4,00 3,75 3,50 3,25 3,00 2,75 2,50 2,00 <2.00 Bobot penilaian tersebut didasarkan pada hasil perolehan nilai dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1) Presensi Kehadiran
2) Tugas-tugas Perkuliahan, seperti : a) Tugas Mandiri
b) Tugas Terstruktur
c) Tugas Praktik/Projek/ Portofolio 3) Ujian Tengah Semeseter
4) Ujian Akhir Semester
Prosentase penilaian terhadap aspek-aspek di atas diatur oleh masing-masing dosen yang dimuat dalam rencana pembelajaran semester atau silabus. Hal ini disebabkan bobot dan tujuan/kompetensi
yang ingin dicapai oleh masing-masing mata kuliah berbeda-beda. Sehingga dosen pengampu mata kuliah tersebut yang dinilai lebih memahaminya sesuai dengan tujuan dari lulusan masing-masing jurusan/prodi. b. Penilaian Praktikum
1). Bentuk Praktikum a). Praktikum Khusus
Praktikum yang dilakukan untuk menguji kemampuan khusus mahasiswa dalam bidang kemampuan membaca, menulis
dan menghafal al qur’an pada
surat-surat tertentu, dan kemampuan praktek Ibadah.
b). Praktikum Profesi/Magang/Keahlian Praktikum yang dilakukan untuk mendapatkan pengalaman nyata dari instansi yang berkaitan dengan kompetensi jurusan/program studi yang ditempuh.
2). Bobot Kredit Praktikum
Bobot kredit praktikum profesi 2-4 sks. Sedangkan praktikum khusus QQWT dan Ibadah adalah dijadikan sebagai syarat untuk dapat mengikuti ujian akhir studi. Penilaian praktikum ini adalah dengan keterangan LULUS dan TDK LULUS. Bagi yang tidak lulus wajib mengulang sampai dinyatakan lulus.
3). Sistem Penilaian
Penilaian terhadap kegiatan Praktikum Profesi/magang/keahlian dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu (1) melalui penilaian pembimbing/ pendamping/ penguji dari instansi tempat praktek/magang ; dan (2) penilaian oleh Dosen pembimbing yang meliputi kedisiplinan dalam mengikuti kegiatan praktik/magang dan penyusunan laporan kegiatan.
Adapun penilaian praktikum khusus diberikan keterangan LULUS atau TDK LULUS oleh Fakultas masing-masing atau Lembaga yang telah ditunjuk oleh pimpinan Fakultas/Institut berdasarkan penilaian dari Dosen Pembimbing-Penguji. Sertifikat atau Surat Keterangan LULUS ini dijadikan prasyarat dalam ujian munaqasyah/skripsi.
c. Penilaian Ujian Skripsi
Penilaian terhadap skripsi mahasiswa oleh dewan penguji dalam bentuk ujian sidang. Sedangkan yang mempunyai hak untuk memberikan penilaian adalah pembimbing I, pembimbing II, penguji I, dan penguji II.
Aspek-aspek yang dinilai dalam skripsi mahasiswa tersebut meliputi aspek naskah skripsi dan ujian sidang.
Bobot nilai skripsi untuk aspek naskah skripsi adalah 60, dengan pembagiannya sebagai berikut:
No Komponen Bobot
1 Bahasa 10
2 Landasan Teori dan Kedalaman Materi
15 3 Metodologi Penelitian 20 4 Analisis Data dan Temuan
Penelitian
15
Bobot nilai aspek ujian sidang adalah 40, dengan pembagiannya sebagai berikut:
No Komponen Bobot 1 Penguasaan Materi 20 2 Penguasaan Metodologi 10 3 Kemampuan Berargumentasi 10
Sistem penilaian dengan menggunakan pembobotan per item baik dari naskah skripsi maupun ujian sidang. Nilai per item ditulis dengan angka mulai dari nilai terendah sampai nilai tertinggi. Dari seluruh item yang dinilai, kemudian dijumlahkan. Total nilai menjadi nilai akhir yang ditulis dengan angka, kemudian diubah menjadi huruf dengan standar sebagai berikut:
Nilai Angka Nilai Huruf Nilai Bobot 95 – 100 90 – 94 85 – 89 80 – 84 75 – 79 70 – 74 65 – 69 60 - 64 A A- B+ B B- C+ C C- 4,00 3,75 3,50 3,25 3,00 2,75 2,50 2,25 Hasil dari penilaian pembimbing Utama, pembimbing Pendamping, penguji Utama dan penguji Pendamping dijumlahkan, kemudian dibagi empat hasilnya dijadikan indeks prestasi dengan standar:
Nilai Angka Nilai Huruf Nilai Bobot 95 – 100 90 – 94 85 – 89 80 – 84 75 – 79 70 – 74 65 – 69 < 65 A A- B+ B B- C+ C Tidak lulus 4,00 3,75 3,50 3,25 3,00 2,75 2,50 2,00 Ketentuan mengenai syarat penguji/pembimbing skripsi berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 tahun 2013 adalah:
1. Dosen dengan kualifikasi S3 minimal memiliki jabatan akademik Asisten Ahli; 2. Dosen dengan kualifikasi S2 minimal
memiliki jabatan akademik Lektor;
3. Telah memiliki Sertifikat sebagai Dosen Profesional (Lulus Sertifikasi Dosen); 4. Memiliki kompetensi/keahlian tertentu
pada bidang keilmuan yang diujikan; 5. Mendapatkan surat Tugas dari Dekan. 4. Indeks Prestasi
Ada tiga indeks prestasi, yaitu Indeks Prestasi Semester (IPS), Indeks Prestasi Komulatif Sementara (IPKS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). IPS adalah hasil penghitungan jumlah nilai seluruh mata kuliah (jumlah sks dikali nilai bobot) pada suatu semester dibagi dengan jumlah sksnya. IPKS adalah perhitungan jumlah nilai mata kuliah yang sudah ditempuh dibagi jumlah sksnya. IPK adalah hasil penghitungan jumlah nilai seluruh mata kuliah dikalikan nilai bobot dan dibagi dengan jumlah sks.
5. Predikat Kelulusan
Mahasiswa dinyatakan lulus apabila memperoleh IPK sekurang-kurangnya 2.00, yaitu sebagai berikut 16:
Rentang IPK Predikat Kelulusan/Yudisium
> 3,51 Pujian
3,01 - 3.50 Sangat Memuaskan
2,76 - 3.00 Memuaskan
Predikat kelulusan “terbaik” hanya
diberikan kepada mahasiswa Program Strata Satu yang memiliki IPK minimal 3.51 dan masa studinya tidak lebih dari 9 (sembilan) semester dan tidak melanggar kode etik mahasiswa. N. Waktu Ujian
Waktu penyelenggaraan evaluasi/ujian diatur tersendiri oleh masing-masing Fakultas atau unit-unit yang telah ditentukan sesuai kalender akademik.